Hari, tanggal : Kamis, 26 Februari 2026
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Selamat pagi ananda sholeh sholehah kelas 2.A.
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya dalam keadaan sehat, bahagia, dan siap belajar kembali. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan dan kemudahan dalam menuntut ilmu. Aamiin 🤲 Sebelum kita memulai kegiatan belajar hari ini, marilah kita membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah terlebih dahulu, ya ananda sholeh sholehah 😊
Baik, pada hari ini kita akan mengikuti kegiatan pesantren Ramadhan hari ke-3 "Aksi Nyata Berbagi". Nah proyek pada hari ini kita akan bertukar takjil dengan teman-teman kelas. Selain itu kita akan belajar mengenai pantun serta ciri-cirinya. Mari kita simak materinya dengan baik dan perhatikan cara membuat celengannya yaa 😉
Semangat belajar ananda sholeh dan sholehah 2A! 🌟
📌 Metode dan Media ajar
- Metode/ Model pembelajaran : Discovery Learning
- Media ajar : Video pembelajaran, LKPD
📌 Capaian Pembelajaran (CP):
- Murid mampu bersikap menjadi pendengar yang penuh perhatian. Peserta didik menunjukkan minat pada tuturan yang didengar serta mampu memahami informasi dari media audio, teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengar), instruksi lisan, dan percakapan yang berkaitan dengan diri, keluarga, dan/atau lingkungan.
📌 Tujuan Pembelajaran (TP)
- Murid dapat mengikuti instruksi lisan sederhana yang berkaitan dengan kegiatan sehari-hari di rumah atau sekolah.
📌 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):
- Murid dapat mengikuti instruksi lisan sederhana yang berkaitan dengan kegiatan sehari-hari di rumah atau sekolah.
- Murid dapat mengidentifikasi maksud, tujuan, atau pesan dari tuturan yang didengar.
- Murid dapat menyampaikan kembali isi percakapan atau cerita pendek yang didengar dengan kata-kata sendiri.
- Murid dapat membedakan perasaan atau sikap tokoh dalam cerita yang didengarkan.
📌 Materi Bahasa Indonesia:
📘 Pantun
A. Pengertian Pantun
Pantun adalah puisi lama yang terdiri dari 4 baris dan memiliki rima (bunyi akhir yang sama).
Pantun adalah puisi lama yang terdiri dari 4 baris dan memiliki rima (bunyi akhir yang sama).
B. Ciri-ciri Pantun
Terdiri dari 4 baris
Bersajak a-b-a-b
Baris 1 dan 2 disebut sampiran
Baris 3 dan 4 disebut isi
Terdiri dari 4 baris
Bersajak a-b-a-b
Baris 1 dan 2 disebut sampiran
Baris 3 dan 4 disebut isi
C. Contoh Pantun Anak
Pergi ke pasar membeli roti,
Roti dibeli bersama ibu.
Jika ingin menjadi pandai,
Rajin belajar setiap waktu.
Pergi ke pasar membeli roti,
Roti dibeli bersama ibu.
Jika ingin menjadi pandai,
Rajin belajar setiap waktu.
D. Jenis Pantun Sederhana
Pantun nasihat
Pantun jenaka
Pantun persahabatan
Pantun nasihat
Pantun jenaka
Pantun persahabatan
Alat dan Bahan:
1. Botol air mineral bekas
2. Gunting
3. Kertas Origami
4. Double Tip /Lem Kertas
📌 Materi Pendidikan Pancasila:
1. Identitas Pribadi
Identitas pribadi adalah jati diri kita sebagai individu.
Contoh identitas pribadi:
Nama lengkap
Umur
Jenis kelamin
Nama orang tua
Alamat tempat tinggal
Setiap anak memiliki identitas pribadi yang berbeda-beda.
2. Identitas Sosial
Identitas sosial adalah peran kita di lingkungan sekitar. Identitas sosial tidak dapat dilihat secara langung. Kita harus mengenal seseorang terlebih dahulu baru dapat mengenal identitas sosialnya.
Contoh identitas sosial:
Anak di rumah
Murid di sekolah
Teman bermain
Anggota keluarga
Identitas sosial menunjukkan bahwa kita hidup bersama orang lain.
3. Hobi
Hobi adalah kegiatan yang disukai dan dilakukan saat waktu luang.
Contoh hobi:
Membaca
Menggambar
Bermain bola
Menyanyi
Setiap anak boleh memiliki hobi yang berbeda.
4. Ciri Fisik
Ciri fisik adalah bagian tubuh yang terlihat.
Contoh ciri fisik:
Warna kulit
Tinggi badan
Rambut lurus atau keriting
Bentuk mata
Ciri fisik setiap orang tidak sama dan harus disyukuri.
5. Ciri Psikologis
Ciri psikologis adalah sifat atau kebiasaan seseorang.
Contoh ciri psikologis:
Rajin
Pemalu
Berani
Ramah
Sabar
Setiap anak memiliki sifat yang berbeda.
6. Agama
Agama adalah kepercayaan yang dianut seseorang.
Contoh agama di Indonesia:
Islam
Kristen
Katolik
Hindu
Buddha
Konghucu
Setiap anak bebas menjalankan ibadah sesuai agamanya.
7. Sikap Menghargai Perbedaan
Menghargai perbedaan berarti menerima dan menghormati orang lain.
Contoh sikap menghargai perbedaan:
Tidak mengejek teman
Berteman dengan semua orang
Mendengarkan pendapat teman
Saling tolong-menolong
Dengan saling menghargai, hidup menjadi rukun dan damai.
