Materi Ajar, Senin, 23 Februari 2026

Minggu, 22 Februari 2026

Hari, tanggal    : Senin, 23 Februari 2026

Kelas                    : 2.A
Guru                     : Rizki Ariyanti, S.pd. dan Diah Ayu Eka Rusmita, S.Pd.
Mapel                   : Bahasa Indonesia & Seni Rupa


 


Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Selamat pagi ananda sholeh sholehah kelas 2.A.
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya dalam keadaan sehat, bahagia, dan siap belajar kembali. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan dan kemudahan dalam menuntut ilmu. Aamiin 🤲 Sebelum kita memulai kegiatan belajar hari ini, marilah kita membaca doa bersamamelaksanakan salat dhuha, dan murojaah terlebih dahulu, ya ananda sholeh sholehah 😊

Baik, pada pembelajaran sebelumnya kita telah mengenal cara bijak menggunakan uang serta karya seni lipat 3 dimensi. Nah pada pembelajaran hari ini kita akan mempelajari apa itu pribahasa dan bagaimana contohnya serta membedakan karya seni 2 dimensi dan karya seni 3 dimensi. Perhatikan penjelasan dengan baik, kerjakan tugas dengan teliti, dan tetap semangat belajar.
Semangat belajar ananda sholeh dan sholehah! 🌟


📌 Metode dan Media ajar

  1. Metode/ Model pembelajaran : Discovery Learning
  2. Media ajar : Video pembelajaran, LKPD

 

    📌 Capaian Pembelajaran (CP):

  1. Murid mampu bersikap menjadi pendengar yang penuh perhatian. Peserta didik menunjukkan minat pada tuturan yang didengar serta mampu memahami informasi dari media audio, teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengar), instruksi lisan, dan percakapan yang berkaitan dengan diri, keluarga, dan/atau lingkungan. 
  2. Murid menggunakan pengalaman visualnya sebagai sumber gagasan dalam berkarya. Peserta didik mengeksplorasi alat  dan bahan dasar yang tersedia di lingkungan sekitar.

📌 Tujuan Pembelajaran (TP)

  1. Murid dapat mengikuti instruksi lisan sederhana yang berkaitan dengan kegiatan sehari-hari di rumah atau sekolah.
  2. Murid dapat mengeksplorasi alat dan bahan dasar yang tersedia di lingkungan sekitar (daun kering, kertas bekas, ranting, pasir, kain perca, dll) dengan aman.


📌 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

  1. Murid dapat mengikuti instruksi lisan sederhana yang berkaitan dengan kegiatan sehari-hari di rumah atau sekolah.
  2. Murid dapat mengidentifikasi maksud, tujuan, atau pesan dari tuturan yang didengar.
  3. Murid dapat menyampaikan kembali isi percakapan atau cerita pendek yang didengar dengan kata-kata sendiri.
  4. Murid dapat membedakan perasaan atau sikap tokoh dalam cerita yang didengarkan.
  5. Murid mengeksplorasi berbagai alat dan bahan sederhana yang ada di lingkungan sekitar (daun, batang, biji, kertas bekas, dll).
  6. Murid membuat karya seni berdasarkan gagasan sendiri dengan memanfaatkan bahan-bahan yang dieksplorasi.
  7. Murid mempresentasikan karyanya secara lisan dengan menjelaskan gagasan dan bahan yang digunakan dalam bahasa sehari-hari.



📌 Materi Bahasa Indonesia:





📘 Peribahasa

A. Pengertian Peribahasa

Peribahasa adalah ungkapan atau kalimat tetap yang memiliki makna tertentu dan mengandung nasihat.


B. Contoh Peribahasa dan Artinya

  1. Rajin pangkal pandai
    → Jika rajin belajar akan menjadi pandai.

  2. Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing
    → Saling membantu dalam suka dan duka.

