Rabu, 29 Juli 2026 - 2.C - PAK dan P. Pancasila

Selasa, 28 Juli 2026

Hari/Tanggal: Rabu, 29 Juli2026

Nama Guru: Rizki Ariyanti, S.Pd. dan Diah Ayu Eka Rusmita, S.Pd.

Kelas: II.C

Materi Pembelajaran: PAK & P.Pancasila

Materi Pokok: Sikap Jujur (PAK), Lagu Kebangsaan Indonesia Raya (P.Pancasila)

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.C! 💖

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah.

Pada pertemuan sebelumnya kita telah belajar tentang makna bendera merah putih. Hari ini kita akan belajar mengenal lagu kebangsaan Indonesia Raya serta sikap jujir.  Dengarkan penjelasan Bu Guru dengan baik, kerjakan tugas dengan teliti, dan tetap semangat ya! 🌈

Selamat belajar, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.C! Semangat Selalu! 🌟


📌 Metode dan Media ajar

  1. Metode/ Model pembelajaran : Discovery Learning
  2. Media ajar : Video pembelajaran, LKPD

📌 Capaian Pembelajaran (CP):

  1. Pendidikan Pancasila: Murid mampu mengenal bendera negara, lagu kebangsaan, simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila dan simbol Pancasila beserta sila-sila Pancasila; menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga

📌 Tujuan Pembelajaran (TP)

  1. PAK: Siswa dapat menyebutkan contoh sikap jujur
  2. Pendidikan Pancasila: Menjelaskan bendera negara dan lagu kebangsaan.

📌 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

PAK:

  1. Menyebutkan minimal 3 sikap jujur

Pendidikan Pancasila:

  1. Menjelaskan lagu kebangsaan Indonesia

 

📌 Materi Seni Rupa:

SIKAP JUJUR


Apa itu Jujur?

Jujur adalah berkata dan berbuat sesuai dengan kenyataan. Orang yang jujur tidak berbohong, tidak menipu, dan mau mengakui kesalahan.


Mengapa Kita Harus Jujur?

Jika kita jujur:

  • 🌟 Teman akan percaya kepada kita.
  • 🌟 Guru dan orang tua akan bangga.
  • 🌟 Hati menjadi tenang.
  • 🌟 Memiliki banyak teman.

Contoh Sikap Jujur

Di Sekolah

  • Mengerjakan tugas sendiri.
  • Mengakui jika lupa membawa PR.
  • Mengembalikan barang teman yang ditemukan.
  • Tidak menyontek saat ulangan.

Di Rumah

  • Mengatakan jika memecahkan gelas.
  • Mengakui jika belum mengerjakan tugas.
  • Tidak mengambil uang tanpa izin.

Saat Bermain

  • Bermain sesuai aturan.
  • Mengakui jika kalah.
  • Tidak curang saat bermain.

Contoh Perilaku Tidak Jujur

❌ Berbohong kepada orang tua.

❌ Menyontek pekerjaan teman.

❌ Mengaku memiliki barang yang bukan miliknya.

❌ Menyembunyikan kesalahan.


Cara Membiasakan Sikap Jujur

✔ Berkata apa adanya.

✔ Berani mengakui kesalahan.

✔ Tidak mengambil barang milik orang lain.

✔ Mengembalikan barang yang ditemukan.

✔ Meminta maaf jika melakukan kesalahan.


ASESMEN:

Ayo Berdiskusi!

Jawablah pertanyaan berikut!

  1. Apa arti sikap jujur?
  2. Mengapa kita harus bersikap jujur?
  3. Sebutkan dua contoh sikap jujur di sekolah!
  4. Apa yang kamu lakukan jika menemukan pensil milik teman?
  5. Bagaimana perasaanmu setelah berkata jujur?


📌 Materi Pendidikan Pancasila:

LAGU KEBANGSAAN "INDONESIA RAYA"

Apa itu Lagu Kebangsaan?

Lagu kebangsaan adalah lagu yang menjadi lambang persatuan dan kebanggaan suatu negara.

Lagu kebangsaan Indonesia berjudul "Indonesia Raya".

Lagu ini dinyanyikan saat:

  • 🇮🇩 Upacara bendera.
  • 🇮🇩 Peringatan Hari Kemerdekaan.
  • 🇮🇩 Acara resmi kenegaraan.
  • 🇮🇩 Kegiatan sekolah tertentu.

Lagu "Indonesia Raya" diciptakan oleh Wage Rudolf Supratman (W.R. Supratman). Lagu ini pertama kali diperkenalkan pada Kongres Pemuda II tahun 1928 dan kemudian ditetapkan sebagai lagu kebangsaan setelah Indonesia merdeka.


Mengapa Kita Harus Menyanyikan Indonesia Raya?

Dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kita belajar untuk:

  • ❤️ Mencintai tanah air Indonesia.
  • 🤝 Menjaga persatuan.
  • 🌟 Menghormati jasa para pahlawan.
  • 🇮🇩 Bangga menjadi anak Indonesia.

Sikap yang Benar Saat Menyanyikan Indonesia Raya

Saat lagu Indonesia Raya dinyanyikan, kita harus:

✅ Berdiri tegak.
✅ Bersikap tenang.
✅ Bernyanyi dengan suara yang sopan dan semangat.
✅ Menghormati bendera Merah Putih jika sedang dikibarkan.
✅ Tidak berbicara atau bercanda.


Makna Lagu Indonesia Raya (Bahasa Sederhana)

Lagu Indonesia Raya mengajarkan kita untuk:

  • Mencintai Indonesia.
  • Menjaga persatuan.
  • Rajin belajar agar menjadi anak yang berguna.
  • Berdoa agar Indonesia semakin maju dan sejahtera.

Asesmen:

Ayo Berdiskusi!

Jawablah pertanyaan berikut!

  1. Apa judul lagu kebangsaan Indonesia?
  2. Siapa pencipta lagu Indonesia Raya?
  3. Kapan kita biasanya menyanyikan lagu Indonesia Raya?
  4. Bagaimana sikap kita saat menyanyikan lagu Indonesia Raya?
  5. Mengapa kita harus bangga menyanyikan lagu Indonesia Raya? 

📌 Refleksi Pembelajaran:


Selasa, 28 Juli 2026 - 2.C - B.Indonesia dan Matematika

Senin, 27 Juli 2026

Hari/Tanggal: Selasa, 28 Juli 2026

Nama Guru: Rizki Ariyanti, S.Pd. dan Diah Ayu Eka Rusmita, S.Pd.

Kelas: II.C

Materi Pembelajaran: B.Indonesia & Matematika

Materi Pokok: Huruf Kapital dan tanda Baca (B.Indonesia), Menulis dan Membaca Bilangan Cacah sampai 100 (Matematika)

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.C! 💖

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah.

Baik, pada pertemuan sebelumnya kita telah belajar tentang intuisi bilangan cacah sampai 100 serta mengenal berbagai macam jenis perasaan. Nah pada hari ini kita akan belajar tentang penggunaan huruf kapital serta tanda baca titik dan koma, dan menulis lambang dan nama bilangan cacah sampai 100. Dengarkan penjelasan Bu Guru dengan baik, kerjakan tugas dengan teliti, dan tetap semangat ya! 🌈

Selamat belajar, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.C! Semangat Selalu! 🌟


📌 Metode dan Media ajar

  1. Metode/ Model pembelajaran : Discovery Learning
  2. Media ajar : Video pembelajaran, LKPD

📌 Capaian Pembelajaran (CP):

  1. Bahasa Indonesia: Murid mampu memahami informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengarkan) berupa percakapan yang berkaitan dengan diri, keluarga, dan/atau lingkungan sekitar; dan memahami pesan teks sastra berbentuk teks aural.
  2. Matematika: Menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100; membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan; melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20; dan menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak (pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat).

📌 Tujuan Pembelajaran (TP)

  1. Bahasa Indoensia: Memahami informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengarkan) berupa percakapan yang berkaitan dengan diri, keluarga, dan/atau lingkungan sekitar.
  2. Matematika: Membaca dan menulis lambang bilangan sampai 100

📌 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

Bahasa Indonesia: 

  1. Mendengarkan percakapan dengan penuh perhatian.
  2. Menyebutkan informasi pokok (siapa, apa, kapan, di mana) yang terdapat dalam percakapan.
  3. Menemukan kata atau kalimat yang menunjukkan perasaan tokoh dalam percakapan
  4. Mengenali dan menyebutkan jenis perasaan (senang, sedih, marah, takut, bangga, malu) yang disampaikan dalam percakapan.

Matematika

  1. Membaca lambang bilangan cacah sampai 100 dengan benar.
  2. Menghubungkan lambang bilangan dengan banyak benda sampai 100 dalam situasi sederhana.

  3. Menunjukkan pemahaman bahwa lambang bilangan memiliki makna jumlah benda yang nyata dalam kehidupan sehari-hari.

  4. Menuliskan lambang bilangan cacah sampai 100 dengan benar.


📌 Materi Bahasa Indonesia:

Penggunaan Huruf Kapital




Penggunaan Huruf Kapital

Huruf kapital (huruf besar) digunakan pada:

  1. Huruf pertama di awal kalimat.
    • Contoh: Aku pergi ke sekolah.
  2. Huruf pertama nama orang.
    • Contoh: Budi, Siti, Rina.
  3. Huruf pertama nama tempat.
    • Contoh: Lampung, Jakarta, Indonesia.
  4. Huruf pertama nama hari dan bulan.
    • Contoh: Senin, Juli, Agustus.

Penggunaan Tanda Baca


1. Tanda Titik (.)

Digunakan di akhir kalimat berita atau pernyataan.

  • Contoh:
    • Saya suka membaca.
    • Ibu memasak di dapur.

2. Tanda Koma (,)

Digunakan untuk memisahkan beberapa kata dalam satu kalimat.

  • Contoh:
    • Ani membawa buku, pensil, dan penghapus.
    • Ayah, Ibu, dan Kakak pergi ke pasar.

3. Tanda Seru (!)

Digunakan pada kalimat perintah atau ungkapan kagum.

  • Contoh:
    • Ayo belajar!
    • Wah, indah sekali!

4. Tanda Tanya (?)

Digunakan pada kalimat yang bertanya.

  • Contoh:
    • Siapa namamu?
    • Di mana rumahmu?

 Asesmen:


📌 Materi Matematika

Membaca dan Menulis Bilangan Sampai 100


Apa itu Bilangan Cacah?

Bilangan cacah adalah bilangan yang dimulai dari 0 dan digunakan untuk menghitung banyak benda.

Contoh:
0, 1, 2, 3, 4, 5, ..., 100


Membaca Bilangan

Perhatikan contoh berikut!

Lambang Bilangan

Cara Membaca

7

tujuh

12

dua belas

18

delapan belas

20

dua puluh

25

dua puluh lima

31

tiga puluh satu

46

empat puluh enam

58

lima puluh delapan

73

tujuh puluh tiga

89

delapan puluh sembilan

100

seratus


Menulis Bilangan

Perhatikan nama bilangan berikut!

Nama Bilangan

Lambang Bilangan

Lima

5

Sebelas

11

Dua puluh

20

Dua puluh empat

24

Tiga puluh tujuh

37

Empat puluh sembilan

49

Lima puluh enam

56

Enam puluh delapan

68

Tujuh puluh dua

72

Delapan puluh lima

85

Sembilan puluh sembilan

99

Seratus

100


Pola Bilangan

Bilangan bertambah satu demi satu.

10 → 11 → 12 → 13 → 14 → 15

25 → 26 → 27 → 28 → 29 → 30

48 → 49 → 50 → 51 → 52


Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari

🍎 Di dalam keranjang ada 34 buah apel.
Dibaca: tiga puluh empat.

📚 Rani memiliki 52 buku.
Dibaca: lima puluh dua.

Guru memberikan 100 bintang kepada seluruh siswa.
Dibaca: seratus.


Ayo Berlatih!

A. Bacalah bilangan berikut!

  1.        18 = ____________
  2.        26 = ____________
  3.        41 = ____________
  4.        67 = ____________
  5.        95 = ____________

B. Tulislah lambang bilangannya!

  1.       Tiga puluh dua = _____
  2.       Empat puluh lima = _____
  3.       Lima puluh delapan = _____
  4.       Delapan puluh satu = _____
  5.       Sembilan puluh sembilan = _____

 

Asesmen:

 



📌 Refleksi Pembelajaran:

 

Senin, 27 Juli 2026 - 2.C - Seni Rupa, P.Pancasila & B.Indonesia

Minggu, 26 Juli 2026

Hari/Tanggal: Senin, 27 Juli2026

Nama Guru: Rizki Ariyanti, S.Pd. dan Diah Ayu Eka Rusmita, S.Pd.

Kelas: II.C

Materi Pembelajaran: Seni Rupa, P.Pancasila & B.Indonesia

Materi Pokok: Unsur seni rupa warna dan bentuk (Seni rupa), Lagu Kebangsaan Indonesia (P.Pancasila) & (Huruf Kapital) B.Indonesia

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.C! 💖

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah.

Baik, pada pertemuan sebelumnya kita telah mengenal berbagai macam jenis perasaan serta intuisi bilangan cacah sampai 100. Hari ini kita akan belajar penggunaan huruf kapital, lagu kebangsaan Indoensia serta mengenal unsur rupa warna dan bentuk. Dengarkan penjelasan Bu Guru dengan baik, kerjakan tugas dengan teliti, dan tetap semangat ya! 🌈

Selamat belajar, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.C! Semangat Selalu! 🌟


📌 Metode dan Media ajar

  1. Metode/ Model pembelajaran : Discovery Learning
  2. Media ajar : Video pembelajaran, LKPD

📌 Capaian Pembelajaran (CP):

  1. Seni Rupa: Murid mampu mengenali dan menyebutkan unsur-unsur rupa dalam benda-benda di sekitar / karya seni rupa.
  2. Pendidikan Pancasila: Murid mampu mengenal bendera negara, lagu kebangsaan, simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila dan simbol Pancasila beserta sila-sila Pancasila; menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga
  3. Bahasa Indonesia: Murid mampu memahami informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengarkan) berupa percakapan yang berkaitan dengan diri, keluarga, dan/atau lingkungan sekitar; dan memahami pesan teks sastra berbentuk teks aural.

📌 Tujuan Pembelajaran (TP)

  1. Seni Rupa: Menyebutkan unsur-unsur rupa dalam benda-benda di sekitar .
  2. Pendidikan Pancasila: Menjelaskan bendera negara dan lagu kebangsaan.
  3. Bahasa Indoensia: Memahami informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengarkan) berupa percakapan yang berkaitan dengan diri, keluarga, dan/atau lingkungan sekitar.

📌 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

Seni Rupa:

  1. Menyebutkan minimal 3 unsur rupa (misalnya titik, garis, bentuk, warna, atau tekstur) dengan benar.
  2. Mengidentifikasi unsur-unsur rupa yang terdapat pada benda-benda di sekitar berdasarkan hasil pengamatan.

Pendidikan Pancasila:

  1. Menjelaskan ciri-ciri lagu kebansgaan Indonesia

Bahasa Indonesia: 

  1. Mendengarkan percakapan dengan penuh perhatian.
  2. Menyebutkan informasi pokok (siapa, apa, kapan, di mana) yang terdapat dalam percakapan.
  3. Menemukan kata atau kalimat yang menunjukkan perasaan tokoh dalam percakapan
  4. Mengenali dan menyebutkan jenis perasaan (senang, sedih, marah, takut, bangga, malu) yang disampaikan dalam percakapan.

 

📌 Materi Seni Rupa:

UNSUR RUPA WARNA DAN BENTUK


Apa itu Unsur Rupa?

Unsur rupa adalah bagian-bagian dasar yang digunakan untuk membuat sebuah karya seni. Dengan unsur rupa, kita dapat menggambar berbagai benda di sekitar kita.



🎨 A. Warna

Warna adalah salah satu unsur seni rupa yang membuat gambar atau karya seni menjadi lebih indah, menarik, dan hidup.

Kita dapat melihat warna karena adanya cahaya.

Jenis-jenis Warna

🔴 1. Warna Primer (Warna Dasar)
Warna primer adalah warna yang tidak dapat dibuat dari campuran warna lain.

Contohnya:

  • Merah
  • Kuning
  • Biru

🟠 2. Warna Sekunder
Warna sekunder diperoleh dari mencampurkan dua warna primer.

Contoh:

  • Merah + Kuning = Jingga
  • Kuning + Biru = Hijau
  • Biru + Merah = Ungu

🟢 3. Warna Tersier
Warna tersier diperoleh dari campuran warna primer dan warna sekunder.

Contoh:

  • Merah + Jingga
  • Kuning + Hijau
  • Biru + Ungu

Manfaat Warna

  • Membuat gambar lebih indah.
  • Menunjukkan suasana (senang, sedih, tenang).
  • Menarik perhatian orang yang melihat.

Contoh:

  • Matahari berwarna kuning.
  • Daun berwarna hijau.
  • Langit berwarna biru.

🔷 B. Bentuk

Bentuk adalah rupa atau wujud suatu benda yang dapat dilihat.

Bentuk dapat berupa bangun datar maupun bentuk benda nyata.

Macam-macam Bentuk

Bentuk Geometris
Bentuk yang teratur dan memiliki ukuran yang jelas.

Contoh:

  • Lingkaran
  • Persegi 🟦
  • Persegi panjang
  • Segitiga 🔺
  • Oval

Bentuk Nongeometris
Bentuk yang tidak beraturan dan biasanya terdapat di alam.

Contoh:

  • Daun 🍃
  • Awan ☁️
  • Bunga 🌸
  • Hewan 🐟
  • Pohon 🌳

Manfaat Bentuk

  • Membentuk gambar menjadi jelas.
  • Membantu mengenali benda.
  • Membuat karya seni lebih menarik.

Contoh:

  • Rumah tersusun dari persegi dan segitiga.
  • Mobil terdiri atas persegi panjang dan lingkaran.
  • Bunga memiliki bentuk kelopak yang indah.

 Asesmen:

 

📌 Materi Pendidikan Pancasila:

LAGU KEBANGSAAN "INDONESIA RAYA"

Apa itu Lagu Kebangsaan?

Lagu kebangsaan adalah lagu yang menjadi lambang persatuan dan kebanggaan suatu negara.

Lagu kebangsaan Indonesia berjudul "Indonesia Raya".

Lagu ini dinyanyikan saat:

  • 🇮🇩 Upacara bendera.
  • 🇮🇩 Peringatan Hari Kemerdekaan.
  • 🇮🇩 Acara resmi kenegaraan.
  • 🇮🇩 Kegiatan sekolah tertentu.

Lagu "Indonesia Raya" diciptakan oleh Wage Rudolf Supratman (W.R. Supratman). Lagu ini pertama kali diperkenalkan pada Kongres Pemuda II tahun 1928 dan kemudian ditetapkan sebagai lagu kebangsaan setelah Indonesia merdeka.


Mengapa Kita Harus Menyanyikan Indonesia Raya?

Dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kita belajar untuk:

  • ❤️ Mencintai tanah air Indonesia.
  • 🤝 Menjaga persatuan.
  • 🌟 Menghormati jasa para pahlawan.
  • 🇮🇩 Bangga menjadi anak Indonesia.

Sikap yang Benar Saat Menyanyikan Indonesia Raya

Saat lagu Indonesia Raya dinyanyikan, kita harus:

✅ Berdiri tegak.
✅ Bersikap tenang.
✅ Bernyanyi dengan suara yang sopan dan semangat.
✅ Menghormati bendera Merah Putih jika sedang dikibarkan.
✅ Tidak berbicara atau bercanda.


Makna Lagu Indonesia Raya (Bahasa Sederhana)

Lagu Indonesia Raya mengajarkan kita untuk:

  • Mencintai Indonesia.
  • Menjaga persatuan.
  • Rajin belajar agar menjadi anak yang berguna.
  • Berdoa agar Indonesia semakin maju dan sejahtera.

Asesmen:

Ayo Berdiskusi!

Jawablah pertanyaan berikut!

  1. Apa judul lagu kebangsaan Indonesia?
  2. Siapa pencipta lagu Indonesia Raya?
  3. Kapan kita biasanya menyanyikan lagu Indonesia Raya?
  4. Bagaimana sikap kita saat menyanyikan lagu Indonesia Raya?
  5. Mengapa kita harus bangga menyanyikan lagu Indonesia Raya? 

📌 Materi Bahasa Indonesia:

Penggunaan Huruf Kapital




Penggunaan Huruf Kapital

Huruf kapital (huruf besar) digunakan pada:

  1. Huruf pertama di awal kalimat.
    • Contoh: Aku pergi ke sekolah.
  2. Huruf pertama nama orang.
    • Contoh: Budi, Siti, Rina.
  3. Huruf pertama nama tempat.
    • Contoh: Lampung, Jakarta, Indonesia.
  4. Huruf pertama nama hari dan bulan.
    • Contoh: Senin, Juli, Agustus.

Penggunaan Tanda Baca


1. Tanda Titik (.)

Digunakan di akhir kalimat berita atau pernyataan.

  • Contoh:
    • Saya suka membaca.
    • Ibu memasak di dapur.

2. Tanda Koma (,)

Digunakan untuk memisahkan beberapa kata dalam satu kalimat.

  • Contoh:
    • Ani membawa buku, pensil, dan penghapus.
    • Ayah, Ibu, dan Kakak pergi ke pasar.

3. Tanda Seru (!)

Digunakan pada kalimat perintah atau ungkapan kagum.

  • Contoh:
    • Ayo belajar!
    • Wah, indah sekali!

4. Tanda Tanya (?)

Digunakan pada kalimat yang bertanya.

  • Contoh:
    • Siapa namamu?
    • Di mana rumahmu?

 Asesmen:


📌 Refleksi Pembelajaran:

 1. Refleksi Guru

Pembelajaran berlangsung dengan baik dan peserta didik antusias mengikuti kegiatan. Sebagian besar peserta didik mampu mengenal unsur seni rupa berupa warna dan bentuk, memahami lagu kebangsaan Indonesia Raya, serta menggunakan huruf kapital dengan benar. Beberapa peserta didik masih memerlukan bimbingan dalam penggunaan tanda baca dan membedakan bentuk geometris dan nongeometris.

2. Refleksi Peserta Didik
Saya dapat mengenal warna dan bentuk, memahami lagu kebangsaan Indonesia Raya, serta menggunakan huruf kapital dengan benar. Saya senang belajar hari ini dan akan terus berlatih agar lebih teliti.

3. Kondisi Kelas/Proses Pembelajaran
Pembelajaran berlangsung tertib, aktif, dan menyenangkan. Peserta didik mengikuti pembelajaran dengan semangat, aktif bertanya dan berdiskusi, serta menyelesaikan LKPD dengan baik. Suasana kelas kondusif sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik.