Senin, 09 November 2026 - 2.C - Pendidikan Pancasila

Minggu, 08 November 2026

 IDENTITAS

Nama Guru: Rizki Ariyanti, S.Pd. dan Diah Ayu Eka Rusmita, S.Pd.

MataPembelajaran: Pendidikan Pancasila

Hari/Tanggal: Senin, 09 November 2026

Fase/Kelas: A/II.C

Materi: MEMATUHI ATURAN DI LINGKUNGAN KELUARGA

Pertemuan ke: 4

 


Ø Capaian Pembelajaran

Murid mampu mengenal aturan di lingkungan keluarga; menunjukkan dan menceritakan sikap mematuhi aturan di lingkungan keluarga.

Ø Tujuan Pembelajaran

Murid mampu mengidentifikasi contoh aturan di lingkungan keluarga, membedakan perilaku mematuhi dan melanggar aturan, menjelaskan manfaat mematuhi aturan, serta menceritakan sikap mematuhi aturan dalam kehidupan sehari-hari.

  • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat menyimak dan mengamati permasalahan sederhana yang terjadi dalam kehidupan keluarga dengan tertib serta memahami pentingnya mematuhi aturan.

  • Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan aturan di rumah dengan nilai-nilai Pancasila dan pengalaman sehari-hari.

  • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat belajar melalui gambar, cerita sederhana, diskusi, permainan mencocokkan perilaku dengan aturan, dan praktik mencari solusi.

Ø Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengenal pengertian aturan di lingkungan keluarga.

  2. Mengidentifikasi berbagai aturan yang berlaku di rumah.

  3. Membedakan perilaku mematuhi dan melanggar aturan.

  4. Menjelaskan manfaat mematuhi aturan di lingkungan keluarga.

  5. Menjelaskan akibat tidak mematuhi aturan.

  6. Menghubungkan sikap mematuhi aturan dengan nilai-nilai Pancasila.

  7. Menceritakan pengalaman mematuhi aturan dalam kehidupan sehari-hari.

  8. Menunjukkan sikap tanggung jawab dalam melaksanakan aturan keluarga.


Ø Apersepsi

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.C! 💖

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap mengikuti pembelajaran. Sebelum belajar, mari kita berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah agar pembelajaran hari ini diberikan kemudahan dan keberkahan. Aamiin. 🤲✨

Anak-anak, siapa yang setiap pagi merapikan tempat tidur? Siapa yang meminta izin kepada Ayah atau Bunda sebelum bermain? Siapa yang membantu orang tua merapikan rumah?

Mengapa kita harus melakukan hal tersebut?

Nah, anak-anak, di rumah terdapat aturan yang harus kita patuhi agar keluarga hidup tertib, nyaman, aman, dan rukun. Contohnya, kita harus merapikan mainan setelah bermain, berbicara sopan kepada orang tua, dan meminta izin sebelum pergi bermain.

Bagaimana jika kita tidak mematuhi aturan? Rumah bisa menjadi berantakan, pekerjaan terbengkalai, dan anggota keluarga dapat merasa terganggu.

Allah Swt. mengajarkan kita untuk berbuat baik, menghormati orang tua, dan melaksanakan tanggung jawab. Oleh karena itu, kita harus membiasakan diri mematuhi aturan di rumah dengan penuh kesadaran.

Hari ini kita akan belajar tentang sikap mematuhi aturan di lingkungan keluarga, mengetahui contoh aturannya, manfaat mematuhinya, serta akibat jika kita tidak mematuhi aturan.

Yuk, belajar dengan semangat, tertib, dan gembira! 🌷


📌 MATERI: MEMATUHI ATURAN DI LINGKUNGAN KELUARGA

Ø Model/Metode Pembelajaran

Model: Discovery Learning

Metode: Tanya jawab, pengamatan, diskusi, penugasan, permainan, dan refleksi.

Ø Media Pembelajaran/Alat Peraga

LKPD, gambar kegiatan di lingkungan keluarga, kartu gambar perilaku mematuhi dan melanggar aturan, papan tulis, serta video pembelajaran.


A. Apa Itu Aturan?

Aturan adalah ketentuan yang harus dipatuhi agar kehidupan menjadi tertib, aman, dan nyaman.

Aturan dapat ditemukan di rumah, sekolah, dan lingkungan sekitar.

Di dalam keluarga, aturan dibuat agar semua anggota keluarga dapat hidup rukun, tertib, saling menghormati, dan bertanggung jawab.

Contohnya:

  • Merapikan tempat tidur setelah bangun.

  • Meminta izin sebelum bermain.

  • Membantu orang tua.

  • Berbicara sopan kepada anggota keluarga.

B. Contoh Aturan di Lingkungan Keluarga

Contoh aturan yang dapat dilakukan di rumah:

  1. Bangun dan tidur tepat waktu.

  2. Merapikan tempat tidur setelah bangun.

  3. Berdoa sebelum dan sesudah melakukan kegiatan.

  4. Berbicara dengan sopan kepada orang tua.

  5. Meminta izin sebelum bermain atau pergi.

  6. Membantu pekerjaan rumah sesuai kemampuan.

  7. Menjaga kebersihan rumah.

  8. Merapikan mainan setelah digunakan.

  9. Tidak bertengkar dengan saudara.

  10. Mendengarkan nasihat Ayah dan Bunda.

  11. Makan dengan tertib.

  12. Menggunakan barang milik keluarga dengan baik.

C. Sikap Mematuhi Aturan

Mematuhi aturan berarti melakukan sesuatu sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati atau diberikan oleh orang tua.

Contoh:

Aturan: Merapikan mainan setelah bermain.

Sikap: Setelah bermain, kita mengembalikan mainan ke tempatnya.

Aturan: Meminta izin sebelum bermain di luar.

Sikap: Kita meminta izin kepada Ayah atau Bunda sebelum pergi bermain.

Aturan: Membantu orang tua.

Sikap: Kita membantu merapikan meja makan atau menyapu sesuai kemampuan.

Aturan: Tidur tepat waktu.

Sikap: Kita berhenti bermain dan bersiap tidur sesuai waktu yang ditentukan.

D. Manfaat Mematuhi Aturan

Jika semua anggota keluarga mematuhi aturan, kehidupan di rumah menjadi:

  • Tertib.

  • Aman.

  • Nyaman.

  • Bersih.

  • Rukun.

  • Saling menyayangi.

Mematuhi aturan juga merupakan bentuk tanggung jawab dan sikap menghormati anggota keluarga.

E. Akibat Tidak Mematuhi Aturan

Jika aturan tidak dipatuhi, dapat terjadi:

  • Rumah menjadi tidak tertib.

  • Pekerjaan menjadi terbengkalai.

  • Orang lain merasa terganggu.

  • Terjadi pertengkaran.

  • Lingkungan menjadi kotor.

  • Kita dapat mendapat teguran dari orang tua.

Oleh karena itu, kita harus berusaha mematuhi aturan dengan penuh tanggung jawab.

F. Aturan Keluarga dan Nilai-Nilai Pancasila

Mematuhi aturan di rumah merupakan salah satu bentuk penerapan nilai-nilai Pancasila.

Sila ke-1 – Ketuhanan Yang Maha Esa

Contoh:

  • Berdoa sebelum makan.

  • Menghormati anggota keluarga yang sedang beribadah.

  • Melaksanakan ibadah sesuai agama masing-masing.

Sila ke-2 – Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

Contoh:

  • Berbicara sopan kepada orang tua.

  • Menyayangi anggota keluarga.

  • Membantu saudara yang membutuhkan.

Sila ke-3 – Persatuan Indonesia

Contoh:

  • Hidup rukun bersama keluarga.

  • Bekerja sama membersihkan rumah.

  • Tidak bertengkar dengan saudara.

Sila ke-4 – Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

Contoh:

  • Berdiskusi bersama keluarga.

  • Mendengarkan pendapat anggota keluarga.

  • Bermusyawarah ketika menentukan kegiatan bersama.

Sila ke-5 – Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Contoh:

  • Berbagi makanan dengan saudara.

  • Melaksanakan tugas rumah dengan adil.

  • Tidak mengambil barang milik orang lain tanpa izin.

G. Contoh Perilaku di Rumah

Perhatikan contoh berikut!

1. Rani selesai bermain. Ia segera merapikan mainannya.

Rani mematuhi aturan karena mengembalikan mainan ke tempatnya.

2. Budi ingin bermain di luar rumah. Ia meminta izin kepada Bunda.

Budi mematuhi aturan karena meminta izin sebelum pergi.

3. Siti diminta membantu merapikan meja makan, tetapi ia tidak mau.

Siti belum mematuhi aturan karena tidak melaksanakan tugasnya.

4. Ali dan kakaknya bekerja sama membersihkan kamar.

Ali dan kakaknya mematuhi aturan serta menunjukkan sikap bekerja sama.

5. Dina berbicara dengan suara keras kepada ibunya.

Dina belum mematuhi aturan karena tidak berbicara dengan sopan.

6. Riko selesai makan dan meletakkan piring kotor di tempatnya.

Riko mematuhi aturan karena menjaga kebersihan rumah.

🌟 Ingat!

Aturan → Dipatuhi → Rumah menjadi tertib, aman, nyaman, dan rukun.

Pancasila tidak hanya dihafalkan, tetapi juga diamalkan melalui perilaku sehari-hari di keluarga.


📝 SOAL LATIHAN / ASESMEN

A. Pilihan Ganda

Pilihlah jawaban yang paling tepat!

  1. Aturan dibuat agar kehidupan di rumah menjadi ....
    a. berantakan
    b. tertib
    c. gaduh

  2. Contoh sikap mematuhi aturan di rumah adalah ....
    a. merapikan tempat tidur
    b. membiarkan mainan berserakan
    c. bertengkar dengan saudara

  3. Sebelum bermain di luar rumah, kita harus ....
    a. langsung pergi
    b. meminta izin kepada orang tua
    c. tidak memberi tahu siapa pun

  4. Jika selesai bermain, kita sebaiknya ....
    a. membiarkan mainan di lantai
    b. menyuruh orang lain merapikannya
    c. merapikan mainan ke tempatnya

  5. Manfaat mematuhi aturan di rumah adalah ....
    a. keluarga hidup rukun
    b. rumah menjadi kotor
    c. sering terjadi pertengkaran

  6. Contoh sikap yang sesuai dengan sila kedua Pancasila di rumah adalah ....
    a. berbicara sopan kepada orang tua
    b. mengejek saudara
    c. tidak mau membantu keluarga

  7. Bekerja sama membersihkan rumah merupakan contoh penerapan sila ....
    a. pertama
    b. ketiga
    c. kelima

  8. Jika tidak mematuhi aturan, rumah dapat menjadi ....
    a. tertib
    b. nyaman
    c. berantakan

  9. Ketika orang tua memberikan nasihat, kita sebaiknya ....
    a. mendengarkan dengan baik
    b. membantah dengan kasar
    c. meninggalkan orang tua

  10. Sikap mematuhi aturan menunjukkan bahwa kita memiliki ....
    a. sifat malas
    b. tanggung jawab
    c. sikap tidak peduli

B. Isian Singkat

Isilah titik-titik berikut dengan jawaban yang benar!

  1. Aturan harus kita ....

  2. Setelah bangun tidur, kita sebaiknya merapikan ....

  3. Sebelum pergi bermain, kita harus meminta ....

  4. Mematuhi aturan membuat keluarga hidup ....

  5. Jika selesai bermain, mainan harus dikembalikan ke ....

  6. Berbicara sopan kepada orang tua merupakan contoh sikap ....

  7. Membantu orang tua membersihkan rumah merupakan bentuk ....

  8. Jika tidak mematuhi aturan, rumah dapat menjadi ....

  9. Bekerja sama membersihkan rumah merupakan contoh penerapan sila ke-....

  10. Mematuhi aturan merupakan bentuk sikap ....

C. Uraian

Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!

  1. Apa yang dimaksud dengan aturan?

  2. Sebutkan tiga contoh aturan di lingkungan keluarga!

  3. Mengapa kita harus mematuhi aturan di rumah?

  4. Bagaimana sikapmu jika melihat adik tidak merapikan mainannya?

  5. Apa manfaat mematuhi aturan bagi kehidupan keluarga?


Ø Jawaban atau Uraian (Kunci Jawaban)


Ø Kesimpulan Materi



Senin, 09 November 2026 - 2.C - Seni Rupa

 IDENTITAS

Nama Guru: Rizki Ariyanti, S.Pd. dan Diah Ayu Eka Rusmita, S.Pd.

MataPembelajaran: Seni Rupa

Hari/Tanggal: Senin, 09 November 2026

Fase/Kelas: A/II.C

Materi: Mengenal Pola

Pertemuan ke: 5

 


Ø Capaian Pembelajaran

Murid mampu merefleksikan dan mengapresiasi karya diri sendiri.

Ø Tujuan Pembelajaran

Murid mampu mengenal, membuat, dan mengapresiasi pola sederhana dalam karya seni rupa.

  • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat mengamati dan mengenali pola melalui pengulangan bentuk, garis, warna, atau gambar secara teliti.

  • Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan pola dengan benda-benda di lingkungan sekitar, seperti motif pakaian, ubin lantai, taplak meja, dan hiasan dinding.

  • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat mengenal, melanjutkan, dan membuat pola sederhana melalui kegiatan menggambar, mewarnai, mencocokkan, dan menempel potongan gambar.

Ø Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengenal pengertian pola dalam seni rupa.

  2. Mengidentifikasi pola warna, pola bentuk, dan pola gambar.

  3. Melanjutkan susunan pola sederhana dengan tepat.

  4. Membuat karya seni rupa sederhana menggunakan pola berulang.

  5. Mengidentifikasi dan menyampaikan apresiasi terhadap karya sendiri dengan bahasa yang santun.

Ø Model/Metode Pembelajaran

Model: Discovery Learning

Metode: Latihan, pengamatan, tanya jawab, demonstrasi, dan penugasan.

Ø Media Pembelajaran/Alat Peraga

LKPD, gambar pola, kertas gambar, pensil, penghapus, pensil warna atau krayon, serta potongan kertas warna.

Ø Apersepsi

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.C! 💖

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, dan ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Sebelum memulai kegiatan, mari kita berdoa bersama, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah agar kegiatan hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, coba perhatikan benda-benda di sekitar kalian. Pernahkah kalian melihat motif pada baju, susunan ubin lantai, atau hiasan yang memiliki bentuk dan warna berulang?

Misalnya, merah – biru – merah – biru. Menurut kalian, warna apa yang muncul berikutnya?

Nah, susunan yang berulang secara teratur disebut pola.

Allah Swt. adalah Al-Khaliq, Maha Pencipta. Allah menciptakan alam semesta dengan keteraturan dan keindahan. Kita dapat menemukan berbagai pola pada bunga, daun, dan ciptaan Allah lainnya. 🌿✨

Hari ini kita akan belajar tentang pola dalam seni rupa, mulai dari mengenal pola warna, pola bentuk, dan pola gambar hingga membuat pola sederhana.

Mari belajar dengan teliti, kreatif, dan gembira. Semoga kita dapat menghasilkan karya yang indah dan menghargai karya sendiri maupun karya teman. 💖

Ø Materi: Mengenal Pola dalam Seni Rupa

1. Pengertian Pola

Pola adalah susunan bentuk, garis, warna, atau gambar yang teratur dan berulang.

Pola dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, seperti motif baju, ubin lantai, taplak meja, dan hiasan dinding.

2. Macam-Macam Pola

A. Pola warna

Pola yang terbentuk dari pengulangan warna.

Contoh: merah – biru – merah – biru.

B. Pola bentuk

Pola yang terbentuk dari pengulangan bentuk.

Contoh: lingkaran – segitiga – lingkaran – segitiga.

C. Pola gambar

Pola yang terbentuk dari pengulangan gambar.

Contoh: bunga – daun – bunga – daun.

3. Cara Membuat Pola

  1. Menentukan bentuk, gambar, atau warna yang akan digunakan.

  2. Menyusun bentuk atau gambar secara berurutan.

  3. Mengulangi susunan tersebut secara teratur.

  4. Mewarnai pola agar terlihat menarik.

4. Kegiatan Praktik

Peserta didik mengerjakan LKPD dengan kegiatan:

  • Mengamati dan mengenali jenis pola.

  • Memasangkan gambar dengan jenis pola yang sesuai.

  • Melanjutkan pola yang belum selesai.

  • Membuat pola sederhana menggunakan gambar atau potongan kertas warna.

  • Mewarnai pola dan menunjukkan hasil karya kepada guru atau teman.

Ø Asesmen/Post Test





Ø Kunci Jawaban/Uraian


Ø Kesimpulan dan refleksi:


Senin, 09 November 2026 - 2.C - Bahasa Indonesia

  IDENTITAS

Nama Guru: Rizki Ariyanti, S.Pd. dan Diah Ayu Eka Rusmita, S.Pd.

Mata Pembelajaran: Bahasa Indonesia

Hari/Tanggal: Senin, 09 November 2026

Fase/Kelas: A/II.C

Materi: Ruangan dan Benda-Benda Berbahaya di Dalam Rumah

Pertemuan ke: 6


 


Ø Capaian Pembelajaran

Murid mampu merespons dengan bertanya tentang sesuatu, menjawab, dan menanggapi komentar orang lain (teman, pendidik, dan/atau orang dewasa) dengan baik dan santun dalam suatu percakapan tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar; mengungkapkan perasaan dan gagasan secara lisan dengan atau tanpa bantuan gambar; dan menceritakan kembali isi berbagai tipe teks yang dibaca, dipirsa, atau didengar tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar.

Ø Tujuan Pembelajaran

Murid mampu mengenali berbagai ruangan dan benda-benda yang terdapat di dalam rumah, membaca nama benda dengan benar, serta menjelaskan fungsi dan bahaya dari benda-benda tertentu. Murid juga mampu menyebutkan tindakan yang tepat untuk menjaga keselamatan diri di rumah dan merespons informasi secara lisan dengan bahasa yang baik dan santun.

  • Mindful (Berkesadaran): Murid mengamati gambar ruangan dan benda-benda di dalam rumah dengan teliti serta mengenali benda yang dapat membahayakan keselamatan.

  • Meaningful (Bermakna): Murid memahami fungsi setiap ruangan dan pentingnya berhati-hati ketika menggunakan benda-benda di rumah.

  • Joyful (Menyenangkan): Murid belajar melalui permainan kartu gambar, tebak nama benda, tanya jawab, dan latihan menentukan tindakan yang tepat untuk menjaga keselamatan di rumah.

Ø Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengenali berbagai ruangan yang terdapat di dalam rumah.

  2. Menyebutkan nama-nama benda yang terdapat di setiap ruangan.

  3. Membaca nama benda dengan benar.

  4. Menjelaskan fungsi benda-benda yang terdapat di dalam rumah.

  5. Mengidentifikasi benda-benda yang dapat membahayakan keselamatan.

  6. Menyebutkan tindakan yang tepat untuk menghindari bahaya di rumah.

  7. Menanggapi pertanyaan tentang ruangan dan benda-benda di rumah dengan bahasa yang baik dan santun.

Ø Apersepsi

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.C! 💖

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap mengikuti pembelajaran. Mari kita awali kegiatan hari ini dengan berdoa agar Allah Swt. memberikan kemudahan dalam belajar dan menjadikan ilmu kita bermanfaat. Aamiin. 🤲

Anak-anak, siapa yang tadi pagi membantu orang tua merapikan rumah? Ruangan apa saja yang ada di rumah kalian? Benda apa yang biasanya kalian temukan di dapur, kamar tidur, atau kamar mandi?

Coba bayangkan, di rumah terdapat berbagai benda, seperti meja, kursi, televisi, pisau, gunting, dan setrika. Apakah semua benda tersebut aman jika digunakan untuk bermain?

Nah, anak-anak, setiap ruangan di rumah memiliki fungsi yang berbeda-beda. Begitu juga dengan benda-benda yang ada di dalamnya. Ada benda yang aman digunakan untuk kegiatan sehari-hari, tetapi ada juga benda yang dapat membahayakan jika digunakan sembarangan.

Allah Swt. mengajarkan kita untuk menjaga keselamatan diri sendiri dan tidak membahayakan orang lain. Oleh karena itu, kita harus membiasakan diri untuk berhati-hati, menggunakan benda sesuai fungsinya, serta meminta bantuan orang tua ketika menggunakan benda yang berbahaya. 🌷

Hari ini kita akan belajar mengenal berbagai ruangan dan benda-benda di dalam rumah, memahami fungsi benda tersebut, serta mengetahui cara menjaga keselamatan diri dari benda-benda berbahaya. Mari kita belajar dengan penuh perhatian, semangat, dan gembira! ✨


📌 MATERI: Ruangan dan Benda-Benda Berbahaya di Dalam Rumah



A. Mengenal Ruangan di Dalam Rumah

Rumah adalah tempat kita tinggal dan berkumpul bersama keluarga. Di dalam rumah terdapat berbagai ruangan yang memiliki fungsi berbeda-beda.

  1. Ruang tamu

    • Fungsi: Tempat menerima tamu.

    • Benda: Sofa, meja, kursi, dan televisi.

  2. Ruang keluarga

    • Fungsi: Tempat berkumpul dan bersantai bersama keluarga.

    • Benda: Televisi, sofa, dan meja.

  3. Kamar tidur

    • Fungsi: Tempat beristirahat dan tidur.

    • Benda: Tempat tidur, bantal, selimut, dan lemari.

  4. Dapur

    • Fungsi: Tempat memasak dan menyiapkan makanan.

    • Benda: Kompor, pisau, panci, dan wajan.

  5. Kamar mandi

    • Fungsi: Tempat membersihkan tubuh.

    • Benda: Bak mandi, gayung, sabun, dan sikat gigi.

B. Mengenal Benda-Benda di Dalam Rumah

Benda-benda di dalam rumah memiliki fungsi yang berbeda-beda.

Nama BendaFungsi
MejaTempat meletakkan barang
KursiTempat duduk
Tempat tidurTempat beristirahat
KomporUntuk memasak makanan
PisauUntuk memotong bahan makanan
SetrikaUntuk merapikan pakaian
GuntingUntuk memotong kertas atau benda tertentu
SapuUntuk membersihkan lantai

C. Benda-Benda Berbahaya di Dalam Rumah

Benda berbahaya adalah benda yang dapat menyebabkan luka atau kecelakaan jika digunakan sembarangan.

1. Pisau

  • Bahaya: Dapat melukai tangan.

  • Tindakan: Tidak bermain pisau dan meminta bantuan orang tua saat diperlukan.

2. Gunting

  • Bahaya: Bagian tajamnya dapat melukai jari.

  • Tindakan: Menggunakan gunting dengan hati-hati dan sesuai petunjuk guru atau orang tua.

3. Kompor

  • Bahaya: Api dan panasnya dapat menyebabkan luka bakar.

  • Tindakan: Tidak bermain di dekat kompor dan tidak menyalakannya sendiri.

4. Setrika

  • Bahaya: Permukaannya panas dan dapat menyebabkan luka bakar.

  • Tindakan: Tidak menyentuh setrika yang sedang digunakan dan meminta bantuan orang tua.

5. Stopkontak

  • Bahaya: Dapat menyebabkan sengatan listrik.

  • Tindakan: Tidak memasukkan jari atau benda apa pun ke dalam stopkontak.

6. Obat-obatan

  • Bahaya: Dapat menyebabkan sakit jika diminum sembarangan.

  • Tindakan: Tidak meminum obat tanpa izin dan bantuan orang tua.

7. Cairan Pembersih

  • Bahaya: Dapat membahayakan tubuh jika tertelan atau terkena mata.

  • Tindakan: Tidak bermain dengan cairan pembersih dan tidak menggunakannya tanpa bantuan orang dewasa.

D. Cara Menjaga Keselamatan di Rumah

Agar tetap aman ketika berada di rumah, kita harus:

  • Tidak bermain dengan benda tajam.

  • Menjauhi kompor yang sedang menyala.

  • Tidak menyentuh setrika yang panas.

  • Tidak memasukkan benda ke dalam stopkontak.

  • Tidak meminum obat sembarangan.

  • Tidak bermain dengan cairan pembersih.

  • Meminta bantuan orang tua jika menemukan benda berbahaya.

  • Berbicara dengan sopan ketika meminta bantuan.

Contoh kalimat yang baik dan santun:

"Bu, bolehkah aku meminta bantuan untuk mengambil gunting?"

"Ayah, setrika ini masih panas. Aku tidak akan menyentuhnya."

"Ibu, aku menemukan obat di meja. Apakah obat ini boleh diminum?"

E. Sikap yang Tepat terhadap Benda Berbahaya

Jika menemukan benda berbahaya di rumah, kita harus:

  1. Tidak menyentuh atau memainkannya.

  2. Menjauhi benda tersebut.

  3. Memberi tahu orang tua atau orang dewasa.

  4. Menggunakan bahasa yang baik dan santun saat meminta bantuan.

  5. Mengikuti petunjuk orang tua untuk menjaga keselamatan.


📝 SOAL ASESMEN / POST TEST




Ø Jawaban atau Uraian (Kunci Jawaban)


Ø Kesimpulan Materi