Rabu , 30 September 2026 - 2.C - PAK

Selasa, 29 September 2026

IDENTITAS

Nama Guru: Rizki Ariyanti, S.Pd. dan Diah Ayu Eka Rusmita, S.Pd.

MataPembelajaran: PAK

Hari/Tanggal: Rabu, 30 September 2026

Fase/Kelas: A/II.C

Materi: Sumatif Harian 2

Pertemuan ke: 6

 

 

Ø Capaian Pembelajaran:

Murid mampu mengenal dan menerapkan perilaku disiplin dalam kehidupan sehari-hari di rumah, sekolah, dan lingkungan sekitar.

 

Ø Tujuan Pembelajaran:

Murid mampu menjelaskan arti disiplin serta menunjukkan contoh perilaku disiplin di lingkungan sekolah.

  • Mindful (Berkesadaran): Murid menyadari pentingnya menaati aturan, menghargai waktu, dan melaksanakan kewajiban dengan tertib sebagai bentuk sikap disiplin.
  • Meaningful (Bermakna): Murid menghubungkan materi sikap disiplin dengan kebiasaan sehari-hari di sekolah, seperti datang tepat waktu, mendengarkan guru, mengerjakan tugas, melaksanakan piket, dan menaati aturan.
  • Joyful (Menyenangkan): Murid mengikuti kegiatan sumatif dengan suasana tenang dan menyenangkan melalui soal bergambar atau soal sederhana yang dekat dengan pengalaman sehari-hari.

Ø Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengenal pengertian sikap disiplin.
  2. Mengidentifikasi contoh sikap disiplin di lingkungan sekolah.
  3. Mengidentifikasi contoh perilaku tidak disiplin di sekolah.
  4. Menjelaskan manfaat bersikap disiplin di sekolah.
  5. Membedakan perilaku disiplin dan tidak disiplin.
  6. Membiasakan sikap disiplin dalam kegiatan sehari-hari di sekolah.

 

📌 MATERI: Sikap Disiplin di Lingkungan Sekolah

Ø Model/Metode Pembelajaran

Model: Discovery Learning
Metode:
latihan dan penugasan

Ø Media Pembelajaran/Alat Peraga: LKPD

 

Ø Apersepsi

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.C. Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat dan siap belajar. Semoga Allah Swt. memberikan kesehatan, kemudahan, dan keberkahan dalam kegiatan kita. Aamiin. 🤲

Sebelum belajar, mari kita berdoa bersama, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah.

Anak-anak, siapa yang tadi datang ke sekolah tepat waktu? Ketika bel berbunyi, apa yang harus kita lakukan? Apa yang harus kita lakukan ketika guru sedang menjelaskan?

Nah, datang tepat waktu, menaati aturan, mendengarkan guru, mengerjakan tugas, dan melaksanakan piket merupakan contoh sikap disiplin.

Hari ini kita akan mengerjakan Sumatif Harian 2 tentang sikap disiplin. Bacalah setiap soal dengan teliti, kerjakan dengan jujur, tenang, dan percaya diri. 🌷



A. Apa Itu Disiplin?

Disiplin adalah sikap menaati aturan serta melakukan sesuatu dengan tertib dan tepat waktu.

Di sekolah, sikap disiplin berarti kita mematuhi aturan sekolah dan melaksanakan kewajiban dengan baik.

Anak yang disiplin akan:

  • datang tepat waktu;
  • mengikuti pembelajaran dengan tertib;
  • mendengarkan guru;
  • mengerjakan tugas;
  • menjaga kebersihan;
  • melaksanakan piket;
  • menaati aturan sekolah.

B. Sikap Disiplin di Lingkungan Sekolah

Contoh sikap disiplin di sekolah:

  1. Datang ke sekolah tepat waktu.
  2. Memakai seragam sesuai aturan.
  3. Berbaris dengan rapi.
  4. Masuk kelas ketika bel berbunyi.
  5. Mengikuti pembelajaran dengan tertib.
  6. Mendengarkan guru saat menjelaskan.
  7. Mengangkat tangan sebelum berbicara.
  8. Mengerjakan tugas tepat waktu.
  9. Membawa perlengkapan belajar.
  10. Melaksanakan piket sesuai jadwal.
  11. Membuang sampah pada tempatnya.
  12. Merapikan meja dan alat belajar setelah digunakan.
  13. Meminta izin ketika ingin keluar kelas.
  14. Mengikuti kegiatan sekolah dengan tertib.
  15. Menaati peraturan sekolah.

C. Perilaku Tidak Disiplin di Sekolah

Perilaku tidak disiplin adalah perilaku yang tidak menaati aturan atau tidak melaksanakan kewajiban dengan baik.

Contohnya:

  1. Datang terlambat ke sekolah.
  2. Tidak memakai seragam sesuai aturan.
  3. Bermain ketika guru sedang menjelaskan.
  4. Berbicara sendiri saat pembelajaran.
  5. Tidak mengerjakan tugas.
  6. Tidak membawa perlengkapan belajar.
  7. Tidak melaksanakan piket.
  8. Membuang sampah sembarangan.
  9. Keluar kelas tanpa izin.
  10. Mengganggu teman saat belajar.

D. Manfaat Bersikap Disiplin di Sekolah

Kita harus membiasakan sikap disiplin karena dapat:

🌱 membuat kegiatan belajar menjadi tertib;
🌱 membantu kita menggunakan waktu dengan baik;
🌱 membuat kelas menjadi nyaman;
🌱 melatih rasa tanggung jawab;
🌱 membuat kita dipercaya oleh guru dan teman;
🌱 membantu kita menjadi anak yang mandiri.


Ø Soal Sumatif Harian:



Ø Kunci Jawaban/uraian:


Ø Kesimpulan dan refleksi:


Rabu , 30 September 2026 - 2.C - Pendidikan Pancasila

IDENTITAS

Nama Guru: Rizki Ariyanti, S.Pd. dan Diah Ayu Eka Rusmita, S.Pd.

MataPembelajaran: Pendidikan Pancasila

Hari/Tanggal: Rabu, 30 September 2026

Fase/Kelas: A/II.C

Materi: Sumatif Harian 

Pertemuan ke: 5

 

 

Ø Capaian Pembelajaran:

Murid mampu mengenal bendera negara, lagu kebangsaan, simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila dan simbol Pancasila beserta sila-sila Pancasila; menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga.

 

Ø Tujuan Pembelajaran:

Murid dapat mengidentifikasi dan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan keluarga.

  • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat menyimak dan mengamati permasalahan sederhana yang terjadi dalam kehidupan keluarga dengan tertib.
  • Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan permasalahan yang terjadi di rumah dengan nilai-nilai Pancasila dan pengalaman sehari-hari.
  • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat belajar melalui gambar, cerita sederhana, diskusi, permainan mencocokkan masalah dengan sila Pancasila, dan praktik mencari solusi.

Ø Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengidentifikasi permasalahan sederhana yang terjadi di lingkungan keluarga.
  2. Menghubungkan permasalahan keluarga dengan nilai-nilai Pancasila.
  3. Menentukan sila Pancasila yang sesuai dengan permasalahan yang dihadapi.
  4. Menjelaskan sikap yang sebaiknya dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan.
  5. Menunjukkan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan keluarga.

 

📌 MATERI: Menganalisis Permasalahan Sederhana di Lingkungan Keluarga Berdasarkan Nilai-Nilai Pancasila

Ø Model/Metode Pembelajaran

Model: Discovery Learning
Metode:
Tanya jawab, pengamatan, diskusi, demonstrasi, praktik, penugasan, dan refleksi.

Ø Media Pembelajaran/Alat Peraga: LKPD, gambar kegiatan di lingkungan keluarga, kartu/gambar sila Pancasila, video pembelajaran.


Ø Apersepsi

ssalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.C! 💖 Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar.

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah terlebih dahulu agar kegiatan belajar kita hari ini diberikan kemudahan dan keberkahan. 🤲✨

Anak-anak, coba ingat kegiatan yang kalian lakukan bersama keluarga di rumah. Pernahkah kalian membantu Ayah dan Bunda, berdoa bersama, berbagi dengan saudara, atau bekerja sama membersihkan rumah?

Perbuatan-perbuatan tersebut merupakan contoh perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

Hari ini kita akan belajar tentang nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga. Kita akan belajar mengenali perilaku yang sesuai dengan Pancasila dan menghubungkannya dengan kegiatan yang kita lakukan sehari-hari di rumah.

Setelah belajar, ananda akan melakukan satu kegiatan sederhana untuk mempraktikkan nilai Pancasila bersama keluarga. 🌷


Rangkuman materi


A. Apa Itu Pancasila?

Pancasila adalah dasar negara Indonesia.

Pancasila terdiri dari lima sila yang menjadi pedoman bagi seluruh rakyat Indonesia dalam bersikap dan bertingkah laku.

Lima sila Pancasila terdapat pada lambang negara Indonesia, yaitu Garuda Pancasila.

Setiap sila memiliki:

  • Simbol
  • Bunyi sila
  • Makna
  • Contoh perilaku dalam kehidupan sehari-hari

B. Simbol dan Bunyi Sila Pancasila

 

B. Simbol dan Bunyi Sila Pancasila

1. Sila Pertama

⭐ Simbol: Bintang

Bunyi sila:

Ketuhanan Yang Maha Esa

Makna sederhana:

Kita percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa dan menghormati teman yang berbeda agama.

Contoh perilaku:

  • Berdoa sebelum belajar.
  • Melaksanakan ibadah.
  • Menghormati teman yang sedang beribadah.
  • Tidak mengganggu teman yang berbeda agama.

2. Sila Kedua

⛓️ Simbol: Rantai

Bunyi sila:

Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

Makna sederhana:

Kita harus saling menyayangi, menghormati, dan memperlakukan orang lain dengan baik.

Contoh perilaku:

  • Menolong teman yang kesulitan.
  • Tidak mengejek teman.
  • Berbicara dengan sopan.
  • Menyayangi sesama.

3. Sila Ketiga

🌳 Simbol: Pohon Beringin

Bunyi sila:

Persatuan Indonesia

Makna sederhana:

Kita harus hidup rukun dan menjaga persatuan walaupun memiliki perbedaan.

Contoh perilaku:

  • Bermain bersama teman.
  • Tidak memilih-milih teman.
  • Bekerja sama saat piket.
  • Menjaga kerukunan di kelas.

4. Sila Keempat

🐂 Simbol: Kepala Banteng

Bunyi sila:

Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

Makna sederhana:

Kita dapat menyelesaikan masalah bersama-sama melalui musyawarah.

Contoh perilaku:

  • Berdiskusi saat menentukan ketua kelompok.
  • Mendengarkan pendapat teman.
  • Tidak memaksakan kehendak.
  • Menghargai hasil musyawarah.

5. Sila Kelima

🌾 Simbol: Padi dan Kapas

Bunyi sila:

Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Makna sederhana:

Kita harus bersikap adil dan menghargai hak orang lain.

Contoh perilaku:

  • Berbagi dengan teman.
  • Tidak berebut.
  • Membagi tugas secara adil.
  • Menghormati hak teman.

D. Menghubungkan Sila dengan Perilaku Sehari-hari

Anak-anak, Pancasila tidak hanya dihafalkan. Nilai-nilai Pancasila harus kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari.

Contohnya:

⭐ Berdoa sebelum belajar
➡️ Sesuai dengan sila ke-1.

⛓️ Menolong teman yang jatuh
➡️ Sesuai dengan sila ke-2.

🌳 Bekerja sama membersihkan kelas
➡️ Sesuai dengan sila ke-3.

🐂 Berdiskusi menentukan tugas kelompok
➡️ Sesuai dengan sila ke-4.

🌾 Berbagi makanan dengan teman
➡️ Sesuai dengan sila ke-5.


🌟 Ingat!

Pancasila terdiri dari lima sila.

⭐ Bintang → Ketuhanan Yang Maha Esa

⛓️ Rantai → Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

🌳 Pohon Beringin → Persatuan Indonesia

🐂 Kepala Banteng → Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

🌾 Padi dan Kapas → Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

🇮🇩 Pancasila bukan hanya untuk dihafalkan, tetapi juga untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.




Penerapan Nilai-Nilai Pancasila di Lingkungan Keluarga



Pancasila tidak hanya perlu dihafalkan, tetapi juga diterapkan ketika menghadapi berbagai permasalahan dalam kehidupan sehari-hari. Di lingkungan keluarga, terkadang terdapat masalah sederhana, seperti berebut mainan, tidak mau membantu orang tua, bertengkar dengan saudara, atau tidak mau mendengarkan pendapat anggota keluarga.

Ketika menghadapi masalah, kita perlu menyelesaikannya dengan sikap yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

⭐ 1. Permasalahan yang Berkaitan dengan Sila ke-1

Ketuhanan Yang Maha Esa

Contoh masalah:

  • Adik mengganggu kakak yang sedang salat.
  • Ada anggota keluarga yang tidak mau berdoa sebelum makan.

Sikap yang tepat:

  • Menghormati anggota keluarga yang sedang beribadah.
  • Mengingatkan dengan cara yang baik.
  • Membiasakan berdoa sebelum dan sesudah kegiatan.

⛓️ 2. Permasalahan yang Berkaitan dengan Sila ke-2

Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

Contoh masalah:

  • Kakak mengejek adiknya.
  • Adik berbicara kasar kepada Bunda.
  • Saudara tidak mau membantu ketika anggota keluarga membutuhkan bantuan.

Sikap yang tepat:

  • Berbicara dengan sopan.
  • Tidak mengejek atau menyakiti saudara.
  • Menyayangi dan membantu anggota keluarga.

🌳 3. Permasalahan yang Berkaitan dengan Sila ke-3

Persatuan Indonesia

Contoh masalah:

  • Kakak dan adik bertengkar ketika bermain.
  • Anggota keluarga tidak mau bekerja sama membersihkan rumah.

Sikap yang tepat:

  • Hidup rukun dan saling menyayangi.
  • Mau bekerja sama.
  • Menyelesaikan masalah tanpa bertengkar.

🐂 4. Permasalahan yang Berkaitan dengan Sila ke-4

Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

Contoh masalah:

  • Kakak dan adik berbeda pendapat saat memilih acara televisi.
  • Anggota keluarga ingin menentukan kegiatan yang berbeda.

Sikap yang tepat:

  • Mendengarkan pendapat orang lain.
  • Berdiskusi atau bermusyawarah.
  • Tidak memaksakan kehendak.
  • Menerima keputusan bersama.

🌾 5. Permasalahan yang Berkaitan dengan Sila ke-5

Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Contoh masalah:

  • Kakak dan adik berebut makanan.
  • Tugas membersihkan rumah hanya diberikan kepada satu orang.
  • Saudara tidak mau berbagi.

Sikap yang tepat:

  • Mau berbagi.
  • Membagi tugas dengan adil.
  • Tidak berebut.
  • Menghargai hak anggota keluarga.

Ø Contoh Analisis Masalah

Masalah:
Dina dan adiknya berebut mainan. Mereka saling menarik mainan dan mulai bertengkar.

Pertanyaan:

  1. Apa masalah yang terjadi?
  2. Apakah sikap mereka sudah baik?
  3. Nilai Pancasila apa yang seharusnya diterapkan?
  4. Apa yang sebaiknya mereka lakukan?

Penyelesaian:
Dina dan adiknya sebaiknya tidak bertengkar dan mau bergantian menggunakan mainan. Mereka dapat menyelesaikan masalah dengan rukun dan adil.

Ø Soal Sumatif Harian:


Ø Kesimpulan dan refleksi:


Selasa 29 September 2026 - 2.C - Bahasa Indonesia

Senin, 28 September 2026

IDENTITAS

Nama Guru: Rizki Ariyanti, S.Pd. dan Diah Ayu Eka Rusmita, S.Pd.

MataPembelajaran: Bahasa Indonesia

Hari/Tanggal: Selasa, 29 September 2026

Fase/Kelas: A/II.C

Mater: Sumatif Harian 2

Pertemuan ke: -

 

 

Ø Capaian Pembelajaran:

Murid mampu membaca kata-kata sederhana dengan fasih dari bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar; dan memahami isi bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar.


Ø Tujuan Pembelajaran:

Murid mampu membaca dan memahami informasi sederhana yang disajikan dalam grafik dengan menemukan informasi penting, membandingkan data, serta menyampaikan informasi berdasarkan grafik dengan tepat.

  • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat membaca kalimat dengan teliti dan memperhatikan kata kerja yang menunjukkan siapa yang melakukan atau dikenai suatu kegiatan.
  • Meaningful (Bermakna): Murid dapat memahami kata kerja aktif dan pasif melalui kegiatan sehari-hari, seperti membaca, menyapu, mencuci, memasak, dan bermain.
  • Joyful (Menyenangkan): Murid belajar melalui kegiatan mengamati gambar, bermain tebak kata kerja, tanya jawab, mengubah kalimat, diskusi, dan latihan sederhana.


Ø Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengenal kata kerja melalui kegiatan sehari-hari.
  2. Mengenal pengertian kata kerja aktif dan pasif.
  3. Mengidentifikasi kata kerja aktif dalam kalimat sederhana.
  4. Mengidentifikasi kata kerja pasif dalam kalimat sederhana.
  5. Membedakan kalimat aktif dan kalimat pasif.
  6. Mengubah kalimat aktif menjadi kalimat pasif sederhana.
  7. Mengubah kalimat pasif menjadi kalimat aktif sederhana.
  8. Membuat kalimat sederhana menggunakan kata kerja aktif dan pasif.


📌 MATERI: Sumatif Harian 2

Ø Model/Metode Pembelajaran

Model: Discovery Learning
Metode: Latihan dan penugasan

Ø Media Pembelajaran/Alat Peraga: LKPD

Ø Apersepsi

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.C. 💕
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap mengerjakan soal.

Anak-anak, sebelum memulai Sumatif Harian 2, mari kita ingat kembali materi Bab 2: Menjaga Kesehatan yang sudah kita pelajari.

Kita sudah belajar membaca dan memahami teks informasi, mencari informasi penting dari bacaan, serta menulis kembali informasi dengan kalimat sederhana.

Kita juga sudah belajar membaca grafik untuk mendapatkan informasi dan membandingkan data.

Selain itu, kita belajar kata kerja aktif dan pasif serta kalimat aktif dan pasif. Ingat, aktif berarti melakukan kegiatan, sedangkan pasif berarti dikenai kegiatan.

Hari ini, kerjakan soal dengan teliti, jujur, mandiri, dan percaya diri. Bacalah setiap soal dengan baik sebelum menjawab.

Allah Swt. mengajarkan kita untuk selalu bersikap jujur dalam setiap keadaan. Semoga Allah Swt. memberikan kemudahan dan kelancaran dalam mengerjakan Sumatif Harian 2. Aamiin. 🤲✨

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


Rangkuman Materi: Bab 2: Menjaga Kesehatan

  1. Membaca dan memahami teks informasi
    • Membaca teks sederhana tentang kesehatan.
    • Menemukan informasi penting dalam bacaan.
    • Menjawab pertanyaan berdasarkan isi bacaan.
    • Menentukan informasi yang sesuai dengan teks.
  2. Menulis ulang informasi pada bacaan
    • Menyampaikan kembali informasi dari bacaan.
    • Menuliskan informasi penting dengan kalimat sederhana.
    • Menjawab pertanyaan berdasarkan informasi dalam bacaan.
  3. Cara mendapatkan informasi dari grafik
    • Membaca informasi sederhana dalam grafik.
    • Menentukan data berdasarkan grafik.
    • Membandingkan data pada grafik.
    • Menjawab pertanyaan berdasarkan informasi dalam grafik.
  4. Kata kerja aktif dan pasif
    • Mengenal kata kerja aktif dan pasif.
    • Menentukan kata kerja aktif dalam kalimat.
    • Menentukan kata kerja pasif dalam kalimat.
    • Membedakan kata kerja aktif dan pasif.
  5. Kalimat aktif dan pasif
    • Mengenal kalimat aktif dan pasif.
    • Menentukan kalimat aktif dan pasif.
    • Menentukan pelaku dalam kalimat.
    • Menentukan sesuatu yang dikenai kegiatan.
    • Mengubah kalimat aktif menjadi kalimat pasif.
    • Mengubah kalimat pasif menjadi kalimat aktif.

Contoh Kata Kerja Aktif dan Pasif

Aktif:

  • membaca
  • mencuci
  • menyapu
  • memasak
  • menjaga
  • membersihkan

Pasif:

  • dibaca
  • dicuci
  • disapu
  • dimasak
  • dijaga
  • dibersihkan

Contoh Kalimat

Kalimat aktif:
Rani mencuci tangan.

Kalimat pasif:
Tangan dicuci oleh Rani.

Kalimat aktif:
Ibu memasak makanan sehat.

Kalimat pasif:
Makanan sehat dimasak oleh Ibu.

Kata Kunci yang Perlu Diingat

Aktif = melakukan kegiatan
Pasif = dikenai kegiatan

Membaca teks → menemukan informasi
Menulis ulang → menyampaikan kembali informasi
Grafik → membaca dan membandingkan data
Kata kerja → menunjukkan kegiatan
Kalimat aktif → subjek melakukan kegiatan
Kalimat pasif → subjek dikenai kegiatan

Ø Soal Sumatif Harian:




Ø Jawaban atau uraian:


Ø Kesimpulan dan refleksi: