Rabu, 19 Agustus 2026 - 2.C - PAK dan P. Pancasila

Selasa, 18 Agustus 2026

Hari/Tanggal: Rabu, 19 Agustus 2026

Nama Guru: Rizki Ariyanti, S.Pd. dan Diah Ayu Eka Rusmita, S.Pd.

Fase/Kelas: A/II.C

Materi Pembelajaran: PAK & Pendidikan Pancasila

 

 

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.C! 💖

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Baik, pada pertemuan sebelumnya kita telah belajar Bahasa Indonesia tentang mengenal tanda tanya (?) dan Matematika tentang nilai tempat bilangan. Nah, pada hari ini kita akan melaksanakan sumatif harian 1 untuk pelajaran bahasa indoensia yaitu terkait materi jenis-jenis perasaan, penggunaan huruf kapital serta penggunaan tanda baca titik dan koma. Selain itu, hari ini juga kita akan melanjutkan materi matematika yaitu tentang membandingkan bilangan dengan menggunakan simbol lebih besar (>), lebih kecil (<), dan sama dengan (=).

Dengarkan penjelasan Bu Guru dengan baik, ikuti kegiatan pembelajaran dengan tertib, dan kerjakan setiap tugas dengan teliti. Jangan lupa untuk selalu percaya diri dan berani mencoba.

Tetap semangat belajar, ananda sholeh dan sholehah 2C! 🌟 Semoga pembelajaran hari ini menyenangkan dan memberikan ilmu yang bermanfaat. 💕


📌 Mata Pelajaran PAK:

Ø  Capaian Pembelajaran: Siswa mampu mengenal dan menerapkan perilaku disiplin dalam kehidupan sehari-hari di rumah, sekolah, dan lingkungan sekitar.

Ø  Tujuan Pembelajaran: Siswa dapat menyebutkan contoh sikap disiplin

Ø  Kriteria Pembelajaran: 

  1. Menjelaskan arti sikap disiplin dengan sederhana.
  2. Menyebutkan contoh sikap disiplin di sekolah.
  3. Menyebutkan contoh sikap disiplin di rumah.
  4. Menunjukkan perilaku disiplin dalam kegiatan sehari-hari.

Ø  Materi Pokok: Sikap Disiplin

Ø  Media Pembelajaran/Alat Peraga:  LKPD

Ø  Apersepsi:

Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillah, anak-anak sholih dan sholihah, sebelum memulai pembelajaran hari ini, mari kita mengingat bahwa Allah Swt. mengajarkan kita untuk menjadi anak yang tertib dan bertanggung jawab. Salah satu sikap baik yang perlu kita biasakan adalah disiplin. Disiplin dapat kita lakukan dengan datang tepat waktu, mengikuti aturan, merapikan barang setelah digunakan, dan mengerjakan tugas dengan baik.

Kemarin kita telah belajar tentang contoh-contoh sikap disiplin dalam kehidupan sehari-hari. Nah, hari ini kita akan kembali mengingat dan memahami contoh sikap disiplin yang dapat kita lakukan di rumah maupun di sekolah. Mari kita belajar dengan tertib, semangat, dan penuh tanggung jawab. Semoga Allah Swt. memberikan kemudahan dan menjadikan kita anak-anak yang disiplin. Aamiin.

 

Ø  Materi Pelalajaran:

SIKAP DISIPLIN

🌟 Apa Itu Disiplin?

Disiplin adalah sikap taat dan patuh terhadap aturan serta melakukan sesuatu dengan tertib dan tepat waktu.

🏫 Contoh Sikap Disiplin di Sekolah

  1. Datang ke sekolah tepat waktu.
  2. Memakai seragam sesuai aturan.
  3. Mengikuti pembelajaran dengan tertib.
  4. Mendengarkan guru saat menjelaskan.
  5. Mengerjakan tugas tepat waktu.
  6. Membuang sampah pada tempatnya.
  7. Merapikan alat belajar setelah digunakan.
  8. Mematuhi aturan sekolah.

🏠 Contoh Sikap Disiplin di Rumah

  1. Bangun tidur tepat waktu.
  2. Merapikan tempat tidur.
  3. Makan sesuai waktu.
  4. Belajar sesuai jadwal.
  5. Merapikan mainan setelah bermain.
  6. Membantu orang tua sesuai tugas.
  7. Tidur tepat waktu.

💡 Mengapa Kita Harus Disiplin?

Sikap disiplin membuat kita:

  • menjadi anak yang tertib;
  • belajar menjadi bertanggung jawab;
  • dapat menggunakan waktu dengan baik;
  • dipercaya oleh orang lain;
  • terbiasa melakukan hal-hal yang baik

Ø  Soal/Post test

A. Isilah titik-titik dengan jawaban yang tepat!

  1. Sikap menaati aturan disebut sikap __________.
  2. Kita harus datang ke sekolah tepat __________.
  3. Setelah bermain, kita harus __________ mainan.
  4. Mengerjakan tugas tepat waktu merupakan contoh sikap __________.
  5. Sebelum belajar, sebaiknya kita menyiapkan __________ belajar.

B. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!

  1. Apa yang dimaksud dengan sikap disiplin?
  2. Sebutkan dua contoh sikap disiplin di sekolah!
  3. Sebutkan dua contoh sikap disiplin di rumah!
  4. Mengapa kita harus datang ke sekolah tepat waktu?
  5. Apa yang akan terjadi jika kita tidak menaati aturan? Tuliskan satu contohnya!


Ø  Kunci jawaban dan uraian:

      

📌 Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila:

Ø  Capaian Pembelajaran: Murid mampu mengenal bendera negara, lagu kebangsaan, simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila dan simbol Pancasila beserta sila-sila Pancasila; menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga

Ø  Tujuan Pembelajaran: Memahami simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila dan simbol Pancasila beserta sila-sila Pancasila.

Ø  Kriteria Pembelajaran:

  1. Menjawab pertanyaan berdasarkan informasi yang terdapat dalam soal.
  2. Menunjukkan sikap teliti, jujur, dan percaya diri dalam mengerjakan sumatif harian.

Ø  Materi Pokok: Bendera negara Indoensia, Lagu kebangsaan, Sikap menyanyikan lagu kebangsaan, dan sikap cinta tanah air.

Ø  Model/Metode pembelajaran: latihan dan penugasaan

Ø  Media Pembelajaran/Alat Peraga: LKPD

Ø  Apersepsi:

Alhamdulillah, anak-anak sholih dan sholihah, sekarang kita masuk ke pelajaran kedua yaitu Pendidikan Pancasila. Pada hari ini kita akan melaksanakan sumatif harian 1 yaitu tentang materi bendera negara dan lagu kebangsaan. uru menunjukkan gambar beberapa bendera dari berbagai negara. Peserta didik diminta mengamati dan menyebutkan bendera yang mereka kenal.

 

Guru menyampaikan kebesaran allah swt: (keimanan dan ketakwaan terhadap tuhan yme)

"allah swt menciptakan manusia dalam berbagai suku dan bangsa agar saling mengenal. Sebagaimana firman allah swt dalam al-qur'an surah al-hujurat ayat 13, kita diajarkan untuk saling mengenal dan menghargai. Sebagai warga negara indonesia, kita bersyukur kepada allah swt dengan mencintai dan menghormati simbol negara, salah satunya bendera merah putih." Yuk, kita belajar membandingkan bilangan dengan teliti dan penuh semangat!


Ø  Materi Pembelajaran:

1. Mengenal bendera negara Indoensia



Apa itu Bendera Merah Putih?

Bendera Merah Putih adalah bendera kebangsaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Bendera ini menjadi lambang persatuan, kebanggaan, dan identitas bangsa Indonesia.


Sejarah Singkat Bendera Merah Putih

Pada tanggal 17 Agustus 1945, Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya. Saat itu, Bendera Merah Putih pertama kali dikibarkan sebagai tanda bahwa Indonesia telah merdeka. Bendera merah putih dijahit oleh Ibu Fatmawati Soekarno, istri Presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno. Bendera itu kemudian dikenal sebagai Bendera Pusaka.


Arti Warna Bendera Merah Putih

❤️ Merah

  • Melambangkan keberanian.
  • Semangat dalam membela kebenaran.

🤍 Putih

  • Melambangkan kesucian.
  • Kejujuran dan hati yang bersih.

Bentuk Bendera Merah Putih

  • Berbentuk persegi panjang.
  • Terdiri atas dua warna, yaitu:
    • Merah di bagian atas.
    • Putih di bagian bawah.

Fungsi Bendera Merah Putih

  1. Sebagai lambang negara Indonesia.
  2. Sebagai tanda persatuan bangsa.
  3. Dikibarkan pada hari-hari besar nasional, terutama Hari Kemerdekaan Indonesia setiap tanggal 17 Agustus.
  4. Digunakan dalam upacara bendera.

2. Mengenal lagu kebangsaan Indoensia

LAGU KEBANGSAAN "INDONESIA RAYA"

Apa itu Lagu Kebangsaan?

Lagu kebangsaan adalah lagu yang menjadi lambang persatuan dan kebanggaan suatu negara.

Lagu kebangsaan Indonesia berjudul "Indonesia Raya".

Lagu ini dinyanyikan saat:

  • 🇮🇩 Upacara bendera.
  • 🇮🇩 Peringatan Hari Kemerdekaan.
  • 🇮🇩 Acara resmi kenegaraan.
  • 🇮🇩 Kegiatan sekolah tertentu.

Lagu "Indonesia Raya" diciptakan oleh Wage Rudolf Supratman (W.R. Supratman). Lagu ini pertama kali diperkenalkan pada Kongres Pemuda II tahun 1928 dan kemudian ditetapkan sebagai lagu kebangsaan setelah Indonesia merdeka.


Mengapa Kita Harus Menyanyikan Indonesia Raya?

Dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kita belajar untuk:

  • ❤️ Mencintai tanah air Indonesia.
  • 🤝 Menjaga persatuan.
  • 🌟 Menghormati jasa para pahlawan.
  • 🇮🇩 Bangga menjadi anak Indonesia.

Sikap yang Benar Saat Menyanyikan Indonesia Raya

Saat lagu Indonesia Raya dinyanyikan, kita harus:

✅ Berdiri tegak.
✅ Bersikap tenang.
✅ Bernyanyi dengan suara yang sopan dan semangat.
✅ Menghormati bendera Merah Putih jika sedang dikibarkan.
✅ Tidak berbicara atau bercanda.


Makna Lagu Indonesia Raya (Bahasa Sederhana)

Lagu Indonesia Raya mengajarkan kita untuk:

  • Mencintai Indonesia.
  • Menjaga persatuan.
  • Rajin belajar agar menjadi anak yang berguna.
  • Berdoa agar Indonesia semakin maju dan sejahtera.

Ø  Soal sumatif harian:


Ø  Kunci jawaban dan uraian:


Ø  Kesimpulan/Refleksi:


Selasa, 18 Agustus 2026 - 2.C - B.Indonesia dan Matematika

Senin, 17 Agustus 2026

Hari/Tanggal: Selasa, 18 Agustus 2026

Nama Guru: Rizki Ariyanti, S.Pd. dan Diah Ayu Eka Rusmita, S.Pd.

Fase/Kelas: A/II.C

Materi Pembelajaran: B.Indonesia & Matematika 

 

 

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.C! 💖

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Baik, pada pertemuan sebelumnya kita telah belajar Bahasa Indonesia tentang mengenal tanda tanya (?) dan Matematika tentang nilai tempat bilangan. Nah, pada hari ini kita akan melaksanakan sumatif harian 1 untuk pelajaran bahasa indoensia yaitu terkait materi jenis-jenis perasaan, penggunaan huruf kapital serta penggunaan tanda baca titik dan koma. Selain itu, hari ini juga kita akan melanjutkan materi matematika yaitu tentang membandingkan bilangan dengan menggunakan simbol lebih besar (>), lebih kecil (<), dan sama dengan (=).

Dengarkan penjelasan Bu Guru dengan baik, ikuti kegiatan pembelajaran dengan tertib, dan kerjakan setiap tugas dengan teliti. Jangan lupa untuk selalu percaya diri dan berani mencoba.

Tetap semangat belajar, ananda sholeh dan sholehah 2C! 🌟 Semoga pembelajaran hari ini menyenangkan dan memberikan ilmu yang bermanfaat. 💕


📌 Mata Pelajaran Bahasa Indonesia:

Ø  Capaian Pembelajaran: Murid mampu memahami informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengarkan) berupa percakapan yang berkaitan dengan diri, keluarga, dan/atau lingkungan sekitar; dan memahami pesan teks sastra berbentuk teks aural.

Ø  Tujuan Pembelajaran: Memahami informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengarkan) berupa percakapan yang berkaitan dengan diri, keluarga, dan/atau lingkungan sekitar.

Ø  Kriteria Pembelajaran: 

  1. Menjawab pertanyaan berdasarkan informasi yang terdapat dalam teks cerita tentang perasaan.
  2. Menunjukkan sikap teliti, jujur, dan percaya diri dalam mengerjakan sumatif harian.

Ø  Materi Pokok: Menemukan Informasi pada teks cerita tentang perasaan, mengenal jenis-jeis persaan, mengenal penggunaan huruf kapital dan tanda baca titik dan koma.

Ø  Model/Metode pembelajaran: Latihan, dan penugasan.

Ø  Media Pembelajaran/Alat Peraga:  LKPD

Ø  Apersepsi:

Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillah, anak-anak sholih dan sholihah, sebelum memulai sumatif harian Bahasa Indonesia, mari kita mengingat kebesaran Allah Swt. Allah menciptakan kita dengan berbagai perasaan, seperti senang, sedih, marah, takut, dan malu. Semua perasaan tersebut merupakan bagian dari nikmat dan kebesaran Allah yang perlu kita syukuri. Kemarin kita juga telah belajar bagaimana menyampaikan perasaan melalui kalimat dengan menggunakan huruf kapital dan tanda baca titik (.) serta koma (,). Nah, hari ini kita akan mengukur pemahaman anak-anak tentang materi tersebut melalui sumatif harian. Mari mengerjakan dengan tenang, teliti, jujur, dan percaya diri sebagai bentuk rasa syukur atas ilmu yang Allah berikan. Semoga Allah memberikan kemudahan. Aamiin.

 

Ø  Materi Pelalajaran:

Rangkuman Materi Sumatif Harian 1

1. Menemukan Informasi pada Teks Cerita tentang Perasaan


  • Bacalah cerita dengan teliti untuk memahami isi cerita.
  • Informasi dapat ditemukan dengan menjawab pertanyaan apa, siapa, kapan, di mana, mengapa, dan bagaimana.
  • Perhatikan tokoh, kejadian, dan perasaan tokoh dalam cerita.
  • Contoh: Jika tokoh merasa senang karena mendapat hadiah, informasi pentingnya adalah tokoh merasa senang karena mendapat hadiah.

2. Mengenal Jenis-Jenis Perasaan


Beberapa jenis perasaan yang sering kita alami:
  • 😊 Senang → merasa bahagia atau gembira.
  • 😢 Sedih → merasa tidak bahagia atau ingin menangis.
  • 😡 Marah → merasa kesal atau tidak suka.
  • 😨 Takut → merasa khawatir terhadap sesuatu.
  • 😮 Terkejut → merasa kaget karena sesuatu yang tidak diduga.
  • 😍 Sayang → merasa cinta dan peduli kepada seseorang.
  • 😔 Kecewa → merasa sedih karena sesuatu tidak sesuai harapan.

3. Penggunaan Huruf Kapital

Huruf kapital digunakan pada:

  • Awal kalimatIbu pergi ke pasar.
  • Nama orangSiti, Budi, dan Rani.
  • Nama tempatBandar Lampung, Jakarta.
  • Nama hari dan bulanSenin, Agustus.
  • Nama negaraIndonesia.

Contoh:
❌ rani pergi ke sekolah pada hari senin.
Rani pergi ke sekolah pada hari Senin.

4. Penggunaan Tanda Baca Titik (.)


Tanda titik (.) digunakan pada akhir kalimat berita atau pernyataan.

Contoh:

  • Saya suka bermain bersama teman.
  • Ayah membaca buku.
  • Rina merasa senang hari ini.

💡 Ingat:
Huruf kapital → digunakan di awal kalimat.
Tanda titik (.) → digunakan di akhir kalimat berita.

5. Penggunaan Tanda Koma (,)

Tanda koma (,) digunakan untuk memberikan jeda dalam kalimat, terutama:

  • Memisahkan beberapa benda atau kata dalam satu kalimat.
    Contoh: Ibu membeli apel, jeruk, mangga, dan pisang.
  • Memisahkan nama orang dalam sapaan.
    Contoh: Aisyah, tolong ambilkan buku.
  • Memisahkan bagian-bagian dalam sebuah kalimat agar lebih mudah dibaca.
    Contoh: Setelah pulang sekolah, Rani langsung makan.

💡 Ingat:
Koma (,) = memberi jeda dalam kalimat.
Titik (.) = mengakhiri kalimat berita.


Ø  Soal Sumatif Harian:


Ø  Kunci jawaban dan uraian:

      

📌 Mata Pelajaran Matematika:

Ø  Capaian Pembelajaran: Menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100; membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan; melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20; dan menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak (pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat).

Ø  Tujuan Pembelajaran: Membandingkan dan mengurutkan bilangan

Ø  Kriteria Pembelajaran: 

  1.       Mengenal simbol > (lebih besar), < (lebih kecil), dan = (sama dengan).
  2.       Membandingkan dua bilangan sampai 100 dengan tepat.
  3.       Mengurutkan bilangan dari terkecil ke terbesar dan sebaliknya.
  4.       Menjelaskan perbandingan bilangan berdasarkan nilai tempat puluhan dan satuan.

Ø  Materi Pokok: Membandingkan bilangan (>, <, =)

Ø  Model/Metode pembelajaran: Discovery Learning, Demonstrasi, tanya jawab, diskusi, dan latihan terbimbing.

Ø  Media Pembelajaran/Alat Peraga: Video pembelajaran, LKPD, gambar simbol (>, <, =), benda (Stik es krim, pensil, pena, buku)

Ø  Apersepsi:

Alhamdulillah, anak-anak sholih dan sholihah, sekarang kita masuk ke pelajaran kedua yaitu matematika. Pada pertemuan sebelumnya kita sudah mengetahui bagaimana cara mengurutkan bilangan, Nah, sekarang kita akan melanjutkan dengan membandingkan bilangan.

Allah Swt. berfirman dalam QS. Al-Qamar ayat 49:

“Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran.”

Ayat ini mengingatkan kita bahwa Allah menciptakan segala sesuatu dengan ukuran yang tepat. Dalam matematika, kita juga belajar membandingkan jumlah atau nilai bilangan, apakah lebih besar (>), lebih kecil (<), atau sama dengan (=). Contohnya, 7 lebih besar dari 5, maka ditulis 7 > 5. Yuk, kita belajar membandingkan bilangan dengan teliti dan penuh semangat!


Ø  Materi Pembelajaran:

 MEMBANDINGKAN BILANGAN



Apa itu membandingkan bilangan?
Membandingkan bilangan adalah melihat dua bilangan untuk mengetahui apakah suatu bilangan lebih besar, lebih kecil, atau sama dengan bilangan lainnya.

Kita menggunakan tiga tanda:

> artinya lebih besar dari

< artinya lebih kecil dari

= artinya sama dengan

 

Contoh 1: Lebih besar (>)

🍎 🍎 🍎 🍎 🍎 Ada 5 apel

🍎 🍎 🍎 Ada 3 apel

Karena 5 lebih banyak daripada 3, maka: 5 > 3

Dibaca: Lima lebih besar dari tiga.


Contoh 2: Lebih kecil (<)

Ada 2 bintang

Ada 4 bintang

Karena 2 lebih sedikit daripada 4, maka: 2 < 4

Dibaca: Dua lebih kecil dari empat.


Contoh 3: Sama dengan (=)

🟢 🟢 🟢 Ada 3 lingkaran

🔵 🔵 🔵 Ada 3 lingkaran

Jumlahnya sama, maka: 3 = 3

Dibaca: Tiga sama dengan tiga.

 

Cara mudah membandingkan bilangan

Perhatikan nilai tempat.

Contoh:

Bandingkan puluhan:

4 puluhan > 3 puluhan

Jadi: 42 > 35

Dibaca: Empat puluh dua lebih besar dari tiga puluh lima.


 Jika puluhannya sama

Contoh: 47 dan 43

Puluhan sama-sama 4.
Maka kita bandingkan satuannya.

7 > 3 Jadi: 47 > 43

 

Ø  Soal/Post Pest:

Pilihlah jawaban yang paling tepat!

  1. Bilangan yang lebih besar dari 24 adalah ....
    • A. 14
    • B. 20
    • C. 26
  2. Pernyataan yang benar tentang bilangan 37 dan 42 adalah ....
    • A. 37 > 42
    • B. 37 < 42
    • C. 37 = 42
  3. Bilangan 56 dan 53 memiliki angka puluhan yang sama. Bilangan yang lebih besar adalah ....
    • A. 53, karena 3 lebih besar dari 6
    • B. 56, karena 6 lebih besar dari 3
    • C. Keduanya sama besar
  4. Rani memiliki 48 kelereng, sedangkan Budi memiliki 54 kelereng. Siapakah yang memiliki kelereng lebih banyak?
    • A. Rani
    • B. Budi
    • C. Jumlahnya sama
  5. Diketahui bilangan 35, 53, dan 45. Urutan dari yang terkecil ke terbesar adalah ....
    • A. 53, 45, 35
    • B. 35, 45, 53
    • C. 45, 35, 53
  1. Isilah dengan tanda > , < , atau =!

    67 .... 76

  2. Isilah dengan tanda > , < , atau =!

    45 .... 45

  3. Siti memiliki 39 pensil. Dika memiliki 36 pensil.
    Jumlah pensil Siti adalah .... jumlah pensil Dika.

  1. Perhatikan bilangan 62 dan 68.
    Bilangan manakah yang lebih besar? Jelaskan mengapa!
  2. Andi berkata, “47 lebih besar dari 52 karena angka 7 lebih besar dari 2.”
    Apakah pendapat Andi benar? Jelaskan alasanmu berdasarkan nilai tempat puluhan dan satuan.


Ø  Kunci jawaban dan uraian:


Ø  Kesimpulan/Refleksi: