Materi Ajar, Jum'at, 06 Februari 2026

Kamis, 05 Februari 2026

                                       

Hari, tanggal    : Jum'at, 06 Februari 2026

Kelas                    : 2.A
Guru                     : Rizki Ariyanti, S.pd. dan Diah Ayu Eka Rusmita, S.Pd.
Mapel                   : P.Pancasila & Seni Rupa


 

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Selamat pagi ananda sholeh sholehah kelas 2.A.
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya dalam keadaan sehat, bahagia, dan siap belajar kembali. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan dan kemudahan dalam menuntut ilmu. Aamiin 🤲 Sebelum kita memulai kegiatan belajar hari ini, marilah kita membaca doa bersamamelaksanakan salat dhuha, dan murojaah terlebih dahulu, ya ananda sholeh sholehah 😊

Baik, pada pembelajaran sebelumnya kita telah belajar tentang identitas pribadi, identitas sosial, mengenal hobi, ciri fisik, dan ciri psikologis, serta di pelajaran seni rupa kita telah mengenal alat dan bahan yang digunakan untuk membuat karya seni rupa , dan cara membuat karya lipat 3 dimensi. Nah pada hari ini kita akan melaksanakan sumatih harian Pendidikan Pancasila dan Seni Rupa. Perhatikan penjelasan dengan baik, kerjakan tugas dengan teliti, dan tetap semangat belajar.
Semangat belajar ananda sholeh dan sholehah! 🌟


📌 Metode dan Media ajar

  1. Metode/ Model pembelajaran : Discovery Learning
  2. Media ajar : Video pembelajaran, LKPD

 

    ðŸ“Œ Capaian Pembelajaran (CP):

  1. Murid mengidentifikasi dan menghargai identitas dirinya sesuai dengan jenis kelamin, hobi, bahasa, serta agama dan kepercayaan di lingkungan rumah dan sekolah. 
  2. Murid menggunakan pengalaman visualnya sebagai sumber gagasan dalam berkarya. Peserta didik mengeksplorasi alat  dan bahan dasar yang tersedia di lingkungan sekitar.

📌 Tujuan Pembelajaran (TP)

  1. Murid dapat mengidentifikasi identitas dirinya sesuai dengan jenis kelamin, hobi, bahasa, serta agama dan kepercayaan di lingkungan rumah.

  2. Murid dapat mengeksplorasi alat dan bahan dasar yang tersedia di lingkungan sekitar (daun kering, kertas bekas, ranting, pasir, kain perca, dll) dengan aman.


📌 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

  1. Murid dapat mengenali berbagai nilai antikorupsi sikap kerja keras di lingkungan rumah dan sekolah
  2. Murid dapat mengenal apa itu identitas diri..
  3. Murid dapat mengidentifikasi unsur-unsur identitas diri
  4. Murid dapat menyebutkan identitas dirinya di lingkungan rumah.
  5. Murid dapat menunjukkan sikap bangga terhadap identitas dirinya.



📌 Materi Pendidikan Pancasila:


Mengenal Diri dan Menghargai Perbedaan

1. Identitas Pribadi

Identitas pribadi adalah jati diri kita sebagai individu.
Contoh identitas pribadi:

  • Nama lengkap

  • Umur

  • Jenis kelamin

  • Nama orang tua

  • Alamat tempat tinggal

Setiap anak memiliki identitas pribadi yang berbeda-beda.


2. Identitas Sosial

Identitas sosial adalah peran kita di lingkungan sekitar. Identitas sosial tidak dapat dilihat secara langung. Kita harus mengenal seseorang terlebih dahulu baru dapat mengenal identitas sosialnya.
Contoh identitas sosial:

  • Anak di rumah

  • Murid di sekolah

  • Teman bermain

  • Anggota keluarga

Identitas sosial menunjukkan bahwa kita hidup bersama orang lain.


