Jumat, 11 September 2026 - 2.C - Pembiasaan Adab

Kamis, 10 September 2026

  IDENTITAS

Nama Guru: Rizki Ariyanti, S.Pd. dan Diah Ayu Eka Rusmita, S.Pd.

MataPembelajaran: Pembiasaan Adab

Hari/Tanggal: Jum'at, 11 September 2026

Fase/Kelas: A/II.C

Materi: Menghormati orang tua di rumah. 

Pertemuan ke: 3

 

 

Ø Capaian Pembelajaran:

Murid mampu membiasakan sikap menghormati, menyayangi, dan menaati orang tua dalam kehidupan sehari-hari.

 

Ø Tujuan Pembelajaran:
Murid mampu m
enghormati orang tua di rumah.

  • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat menyimak cerita atau percakapan tentang sikap kepada orang tua dengan saksama serta menyadari pentingnya bersikap sopan dan menghormati orang tua.
  • Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan materi menghormati orang tua dengan pengalaman dan kegiatan sehari-hari di rumah.
  • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat belajar melalui permainan, gambar, percakapan sederhana, tanya jawab, dan kegiatan memilih sikap yang baik kepada orang tua.

 

Ø Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Menyimak cerita atau percakapan tentang menghormati orang tua.
  2. Mengenal pentingnya menghormati orang tua.
  3. Menyebutkan contoh adab kepada orang tua di rumah.
  4. Membedakan sikap yang baik dan tidak baik kepada orang tua.
  5. Mempraktikkan cara berbicara dan bersikap sopan kepada orang tua.
  6. Membiasakan membantu, menaati, dan menyayangi orang tua.

 

📌 MATERI: Menghormati orang tua di rumah. 

Ø Model/Metode Pembelajaran

Model: Discovery Learning
Metode: Menyimak, tanya jawab, diskusi, bercerita, bermain peran, mengamati gambar, dan latihan.


Ø Media Pembelajaran/Alat Peraga

LKPD, gambar kegiatan menghormati orang tua, kartu gambar sikap baik dan tidak baik, teks cerita, video pembelajaran.

 

Ø Apersepsi

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.C! 💖

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak hebat, coba ingat kembali. Siapa yang selalu merawat dan menyayangi kalian di rumah?

“Ayah dan Ibu.” ❤️

Ayah dan Ibu selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk kita. Karena itu, kita harus menyayangi dan menghormati mereka. Hari ini kita akan belajar tentang “Menghormati Orang Tua di Rumah.”

Coba pikirkan:

⭐ Apakah kamu selalu berbicara dengan sopan kepada Ayah dan Ibu?

⭐ Apakah kamu membantu Ayah dan Ibu di rumah?

⭐ Apakah kamu mendengarkan nasihat orang tua?

⭐ Apakah kamu mengucapkan terima kasih setelah dibantu?

Mari kita belajar menjadi anak yang sopan, penyayang, suka membantu, dan menghormati orang tua. ❤️

 

Orang tua adalah orang yang sangat berjasa dalam merawat, menyayangi, mendidik, dan memenuhi kebutuhan kita. Oleh karena itu, kita harus menghormati dan menyayangi orang tua. Menghormati orang tua merupakan salah satu akhlak yang baik.

A. Apa Arti Menghormati Orang Tua?

Menghormati orang tua berarti menunjukkan rasa sayang, sopan, dan patuh kepada Ayah dan Ibu melalui perkataan maupun perbuatan.

Menghormati tidak harus dengan hal yang sulit. Kita dapat melakukannya mulai dari kebiasaan kecil setiap hari.

Contohnya:

  • Menyapa Ayah dan Ibu ketika bertemu.
  • Berpamitan ketika akan pergi.
  • Mendengarkan ketika diberi nasihat.
  • Membantu pekerjaan sederhana di rumah.
  • Tidak berkata kasar.
  • Mengucapkan terima kasih.

B. Menghormati Orang Tua melalui Perbuatan Kecil

Anak yang menghormati orang tua dapat melakukan berbagai kebiasaan baik berikut.

🛏️ Saat Bangun Tidur

Setelah bangun tidur, kita dapat:

  • Merapikan tempat tidur sendiri.
  • Berdoa.
  • Mengucapkan salam kepada orang tua.

Dengan melakukan tugas sendiri, kita sudah membantu meringankan pekerjaan orang tua.

🍽️ Saat Makan

Ketika makan bersama keluarga, kita dapat:

  • Duduk dengan sopan.
  • Tidak memilih-milih makanan secara berlebihan.
  • Membantu mengambilkan makanan.
  • Mengucapkan terima kasih setelah makan.

🧸 Setelah Bermain

Setelah selesai bermain, kita sebaiknya:

  • Merapikan mainan.
  • Mengembalikan barang ke tempatnya.
  • Tidak meninggalkan rumah dalam keadaan berantakan.

Hal tersebut merupakan bentuk tanggung jawab dan membantu orang tua.


C. Sikap Ketika Orang Tua Sedang Sibuk

Kadang Ayah dan Ibu sedang bekerja atau melakukan pekerjaan rumah.

Apa yang dapat kita lakukan?

❌ Jangan mengganggu secara berlebihan.

❌ Jangan hanya menunggu untuk dilayani.

✅ Kita dapat melakukan pekerjaan sendiri.

✅ Kita dapat menawarkan bantuan.

Contoh:

Ibu sedang mencuci piring.

Rafi berkata,
"Ibu, apakah ada yang bisa aku bantu?"

Rafi kemudian membantu mengeringkan meja makan.

Sikap Rafi menunjukkan rasa peduli dan menghormati Ibunya.


D. Ketika Keinginan Kita Tidak Dituruti

Tidak semua keinginan kita dapat langsung dipenuhi oleh orang tua.

Misalnya, kita ingin membeli mainan baru, tetapi Ayah berkata bahwa saat ini belum bisa membelinya.

Sikap yang baik adalah:

  • Tidak marah.
  • Tidak menangis berlebihan.
  • Tidak memaksa.
  • Menerima penjelasan orang tua dengan sabar.

Kita dapat berkata:

"Baik, Ayah. Tidak apa-apa. Mungkin lain kali."

Menghormati orang tua juga berarti belajar menerima keputusan mereka dengan sikap yang baik.


E. Ketika Orang Tua Memberikan Nasihat

Nasihat diberikan karena orang tua menyayangi kita.

Misalnya:

Ibu berkata:
"Jangan lupa belajar sebelum bermain."

Sikap yang baik adalah mendengarkan dan melaksanakan nasihat tersebut.

Namun, sikap berikut perlu dihindari:

🙅 Menutup telinga.

🙅 Pergi ketika dinasihati.

🙅 Membantah dengan kasar.

🙅 Mengucapkan kata-kata yang menyakitkan.


F. Kata-Kata yang Membuat Orang Tua Senang

Perkataan yang baik dapat membuat suasana rumah menjadi nyaman.

Biasakan menggunakan kata-kata berikut:

🌸 "Tolong, Ayah."

🌸 "Terima kasih, Ibu."

🌸 "Maaf, Ayah."

🌸 "Baik, Ibu."

🌸 "Boleh aku membantu?"

Kata-kata sederhana tersebut menunjukkan bahwa kita memiliki sikap sopan.


G. Tantangan Anak Hebat di Rumah

Mulai hari ini, mari melakukan 5 Kebiasaan Anak Berbakti:

⭐ Merapikan barang sendiri.

⭐ Berbicara dengan suara lembut.

⭐ Membantu orang tua tanpa diminta.

⭐ Mendengarkan nasihat dengan baik.

⭐ Mengucapkan terima kasih dan meminta maaf.

Ingat!
Menghormati orang tua bukan hanya dilakukan ketika diminta oleh guru. Sikap menghormati harus menjadi kebiasaan yang dilakukan setiap hari di rumah.

Ø Soal Asesmen / Post Test


Ø Kunci Jawaban/uraian:


Ø Kesimpulan dan refleksi:


 


Jum'at, 11 September 2026 - 2.C - Seni Rupa

IDENTITAS

Nama Guru: Rizki Ariyanti, S.Pd. dan Diah Ayu Eka Rusmita, S.Pd.

MataPembelajaran: Seni Rupa

Hari/Tanggal: Jum'at, 11 September 2026

Fase/Kelas: A/II.C

Materi: Warna Sekunder

Pertemuan ke: 4

 

 

Ø Capaian Pembelajaran:

Murid mampu mengenali dan menyebutkan unsur-unsur rupa dalam benda-benda di sekitar / karya seni rupa.

 

Ø Tujuan Pembelajaran:
Menyebutkan unsur-unsur rupa dalam karya seni rupa. (Perbedaan Warna primer dan warna sekunder)

  • Mindful (Berkesadaran) : Murid dapat secara sadar mengamati dan mengenali perbedaan warna pada benda dan karya seni di sekitarnya serta menyebutkan warna primer dengan tepat.
  • Meaningful (Bermakna) : Murid dapat mengaitkan warna primer dengan kehidupan sehari-hari dan keindahan ciptaan Allah, seperti warna bunga, buah, langit, dan benda di lingkungan sekitar.
  • Joyful (Menyenangkan) : Murid dapat belajar mengenal warna primer melalui kegiatan yang menyenangkan, seperti permainan mencari warna, mencocokkan warna, mewarnai, dan mencampur warna sederhana.


Ø Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengamati berbagai warna pada benda dan gambar di sekitar.
  2. Mengenal warna primer dan warna sekunder.
  3. Menyebutkan tiga warna primer.
  4. Menyebutkan tiga warna sekunder.
  5. Menjelaskan pencampuran dua warna primer menjadi warna sekunder.
  6. Mempraktikkan pencampuran warna primer untuk menghasilkan warna sekunder.
  7. Membuat karya sederhana menggunakan warna sekunder.

 

📌 MATERI: Warna Sekunder

Ø Model/Metode Pembelajaran

Model: Discovery Learning
Metode: Menyimak, tanya jawab, demonstrasi, mengamati gambar, dan latihan.

Ø Media Pembelajaran/Alat Peraga: LKPD, Video pembelajaran, Benda di lingkungan sekitar

 

Ø Apersepsi

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh 🌸

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.C! 💖
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar mengenal dan mensyukuri berbagai warna ciptaan Allah. 🌈

  1. Al-Khaliq (Maha Pencipta)
    Allah adalah Al-Khaliq, yang menciptakan seluruh alam dengan berbagai warna yang indah. Kita dapat melihat warna bunga, buah, daun, dan langit sebagai contoh keindahan ciptaan Allah. 

  2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai)
    Allah adalah Al-Malik, pemilik dan penguasa seluruh alam. Kita belajar menjaga dan menghargai keindahan warna di sekitar kita serta mengenal warna sekunder.

  3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)
    Allah adalah Ar-Razzaq, yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk. Kita dapat mensyukuri rezeki dengan menggunakan warna secara kreatif dalam karya seni dan menjaga lingkungan sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah. 

✨ Anak-anak hebat, mari kita belajar dengan semangat, ceria, dan penuh rasa syukur!
Semoga melalui pembelajaran hari ini kita semakin mengenal kebesaran Allah dan mampu menghargai keindahan ciptaan-Nya. 💖🌈

 



1. Apa Itu Warna Sekunder?

Warna sekunder adalah warna yang dihasilkan dari pencampuran dua warna primer dengan jumlah yang seimbang.

2. Warna Primer

Warna primer adalah warna dasar yang tidak berasal dari campuran warna lain.

Ada 3 warna primer:

  • 🔴 Merah
  • 🟡 Kuning
  • 🔵 Biru

3. Macam-Macam Warna Sekunder

Campuran Warna PrimerMenghasilkan
🔴 Merah + 🟡 Kuning🟠 Jingga/Oranye
🟡 Kuning + 🔵 Biru🟢 Hijau
🔴 Merah + 🔵 Biru🟣 Ungu

4. Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari

🟠 Jingga dapat kita lihat pada warna jeruk dan wortel.
🟢 Hijau dapat kita lihat pada daun dan rumput.
🟣 Ungu dapat kita lihat pada bunga tertentu, seperti bunga violet.


Warna sekunder terdiri dari jingga, hijau, dan ungu. Warna sekunder diperoleh dengan mencampurkan dua warna primer.

🎨 Merah + Kuning = Jingga
🎨 Kuning + Biru = Hijau
🎨 Merah + Biru = Ungu

Ø Asesmen/Post Test


Ø Kunci Jawaban/uraian:


Ø Kesimpulan dan refleksi:


Kamis, 10 September 2026 - 2.C - Bahasa Indonesia

Rabu, 09 September 2026

 IDENTITAS

Nama Guru: Rizki Ariyanti, S.Pd. dan Diah Ayu Eka Rusmita, S.Pd.

MataPembelajaran: Bahasa Indonesia

Hari/Tanggal: Kamis, 10 September 2026

Fase/Kelas: A/II.C

Mater: Menulis ulang informasi pada bacaan

Pertemuan ke: 3

 

 

Ø Capaian Pembelajaran:

Murid mampu membaca kata-kata sederhana dengan fasih dari bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar; dan memahami isi bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar.

 

Ø Tujuan Pembelajaran:

Murid mampu membaca bacaan sederhana dengan lancar, memahami isi bacaan, menemukan informasi penting, serta menulis ulang informasi dari bacaan menggunakan kalimat sendiri dengan tepat.

  • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat membaca bacaan dengan saksama, memperhatikan informasi penting, serta menyadari bahwa membaca dengan teliti membantu memahami isi bacaan.
  • Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan informasi yang diperoleh dari bacaan dengan pengalaman dan kegiatan sehari-hari sehingga informasi tersebut dapat dipahami dan diterapkan dalam kehidupan.
  • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat belajar memahami dan menulis ulang informasi melalui kegiatan membaca bersama, mengamati gambar, menemukan kata kunci, tanya jawab, permainan, diskusi sederhana, dan kegiatan menulis dengan menyenangkan.

 

Ø Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Membaca teks sederhana dengan lancar dan saksama.
  2. Mengenal isi dan tujuan teks informasi sederhana.
  3. Menemukan kata-kata penting atau kata kunci dalam bacaan.
  4. Menemukan informasi penting berdasarkan bacaan.
  5. Menjawab pertanyaan sesuai isi bacaan.
  6. Mengidentifikasi informasi utama dalam bacaan.
  7. Menyusun informasi penting menjadi kalimat sederhana.
  8. Menulis ulang informasi menggunakan kalimat sendiri.
  9. Memeriksa kembali tulisan agar sesuai dengan isi bacaan.
  10. Menyampaikan kembali informasi yang telah ditulis

 

📌 MATERI: 

Ø Model/Metode Pembelajaran

Model: Discovery Learning
Metode: Membaca, mengamati, tanya jawab, diskusi, permainan benar atau salah, penugasan, dan latihan memahami teks.


Ø Media Pembelajaran/Alat Peraga

LKPD, teks informasi,  video pembelajaran, serta contoh penggunaan gawai yang sehat.

Ø Apersepsi

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.C! 💖

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap mengikuti pembelajaran. Semoga Allah Swt. memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Anak-anak, hari ini kita melaksanakan pembelajaran secara daring karena adanya imbauan pemerintah terkait abu vulkanik untuk menjaga kesehatan dan keselamatan kita. Oleh karena itu, tetaplah berada di rumah dan ikuti pembelajaran dengan baik.

Anak-anak hebat, apakah kalian suka membaca buku?

Ketika membaca buku, apakah kalian dapat mengetahui informasi baru?

Misalnya, setelah membaca sebuah bacaan tentang hewan, kita dapat mengetahui nama hewan, makanan hewan, tempat tinggal hewan, dan cara merawatnya.

Nah, bagaimana jika Bu Guru meminta kalian menceritakan kembali isi bacaan dengan kata-kata kalian sendiri?

Apakah kita harus menyalin semua kalimat dari bacaan?

Tentu tidak.

Kita perlu membaca dengan teliti, menemukan informasi penting, kemudian menuliskannya kembali menggunakan kalimat sendiri.

Hari ini kita akan belajar “Menulis Ulang Informasi pada Bacaan.”

Anak-anak akan belajar membaca bacaan, menemukan informasi penting, mencari kata kunci, kemudian menulis kembali informasi tersebut menggunakan kalimat sendiri.

Yuk, kita belajar dengan semangat! 💕

 

A. Mengenal Bacaan

Bacaan adalah kumpulan kalimat yang memberikan informasi, pengetahuan, cerita, atau pesan kepada pembaca. Dengan membaca, kita dapat memperoleh informasi dan pengetahuan baru. Saat membaca, kita harus:

  • Membaca dengan teliti.
  • Memperhatikan kata-kata penting.
  • Memahami arti kalimat.
  • Menemukan informasi penting.
  • Mengingat isi bacaan.

Contoh bacaan dapat membahas tentang:

  • Keluarga.
  • Sekolah.
  • Kesehatan.
  • Hewan.
  • Tumbuhan.
  • Lingkungan.
  • Kegiatan sehari-hari.

B. Apa Itu Informasi?

Informasi adalah keterangan atau pengetahuan yang kita dapatkan dari suatu bacaan.

Contohnya:

Bacaan:
"Rani selalu membawa botol minum dari rumah. Ia menggunakan botol tersebut untuk minum air putih di sekolah."

Informasi dari bacaan:

  1. Rani membawa botol minum.
  2. Rani membawa botol dari rumah.
  3. Rani minum air putih di sekolah.

Jadi, informasi dapat kita temukan dengan membaca dan memahami isi bacaan.

C. Informasi Penting

Informasi penting adalah keterangan utama yang terdapat dalam sebuah bacaan. Untuk menemukan informasi penting, kita dapat bertanya:

  • Apa yang dibahas?
  • Siapa yang melakukan?
  • Di mana kegiatan terjadi?
  • Kapan kegiatan dilakukan?
  • Mengapa kegiatan dilakukan?
  • Bagaimana kegiatan dilakukan?

Tidak semua kalimat dalam bacaan harus ditulis kembali. Kita cukup mengambil informasi yang paling penting.

D. Kata Kunci

Kata kunci adalah kata yang dianggap penting dalam sebuah bacaan.

Contoh:

Bacaan:
"Setiap pagi, Dika menyiram tanaman di halaman rumah. Ia menggunakan air secukupnya agar tanaman tetap tumbuh dengan baik."

Kata kuncinya adalah:

  • Dika
  • pagi
  • menyiram tanaman
  • halaman rumah
  • air
  • tanaman

Kata kunci dapat membantu kita mengingat isi bacaan.

E. Menulis Ulang Informasi

Menulis ulang informasi adalah kegiatan menyampaikan kembali isi atau informasi dari bacaan dengan menggunakan kalimat sendiri. Menulis ulang bukan berarti menyalin seluruh bacaan. Kita mengambil informasi penting, kemudian menyusunnya kembali menjadi kalimat yang sederhana.

Contoh:

Bacaan:

"Setiap pagi, Siti membantu ibu membersihkan rumah. Siti menyapu lantai dan merapikan mainannya. Rumah menjadi bersih dan nyaman."

Informasi penting:

  • Siti membantu ibu.
  • Siti membersihkan rumah.
  • Siti menyapu lantai.
  • Siti merapikan mainannya.
  • Rumah menjadi bersih dan nyaman.

Ditulis ulang menjadi:

"Setiap pagi, Siti membantu ibu membersihkan rumah. Ia menyapu lantai dan merapikan mainannya. Karena itu, rumah menjadi bersih dan nyaman."

F. Langkah-Langkah Menulis Ulang Informasi

Agar dapat menulis ulang informasi dengan baik, lakukan langkah berikut:

1. Membaca Bacaan

Bacalah bacaan dengan teliti sampai memahami isinya.

2. Menemukan Informasi Penting

Cari informasi yang paling penting dalam bacaan.

3. Menemukan Kata Kunci

Tandai atau catat kata-kata yang penting.

4. Menjawab Pertanyaan

Gunakan pertanyaan apa, siapa, di mana, kapan, mengapa, dan bagaimana untuk membantu memahami bacaan.

5. Menyusun Kalimat

Gabungkan informasi penting menjadi beberapa kalimat sederhana.

6. Menggunakan Kalimat Sendiri

Tuliskan kembali informasi menggunakan bahasa yang mudah dipahami.

7. Membaca Kembali

Periksa tulisan agar tidak ada informasi yang tertinggal dan tulisan tetap sesuai dengan bacaan.

G. Contoh Menulis Ulang Informasi

Bacalah teks berikut!

Rajin Membaca

Membaca buku adalah kegiatan yang menyenangkan. Dengan membaca, kita dapat memperoleh banyak pengetahuan. Aisyah senang membaca buku cerita di perpustakaan sekolah. Ia membaca dengan tenang dan menjaga buku dengan baik.

Informasi penting:

  1. Membaca buku adalah kegiatan yang menyenangkan.
  2. Membaca dapat menambah pengetahuan.
  3. Aisyah senang membaca buku cerita.
  4. Aisyah membaca di perpustakaan sekolah.
  5. Aisyah menjaga buku dengan baik.

Ditulis ulang:

"Membaca buku merupakan kegiatan yang menyenangkan dan dapat menambah pengetahuan. Aisyah senang membaca buku cerita di perpustakaan sekolah. Ia membaca dengan tenang dan menjaga buku dengan baik."

H. Hal yang Harus Diperhatikan

Saat menulis ulang informasi, perhatikan hal berikut:

  1. Isi tulisan harus sesuai dengan bacaan.
  2. Gunakan kalimat sendiri.
  3. Jangan mengubah informasi penting.
  4. Gunakan kata-kata yang mudah dipahami.
  5. Gunakan huruf kapital dengan tepat.
  6. Gunakan tanda titik pada akhir kalimat.
  7. Tulislah dengan rapi.
  8. Bacalah kembali tulisan setelah selesai.

Ø Soal Asesmen / Post Test:

Bacalah teks berikut!

Menjaga Kebersihan Kelas

Kelas yang bersih membuat kita nyaman belajar. Oleh karena itu, kita harus menjaga kebersihan kelas. Setiap siswa harus membuang sampah pada tempatnya. Sampah yang berserakan dapat membuat kelas menjadi kotor.

Selain membuang sampah pada tempatnya, kita juga dapat membersihkan meja dan kursi. Sebelum pulang, siswa dapat membantu merapikan kelas. Dengan bekerja sama, kelas akan menjadi bersih dan nyaman.

1. Apa yang membuat kita nyaman belajar?

a. Kelas yang kotor
b. Kelas yang bersih
c. Kelas yang berantakan

2. Ke mana kita harus membuang sampah?

a. Ke lantai
b. Ke halaman
c. Ke tempat sampah

3. Apa yang dapat dilakukan siswa sebelum pulang?

a. Merapikan kelas
b. Bermain di kelas
c. Membiarkan kelas berantakan

4. Mengapa kita harus menjaga kebersihan kelas?

a. Agar kelas menjadi kotor
b. Agar kelas bersih dan nyaman
c. Agar banyak sampah

5. Apa topik utama bacaan tersebut?

a. Cara bermain di kelas
b. Cara menjaga kebersihan kelas
c. Cara menghias kelas


Ø Jawaban atau uraian:

  1. b. Kelas yang bersih
  2. c. Ke tempat sampah
  3. a. Merapikan kelas
  4. b. Agar kelas bersih dan nyaman
  5. b. Cara menjaga kebersihan kelas

Ø Kesimpulan dan refleksi:

Ø Kesimpulan Materi

Hari ini peserta didik belajar tentang menulis ulang informasi pada bacaan. Peserta didik memahami bahwa membaca dengan teliti dapat membantu menemukan informasi penting dan menyampaikan kembali isi bacaan menggunakan kalimat sendiri.

Peserta didik memahami bahwa:

  • 📖 Bacaan merupakan kumpulan kalimat yang dapat memberikan informasi, pengetahuan, cerita, atau pesan kepada pembaca.
  • 🔎 Informasi penting adalah keterangan utama yang terdapat dalam bacaan dan perlu dipahami oleh pembaca.
  • 🔑 Kata kunci merupakan kata-kata penting yang dapat membantu mengingat isi bacaan.
  • ✏️ Menulis ulang informasi berarti menyampaikan kembali informasi dari bacaan menggunakan kalimat sendiri, bukan menyalin seluruh bacaan.
  • 📝 Untuk menulis ulang dengan baik, peserta didik perlu membaca bacaan, menemukan informasi penting, mencari kata kunci, menyusun kalimat, dan memeriksa kembali tulisan.
  • ✅ Saat menulis ulang, isi tulisan harus tetap sesuai dengan bacaan, menggunakan kalimat yang mudah dipahami, serta memperhatikan huruf kapital dan tanda baca.

Melalui kegiatan membaca teks, menemukan kata kunci, menjawab pertanyaan, berdiskusi, mengidentifikasi informasi penting, dan latihan menulis ulang, peserta didik berlatih memahami isi bacaan dan menyampaikan kembali informasi dengan bahasa sederhana.

Peserta didik juga mulai mampu menentukan topik utama dan informasi penting dalam bacaan, kemudian menggunakannya untuk menyusun kembali informasi dengan kalimat sendiri.

Pembelajaran ini membantu peserta didik mengembangkan kemampuan membaca, memahami isi bacaan, menemukan informasi penting, berpikir kritis, menyusun kalimat, serta menulis dengan lebih teliti dan percaya diri.

Ø Refleksi Pembelajaran

Kehadiran Peserta Didik:
Jumlah peserta didik 22 orang, dengan 20 peserta didik hadir dan 2 peserta didik tidak hadir (sakit).

Kendala:
Terdapat 2 peserta didik yang masih memerlukan bimbingan dalam menentukan informasi penting dan menuliskan kembali isi bacaan menggunakan kalimat sendiri. Peserta didik masih cenderung menyalin kalimat dari bacaan dan memerlukan arahan dalam menyusun informasi menjadi kalimat sederhana.

Tindak Lanjut:
Guru akan memberikan penguatan melalui bacaan pendek, gambar pendukung, kegiatan menemukan kata kunci, pertanyaan 5W+1H sederhana, menyusun kata menjadi kalimat, serta latihan menulis ulang informasi secara bertahap agar peserta didik dapat menyampaikan kembali isi bacaan dengan bahasa sendiri.

Capaian Tujuan Pembelajaran:
Sebanyak 18 peserta didik telah memahami materi dan mampu menemukan informasi penting serta menulis ulang informasi dari bacaan menggunakan kalimat sederhana dengan cukup baik. Sebanyak 2 peserta didik masih memerlukan bimbingan agar lebih mampu menemukan informasi penting, menggunakan kalimat sendiri, dan menulis kembali isi bacaan secara mandiri dan sesuai dengan informasi yang terdapat dalam teks.