Jumat, 07 Agustus 2026 - 2.C - Pembiasaan Adab dan Seni Rupa

Kamis, 06 Agustus 2026

Hari/Tanggal: Jumat, 07 Agustus 2026

Nama Guru: Rizki Ariyanti, S.Pd. dan Diah Ayu Eka Rusmita, S.Pd.

Kelas: II.C

Materi Pembelajaran: Pembiasaan Adab & Seni Rupa

Materi Pokok: Adab Menuntut Ilmu (Pembiasaan Adab), Warna dan Bentuk (Seni Rupa)

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.C! 💖

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah.

Baik, pada pertemuan sebelumnya kita telah mengenal berbagai macam jenis perasaan serta intuisi bilangan cacah sampai 100. Hari ini kita akan belajar mengenal adab dalam menuntut ilmu serta mengenal unsur rupa warna dan bentuk. Dengarkan penjelasan Bu Guru dengan baik, kerjakan tugas dengan teliti, dan tetap semangat ya! 🌈

Selamat belajar, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.C! Semangat Selalu! 🌟



📌 Metode dan Media ajar

  1. Metode/ Model pembelajaran : Discovery Learning
  2. Media ajar : Video pembelajaran, LKPD

📌 Capaian Pembelajaran (CP):

  1. Seni Rupa: Murid mampu mengenali dan menyebutkan unsur-unsur rupa dalam benda-benda di sekitar / karya seni rupa.

📌 Tujuan Pembelajaran (TP)

  1. Seni Rupa: Menyebutkan unsur-unsur rupa dalam benda-benda di sekitar .
  2. Pembiasaan Adab: Mengerjakan tugas sekolah dengan sungguh-sungguh. 

📌 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

Seni Rupa:

  1. Menyebutkan minimal 3 unsur rupa (misalnya titik, garis, bentuk, warna, atau tekstur) dengan benar.
  2. Mengidentifikasi unsur-unsur rupa yang terdapat pada benda-benda di sekitar berdasarkan hasil pengamatan.

Pembiasaan Adab:

  1. Menunjukkan semangat dalam belajar.
  2. Mendengarkan penjelasan guru dengan baik.
  3. Mengerjakan tugas sekolah dengan sungguh-sungguh. 

 

📌 Materi Seni Rupa:

UNSUR RUPA WARNA DAN BENTUK


Apa itu Unsur Rupa?

Unsur rupa adalah bagian-bagian dasar yang digunakan untuk membuat sebuah karya seni. Dengan unsur rupa, kita dapat menggambar berbagai benda di sekitar kita.



🎨 A. Warna

Warna adalah salah satu unsur seni rupa yang membuat gambar atau karya seni menjadi lebih indah, menarik, dan hidup.

Kita dapat melihat warna karena adanya cahaya.

Jenis-jenis Warna

🔴 1. Warna Primer (Warna Dasar)
Warna primer adalah warna yang tidak dapat dibuat dari campuran warna lain.

Contohnya:

  • Merah
  • Kuning
  • Biru

🟠 2. Warna Sekunder
Warna sekunder diperoleh dari mencampurkan dua warna primer.

Contoh:

  • Merah + Kuning = Jingga
  • Kuning + Biru = Hijau
  • Biru + Merah = Ungu

🟢 3. Warna Tersier
Warna tersier diperoleh dari campuran warna primer dan warna sekunder.

Contoh:

  • Merah + Jingga
  • Kuning + Hijau
  • Biru + Ungu

Manfaat Warna

  • Membuat gambar lebih indah.
  • Menunjukkan suasana (senang, sedih, tenang).
  • Menarik perhatian orang yang melihat.

Contoh:

  • Matahari berwarna kuning.
  • Daun berwarna hijau.
  • Langit berwarna biru.

🔷 B. Bentuk

Bentuk adalah rupa atau wujud suatu benda yang dapat dilihat.

Bentuk dapat berupa bangun datar maupun bentuk benda nyata.

Macam-macam Bentuk

Bentuk Geometris
Bentuk yang teratur dan memiliki ukuran yang jelas.

Contoh:

  • Lingkaran
  • Persegi 🟦
  • Persegi panjang
  • Segitiga 🔺
  • Oval

Bentuk Nongeometris
Bentuk yang tidak beraturan dan biasanya terdapat di alam.

Contoh:

  • Daun 🍃
  • Awan ☁️
  • Bunga 🌸
  • Hewan 🐟
  • Pohon 🌳

Manfaat Bentuk

  • Membentuk gambar menjadi jelas.
  • Membantu mengenali benda.
  • Membuat karya seni lebih menarik.

Contoh:

  • Rumah tersusun dari persegi dan segitiga.
  • Mobil terdiri atas persegi panjang dan lingkaran.
  • Bunga memiliki bentuk kelopak yang indah.

 Asesmen:


 

📌 Materi Pembiasaan Adab:


Apa Itu Adab Menuntut Ilmu?

Adab menuntut ilmu adalah sikap dan perilaku yang baik saat belajar. Anak yang memiliki adab yang baik akan lebih mudah memahami pelajaran dan disayangi Allah Swt., guru, serta teman-temannya.


1. Pentingnya Belajar

Belajar adalah kewajiban setiap anak. Dengan belajar, kita menjadi pintar, memiliki banyak pengetahuan, dan dapat meraih cita-cita.

Manfaat Belajar

📖 Menambah ilmu pengetahuan.
🌟 Menjadi anak yang cerdas.
🎯 Membantu meraih cita-cita.
😊 Membuat orang tua dan guru bangga.
🙏 Mendapat pahala dari Allah Swt.

Pesan:
"Belajarlah dengan rajin agar menjadi anak yang berilmu dan bermanfaat."


2. Mendengarkan Penjelasan Guru dengan Baik

Saat guru menjelaskan pelajaran, kita harus memperhatikan dengan sungguh-sungguh.

Sikap yang Baik Saat Guru Menjelaskan

👀 Melihat ke arah guru.
👂 Mendengarkan dengan saksama.
🤫 Tidak berbicara sendiri.
✍️ Mencatat hal-hal penting.
🙋 Mengikuti pelajaran dengan semangat.

Contoh:
Saat Bu Guru menjelaskan cara membaca doa, Rani duduk rapi, mendengarkan, dan tidak mengobrol dengan temannya.


3. Bertanya dengan Sopan

Jika belum memahami pelajaran, kita boleh bertanya kepada guru.

Cara Bertanya yang Sopan

🙋 Angkat tangan terlebih dahulu.
😊 Mengucapkan salam atau permisi.
🗣️ Berbicara dengan suara yang lembut.
🙏 Mengucapkan "terima kasih" setelah dijawab.

Contoh Kalimat Bertanya

  • "Bu Guru, saya belum paham. Bolehkah dijelaskan lagi?"
  • "Maaf, Pak Guru. Saya ingin bertanya."

4. Mengerjakan Tugas dengan Sungguh-Sungguh

Tugas yang diberikan guru harus dikerjakan dengan jujur, rapi, dan penuh tanggung jawab.

Sikap Saat Mengerjakan Tugas

✍️ Mengerjakan sendiri.
📚 Membaca petunjuk terlebih dahulu.
😊 Tidak menyontek.
🕒 Mengumpulkan tepat waktu.
🧹 Menjaga kebersihan buku dan alat tulis.

Contoh:
Budi mengerjakan tugas matematika sendiri di rumah. Jika ada yang sulit, ia bertanya kepada orang tua atau guru.


Ayo Ingat!

Belajar adalah kewajiban setiap anak.
Dengarkan guru saat menjelaskan.
Bertanyalah dengan sopan jika belum paham.
Kerjakan tugas dengan jujur dan sungguh-sungguh.



📌 Refleksi Pembelajaran:

 1. Refleksi Guru

Sebagian besar peserta didik mampu menghafal dan memahami makna sederhana hadis tentang menuntut ilmu serta mengenali bentuk geometris dan nongeometris. Beberapa peserta didik masih memerlukan bimbingan dalam mengelompokkan bentuk dengan tepat.

2. Refleksi Siswa
Sebagian besar peserta didik mengikuti pembelajaran dengan antusias. Namun, beberapa peserta didik masih kesulitan membedakan bentuk geometris dan nongeometris serta memerlukan pendampingan saat mengerjakan latihan.

3. Refleksi Kegiatan Pembelajaran
Pembelajaran berlangsung aktif melalui hafalan hadis, tanya jawab, dan latihan mengelompokkan bentuk. Kegiatan membantu peserta didik memahami materi, meskipun penguatan masih diperlukan bagi beberapa peserta didik.

Kamis, 05 Agustus 2026 - 2.C - B.Indonesia dan Matematika

Rabu, 05 Agustus 2026

Hari/Tanggal: Kamis, 06 Agustus 2026

Nama Guru: Rizki Ariyanti, S.Pd. dan Diah Ayu Eka Rusmita, S.Pd.

Kelas: II.C

Materi Pembelajaran: B.Indonesia & Matematika

Materi Pokok: Huruf Kapital dan tanda Baca, Nilai Tempat (Matematika)

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.C! 💖

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah.

Baik, pada pertemuan sebelumnya kita telah belajar tentang intuisi bilangan cacah sampai 100 serta mengenal berbagai macam jenis perasaan. Nah pada hari ini kita akan belajar tentang penggunaan huruf kapital serta tanda baca titik dan koma, dan menulis lambang dan nama bilangan cacah sampai 100. Dengarkan penjelasan Bu Guru dengan baik, kerjakan tugas dengan teliti, dan tetap semangat ya! 🌈

Selamat belajar, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.C! Semangat Selalu! 🌟


📌 Metode dan Media ajar

  1. Metode/ Model pembelajaran : Discovery Learning
  2. Media ajar : Video pembelajaran, LKPD

📌 Capaian Pembelajaran (CP):

  1. Bahasa Indonesia: Murid mampu memahami informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengarkan) berupa percakapan yang berkaitan dengan diri, keluarga, dan/atau lingkungan sekitar; dan memahami pesan teks sastra berbentuk teks aural.
  2. Matematika: Menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100; membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan; melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20; dan menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak (pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat).

📌 Tujuan Pembelajaran (TP)

  1. Bahasa Indoensia: Memahami informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengarkan) berupa percakapan yang berkaitan dengan diri, keluarga, dan/atau lingkungan sekitar.
  2. Matematika: Membaca dan menulis lambang bilangan sampai 100

📌 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

Bahasa Indonesia: 

  1. Mendengarkan percakapan dengan penuh perhatian.
  2. Menyebutkan informasi pokok (siapa, apa, kapan, di mana) yang terdapat dalam percakapan.
  3. Menemukan kata atau kalimat yang menunjukkan perasaan tokoh dalam percakapan
  4. Mengenali dan menyebutkan jenis perasaan (senang, sedih, marah, takut, bangga, malu) yang disampaikan dalam percakapan.

Matematika

  1. Membaca lambang bilangan cacah sampai 100 dengan benar.
  2. Menghubungkan lambang bilangan dengan banyak benda sampai 100 dalam situasi sederhana.

  3. Menunjukkan pemahaman bahwa lambang bilangan memiliki makna jumlah benda yang nyata dalam kehidupan sehari-hari.

  4. Menuliskan lambang bilangan cacah sampai 100 dengan benar.


📌 Materi Bahasa Indonesia:

Penggunaan Huruf Kapital




Penggunaan Huruf Kapital

Huruf kapital (huruf besar) digunakan pada:

  1. Huruf pertama di awal kalimat.
    • Contoh: Aku pergi ke sekolah.
  2. Huruf pertama nama orang.
    • Contoh: Budi, Siti, Rina.
  3. Huruf pertama nama tempat.
    • Contoh: Lampung, Jakarta, Indonesia.
  4. Huruf pertama nama hari dan bulan.
    • Contoh: Senin, Juli, Agustus.

Penggunaan Tanda Baca


1. Tanda Titik (.)

Digunakan di akhir kalimat berita atau pernyataan.

  • Contoh:
    • Saya suka membaca.
    • Ibu memasak di dapur.

2. Tanda Koma (,)

Digunakan untuk memisahkan beberapa kata dalam satu kalimat.

  • Contoh:
    • Ani membawa buku, pensil, dan penghapus.
    • Ayah, Ibu, dan Kakak pergi ke pasar.

3. Tanda Seru (!)

Digunakan pada kalimat perintah atau ungkapan kagum.

  • Contoh:
    • Ayo belajar!
    • Wah, indah sekali!

4. Tanda Tanya (?)

Digunakan pada kalimat yang bertanya.

  • Contoh:
    • Siapa namamu?
    • Di mana rumahmu?

 Asesmen:



📌Materi Matematika

NILAI TEMPAT




Apa Itu Nilai Tempat?

Nilai tempat adalah nilai suatu angka berdasarkan letaknya dalam bilangan.

Pada bilangan dua angka terdapat:

Puluhan (P) = angka di sebelah kiri.

Satuan (S) = angka di sebelah kanan.

Contoh:

Bilangan 47

Angka 4 berada di tempat puluhan = 40.

Angka 7 berada di tempat satuan = 7.

Jadi: 47 = 40 + 7

Cara Menentukan Nilai Tempat

Lihat angka di sebelah kiri → puluhan.

Lihat angka di sebelah kanan → satuan.

Tuliskan nilainya.

Contoh:

63 = 6 puluhan dan 3 satuan.

80 = 8 puluhan dan 0 satuan.

19 = 1 puluhan dan 9 satuan.



Asesmen LKPD:



📌 Refleksi Pembelajaran:

1. Refleksi Guru

Setelah kegiatan latihan, sebagian besar peserta didik mampu menggunakan huruf kapital dan tanda baca dengan benar serta menentukan nilai tempat bilangan sampai 100. Beberapa peserta didik masih memerlukan bimbingan dalam menulis kalimat dan membedakan puluhan dengan satuan.


2. Refleksi Siswa

Setelah mengerjakan latihan, sebagian besar peserta didik merasa lebih memahami penggunaan huruf kapital, tanda baca, dan nilai tempat. Namun, beberapa peserta didik masih merasa kesulitan pada soal-soal yang memerlukan ketelitian dalam menulis dan berhitung.


3. Refleksi Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan latihan dan pembahasan membantu peserta didik memperkuat pemahaman materi. Sebagian besar tujuan pembelajaran telah tercapai, sedangkan peserta didik yang masih mengalami kesulitan akan diberikan latihan penguatan pada pertemuan berikutnya.





Rabu, 05 Agustus 2026 - 2.C - PAK dan P. Pancasila

Selasa, 04 Agustus 2026

Hari/Tanggal: Rabu, 05 Agustus 2026

Nama Guru: Rizki Ariyanti, S.Pd. dan Diah Ayu Eka Rusmita, S.Pd.

Kelas: II.C

Materi Pembelajaran: PAK & P.Pancasila

Materi Pokok: Sikap Jujur (PAK), Lambang Negara Indonesia (P.Pancasila)

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.C! 💖

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah.

Pada pertemuan sebelumnya kita telah belajar tentang makna bendera merah putih. Hari ini kita akan belajar mengenal lagu kebangsaan Indonesia Raya serta sikap jujir.  Dengarkan penjelasan Bu Guru dengan baik, kerjakan tugas dengan teliti, dan tetap semangat ya! 🌈

Selamat belajar, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.C! Semangat Selalu! 🌟


📌 Metode dan Media ajar

  1. Metode/ Model pembelajaran : Discovery Learning
  2. Media ajar : Video pembelajaran, LKPD

📌 Capaian Pembelajaran (CP):

  1. Pendidikan Pancasila: Murid mampu mengenal bendera negara, lagu kebangsaan, simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila dan simbol Pancasila beserta sila-sila Pancasila; menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga

📌 Tujuan Pembelajaran (TP)

  1. PAK: Siswa dapat menyebutkan contoh sikap jujur
  2. Pendidikan Pancasila: Memahami simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila dan simbol Pancasila beserta sila-sila Pancasila.

📌 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

PAK:

  1. Menyebutkan minimal 3 sikap jujur

Pendidikan Pancasila:

  1. Mengenal lambang negara Indoensia: Garuda Pancasila

 

📌 Materi Seni Rupa:

SIKAP JUJUR


Apa itu Jujur?

Jujur adalah berkata dan berbuat sesuai dengan kenyataan. Orang yang jujur tidak berbohong, tidak menipu, dan mau mengakui kesalahan.


Mengapa Kita Harus Jujur?

Jika kita jujur:

  • 🌟 Teman akan percaya kepada kita.
  • 🌟 Guru dan orang tua akan bangga.
  • 🌟 Hati menjadi tenang.
  • 🌟 Memiliki banyak teman.

Contoh Sikap Jujur

Di Sekolah

  • Mengerjakan tugas sendiri.
  • Mengakui jika lupa membawa PR.
  • Mengembalikan barang teman yang ditemukan.
  • Tidak menyontek saat ulangan.

Di Rumah

  • Mengatakan jika memecahkan gelas.
  • Mengakui jika belum mengerjakan tugas.
  • Tidak mengambil uang tanpa izin.

Saat Bermain

  • Bermain sesuai aturan.
  • Mengakui jika kalah.
  • Tidak curang saat bermain.

Contoh Perilaku Tidak Jujur

❌ Berbohong kepada orang tua.

❌ Menyontek pekerjaan teman.

❌ Mengaku memiliki barang yang bukan miliknya.

❌ Menyembunyikan kesalahan.


Cara Membiasakan Sikap Jujur

✔ Berkata apa adanya.

✔ Berani mengakui kesalahan.

✔ Tidak mengambil barang milik orang lain.

✔ Mengembalikan barang yang ditemukan.

✔ Meminta maaf jika melakukan kesalahan.


ASESMEN:

Ayo Berdiskusi!

Jawablah pertanyaan berikut!

  1. Apa arti sikap jujur?
  2. Mengapa kita harus bersikap jujur?
  3. Sebutkan dua contoh sikap jujur di sekolah!
  4. Apa yang kamu lakukan jika menemukan pensil milik teman?
  5. Bagaimana perasaanmu setelah berkata jujur?


📌 Materi Pendidikan Pancasila:

Mengenal Lambang Negara Garuda Pancasila



Apa Itu Garuda Pancasila?

Garuda Pancasila adalah lambang negara Indonesia.

Garuda melambangkan:

·         Kekuatan

·         Keberanian

·         Persatuan bangsa Indonesia

Pada dada Garuda terdapat perisai yang berisi 5 simbol Pancasila.

Di bawah Garuda terdapat pita bertuliskan:

"Bhinneka Tunggal Ika"

Artinya:

Berbeda-beda tetapi tetap satu.


Bagian-Bagian Garuda Pancasila

1. Kepala Garuda

·         Menghadap ke kanan.

·         Melambangkan kebaikan dan semangat.

2. Sayap Garuda

·         Melambangkan kekuatan bangsa Indonesia.

3. Perisai

·         Berisi lima lambang sila Pancasila.

4. Cakar Garuda

·         Mencengkeram pita bertuliskan Bhinneka Tunggal Ika

Lambang

Bunyi Sila

Bintang

Ketuhanan Yang Maha Esa

⛓️ Rantai

Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

🌳 Pohon Beringin

Persatuan Indonesia

🐂 Kepala Banteng

Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

🌾 Padi dan Kapas

Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

 

Fakta Menarik

·         Garuda memiliki 17 helai bulu pada setiap sayap.

·         Ekor memiliki 8 helai bulu.

·         Pangkal ekor memiliki 19 helai bulu.

·         Leher memiliki 45 helai bulu.

Jumlah bulu tersebut melambangkan tanggal kemerdekaan Indonesia, yaitu 17 Agustus 1945.


Sikap yang Mencerminkan Garuda Pancasila

Peserta didik dapat:

·         Berdoa sebelum belajar.

·         Berteman dengan semua teman.

·         Saling membantu.

·         Bermusyawarah saat memilih ketua kelas.

·         Bersikap adil dan jujur.


Ringkasan

📌 Garuda Pancasila adalah lambang negara Indonesia.

📌 Pada dada Garuda terdapat lima lambang Pancasila.

📌 Tulisan Bhinneka Tunggal Ika berarti berbeda-beda tetapi tetap satu.

📌 Kita harus bangga dan menjaga persatuan Indonesia.


Ayo Berlatih!

1.       Apa nama lambang negara Indonesia?

2.       Apa tulisan pada pita yang dicengkeram Garuda?

3.       Berapa jumlah lambang pada perisai Garuda?

4.       Lambang sila ketiga adalah ....

5.       Sebutkan satu contoh sikap yang sesuai dengan nilai Pancasila.

LKPD:


📌 Refleksi Pembelajaran

1. Refleksi Guru

Sebagian besar peserta didik telah memahami materi sikap jujur dan mengenal Garuda Pancasila. Beberapa peserta didik masih memerlukan penguatan dalam mengingat simbol-simbol Pancasila.


2. Refleksi Siswa

Peserta didik menunjukkan antusiasme selama pembelajaran. Sebagian besar mampu menjawab pertanyaan dan menyelesaikan LKPD, namun beberapa peserta didik masih mengalami kesulitan dalam mengingat materi dan memerlukan bimbingan lebih lanjut.


3. Refleksi Kegiatan Pembelajaran

Pembelajaran berlangsung sesuai rencana dengan memanfaatkan diskusi, video, dan LKPD. Tujuan pembelajaran sebagian besar telah tercapai, serta tindak lanjut akan dilakukan melalui penguatan dan latihan pada pertemuan berikutnya.