3. Hobi

Hobi adalah kegiatan yang disukai dan dilakukan saat waktu luang.
Contoh hobi:

  • Membaca

  • Menggambar

  • Bermain bola

  • Menyanyi

Setiap anak boleh memiliki hobi yang berbeda.


4. Ciri Fisik

Ciri fisik adalah bagian tubuh yang terlihat.
Contoh ciri fisik:

  • Warna kulit

  • Tinggi badan

  • Rambut lurus atau keriting

  • Bentuk mata

Ciri fisik setiap orang tidak sama dan harus disyukuri.


5. Ciri Psikologis

Ciri psikologis adalah sifat atau kebiasaan seseorang.
Contoh ciri psikologis:

  • Rajin

  • Pemalu

  • Berani

  • Ramah

  • Sabar

Setiap anak memiliki sifat yang berbeda.


6. Agama

Agama adalah kepercayaan yang dianut seseorang.
Contoh agama di Indonesia:

  • Islam

  • Kristen

  • Katolik

  • Hindu

  • Buddha

  • Konghucu

Setiap anak bebas menjalankan ibadah sesuai agamanya.


7. Sikap Menghargai Perbedaan

Menghargai perbedaan berarti menerima dan menghormati orang lain.
Contoh sikap menghargai perbedaan:

  • Tidak mengejek teman

  • Berteman dengan semua orang

  • Mendengarkan pendapat teman

  • Saling tolong-menolong

Dengan saling menghargai, hidup menjadi rukun dan damai.



📌 Materi Seni Rupa:

Pengenalan alat dan bahan seni rupa dari lingkungan

  1. Pengertian Eksplorasi Bahan Seni
    Eksplorasi bahan seni adalah kegiatan mencoba, meraba, melihat, dan menggunakan berbagai bahan untuk membuat karya seni.
  2. Macam-macam Bahan dari Lingkungan Sekitar

-      Daun kering                                  - Kain Perca

                             

- Pasir                                                  - Ranting kecil        

                     

-      Kertas bekas                                  - Kardus bekas

               

  1. Alat yang Digunakan

-      Lem           -Gunting (ujung tumpul)         -Alas kertas/kardus


2.      Perbedaan karakter kertas bekas dan kain perca.

Kertas bekas menghasilkan pola lipatan yang jauh lebih jelas dan permanen dibandingkan kain perca. 

Berikut adalah alasan mengapa kertas bekas lebih unggul dalam hal ini:

  • Struktur Serat: Kertas terbuat dari serat tanaman (kayu) yang diproses hingga menyisakan serat yang kaku. Ketika dilipat, serat-serat ini akan patah atau tertekuk secara permanen pada garis lipatan, sehingga meninggalkan bekas yang tajam dan sulit dihilangkan.
  • Kemampuan Menahan Tekanan: Lipatan pada kertas dihasilkan dengan memberikan tekanan sepanjang garis tertentu, yang membuat kertas mempertahankan bentuk tersebut secara otomatis tanpa bantuan alat lain.
  • Karakteristik Kain: Sebaliknya, kain perca (terutama yang mengandung serat sintetis atau elastis seperti spandex) cenderung kembali ke bentuk aslinya karena sifatnya yang lentur dan tidak mudah patah seratnya. Untuk membuat lipatan yang jelas pada kain, biasanya diperlukan bantuan panas (setrika) atau teknik jahitan khusus seperti patchwork dan quilting.

Karya Seni Lipat Kertas 

Karya seni dari hasil melipat kertas merupakan salah satu contoh karya seni rupa 3 dimensi. Karya seni rupa 3 dimensi adalah jenis karya seni rupa yang dibuat dengan berbagai teknik seperti teknik cetak, teknik pahat dan teknik lipat. Perbedaan antara karya seni rupa 3 dimensi dengan karya seni rupa dua dimensi adalah karya seni rupa 3 dimensi bisa dilihat dari berbagai sisi sedangkan karya seni rupa dua dimensi hanya bisa dilihat dari satu sisi yaitu dari arah depan. Selain itu karya seni rupa 3 dimensi memiliki tekstur yang nyata sehingga dapat dirasakan dengan indera peraba bentuk karya seni rupa 3 dimensi cenderung menyerupai wujud asli suatu benda. 

Karya seni lipat kertas adalah karya seni yang dibuat dengan cara melipat kertas menjadi berbagai bentuk. Seni lipat kertas sering disebut origami. Origami berasal dari Jepang, tetapi sekarang sudah dikenal di seluruh dunia dan dapat kita gunakan untuk berkarya seni rupa.

B. Apa itu Origami?

Origami adalah seni melipat kertas menjadi bentuk tertentu tanpa menggunakan gunting. Dengan origami, kita dapat membuat berbagai bentuk seperti: Hewan, Bunga, Rumah, Kotak

C. Unsur Seni Rupa dalam Origami

  1.         Garis: Garis terlihat dari lipatan kertas. Lipatan bisa berbentuk lurus atau lengkung.
  2.         Bentuk: Bentuk adalah hasil dari lipatan kertas. Contoh bentuk:Segitiga, Persegi, Kubus
  3.         Warna: Warna berasal dari kertas origami yang digunakan. Warna membuat karya menjadi lebih indah dan menarik.

D. Manfaat Membuat Origami

  1.         Melatih ketelitian dan kesabaran
  2.         Mengembangkan kreativitas
  3.         Mengenal bentuk dan warna
  4.         Membuat karya seni yang indah

 

📌 Refleksi Pembelajaran:

Materi Ajar, Kamis, 04 Februari 2026

Selasa, 03 Februari 2026

                                         

Hari, tanggal    : Kamis, 04 Februari 2026

Kelas                    : 2.A
Guru                     : Rizki Ariyanti, S.pd. dan Diah Ayu Eka Rusmita, S.Pd.
Mapel                   : Bahasa Indonesia & Matematika


 

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Selamat pagi ananda sholeh sholehah kelas 2.A.
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya dalam keadaan sehat, bahagia, dan siap belajar kembali. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan dan kemudahan dalam menuntut ilmu. Aamiin 🤲 Sebelum kita memulai kegiatan belajar hari ini, marilah kita membaca doa bersamamelaksanakan salat dhuha, dan murojaah terlebih dahulu, ya ananda sholeh sholehah 😊

Baik, pada pembelajaran sebelumnya kita telah belajar mengenal bentuk pecahan setengah, sepertigas, dan seperempat serta berhitung pecahan dalam kehidupan sehari-hari. Nah pembelajaran hari ini kita akan belajar mengenal mata uang dan mengerjakan sumati harian matematika. Perhatikan penjelasan dengan baik, kerjakan tugas dengan teliti, dan tetap semangat belajar.
Semangat belajar ananda sholeh dan sholehah! 🌟


📌 Metode dan Media ajar

  1. Metode/ Model pembelajaran : Discovery Learning
  2. Media ajar : Video pembelajaran, LKPD

 

    ðŸ“Œ Capaian Pembelajaran (CP):

  1. Murid mampu bersikap menjadi pendengar yang penuh perhatian. Peserta didik menunjukkan minat pada tuturan yang didengar serta mampu memahami informasi dari media audio, teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengar), instruksi lisan, dan percakapan yang berkaitan dengan diri, keluarga, dan/atau lingkungan. 
  2. Murid menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100. Murid dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan. Mereka dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20. Murid menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak (pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat).

📌 Tujuan Pembelajaran (TP)

  1. Murid dapat mengikuti instruksi lisan sederhana yang berkaitan dengan kegiatan sehari-hari di rumah atau sekolah.
  2. Murid menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak (pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat).


📌 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

  1. Murid dapat mengenal konsep “bagian dari keseluruhan” menggunakan benda konkret.
  2. Murid dapat membagi satu benda menjadi 2 bagian sama besar dan mengenal konsep ½ (setengah).
  3. Murid dapat membagi satu benda menjadi 4 bagian sama besar dan mengenal konsep ¼ (seperempat).
  4. Murid 1.   Murid dapat mengikuti instruksi lisan sederhana yang berkaitan dengan kegiatan sehari-hari di rumah atau sekolah.
  5. Murid dapat mengidentifikasi maksud, tujuan, atau pesan dari tuturan yang didengar.
  6. Murid dapat menyampaikan kembali isi percakapan atau cerita pendek yang didengar dengan kata-kata sendiri.
  7. Murid dapat membedakan perasaan atau sikap tokoh dalam cerita yang didengarkan.


📌 Materi Bahasa Indonesia:
 


Pengertian Uang

Uang adalah alat yang digunakan untuk membeli barang dan jasa.
Dengan uang, kita bisa membeli makanan, pakaian, dan alat sekolah.

Contoh:

  • Membeli buku tulis
  • Membeli jajanan
  • Membayar ongkos

Macam-macam Uang

1.      Uang Kertas

Uang kertas terbuat dari kertas khusus.
Biasanya nilainya lebih besar.

Contoh:

  • Rp1.000
  • Rp2.000
  • Rp5.000
  • Rp10.000
  • Rp20.000

 

2.      Uang Logam

Uang logam terbuat dari logam dan berbentuk bulat.

Contoh:

  • Rp100
  • Rp200
  • Rp500
  • Rp1.000

Fungsi Uang

Uang memiliki beberapa fungsi, yaitu:

1. Alat tukar, untuk membeli barang dan jasa.

2. Alat pembayaran, untuk membayar sesuatu.

3. Alat menabung, untuk disimpan dan digunakan di kemudian hari.

Cara-cara Mendapatkan Uang

Uang didapatkan dengan bekerja dan berusaha secara jujur.
Berikut beberapa contoh cara mendapatkan uang:

  1. Bekerja
    Orang dewasa bekerja sesuai pekerjaannya, misalnya:
    • Ayah bekerja sebagai petani
    • Ibu bekerja sebagai guru
    • Kakak bekerja sebagai penjual
  2. Berjualan
    Uang juga bisa didapatkan dengan berjualan, contohnya:
    • Berjualan makanan
    • Berjualan mainan
    • Berjualan sayur
  3. Membantu Orang Tua
    Anak bisa membantu orang tua di rumah, lalu mendapat uang saku, misalnya: 
    • Membantu menyapu rumah
    • Membantu merapikan kamar
    • Membantu menjaga adik
  4. Menabung
    Uang saku yang tidak habis bisa ditabung.
    Menabung membuat uang bertambah dan bisa digunakan nanti.

Cara Menggunakan Uang dengan Bijak

Menggunakan uang dengan bijak berarti tidak boros dan tidak berlebihan.

Contoh sikap bijak memakai uang :

  • Membeli barang yang dibutuhkan

  • Tidak jajan berlebihan (Hemat)

  • Menabung sebagian uang

  • Tidak menghambur-hamburkan uang

  • Membantu orang lain


📌 Materi Matematika :


Pecahan adalah bilangan yang menyatakan sebagian dari satu benda utuh.

Suatu benda disebut utuh jika:

  • Belum dipotong
  • Belum dibagi
  • Masih lengkap

Jika benda utuh dibagi menjadi beberapa bagian yang sama besar, maka setiap bagian tersebut disebut pecahan.

Bagian-bagian Pecahan

Pecahan terdiri dari:

  • Angka atas → menunjukkan jumlah bagian yang diambil
  • Angka bawah → menunjukkan jumlah bagian keseluruhan

 Contoh :
¼ dibaca seperempat
Artinya: satu bagian dari empat bagian sama besar

(Penjelasan disampaikan secara lisan dan sederhana tanpa istilah “pembilang–penyebut”)

 

Jenis Pecahan Sederhana

1. Pecahan Setengah (½)

Artinya: satu bagian dari dua bagian sama besar.

Contoh sehari-hari:

  • Kue dipotong menjadi 2 bagian
  • Roti dibagi dua
  • Semangka dibelah dua

Pecahan Sepertiga (⅓)

Artinya: satu bagian dari tiga bagian sama besar.

Contoh sehari-hari:

  • Kue dibagi menjadi 3 potong
  • Jeruk dibagi untuk 3 anak

Pecahan Seperempat (¼)

Artinya: satu bagian dari empat bagian sama besar.

Contoh sehari-hari:

  • Pizza dipotong 4 bagian
  • Cokelat dibagi menjadi 4 potong

 

Pecahan dalam Kehidupan Sehari-hari

Contoh Cerita 1

Ibu memotong sebuah kue menjadi 2 bagian sama besar.
Ani memakan 1 bagian.

👉 Bagian kue yang dimakan Ani adalah ½ (setengah).

Contoh Cerita 2

Sebuah pizza dibagi menjadi 4 bagian sama besar.
Budi memakan 1 bagian.

👉 Bagian pizza yang dimakan Budi adalah ¼ (seperempat).

Contoh Cerita 3

Sebuah semangka dibagi menjadi 3 bagian sama besar.
Kakak mengambil 1 bagian.

👉 Bagian semangka yang diambil kakak adalah ⅓ (sepertiga)


📌 Refleksi Pembelajaran:

Materi Ajar, Rabu, 04 Februari 2026

 Hari, tanggal    : Rabu, 04 Februari 2026

Kelas                    : 2.A
Guru                     : Rizki Ariyanti, S.pd. dan Diah Ayu Eka Rusmita, S.Pd.
Mapel                   : PAK & P.Pancasila


 

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Selamat pagi ananda sholeh sholehah kelas 2.A.
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya dalam keadaan sehat, bahagia, dan siap belajar kembali. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan dan kemudahan dalam menuntut ilmu. Aamiin 🤲 Sebelum kita memulai kegiatan belajar hari ini, marilah kita membaca doa bersamamelaksanakan salat dhuha, dan murojaah terlebih dahulu, ya ananda sholeh sholehah 😊

Baik, pada pembelajaran sebelumnya kita telah belajar sikap kerja keras dan mengenal ciri fisik dan ciri psikologis. Nah pada pertemuan ini kita akan melaksanakan sumatif harian PAk serta mengerjakan latihan tentang ciri-ciri fisik dan psikologis. Perhatikan penjelasan dengan baik, kerjakan tugas dengan teliti, dan tetap semangat belajar.
Semangat belajar ananda sholeh dan sholehah! 🌟


📌 Metode dan Media ajar

  1. Metode/ Model pembelajaran : Discovery Learning
  2. Media ajar : Video pembelajaran, LKPD

 

    ðŸ“Œ Capaian Pembelajaran (CP):

  1. Murid menunjukkan pemahaman terhadap berbagai nilai anti korupsi, seperti sikap jujur, tanggung jawab, mandiri, dan peduli dalam lingkungan keluarga. 
  2. Murid mengidentifikasi dan menghargai identitas dirinya sesuai dengan jenis kelamin, hobi, bahasa, serta agama dan kepercayaan di lingkungan rumah dan sekolah.

📌 Tujuan Pembelajaran (TP)

  1. Murid dapat mengenali berbagai nilai antikorupsi, seperti sikap jujur, tanggung jawab, mandiri, dan peduli dalam lingkungan keluarga. 
  2. Murid dapat mengidentifikasi identitas dirinya sesuai dengan jenis kelamin, hobi, bahasa, serta agama dan kepercayaan di lingkungan rumah


📌 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

  1. Murid dapat mengenali berbagai nilai antikorupsi sikap kerja keras di lingkungan rumah dan sekolah
  2. Murid dapat mengenal apa itu identitas diri..
  3. Murid dapat mengidentifikasi unsur-unsur identitas diri
  4. Murid dapat menyebutkan identitas dirinya di lingkungan rumah.
  5. Murid dapat menunjukkan sikap bangga terhadap identitas dirinya.



📌 Materi PAK
SIKAP KERJA KERAS





  1. Pengertian Kerja Keras
    Kerja keras adalah usaha sungguh-sungguh untuk mencapai tujuan. Kita tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan.

  2. Contoh Sikap Kerja Keras di Sekolah

    • Mengerjakan tugas sampai selesai.

    • Belajar terus sampai bisa, meskipun awalnya sulit.

    • Berlatih membaca, menulis, atau berhitung setiap hari.

    • Tidak menyontek saat ulangan.

  3. Contoh Sikap Kerja Keras di Rumah

    • Membantu orang tua dengan sungguh-sungguh.

    • Menyapu atau merapikan kamar sampai bersih.

    • Belajar mandiri tanpa disuruh.

  4. Mengapa Kita Harus Kerja Keras?

    • Agar bisa mencapai cita-cita.

    • Agar menjadi anak yang mandiri dan bertanggung jawab.

    • Agar orang lain percaya kepada kita.

    • Agar menjadi pribadi yang kuat dan tidak mudah menyerah.

  5. Ciri-ciri Anak yang Kerja Keras

    • Tidak mudah menyerah.

    • Mau mencoba lagi saat gagal.

    • Rajin berlatih dan belajar.

    • Selalu berusaha memberikan yang terbaik.

Jawablah pertanyaan berikut!

  1. Apa yang dimaksud dengan kerja keras?

  2. Tuliskan dua contoh kerja keras di sekolah!

  3. Tuliskan satu contoh kerja keras di rumah!

  4. Mengapa kita harus kerja keras?


📌 Materi Pendidikan Pancasila:



Mengenal Keberagaman ciri-ciri fisik anggota keluarga


A. Pengertian Ciri Fisik

Ciri fisik adalah bagian tubuh yang dapat dilihat secara langsung pada seseorang.
Setiap orang memiliki ciri fisik yang berbeda-beda, termasuk anggota keluarga.


B. Contoh Ciri Fisik Anggota Keluarga

Ciri fisik yang dapat dikenali antara lain:

  • Warna kulit (cerah, sawo matang, gelap)
  • Bentuk rambut (lurus, keriting, ikal)
  • Warna rambut (hitam, cokelat)
  • Tinggi badan (tinggi, sedang, pendek)
  • Bentuk wajah (bulat, lonjong)

📌 Contoh:
Ayah berambut lurus, ibu berambut keriting, kakak lebih tinggi, adik lebih pendek.


C. Keberagaman dalam Keluarga

Walaupun satu keluarga, ciri fisik setiap anggota bisa berbeda.
Perbedaan ini adalah hal yang wajar dan merupakan anugerah dari Tuhan.


D. Sikap yang Perlu Ditunjukkan

Terhadap keberagaman ciri fisik anggota keluarga, kita harus:

  • Menerima perbedaan dengan senang hati
  • Menghargai setiap anggota keluarga
  • Tidak mengejek atau membandingkan
  • Saling menyayangi dan menghormati
LKPD:



📌 Refleksi Pembelajaran:

Pada pemebelajaran hari ini dapat kita ketahui bahwa murid sudah cukup baik dalam mengerjakan sumatif harian PAk dan mendapatkan hasil yang baik. Selain itu dalam mengenal ciri fisik dan ciri psikologis beberapa murid masih sedikit bingung untuk membedakannya, oleh karna itu guru mereview kembali materi dan memberikan latihan soal untuk kembali mengukur pemahan murid terhadap materi.