Senin, 10 Agustus 2026 - 2.C - Seni Rupa, P.Pancasila & B.Indonesia

Minggu, 09 Agustus 2026

Hari/Tanggal: Senin, 10 Agustus 2026

Nama Guru: Rizki Ariyanti, S.Pd. dan Diah Ayu Eka Rusmita, S.Pd.

Kelas: II.C

Materi Pembelajaran: Seni Rupa, P.Pancasila & B.Indonesia

Materi Pokok: Unsur seni rupa  bentuk (Seni rupa), Simbol Sila-Sila Pancasila (P.Pancasila) & Kata tanya dan kalimat tanya (B.Indonesia)

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.C! πŸ’–

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🀲

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah.

Baik, pada pertemuan sebelumnya kita telah belajar cara penulisan huruf kapital dan tanda baca (koma,titik) serta mengenal lambang negara Indoensia dan mengenal unsur warna dan bentuk. Hari ini kita akan belajar mengenal kata tanya dan kalimat tanya, mengenal simbol-simbol pancasila dan maknanya serta mengenalbentuk geometris dan non-geometris. Dengarkan penjelasan Bu Guru dengan baik, kerjakan tugas dengan teliti, dan tetap semangat ya! 🌈

Selamat belajar, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.C! Semangat Selalu! 🌟

πŸ“Œ Metode dan Media ajar

  1. Metode/ Model pembelajaran : Discovery Learning
  2. Media ajar : Video pembelajaran, LKPD, alat peraga gambar lambang negara dan simbol-simbol pancasila. 

πŸ“Œ Capaian Pembelajaran (CP):

  1. Seni Rupa: Murid mampu mengenali dan menyebutkan unsur-unsur rupa dalam benda-benda di sekitar / karya seni rupa.
  2. Pendidikan Pancasila: Murid mampu mengenal bendera negara, lagu kebangsaan, simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila dan simbol Pancasila beserta sila-sila Pancasila; menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga
  3. Bahasa Indonesia: Murid mampu memahami informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengarkan) berupa percakapan yang berkaitan dengan diri, keluarga, dan/atau lingkungan sekitar; dan memahami pesan teks sastra berbentuk teks aural.

πŸ“Œ Tujuan Pembelajaran (TP)

  1. Seni Rupa: Menyebutkan unsur-unsur rupa dalam benda-benda di sekitar .
  2. Pendidikan Pancasila: Memahami simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila dan simbol Pancasila beserta sila-sila Pancasila.
  3. Bahasa Indoensia: Memahami informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengarkan) berupa percakapan yang berkaitan dengan diri, keluarga, dan/atau lingkungan sekitar.

πŸ“Œ Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

Seni Rupa:

  1. Menyebutkan minimal 3 bentuk geometris dan non geometris (misalnya persegi, segitiga, awan, bunga)
  2. Mengidentifikasi unsur rupa bentuk yang terdapat pada benda-benda di sekitar berdasarkan hasil pengamatan.

Pendidikan Pancasila:

  1. Menyebutkan Simbol-simbol pada sila-sila Pancasila.
  2. Memasangkan Simbol dengan sila Pancasila yang sesuai.
  3. Menyebutkan bunyi sila-sila Pancasila. 

Bahasa Indonesia: 

  1. Mendengarkan percakapan dengan penuh perhatian.
  2. Menyebutkan kata tanya yang terdapat dalam percakapan. 
  3. Membuat kalimat tanya sederhana
  4. Mencocokan kata tanya dan kalimat tanya

πŸ“Œ Materi Seni Rupa:

UNSUR RUPA BENTUK


Apa itu Unsur Rupa?

Unsur rupa adalah bagian-bagian dasar yang digunakan untuk membuat sebuah karya seni. Dengan unsur rupa, kita dapat menggambar berbagai benda di sekitar kita.

πŸ”· A. Bentuk

Bentuk adalah rupa atau wujud suatu benda yang dapat dilihat.

Bentuk dapat berupa bangun datar maupun bentuk benda nyata.

Macam-macam Bentuk

Bentuk Geometris
Bentuk yang teratur dan memiliki ukuran yang jelas.

Contoh:

  • Lingkaran
  • Persegi 🟦
  • Persegi panjang
  • Segitiga πŸ”Ί
  • Oval

Bentuk Nongeometris
Bentuk yang tidak beraturan dan biasanya terdapat di alam.

Contoh:

  • Daun πŸƒ
  • Awan ☁️
  • Bunga 🌸
  • Hewan 🐟
  • Pohon 🌳

Manfaat Bentuk

  • Membentuk gambar menjadi jelas.
  • Membantu mengenali benda.
  • Membuat karya seni lebih menarik.

Contoh:

  • Rumah tersusun dari persegi dan segitiga.
  • Mobil terdiri atas persegi panjang dan lingkaran.
  • Bunga memiliki bentuk kelopak yang indah.

Latihan soal:

  1. Bentuk yang memiliki ukuran yang teratur disebut bentuk ....
  2. Contoh bentuk geometris adalah ...
  3. Daun adalah contoh bentuk ...
  4. Bentuk yang tidak teratur dan terdapat di alam disebut bentuk ...
  5.  Gambar di samping adalah contoh bentuk ...

  6. Bentuk non-geometris adalah ...
  7. Sebutkan 3 contoh bentuk non-geometris?
  8. Bentuk yang terdapat di alam disebut bentuk...
  9. Gambarlah 3 bentuk geometris yang kamu ketahui!
  10. Gambarlah 3 bentuk non-geometris yang kamu ketahui!


πŸ“Œ Materi Pendidikan Pancasila:

Mengenal Simbol Sila-Sila Pancasila


🌟 A. Mengenal Pancasila

Pancasila adalah dasar negara Indonesia.

Pancasila memiliki lima sila. Setiap sila memiliki simbol yang terdapat pada perisai di dada Garuda Pancasila.

⭐ B. Simbol dan Bunyi Sila-Sila Pancasila

Lambang

Bunyi Sila

Bintang

Ketuhanan Yang Maha Esa

⛓️ Rantai

Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

🌳 Pohon Beringin

Persatuan Indonesia

πŸ‚ Kepala Banteng

Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

🌾 Padi dan Kapas

Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

⭐ C. Mengenal Setiap Simbol

1. ⭐ Bintang — Sila ke-1

Ketuhanan Yang Maha Esa

Bintang melambangkan ketuhanan.

Contoh sikap:

  • Rajin beribadah.
  • Berdoa sebelum belajar.
  • Menghormati teman yang berbeda agama.

2. πŸ”— Rantai — Sila ke-2

Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

Rantai melambangkan hubungan antarmanusia yang saling membutuhkan.

Contoh sikap:

  • Menolong teman.
  • Bersikap sopan.
  • Tidak mengejek teman.
  • Menyayangi sesama.

3. 🌳 Pohon Beringin — Sila ke-3

Persatuan Indonesia

Pohon beringin melambangkan tempat berteduh dan persatuan.

Contoh sikap:

  • Bermain bersama tanpa membeda-bedakan teman.
  • Menjaga kerukunan.
  • Mencintai Indonesia.
  • Bekerja sama.

4. πŸƒ Kepala Banteng — Sila ke-4

Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

Kepala banteng melambangkan musyawarah dan kebersamaan.

Contoh sikap:

  • Berdiskusi bersama.
  • Mendengarkan pendapat teman.
  • Tidak memaksakan kehendak.
  • Mengambil keputusan bersama.

5. 🌾 Padi dan Kapas — Sila ke-5

Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Padi dan kapas melambangkan kebutuhan hidup dan kesejahteraan.

Contoh sikap:

  • Berbagi dengan teman.
  • Bersikap adil.
  • Tidak pilih-pilih teman.
  • Menghargai hak orang lain. 

Asesmen:


πŸ“Œ Materi Bahasa Indonesia:

Kata Tanya dan Tanda Tanya




🌟 A. Apa Itu Kata Tanya?

Kata tanya adalah kata yang digunakan untuk menanyakan sesuatu.

Contoh kata tanya:

  • Apa
  • Siapa
  • Di mana
  • Kapan
  • Mengapa
  • Bagaimana


🧠 Cara Mudah Mengingat

Apa → benda/hal
Siapa → orang
Di mana → tempat
Kapan → waktu
Mengapa → alasan
Bagaimana → cara/keadaan


πŸ’¬ C. Apa Itu Kalimat Tanya?

Kalimat tanya adalah kalimat yang digunakan untuk meminta informasi atau jawaban.

Kalimat tanya biasanya menggunakan kata tanya dan diakhiri dengan tanda tanya (?).

Contoh:

  • Apa makanan kesukaanmu?
  • Siapa nama temanmu?
  • Di mana kamu bersekolah?
  • Kapan kamu belajar?
  • Mengapa kamu membantu ibu?
  • Bagaimana cara merawat tanaman?

πŸ”Ž D. Contoh Berdasarkan Kata Tanya

1. Kata Tanya Apa

Untuk menanyakan benda atau sesuatu.

Contoh:

Apa yang kamu bawa?

Jawaban:

Saya membawa buku.


2. Kata Tanya Siapa

Untuk menanyakan orang.

Contoh:

Siapa yang mengajar di kelasmu?

Jawaban:

Bu Guru mengajar di kelas saya.


3. Kata Tanya Di mana

Untuk menanyakan tempat.

Contoh:

Di mana kamu bermain?

Jawaban:

Saya bermain di taman.


4. Kata Tanya Kapan

Untuk menanyakan waktu.

Contoh:

Kapan kamu pergi ke sekolah?

Jawaban:

Saya pergi ke sekolah pada pagi hari.


5. Kata Tanya Mengapa

Untuk menanyakan alasan.

Contoh:

Mengapa kita harus menjaga kebersihan?

Jawaban:

Karena kebersihan membuat lingkungan sehat.


6. Kata Tanya Bagaimana

Untuk menanyakan cara atau keadaan.

Contoh:

Bagaimana cara mencuci tangan yang benar?

Jawaban:

Dengan menggunakan air bersih dan sabun.


✏️ E. Ayo Berlatih!

Latihan 1 — Pilih Kata Tanya yang Tepat

Isilah titik-titik dengan apa, siapa, di mana, kapan, mengapa, atau bagaimana.

  1. ______ nama kamu?
  2. ______ kamu tinggal?
  3. ______ yang kamu makan?
  4. ______ kamu pergi ke sekolah?
  5. ______ kamu harus rajin belajar?
  6. ______ cara membuat jus mangga?


πŸ“Œ Refleksi Pembelajaran:


Jumat, 07 Agustus 2026 - 2.C - Pembiasaan Adab dan Seni Rupa

Kamis, 06 Agustus 2026

Hari/Tanggal: Jumat, 07 Agustus 2026

Nama Guru: Rizki Ariyanti, S.Pd. dan Diah Ayu Eka Rusmita, S.Pd.

Kelas: II.C

Materi Pembelajaran: Pembiasaan Adab & Seni Rupa

Materi Pokok: Adab Menuntut Ilmu (Pembiasaan Adab), Warna dan Bentuk (Seni Rupa)

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.C! πŸ’–

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🀲

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah.

Baik, pada pertemuan sebelumnya kita telah mengenal berbagai macam jenis perasaan serta intuisi bilangan cacah sampai 100. Hari ini kita akan belajar mengenal adab dalam menuntut ilmu serta mengenal unsur rupa warna dan bentuk. Dengarkan penjelasan Bu Guru dengan baik, kerjakan tugas dengan teliti, dan tetap semangat ya! 🌈

Selamat belajar, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.C! Semangat Selalu! 🌟



πŸ“Œ Metode dan Media ajar

  1. Metode/ Model pembelajaran : Discovery Learning
  2. Media ajar : Video pembelajaran, LKPD, 

πŸ“Œ Capaian Pembelajaran (CP):

  1. Seni Rupa: Murid mampu mengenali dan menyebutkan unsur-unsur rupa dalam benda-benda di sekitar / karya seni rupa.

πŸ“Œ Tujuan Pembelajaran (TP)

  1. Seni Rupa: Menyebutkan unsur-unsur rupa dalam benda-benda di sekitar .
  2. Pembiasaan Adab: Mengerjakan tugas sekolah dengan sungguh-sungguh. 

πŸ“Œ Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

Seni Rupa:

  1. Menyebutkan minimal 3 unsur rupa (misalnya titik, garis, bentuk, warna, atau tekstur) dengan benar.
  2. Mengidentifikasi unsur-unsur rupa yang terdapat pada benda-benda di sekitar berdasarkan hasil pengamatan.

Pembiasaan Adab:

  1. Menunjukkan semangat dalam belajar.
  2. Mendengarkan penjelasan guru dengan baik.
  3. Mengerjakan tugas sekolah dengan sungguh-sungguh. 

 

πŸ“Œ Materi Seni Rupa:

UNSUR RUPA WARNA DAN BENTUK


Apa itu Unsur Rupa?

Unsur rupa adalah bagian-bagian dasar yang digunakan untuk membuat sebuah karya seni. Dengan unsur rupa, kita dapat menggambar berbagai benda di sekitar kita.



🎨 A. Warna

Warna adalah salah satu unsur seni rupa yang membuat gambar atau karya seni menjadi lebih indah, menarik, dan hidup.

Kita dapat melihat warna karena adanya cahaya.

Jenis-jenis Warna

πŸ”΄ 1. Warna Primer (Warna Dasar)
Warna primer adalah warna yang tidak dapat dibuat dari campuran warna lain.

Contohnya:

  • Merah
  • Kuning
  • Biru

🟠 2. Warna Sekunder
Warna sekunder diperoleh dari mencampurkan dua warna primer.

Contoh:

  • Merah + Kuning = Jingga
  • Kuning + Biru = Hijau
  • Biru + Merah = Ungu

🟒 3. Warna Tersier
Warna tersier diperoleh dari campuran warna primer dan warna sekunder.

Contoh:

  • Merah + Jingga
  • Kuning + Hijau
  • Biru + Ungu

Manfaat Warna

  • Membuat gambar lebih indah.
  • Menunjukkan suasana (senang, sedih, tenang).
  • Menarik perhatian orang yang melihat.

Contoh:

  • Matahari berwarna kuning.
  • Daun berwarna hijau.
  • Langit berwarna biru.

πŸ”· B. Bentuk

Bentuk adalah rupa atau wujud suatu benda yang dapat dilihat.

Bentuk dapat berupa bangun datar maupun bentuk benda nyata.

Macam-macam Bentuk

Bentuk Geometris
Bentuk yang teratur dan memiliki ukuran yang jelas.

Contoh:

  • Lingkaran
  • Persegi 🟦
  • Persegi panjang
  • Segitiga πŸ”Ί
  • Oval

Bentuk Nongeometris
Bentuk yang tidak beraturan dan biasanya terdapat di alam.

Contoh:

  • Daun πŸƒ
  • Awan ☁️
  • Bunga 🌸
  • Hewan 🐟
  • Pohon 🌳

Manfaat Bentuk

  • Membentuk gambar menjadi jelas.
  • Membantu mengenali benda.
  • Membuat karya seni lebih menarik.

Contoh:

  • Rumah tersusun dari persegi dan segitiga.
  • Mobil terdiri atas persegi panjang dan lingkaran.
  • Bunga memiliki bentuk kelopak yang indah.

 Asesmen:


 

πŸ“Œ Materi Pembiasaan Adab:


Apa Itu Adab Menuntut Ilmu?

Adab menuntut ilmu adalah sikap dan perilaku yang baik saat belajar. Anak yang memiliki adab yang baik akan lebih mudah memahami pelajaran dan disayangi Allah Swt., guru, serta teman-temannya.


1. Pentingnya Belajar

Belajar adalah kewajiban setiap anak. Dengan belajar, kita menjadi pintar, memiliki banyak pengetahuan, dan dapat meraih cita-cita.

Manfaat Belajar

πŸ“– Menambah ilmu pengetahuan.
🌟 Menjadi anak yang cerdas.
🎯 Membantu meraih cita-cita.
😊 Membuat orang tua dan guru bangga.
πŸ™ Mendapat pahala dari Allah Swt.

Pesan:
"Belajarlah dengan rajin agar menjadi anak yang berilmu dan bermanfaat."


2. Mendengarkan Penjelasan Guru dengan Baik

Saat guru menjelaskan pelajaran, kita harus memperhatikan dengan sungguh-sungguh.

Sikap yang Baik Saat Guru Menjelaskan

πŸ‘€ Melihat ke arah guru.
πŸ‘‚ Mendengarkan dengan saksama.
🀫 Tidak berbicara sendiri.
✍️ Mencatat hal-hal penting.
πŸ™‹ Mengikuti pelajaran dengan semangat.

Contoh:
Saat Bu Guru menjelaskan cara membaca doa, Rani duduk rapi, mendengarkan, dan tidak mengobrol dengan temannya.


3. Bertanya dengan Sopan

Jika belum memahami pelajaran, kita boleh bertanya kepada guru.

Cara Bertanya yang Sopan

πŸ™‹ Angkat tangan terlebih dahulu.
😊 Mengucapkan salam atau permisi.
πŸ—£️ Berbicara dengan suara yang lembut.
πŸ™ Mengucapkan "terima kasih" setelah dijawab.

Contoh Kalimat Bertanya

  • "Bu Guru, saya belum paham. Bolehkah dijelaskan lagi?"
  • "Maaf, Pak Guru. Saya ingin bertanya."

4. Mengerjakan Tugas dengan Sungguh-Sungguh

Tugas yang diberikan guru harus dikerjakan dengan jujur, rapi, dan penuh tanggung jawab.

Sikap Saat Mengerjakan Tugas

✍️ Mengerjakan sendiri.
πŸ“š Membaca petunjuk terlebih dahulu.
😊 Tidak menyontek.
πŸ•’ Mengumpulkan tepat waktu.
🧹 Menjaga kebersihan buku dan alat tulis.

Contoh:
Budi mengerjakan tugas matematika sendiri di rumah. Jika ada yang sulit, ia bertanya kepada orang tua atau guru.


Ayo Ingat!

Belajar adalah kewajiban setiap anak.
Dengarkan guru saat menjelaskan.
Bertanyalah dengan sopan jika belum paham.
Kerjakan tugas dengan jujur dan sungguh-sungguh.



πŸ“Œ Refleksi Pembelajaran:

 1. Refleksi Guru

Sebagian besar peserta didik mampu menghafal dan memahami contoh adab-adab dalam menuntut ilmu serta mengenali bentuk geometris dan nongeometris. Beberapa peserta didik masih memerlukan bimbingan dalam mengelompokkan bentuk dengan tepat.

2. Refleksi Siswa
Sebagian besar peserta didik mengikuti pembelajaran dengan antusias. Namun, beberapa peserta didik masih kesulitan membedakan bentuk geometris dan nongeometris serta memerlukan pendampingan saat mengerjakan latihan.

3. Refleksi Kegiatan Pembelajaran
Pembelajaran berlangsung aktif melalui hafalan hadis, tanya jawab, dan latihan mengelompokkan bentuk. Kegiatan membantu peserta didik memahami materi, meskipun penguatan masih diperlukan bagi beberapa peserta didik.

Dokumentas:





Kamis, 05 Agustus 2026 - 2.C - B.Indonesia dan Matematika

Rabu, 05 Agustus 2026

Hari/Tanggal: Kamis, 06 Agustus 2026

Nama Guru: Rizki Ariyanti, S.Pd. dan Diah Ayu Eka Rusmita, S.Pd.

Kelas: II.C

Materi Pembelajaran: B.Indonesia & Matematika

Materi Pokok: Huruf Kapital dan tanda Baca, Nilai Tempat (Matematika)

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.C! πŸ’–

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🀲

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah.

Baik, pada pertemuan sebelumnya kita telah belajar tentang intuisi bilangan cacah sampai 100 serta mengenal berbagai macam jenis perasaan. Nah pada hari ini kita akan belajar tentang penggunaan huruf kapital serta tanda baca titik dan koma, dan menulis lambang dan nama bilangan cacah sampai 100. Dengarkan penjelasan Bu Guru dengan baik, kerjakan tugas dengan teliti, dan tetap semangat ya! 🌈

Selamat belajar, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.C! Semangat Selalu! 🌟


πŸ“Œ Metode dan Media ajar

  1. Metode/ Model pembelajaran : Discovery Learning
  2. Media ajar : Video pembelajaran, LKPD

πŸ“Œ Capaian Pembelajaran (CP):

  1. Bahasa Indonesia: Murid mampu memahami informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengarkan) berupa percakapan yang berkaitan dengan diri, keluarga, dan/atau lingkungan sekitar; dan memahami pesan teks sastra berbentuk teks aural.
  2. Matematika: Menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100; membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan; melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20; dan menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak (pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat).

πŸ“Œ Tujuan Pembelajaran (TP)

  1. Bahasa Indoensia: Memahami informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengarkan) berupa percakapan yang berkaitan dengan diri, keluarga, dan/atau lingkungan sekitar.
  2. Matematika: Membaca dan menulis lambang bilangan sampai 100

πŸ“Œ Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

Bahasa Indonesia: 

  1. Mendengarkan percakapan dengan penuh perhatian.
  2. Menyebutkan informasi pokok (siapa, apa, kapan, di mana) yang terdapat dalam percakapan.
  3. Menemukan kata atau kalimat yang menunjukkan perasaan tokoh dalam percakapan
  4. Mengenali dan menyebutkan jenis perasaan (senang, sedih, marah, takut, bangga, malu) yang disampaikan dalam percakapan.

Matematika

  1. Membaca lambang bilangan cacah sampai 100 dengan benar.
  2. Menghubungkan lambang bilangan dengan banyak benda sampai 100 dalam situasi sederhana.

  3. Menunjukkan pemahaman bahwa lambang bilangan memiliki makna jumlah benda yang nyata dalam kehidupan sehari-hari.

  4. Menuliskan lambang bilangan cacah sampai 100 dengan benar.


πŸ“Œ Materi Bahasa Indonesia:

Penggunaan Huruf Kapital




Penggunaan Huruf Kapital

Huruf kapital (huruf besar) digunakan pada:

  1. Huruf pertama di awal kalimat.
    • Contoh: Aku pergi ke sekolah.
  2. Huruf pertama nama orang.
    • Contoh: Budi, Siti, Rina.
  3. Huruf pertama nama tempat.
    • Contoh: Lampung, Jakarta, Indonesia.
  4. Huruf pertama nama hari dan bulan.
    • Contoh: Senin, Juli, Agustus.

Penggunaan Tanda Baca


1. Tanda Titik (.)

Digunakan di akhir kalimat berita atau pernyataan.

  • Contoh:
    • Saya suka membaca.
    • Ibu memasak di dapur.

2. Tanda Koma (,)

Digunakan untuk memisahkan beberapa kata dalam satu kalimat.

  • Contoh:
    • Ani membawa buku, pensil, dan penghapus.
    • Ayah, Ibu, dan Kakak pergi ke pasar.

3. Tanda Seru (!)

Digunakan pada kalimat perintah atau ungkapan kagum.

  • Contoh:
    • Ayo belajar!
    • Wah, indah sekali!

4. Tanda Tanya (?)

Digunakan pada kalimat yang bertanya.

  • Contoh:
    • Siapa namamu?
    • Di mana rumahmu?

 Asesmen:



πŸ“ŒMateri Matematika

NILAI TEMPAT




Apa Itu Nilai Tempat?

Nilai tempat adalah nilai suatu angka berdasarkan letaknya dalam bilangan.

Pada bilangan dua angka terdapat:

Puluhan (P) = angka di sebelah kiri.

Satuan (S) = angka di sebelah kanan.

Contoh:

Bilangan 47

Angka 4 berada di tempat puluhan = 40.

Angka 7 berada di tempat satuan = 7.

Jadi: 47 = 40 + 7

Cara Menentukan Nilai Tempat

Lihat angka di sebelah kiri → puluhan.

Lihat angka di sebelah kanan → satuan.

Tuliskan nilainya.

Contoh:

63 = 6 puluhan dan 3 satuan.

80 = 8 puluhan dan 0 satuan.

19 = 1 puluhan dan 9 satuan.



Asesmen LKPD:



πŸ“Œ Refleksi Pembelajaran:

1. Refleksi Guru

Setelah kegiatan latihan, sebagian besar peserta didik mampu menggunakan huruf kapital dan tanda baca dengan benar serta menentukan nilai tempat bilangan sampai 100. Beberapa peserta didik masih memerlukan bimbingan dalam menulis kalimat dan membedakan puluhan dengan satuan.


2. Refleksi Siswa

Setelah mengerjakan latihan, sebagian besar peserta didik merasa lebih memahami penggunaan huruf kapital, tanda baca, dan nilai tempat. Namun, beberapa peserta didik masih merasa kesulitan pada soal-soal yang memerlukan ketelitian dalam menulis dan berhitung.


3. Refleksi Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan latihan dan pembahasan membantu peserta didik memperkuat pemahaman materi. Sebagian besar tujuan pembelajaran telah tercapai, sedangkan peserta didik yang masih mengalami kesulitan akan diberikan latihan penguatan pada pertemuan berikutnya.