  3. Hemat pangkal kaya
    → Jika hemat akan menjadi cukup dan berkecukupan.

  4. Malas pangkal bodoh
    → Jika malas belajar akan menjadi bodoh.


C. Ciri-ciri Peribahasa

  • Bentuknya tetap

  • Mengandung nasihat

  • Menggunakan kata-kata sederhana


📘 Pantun

A. Pengertian Pantun

Pantun adalah puisi lama yang terdiri dari 4 baris dan memiliki rima (bunyi akhir yang sama).


B. Ciri-ciri Pantun

  1. Terdiri dari 4 baris

  2. Bersajak a-b-a-b

  3. Baris 1 dan 2 disebut sampiran

  4. Baris 3 dan 4 disebut isi


C. Contoh Pantun Anak

Pergi ke pasar membeli roti,
Roti dibeli bersama ibu.
Jika ingin menjadi pandai,
Rajin belajar setiap waktu.


D. Jenis Pantun Sederhana

  • Pantun nasihat

  • Pantun jenaka

  • Pantun persahabatan

📌 Materi Seni Rupa:





Karya 2 Dimensi dan 3 Dimensi

📘 Karya Dua Dimensi (2D)

1️⃣ Pengertian

Karya dua dimensi adalah karya seni yang memiliki dua ukuran, yaitu:

  • Panjang

  • Lebar

Karya ini tidak memiliki ketebalan dan hanya bisa dilihat dari satu arah (depan).


2️⃣ Ciri-ciri Karya 2 Dimensi

  • Permukaannya datar

  • Tidak bisa dipegang bentuk ruangnya

  • Hanya memiliki panjang dan lebar


3️⃣ Contoh Karya 2 Dimensi

  • Gambar pemandangan

  • Lukisan

  • Poster

  • Kolase dari kertas

  • Batik


4️⃣ Alat dan Bahan

  • Pensil

  • Krayon

  • Spidol

  • Cat air

  • Kertas gambar


📘 B. Karya Tiga Dimensi (3D)

1️⃣ Pengertian

Karya tiga dimensi adalah karya seni yang memiliki tiga ukuran, yaitu:

  • Panjang

  • Lebar

  • Tinggi (atau tebal)

Karya ini memiliki ruang dan volume serta bisa dilihat dari berbagai arah.


2️⃣ Ciri-ciri Karya 3 Dimensi

  • Memiliki bentuk ruang

  • Bisa disentuh dan diraba

  • Bisa dilihat dari depan, samping, dan belakang


3️⃣ Contoh Karya 3 Dimensi

  • Patung

  • Gerabah

  • Topeng

  • Boneka

  • Miniatur rumah

  • Kerajinan dari plastisin


4️⃣ Alat dan Bahan

  • Tanah liat

  • Plastisin

  • Kardus

  • Botol bekas

  • Lem

📌 Refleksi Pembelajaran:


Materi Pelajaran, Jum'at, 13 Februari 2026

Jumat, 13 Februari 2026

                                       

Hari, tanggal    : Jum'at, 13 Februari 2026

Kelas                    : 2.A
Guru                     : Rizki Ariyanti, S.pd. dan Diah Ayu Eka Rusmita, S.Pd.
Mapel                   : P.Pancasila & Seni Rupa


 

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Selamat pagi ananda sholeh sholehah kelas 2.A.
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya dalam keadaan sehat, bahagia, dan siap belajar kembali. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan dan kemudahan dalam menuntut ilmu. Aamiin 🤲 Sebelum kita memulai kegiatan belajar hari ini, marilah kita membaca doa bersamamelaksanakan salat dhuha, dan murojaah terlebih dahulu, ya ananda sholeh sholehah 😊

Baik, pada pembelajaran sebelumnya kita telah belajar tentang identitas pribadi, identitas sosial, mengenal hobi, ciri fisik, dan ciri psikologis, serta di pelajaran seni rupa kita telah mengenal alat dan bahan yang digunakan untuk membuat karya seni rupa , dan cara membuat karya lipat 3 dimensi. Nah pada hari ini kita akan melaksanakan sumatih harian Pendidikan Pancasila dan Seni Rupa. Perhatikan penjelasan dengan baik, kerjakan tugas dengan teliti, dan tetap semangat belajar.
Semangat belajar ananda sholeh dan sholehah! 🌟


📌 Metode dan Media ajar

  1. Metode/ Model pembelajaran : Discovery Learning
  2. Media ajar : Video pembelajaran, LKPD

 

    📌 Capaian Pembelajaran (CP):

  1. Murid mengidentifikasi dan menghargai identitas dirinya sesuai dengan jenis kelamin, hobi, bahasa, serta agama dan kepercayaan di lingkungan rumah dan sekolah. 
  2. Murid menggunakan pengalaman visualnya sebagai sumber gagasan dalam berkarya. Peserta didik mengeksplorasi alat  dan bahan dasar yang tersedia di lingkungan sekitar.

📌 Tujuan Pembelajaran (TP)

  1. Murid dapat mengidentifikasi identitas dirinya sesuai dengan jenis kelamin, hobi, bahasa, serta agama dan kepercayaan di lingkungan rumah.

  2. Murid dapat mengeksplorasi alat dan bahan dasar yang tersedia di lingkungan sekitar (daun kering, kertas bekas, ranting, pasir, kain perca, dll) dengan aman.


📌 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

  1. Murid dapat mengenali berbagai nilai antikorupsi sikap kerja keras di lingkungan rumah dan sekolah
  2. Murid dapat mengenal apa itu identitas diri..
  3. Murid dapat mengidentifikasi unsur-unsur identitas diri
  4. Murid dapat menyebutkan identitas dirinya di lingkungan rumah.
  5. Murid dapat menunjukkan sikap bangga terhadap identitas dirinya.



📌 Materi Pendidikan Pancasila:


Mengenal Diri dan Menghargai Perbedaan

1. Identitas Pribadi

Identitas pribadi adalah jati diri kita sebagai individu.
Contoh identitas pribadi:

  • Nama lengkap

  • Umur

  • Jenis kelamin

  • Nama orang tua

  • Alamat tempat tinggal

Setiap anak memiliki identitas pribadi yang berbeda-beda.


2. Identitas Sosial

Identitas sosial adalah peran kita di lingkungan sekitar. Identitas sosial tidak dapat dilihat secara langung. Kita harus mengenal seseorang terlebih dahulu baru dapat mengenal identitas sosialnya.
Contoh identitas sosial:

  • Anak di rumah

  • Murid di sekolah

  • Teman bermain

  • Anggota keluarga

Identitas sosial menunjukkan bahwa kita hidup bersama orang lain.


3. Hobi

Hobi adalah kegiatan yang disukai dan dilakukan saat waktu luang.
Contoh hobi:

  • Membaca

  • Menggambar

  • Bermain bola

  • Menyanyi

Setiap anak boleh memiliki hobi yang berbeda.


4. Ciri Fisik

Ciri fisik adalah bagian tubuh yang terlihat.
Contoh ciri fisik:

  • Warna kulit

  • Tinggi badan

  • Rambut lurus atau keriting

  • Bentuk mata

Ciri fisik setiap orang tidak sama dan harus disyukuri.


5. Ciri Psikologis

Ciri psikologis adalah sifat atau kebiasaan seseorang.
Contoh ciri psikologis:

  • Rajin

  • Pemalu

  • Berani

  • Ramah

  • Sabar

Setiap anak memiliki sifat yang berbeda.


6. Agama

Agama adalah kepercayaan yang dianut seseorang.
Contoh agama di Indonesia:

  • Islam

  • Kristen

  • Katolik

  • Hindu

  • Buddha

  • Konghucu

Setiap anak bebas menjalankan ibadah sesuai agamanya.


7. Sikap Menghargai Perbedaan

Menghargai perbedaan berarti menerima dan menghormati orang lain.
Contoh sikap menghargai perbedaan:

  • Tidak mengejek teman

  • Berteman dengan semua orang

  • Mendengarkan pendapat teman

  • Saling tolong-menolong

Dengan saling menghargai, hidup menjadi rukun dan damai.



📌 Materi Seni Rupa:

Pengenalan alat dan bahan seni rupa dari lingkungan

  1. Pengertian Eksplorasi Bahan Seni
    Eksplorasi bahan seni adalah kegiatan mencoba, meraba, melihat, dan menggunakan berbagai bahan untuk membuat karya seni.
  2. Macam-macam Bahan dari Lingkungan Sekitar

-      Daun kering                                  - Kain Perca

                             

- Pasir                                                  - Ranting kecil        

                     

-      Kertas bekas                                  - Kardus bekas

               

  1. Alat yang Digunakan

-      Lem           -Gunting (ujung tumpul)         -Alas kertas/kardus


2.      Perbedaan karakter kertas bekas dan kain perca.

Kertas bekas menghasilkan pola lipatan yang jauh lebih jelas dan permanen dibandingkan kain perca. 

Berikut adalah alasan mengapa kertas bekas lebih unggul dalam hal ini:

  • Struktur Serat: Kertas terbuat dari serat tanaman (kayu) yang diproses hingga menyisakan serat yang kaku. Ketika dilipat, serat-serat ini akan patah atau tertekuk secara permanen pada garis lipatan, sehingga meninggalkan bekas yang tajam dan sulit dihilangkan.
  • Kemampuan Menahan Tekanan: Lipatan pada kertas dihasilkan dengan memberikan tekanan sepanjang garis tertentu, yang membuat kertas mempertahankan bentuk tersebut secara otomatis tanpa bantuan alat lain.
  • Karakteristik Kain: Sebaliknya, kain perca (terutama yang mengandung serat sintetis atau elastis seperti spandex) cenderung kembali ke bentuk aslinya karena sifatnya yang lentur dan tidak mudah patah seratnya. Untuk membuat lipatan yang jelas pada kain, biasanya diperlukan bantuan panas (setrika) atau teknik jahitan khusus seperti patchwork dan quilting.

Karya Seni Lipat Kertas 

Karya seni dari hasil melipat kertas merupakan salah satu contoh karya seni rupa 3 dimensi. Karya seni rupa 3 dimensi adalah jenis karya seni rupa yang dibuat dengan berbagai teknik seperti teknik cetak, teknik pahat dan teknik lipat. Perbedaan antara karya seni rupa 3 dimensi dengan karya seni rupa dua dimensi adalah karya seni rupa 3 dimensi bisa dilihat dari berbagai sisi sedangkan karya seni rupa dua dimensi hanya bisa dilihat dari satu sisi yaitu dari arah depan. Selain itu karya seni rupa 3 dimensi memiliki tekstur yang nyata sehingga dapat dirasakan dengan indera peraba bentuk karya seni rupa 3 dimensi cenderung menyerupai wujud asli suatu benda. 

Karya seni lipat kertas adalah karya seni yang dibuat dengan cara melipat kertas menjadi berbagai bentuk. Seni lipat kertas sering disebut origami. Origami berasal dari Jepang, tetapi sekarang sudah dikenal di seluruh dunia dan dapat kita gunakan untuk berkarya seni rupa.

B. Apa itu Origami?

Origami adalah seni melipat kertas menjadi bentuk tertentu tanpa menggunakan gunting. Dengan origami, kita dapat membuat berbagai bentuk seperti: Hewan, Bunga, Rumah, Kotak

C. Unsur Seni Rupa dalam Origami

  1.         Garis: Garis terlihat dari lipatan kertas. Lipatan bisa berbentuk lurus atau lengkung.
  2.         Bentuk: Bentuk adalah hasil dari lipatan kertas. Contoh bentuk:Segitiga, Persegi, Kubus
  3.         Warna: Warna berasal dari kertas origami yang digunakan. Warna membuat karya menjadi lebih indah dan menarik.

D. Manfaat Membuat Origami

  1.         Melatih ketelitian dan kesabaran
  2.         Mengembangkan kreativitas
  3.         Mengenal bentuk dan warna
  4.         Membuat karya seni yang indah

 

📌 Refleksi Pembelajaran:

Materi Ajar, Kamis, 12 Februari 2026

Rabu, 11 Februari 2026

                                          

Hari, tanggal    : Kamis, 12 Februari 2026

Kelas                    : 2.A
Guru                     : Rizki Ariyanti, S.pd. dan Diah Ayu Eka Rusmita, S.Pd.
Mapel                   : Bahasa Indonesia & Matematika


 

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Selamat pagi ananda sholeh sholehah kelas 2.A.
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya dalam keadaan sehat, bahagia, dan siap belajar kembali. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan dan kemudahan dalam menuntut ilmu. Aamiin 🤲 Sebelum kita memulai kegiatan belajar hari ini, marilah kita membaca doa bersamamelaksanakan salat dhuha, dan murojaah terlebih dahulu, ya ananda sholeh sholehah 😊

Baik, pada pembelajaran sebelumnya kita telah belajar mengenal bentuk pecahan setengah, sepertigas, dan seperempat serta berhitung pecahan dalam kehidupan sehari-hari. Nah pembelajaran hari ini kita akan belajar mengenal mata uang dan mengerjakan sumati harian matematika. Perhatikan penjelasan dengan baik, kerjakan tugas dengan teliti, dan tetap semangat belajar.
Semangat belajar ananda sholeh dan sholehah! 🌟


📌 Metode dan Media ajar

  1. Metode/ Model pembelajaran : Discovery Learning
  2. Media ajar : Video pembelajaran, LKPD

 

    📌 Capaian Pembelajaran (CP):

  1. Murid mampu bersikap menjadi pendengar yang penuh perhatian. Peserta didik menunjukkan minat pada tuturan yang didengar serta mampu memahami informasi dari media audio, teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengar), instruksi lisan, dan percakapan yang berkaitan dengan diri, keluarga, dan/atau lingkungan. 
  2. Murid menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100. Murid dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan. Mereka dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20. Murid menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak (pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat).

📌 Tujuan Pembelajaran (TP)

  1. Murid dapat mengikuti instruksi lisan sederhana yang berkaitan dengan kegiatan sehari-hari di rumah atau sekolah.
  2. Murid menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak (pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat).


📌 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

  1. Murid dapat mengenal konsep “bagian dari keseluruhan” menggunakan benda konkret.
  2. Murid dapat membagi satu benda menjadi 2 bagian sama besar dan mengenal konsep ½ (setengah).
  3. Murid dapat membagi satu benda menjadi 4 bagian sama besar dan mengenal konsep ¼ (seperempat).
  4. Murid 1.   Murid dapat mengikuti instruksi lisan sederhana yang berkaitan dengan kegiatan sehari-hari di rumah atau sekolah.
  5. Murid dapat mengidentifikasi maksud, tujuan, atau pesan dari tuturan yang didengar.
  6. Murid dapat menyampaikan kembali isi percakapan atau cerita pendek yang didengar dengan kata-kata sendiri.
  7. Murid dapat membedakan perasaan atau sikap tokoh dalam cerita yang didengarkan.


📌 Materi Bahasa Indonesia:
 


Pengertian Uang

Uang adalah alat yang digunakan untuk membeli barang dan jasa.
Dengan uang, kita bisa membeli makanan, pakaian, dan alat sekolah.

Contoh:

  • Membeli buku tulis
  • Membeli jajanan
  • Membayar ongkos

Macam-macam Uang

1.      Uang Kertas

Uang kertas terbuat dari kertas khusus.
Biasanya nilainya lebih besar.

Contoh:

  • Rp1.000
  • Rp2.000
  • Rp5.000
  • Rp10.000
  • Rp20.000

 

2.      Uang Logam

Uang logam terbuat dari logam dan berbentuk bulat.

Contoh:

  • Rp100
  • Rp200
  • Rp500
  • Rp1.000

Fungsi Uang

Uang memiliki beberapa fungsi, yaitu:

1. Alat tukar, untuk membeli barang dan jasa.

2. Alat pembayaran, untuk membayar sesuatu.

3. Alat menabung, untuk disimpan dan digunakan di kemudian hari.

Cara-cara Mendapatkan Uang

Uang didapatkan dengan bekerja dan berusaha secara jujur.
Berikut beberapa contoh cara mendapatkan uang:

  1. Bekerja
    Orang dewasa bekerja sesuai pekerjaannya, misalnya:
    • Ayah bekerja sebagai petani
    • Ibu bekerja sebagai guru
    • Kakak bekerja sebagai penjual
  2. Berjualan
    Uang juga bisa didapatkan dengan berjualan, contohnya:
    • Berjualan makanan
    • Berjualan mainan
    • Berjualan sayur
  3. Membantu Orang Tua
    Anak bisa membantu orang tua di rumah, lalu mendapat uang saku, misalnya: 
    • Membantu menyapu rumah
    • Membantu merapikan kamar
    • Membantu menjaga adik
  4. Menabung
    Uang saku yang tidak habis bisa ditabung.
    Menabung membuat uang bertambah dan bisa digunakan nanti.

Cara Menggunakan Uang dengan Bijak

Menggunakan uang dengan bijak berarti tidak boros dan tidak berlebihan.

Contoh sikap bijak memakai uang :

  • Membeli barang yang dibutuhkan

  • Tidak jajan berlebihan (Hemat)

  • Menabung sebagian uang

  • Tidak menghambur-hamburkan uang

  • Membantu orang lain


📌 Materi Matematika :


📐 Pengertian Bangun Datar

Bangun datar adalah bentuk yang datar (rata), hanya memiliki panjang dan lebar, tidak memiliki tinggi atau volume.


🔺 Macam-Macam Bangun Datar

1️⃣ Persegi

Ciri-ciri:

  • Memiliki 4 sisi sama panjang

  • Memiliki 4 sudut siku-siku

Contoh benda: ubin lantai, papan catur


2️⃣ Persegi Panjang

Ciri-ciri:

  • Memiliki 4 sisi

  • Sisi yang berhadapan sama panjang

  • Memiliki 4 sudut siku-siku

Contoh benda: buku, pintu, papan tulis


3️⃣ Segitiga

Ciri-ciri:

  • Memiliki 3 sisi

  • Memiliki 3 sudut

Contoh benda: rambu lalu lintas, atap rumah


4️⃣ Lingkaran

Ciri-ciri:

  • Tidak memiliki sudut

  • Sisinya melengkung

Contoh benda: jam dinding, roda, piring


5️⃣ Jajar Genjang

Ciri-ciri:

  • Memiliki 4 sisi

  • Sisi berhadapan sejajar dan sama panjang


6️⃣ Trapesium

Ciri-ciri:

  • Memiliki 4 sisi

  • Hanya satu pasang sisi yang sejajar


7️⃣ Belah Ketupat

Ciri-ciri:

  • Memiliki 4 sisi sama panjang

  • Sudut yang berhadapan sama besar


8️⃣ Layang-Layang

Ciri-ciri:

  • Memiliki 4 sisi

  • Dua pasang sisi yang berdekatan sama panjang

Contoh benda: mainan layang-layang

📌 Refleksi Pembelajaran: