Jumat, 31 Juli 2026 - 2.C - Pembiasaan Adab dan Seni Rupa
Kamis, 30 Juli 2026
Kamis, 30 Juli 2026 - 2.C - B.Indonesia dan Matematika
Rabu, 29 Juli 2026
Hari/Tanggal: Kamis, 30 Juli 2026
Nama Guru: Rizki Ariyanti, S.Pd. dan Diah Ayu Eka Rusmita, S.Pd.
Kelas: II.C
Materi Pembelajaran: B.Indonesia & Matematika
Materi Pokok: Huruf Kapital dan tanda Baca (B.Indonesia), Menulis dan Membaca Bilangan Cacah sampai 100 (Matematika)
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. ๐ธ
Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.C! ๐
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. ๐คฒ
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨
Baik, pada pertemuan sebelumnya kita telah belajar tentang intuisi bilangan cacah sampai 100 serta mengenal berbagai macam jenis perasaan. Nah pada hari ini kita akan belajar tentang penggunaan huruf kapital serta tanda baca titik dan koma, dan menulis lambang dan nama bilangan cacah sampai 100. Dengarkan penjelasan Bu Guru dengan baik, kerjakan tugas dengan teliti, dan tetap semangat ya! ๐
Selamat belajar, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.C! Semangat Selalu! ๐
๐ Metode dan Media ajar
- Metode/ Model pembelajaran : Discovery Learning
- Media ajar : Video pembelajaran, LKPD
๐ Capaian Pembelajaran (CP):
- Bahasa Indonesia: Murid mampu memahami informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengarkan) berupa percakapan yang berkaitan dengan diri, keluarga, dan/atau lingkungan sekitar; dan memahami pesan teks sastra berbentuk teks aural.
- Matematika: Menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100; membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan; melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20; dan menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak (pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat).
๐ Tujuan Pembelajaran (TP)
- Bahasa Indoensia: Memahami informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengarkan) berupa percakapan yang berkaitan dengan diri, keluarga, dan/atau lingkungan sekitar.
- Matematika: Membaca dan menulis lambang bilangan sampai 100
๐ Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):
Bahasa Indonesia:
- Mendengarkan percakapan dengan penuh perhatian.
- Menyebutkan informasi pokok (siapa, apa, kapan, di mana) yang terdapat dalam percakapan.
- Menemukan kata atau kalimat yang menunjukkan perasaan tokoh dalam percakapan
- Mengenali dan menyebutkan jenis perasaan (senang, sedih, marah, takut, bangga, malu) yang disampaikan dalam percakapan.
Matematika
- Membaca lambang bilangan cacah sampai 100 dengan benar.
Menghubungkan lambang bilangan dengan banyak benda sampai 100 dalam situasi sederhana.
Menunjukkan pemahaman bahwa lambang bilangan memiliki makna jumlah benda yang nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Menuliskan lambang bilangan cacah sampai 100 dengan benar.
๐ Materi Bahasa Indonesia:
Penggunaan Huruf Kapital
Penggunaan Huruf Kapital
Huruf kapital (huruf besar) digunakan pada:
- Huruf pertama di awal kalimat.
- Contoh: Aku pergi ke sekolah.
- Huruf pertama nama orang.
- Contoh: Budi, Siti, Rina.
- Huruf pertama nama tempat.
- Contoh: Lampung, Jakarta, Indonesia.
- Huruf pertama nama hari dan bulan.
- Contoh: Senin, Juli, Agustus.
Penggunaan Tanda Baca
1. Tanda Titik (.)
Digunakan di akhir kalimat berita atau pernyataan.
- Contoh:
- Saya suka membaca.
- Ibu memasak di dapur.
2. Tanda Koma (,)
Digunakan untuk memisahkan beberapa kata dalam satu kalimat.
- Contoh:
- Ani membawa buku, pensil, dan penghapus.
- Ayah, Ibu, dan Kakak pergi ke pasar.
3. Tanda Seru (!)
Digunakan pada kalimat perintah atau ungkapan kagum.
- Contoh:
- Ayo belajar!
- Wah, indah sekali!
4. Tanda Tanya (?)
Digunakan pada kalimat yang bertanya.
- Contoh:
- Siapa namamu?
- Di mana rumahmu?
Asesmen:
๐ Materi Matematika
Membaca dan Menulis Bilangan Sampai 100
Apa itu Bilangan Cacah?
Bilangan cacah adalah bilangan yang dimulai dari 0 dan digunakan untuk menghitung banyak benda.
Contoh:
0, 1, 2, 3, 4, 5, ..., 100
Membaca Bilangan
Perhatikan contoh berikut!
Lambang Bilangan | Cara Membaca |
7 | tujuh |
12 | dua belas |
18 | delapan belas |
20 | dua puluh |
25 | dua puluh lima |
31 | tiga puluh satu |
46 | empat puluh enam |
58 | lima puluh delapan |
73 | tujuh puluh tiga |
89 | delapan puluh sembilan |
100 | seratus |
Menulis Bilangan
Perhatikan nama bilangan berikut!
Nama Bilangan | Lambang Bilangan |
Lima | 5 |
Sebelas | 11 |
Dua puluh | 20 |
Dua puluh empat | 24 |
Tiga puluh tujuh | 37 |
Empat puluh sembilan | 49 |
Lima puluh enam | 56 |
Enam puluh delapan | 68 |
Tujuh puluh dua | 72 |
Delapan puluh lima | 85 |
Sembilan puluh sembilan | 99 |
Seratus | 100 |
Pola Bilangan
Bilangan bertambah satu demi satu.
10 → 11 → 12 → 13 → 14 → 15
25 → 26 → 27 → 28 → 29 → 30
48 → 49 → 50 → 51 → 52
Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari
๐ Di dalam keranjang ada 34 buah apel.
Dibaca: tiga puluh empat.
๐ Rani memiliki 52 buku.
Dibaca: lima puluh dua.
⭐ Guru memberikan 100 bintang kepada seluruh siswa.
Dibaca: seratus.
Ayo Berlatih!
A. Bacalah bilangan berikut!
- 18 = ____________
- 26 = ____________
- 41 = ____________
- 67 = ____________
- 95 = ____________
B. Tulislah lambang bilangannya!
- Tiga puluh dua = _____
- Empat puluh lima = _____
- Lima puluh delapan = _____
- Delapan puluh satu = _____
- Sembilan puluh sembilan = _____
Asesmen:
๐ Refleksi Pembelajaran:
Rabu, 29 Juli 2026 - 2.C - PAK dan P. Pancasila
Selasa, 28 Juli 2026
Hari/Tanggal: Rabu, 29 Juli2026
Nama Guru: Rizki Ariyanti, S.Pd. dan Diah Ayu Eka Rusmita, S.Pd.
Kelas: II.C
Materi Pembelajaran: PAK & P.Pancasila
Materi Pokok: Sikap Jujur (PAK), Lagu Kebangsaan Indonesia Raya (P.Pancasila)
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. ๐ธ
Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.C! ๐
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. ๐คฒ
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨
Pada pertemuan sebelumnya kita telah belajar tentang makna bendera merah putih. Hari ini kita akan belajar mengenal lagu kebangsaan Indonesia Raya serta sikap jujir. Dengarkan penjelasan Bu Guru dengan baik, kerjakan tugas dengan teliti, dan tetap semangat ya! ๐
Selamat belajar, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.C! Semangat Selalu! ๐
๐ Metode dan Media ajar
- Metode/ Model pembelajaran : Discovery Learning
- Media ajar : Video pembelajaran, LKPD
๐ Capaian Pembelajaran (CP):
- Pendidikan Pancasila: Murid mampu mengenal bendera negara, lagu kebangsaan, simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila dan simbol Pancasila beserta sila-sila Pancasila; menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga
๐ Tujuan Pembelajaran (TP)
- PAK: Siswa dapat menyebutkan contoh sikap jujur
- Pendidikan Pancasila: Menjelaskan bendera negara dan lagu kebangsaan.
๐ Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):
PAK:
- Menyebutkan minimal 3 sikap jujur
Pendidikan Pancasila:
- Menjelaskan lagu kebangsaan Indonesia
๐ Materi Seni Rupa:
SIKAP JUJUR
Apa itu Jujur?
Jujur adalah berkata dan berbuat sesuai dengan kenyataan. Orang yang jujur tidak berbohong, tidak menipu, dan mau mengakui kesalahan.
Mengapa Kita Harus Jujur?
Jika kita jujur:
- ๐ Teman akan percaya kepada kita.
- ๐ Guru dan orang tua akan bangga.
- ๐ Hati menjadi tenang.
- ๐ Memiliki banyak teman.
Contoh Sikap Jujur
Di Sekolah
- Mengerjakan tugas sendiri.
- Mengakui jika lupa membawa PR.
- Mengembalikan barang teman yang ditemukan.
- Tidak menyontek saat ulangan.
Di Rumah
- Mengatakan jika memecahkan gelas.
- Mengakui jika belum mengerjakan tugas.
- Tidak mengambil uang tanpa izin.
Saat Bermain
- Bermain sesuai aturan.
- Mengakui jika kalah.
- Tidak curang saat bermain.
Contoh Perilaku Tidak Jujur
❌ Berbohong kepada orang tua.
❌ Menyontek pekerjaan teman.
❌ Mengaku memiliki barang yang bukan miliknya.
❌ Menyembunyikan kesalahan.
Cara Membiasakan Sikap Jujur
✔ Berkata apa adanya.
✔ Berani mengakui kesalahan.
✔ Tidak mengambil barang milik orang lain.
✔ Mengembalikan barang yang ditemukan.
✔ Meminta maaf jika melakukan kesalahan.
Jawablah pertanyaan berikut!
- Apa arti sikap jujur?
- Mengapa kita harus bersikap jujur?
- Sebutkan dua contoh sikap jujur di sekolah!
- Apa yang kamu lakukan jika menemukan pensil milik teman?
- Bagaimana perasaanmu setelah berkata jujur?
๐ Materi Pendidikan Pancasila:
LAGU KEBANGSAAN "INDONESIA RAYA"
Apa itu Lagu Kebangsaan?
Lagu kebangsaan adalah lagu yang menjadi lambang persatuan dan kebanggaan suatu negara.
Lagu kebangsaan Indonesia berjudul "Indonesia Raya".
Lagu ini dinyanyikan saat:
- ๐ฎ๐ฉ Upacara bendera.
- ๐ฎ๐ฉ Peringatan Hari Kemerdekaan.
- ๐ฎ๐ฉ Acara resmi kenegaraan.
- ๐ฎ๐ฉ Kegiatan sekolah tertentu.
Lagu "Indonesia Raya" diciptakan oleh Wage Rudolf Supratman (W.R. Supratman). Lagu ini pertama kali diperkenalkan pada Kongres Pemuda II tahun 1928 dan kemudian ditetapkan sebagai lagu kebangsaan setelah Indonesia merdeka.
Mengapa Kita Harus Menyanyikan Indonesia Raya?
Dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kita belajar untuk:
- ❤️ Mencintai tanah air Indonesia.
- ๐ค Menjaga persatuan.
- ๐ Menghormati jasa para pahlawan.
- ๐ฎ๐ฉ Bangga menjadi anak Indonesia.
Sikap yang Benar Saat Menyanyikan Indonesia Raya
Saat lagu Indonesia Raya dinyanyikan, kita harus:
✅ Berdiri tegak.
✅ Bersikap tenang.
✅ Bernyanyi dengan suara yang sopan dan semangat.
✅ Menghormati bendera Merah Putih jika sedang dikibarkan.
✅ Tidak berbicara atau bercanda.
Makna Lagu Indonesia Raya (Bahasa Sederhana)
Lagu Indonesia Raya mengajarkan kita untuk:
- Mencintai Indonesia.
- Menjaga persatuan.
- Rajin belajar agar menjadi anak yang berguna.
- Berdoa agar Indonesia semakin maju dan sejahtera.
Asesmen:
Ayo Berdiskusi!
Jawablah pertanyaan berikut!
- Apa judul lagu kebangsaan Indonesia?
- Siapa pencipta lagu Indonesia Raya?
- Kapan kita biasanya menyanyikan lagu Indonesia Raya?
- Bagaimana sikap kita saat menyanyikan lagu Indonesia Raya?
- Mengapa kita harus bangga menyanyikan lagu Indonesia Raya?
๐ Refleksi Pembelajaran:



