Kamis, 27 Agustus 2026 - 2.C - Matematika

Rabu, 26 Agustus 2026

 IDENTITAS

Nama Guru: Rizki Ariyanti, S.Pd. dan Diah Ayu Eka Rusmita, S.Pd.

MataPembelajaran: Matematika 

Hari/Tanggal: Kamis, 27 Agustus 2026

Fase/Kelas: A/II.C

Materi: Komposisi dan dekomposisi bilangan cacah sampai 100

Pertemuan ke: 1

 

 

Ø Capaian Pembelajaran:

Murid mamp menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100; membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan; melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20; dan menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak (pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat).

 

Ø Tujuan Pembelajaran:
Murid mampu 
Melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan.

  • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat menyimak penjelasan guru dengan saksama serta memperhatikan nilai tempat puluhan dan satuan pada suatu bilangan.
  • Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan konsep komposisi dan dekomposisi bilangan dengan benda-benda yang ada di sekitar, seperti stik es krim, kelereng, pensil, atau benda lainnya.
  • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat belajar menyusun dan mengurai bilangan melalui permainan kartu angka, benda konkret, serta kegiatan memasangkan bilangan dengan bentuk puluhan dan satuannya.

Ø Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengidentifikasi nilai tempat puluhan dan satuan.
  2. Mengenal konsep komposisi bilangan.
  3. Menyusun bilangan berdasarkan puluhan dan satuan.
  4. Mengenal konsep dekomposisi bilangan.
  5. Mengurai bilangan menjadi puluhan dan satuan.
  6. Menyelesaikan latihan komposisi dan dekomposisi bilangan dalam kehidupan sehari-hari.

 

📌 MATERI: Komposisi dan dekomposisi bilangan 50 – 100.

Ø Model/Metode Pembelajaran

Model: Discovery Learning
Metode: 
Tanya jawab, demonstrasi, diskusi, permainan kartu angka, penggunaan benda konkret, dan latihan.


Ø Media Pembelajaran/Alat Peraga

LKPD, kartu angka, stik es krim/benda konkret, gambar benda, papan nilai tempat puluhan dan satuan, serta video pembelajaran.

 

Ø Apersepsi

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.C! 💖

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah.

Anak-anak hebat, Allah Swt. menciptakan berbagai benda di sekitar kita dengan jumlah yang berbeda-beda. Ketika kita menghitung benda, kita dapat menyusun jumlahnya menjadi sebuah bilangan dan menguraikannya menjadi puluhan dan satuan.

Coba perhatikan, jika Ibu memiliki 35 pensil, berapa puluhan dan berapa satuannya?

Nah, hari ini kita akan belajar menyusun dan mengurai bilangan sampai 100 melalui kegiatan komposisi dan dekomposisi bilangan. Kita akan belajar dengan benda konkret dan permainan angka agar lebih mudah dan menyenangkan. 🌟

 


A. Apa Itu Komposisi Bilangan?

Komposisi bilangan adalah kegiatan menyusun beberapa bagian menjadi satu bilangan.

Bilangan dapat disusun berdasarkan puluhan dan satuan.

Contoh:

30 + 5 = 35

  • 30 = 3 puluhan
  • 5 = 5 satuan

Jadi:

3 puluhan + 5 satuan = 35

Contoh lainnya:

  • 20 + 7 = 27
  • 40 + 3 = 43
  • 50 + 8 = 58
  • 70 + 6 = 76
  • 90 + 4 = 94

B. Apa Itu Dekomposisi Bilangan?

Dekomposisi bilangan adalah kegiatan menguraikan sebuah bilangan menjadi beberapa bagian.

Bilangan diuraikan berdasarkan puluhan dan satuan.

Contoh:

35 = 30 + 5

  • 3 puluhan = 30
  • 5 satuan = 5

Jadi:

35 = 30 + 5

Contoh lainnya:

  • 27 = 20 + 7
  • 43 = 40 + 3
  • 58 = 50 + 8
  • 76 = 70 + 6
  • 94 = 90 + 4

C. Hubungan Komposisi dan Dekomposisi

Komposisi dan dekomposisi adalah kebalikan.

Komposisi: menyusun
➡️ 40 + 6 = 46

Dekomposisi: menguraikan
➡️ 46 = 40 + 6

Jadi, kita dapat menyusun dan mengurai bilangan menggunakan puluhan dan satuan.


D. Contoh Bilangan sampai 100

Bilangan

Puluhan

Satuan

Dekomposisi

12

10

2

10 + 2

25

20

5

20 + 5

34

30

4

30 + 4

47

40

7

40 + 7

53

50

3

50 + 3

68

60

8

60 + 8

75

70

5

70 + 5

82

80

2

80 + 2

96

90

6

90 + 6

100

100

0

100 + 0

 

🌟 Ingat!

Komposisi = menyusun
➡️ 60 + 7 = 67

Dekomposisi = mengurai
➡️ 67 = 60 + 7

Puluhan berada di depan, satuan berada di belakang.

 

 

Ø Soal Asesmen / Post Test

   


Ø Kunci Jawaban/uraian:

 

Ø Kesimpulan dan refleksi:

 

 




Kamis, 27 Agustus 2026 - 2.C - Bahasa Indonesia

IDENTITAS

Nama Guru: Rizki Ariyanti, S.Pd. dan Diah Ayu Eka Rusmita, S.Pd.

MataPembelajaran: Bahasa Indonesia

Hari/Tanggal: Kamis, 20 Agustus 2026

Fase/Kelas: A/II.C

Materi: Kalimat dengan kombinasi S-P-O

Pertemuan ke: 1

 

 

Ø Capaian Pembelajaran:

Murid mampu mmahami informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengarkan) berupa percakapan yang berkaitan dengan diri, keluarga, dan/atau lingkungan sekitar; dan memahami pesan teks sastra berbentuk teks aural. (kalimat kombinasi S-P-O (Subjek-Predikat-Objek))

 

Ø Tujuan Pembelajaran:
Murid mampu m
emahami informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengarkan) berupa percakapan yang berkaitan dengan diri, keluarga, dan/atau lingkungan sekitar )kalimat dengan kombinasi S-P-O (Subjek-Predikat-Objek) dengan tepat).

  • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat menyimak percakapan dengan saksama dan menemukan informasi penting serta mengenali bagian Subjek, Predikat, dan Objek dalam kalimat.
  • Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan kalimat S-P-O dengan kegiatan sehari-hari di rumah, sekolah, dan lingkungan sekitar.
  • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat belajar menyusun kalimat S-P-O melalui permainan menyusun kartu kata, melengkapi kalimat, membaca percakapan, dan membuat kalimat sederhana.

 

Ø Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Menyimak percakapan sederhana tentang diri, keluarga, dan lingkungan sekitar.
  2. Menemukan informasi penting dari percakapan yang didengarkan.
  3. Mengenal pengertian Subjek, Predikat, dan Objek.
  4. Mengidentifikasi unsur S-P-O dalam kalimat sederhana.
  5. Menyusun kalimat dengan kombinasi S-P-O dengan tepat.
  6. Membuat kalimat sederhana berdasarkan kegiatan sehari-hari.

 

📌 MATERI: KALIMAT S-P-O

Ø Model/Metode Pembelajaran

Model: Discovery Learning
Metode: Menyimak, tanya jawab, diskusi, permainan kartu kata, membaca percakapan, dan latihan menyusun kalimat.


Ø Media Pembelajaran/Alat Peraga

LKPD, kartu kata S-P-O, gambar kegiatan sehari-hari, teks percakapan, video pembelajaran, dan benda-benda di lingkungan sekitar.

 

Ø Apersepsi

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.C! 💖

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah.

Anak-anak hebat, Allah Swt. adalah Al-Khaliq, yaitu Yang Maha Pencipta. Allah menciptakan manusia, hewan, tumbuhan, dan berbagai benda di sekitar kita. Semua ciptaan Allah dapat kita gunakan untuk belajar dan melakukan kegiatan sehari-hari. Hari ini kita akan belajar Bahasa Indonesia tentang kombinasi kalimat dengan pola S-P-O.

 

 

 

A. Apa Itu Kalimat?

Kalimat adalah kumpulan kata yang memiliki makna.

Contoh:

Ibu memasak nasi.

Kalimat tersebut memiliki tiga bagian:

  • S (Subjek): Ibu → orang yang melakukan kegiatan.
  • P (Predikat): memasak → kegiatan yang dilakukan.
  • O (Objek): nasi → sesuatu yang dikenai kegiatan.

Jadi:

Ibu | memasak | nasi.
  S   |        P         |  O

 

B. Mengenal S-P-O

1. Subjek (S)
Subjek adalah orang atau benda yang melakukan kegiatan.

Contoh:

  • Ayah
  • Ibu
  • Rani
  • Kakak

2. Predikat (P)
Predikat adalah kata yang menunjukkan kegiatan.

Contoh:

  • membaca
  • menulis
  • membawa
  • membeli
  • mencuci

3. Objek (O)
Objek adalah sesuatu yang dikenai kegiatan.

Contoh:

  • buku
  • pensil
  • makanan
  • baju
  • bola

 

C. Contoh Kalimat S-P-O

  1. Rani membaca buku.
    S = Rani
    P = membaca
    O = buku
  2. Ayah mencuci mobil.
    S = Ayah
    P = mencuci
    O = mobil
  3. Ibu membeli sayur.
    S = Ibu
    P = membeli
    O = sayur
  4. Kakak membawa tas.
    S = Kakak
    P = membawa
    O = tas.

 

💬 D. Percakapan Sederhana

Alya: “Rani, apa yang kamu lakukan?”
Rani: “Aku membaca buku.”
Alya: “Buku apa yang kamu baca?”
Rani: “Aku membaca buku cerita.”

 

Contoh kalimat S-P-O dalam percakapan:

Aku | membaca | buku cerita.
S        |        P        |          O

 

 

Ø Soal Asesmen / Post Test

Ø Kunci Jawaban/uraian:

 

Ø Kesimpulan dan refleksi:

 

 


Rabu, 26 Agustus 2026 - 2.C - PENDIDIKAN PANCASILA

Selasa, 25 Agustus 2026

 Ayoo Kita Belajar Bersama !!!



PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA KELAS II.C

 

❤️🤍 Mengenal Bendera dan Lagu Kebangsaan Indonesia

Hari/Tanggal: Rabu, 26 Agustus 2026

Nama Guru: Rizki Ariyanti, S.Pd. dan Diah Ayu Eka Rusmita, S.Pd.

Fase/Kelas: A / II.C

Mata Pelajaran: Pendidikan Pancasila

Materi: Bendera Negara Indonesia, Lagu Kebangsaan, Sikap Menyanyikan Lagu Kebangsaan, dan Cinta Tanah Air


🌸 Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas II.C! 💖

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Pada pembelajaran Pendidikan Pancasila hari ini, kita akan belajar mengenal Bendera Merah Putih dan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Setelah mempelajari materi tersebut, kita akan melaksanakan Sumatif Harian 1 untuk mengetahui pemahaman kita terhadap materi yang telah dipelajari.

Dengarkan penjelasan Bu Guru dengan baik, kerjakan soal dengan jujur dan teliti, serta tetap percaya diri. 🌟 Tetap semangat belajar, ananda sholeh dan sholehah II.C! Jadilah anak Indonesia yang mencintai tanah air, menghargai simbol negara, dan bangga menjadi bagian dari bangsa Indonesia. 🇮🇩❤️


📌 CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu mengenal bendera negara, lagu kebangsaan, simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila serta menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga.


🎯 TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik dapat:

Mengenal Bendera Merah Putih sebagai bendera negara Indonesia.

Menjelaskan arti warna merah dan putih pada bendera Indonesia.

Mengenal lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Menunjukkan sikap yang tepat saat menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Menunjukkan sikap cinta tanah air dan bangga menjadi anak Indonesia.

Menjawab pertanyaan berdasarkan informasi yang terdapat dalam soal.


✅ KRITERIA PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu:

Mengenali Bendera Merah Putih.

Menjelaskan arti warna merah dan putih.

Menyebutkan judul lagu kebangsaan Indonesia.

Menunjukkan sikap yang benar ketika menyanyikan lagu kebangsaan.

Menunjukkan sikap teliti, jujur, dan percaya diri dalam mengerjakan sumatif harian.


📚 MATERI POKOK

Bendera Negara Indonesia

🎵 Lagu Kebangsaan Indonesia Raya

🧍 Sikap saat menyanyikan lagu kebangsaan

❤️ Sikap cinta tanah air


🧩 MODEL / METODE PEMBELAJARAN

Latihan dan penugasan


📝 MEDIA PEMBELAJARAN / ALAT PERAGA

LKPD dan gambar bendera beberapa negara


💭 APERSEPSI

Alhamdulillah, anak-anak sholih dan sholihah, sekarang kita masuk ke pelajaran Pendidikan Pancasila.


Guru menunjukkan gambar beberapa bendera dari berbagai negara. Peserta didik diminta mengamati gambar tersebut dan menyebutkan bendera yang mereka kenal.


Kemudian guru bertanya:


💭 "Anak-anak, pernahkah kalian melihat bendera Merah Putih?"


💭 "Di mana kalian biasanya melihat Bendera Merah Putih?"


💭 "Bagaimana sikap kita ketika Bendera Merah Putih dikibarkan?"


Guru kemudian menyampaikan bahwa Bendera Merah Putih merupakan salah satu simbol negara yang harus kita hormati.


🌙 Penguatan Keimanan dan Ketakwaan

Allah Swt. menciptakan manusia dalam berbagai suku dan bangsa agar kita saling mengenal dan menghargai. Sebagai warga negara Indonesia, kita dapat menunjukkan rasa syukur kepada Allah Swt. dengan mencintai dan menghormati bangsa serta negara kita.


Salah satu caranya adalah menghormati Bendera Merah Putih, menyanyikan lagu kebangsaan dengan sikap yang baik, serta menjaga persatuan dan kerukunan.


Yuk, kita belajar dengan teliti, tertib, dan penuh semangat! 🇮🇩✨


🇮🇩 MATERI PEMBELAJARAN

1. Mengenal Bendera Negara Indonesia

❤️🤍 Apa Itu Bendera Merah Putih?

Bendera Merah Putih adalah bendera kebangsaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


Bendera Merah Putih menjadi lambang persatuan, kebanggaan, dan identitas bangsa Indonesia.


📜 Sejarah Singkat Bendera Merah Putih

Pada tanggal 17 Agustus 1945, Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya.


Pada saat Proklamasi Kemerdekaan, Bendera Merah Putih dikibarkan sebagai tanda bahwa Indonesia telah merdeka.


Bendera Merah Putih yang dikibarkan pada saat Proklamasi dijahit oleh Ibu Fatmawati Soekarno dan kemudian dikenal sebagai Bendera Pusaka.


❤️ Arti Warna Merah

Warna merah melambangkan:


keberanian;


semangat;


keberanian dalam membela kebenaran.


🤍 Arti Warna Putih

Warna putih melambangkan:


kesucian;


kejujuran;


hati yang bersih.


📐 Bentuk Bendera Merah Putih

Bendera Indonesia berbentuk persegi panjang dan terdiri atas dua warna:


❤️ Merah di bagian atas

🤍 Putih di bagian bawah


🇮🇩 Fungsi Bendera Merah Putih

Bendera Merah Putih digunakan sebagai:


lambang negara Indonesia;


tanda persatuan bangsa;


simbol kebanggaan bangsa Indonesia;


perlengkapan dalam upacara bendera;


simbol yang dikibarkan pada peringatan hari-hari besar nasional.


🎵 2. Mengenal Lagu Kebangsaan Indonesia

🇮🇩 LAGU KEBANGSAAN "INDONESIA RAYA"

🎶 Apa Itu Lagu Kebangsaan?

Lagu kebangsaan adalah lagu yang menjadi lambang persatuan dan kebanggaan suatu negara.


Lagu kebangsaan Indonesia berjudul "Indonesia Raya".


Lagu Indonesia Raya diciptakan oleh Wage Rudolf Supratman (W.R. Supratman).


Lagu ini diperkenalkan pada Kongres Pemuda II tahun 1928 dan kemudian menjadi lagu kebangsaan Indonesia.


📅 Kapan Indonesia Raya Dinyanyikan?

Lagu Indonesia Raya dapat dinyanyikan pada:


🇮🇩 Upacara bendera.

🇮🇩 Peringatan Hari Kemerdekaan.

🇮🇩 Acara resmi kenegaraan.

🇮🇩 Kegiatan sekolah tertentu.


❤️ Mengapa Kita Harus Menyanyikan Indonesia Raya?

Dengan menyanyikan Indonesia Raya, kita belajar untuk:


❤️ Mencintai tanah air Indonesia.

🤝 Menjaga persatuan.

🌟 Menghormati jasa para pahlawan.

🇮🇩 Bangga menjadi anak Indonesia.


🧍 Sikap yang Benar Saat Menyanyikan Indonesia Raya

Ketika lagu Indonesia Raya dinyanyikan, kita harus:


✅ Berdiri tegak.

✅ Bersikap tenang dan tertib.

✅ Bernyanyi dengan semangat.

✅ Menghormati Bendera Merah Putih jika sedang dikibarkan.

✅ Tidak berbicara atau bercanda.


🌟 Makna Lagu Indonesia Raya

Secara sederhana, lagu Indonesia Raya mengajarkan kita untuk:


🇮🇩 Mencintai Indonesia.

🤝 Menjaga persatuan.

📚 Rajin belajar agar menjadi anak yang berguna.

🙏 Berdoa agar Indonesia semakin maju dan sejahtera.


📝 SUMATIF HARIAN 1

Kerjakan dengan jujur, teliti, tertib, dan percaya diri. 💪✨


A. Isilah titik-titik dengan jawaban yang tepat!

Bendera negara Indonesia adalah bendera __________.


Bendera Merah Putih terdiri atas warna __________ dan __________.


Warna merah pada Bendera Indonesia melambangkan __________.


Warna putih pada Bendera Indonesia melambangkan __________.


Lagu kebangsaan Indonesia berjudul __________.


Lagu Indonesia Raya diciptakan oleh __________.


Saat menyanyikan Indonesia Raya kita harus berdiri __________.


Saat lagu kebangsaan dinyanyikan, kita tidak boleh __________ atau bercanda.


B. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!

Apa nama bendera negara Indonesia?


Sebutkan dua warna pada Bendera Merah Putih!


Apa arti warna merah pada Bendera Merah Putih?


Apa arti warna putih pada Bendera Merah Putih?


Apa judul lagu kebangsaan Indonesia?


Siapa pencipta lagu Indonesia Raya?


Bagaimana sikap kita saat menyanyikan lagu Indonesia Raya?


Mengapa kita harus mencintai tanah air Indonesia?


🔑 KUNCI JAWABAN

A. Isian

Merah Putih.


Merah dan putih.


Keberanian.


Kesucian.


Indonesia Raya.


Wage Rudolf Supratman (W.R. Supratman).


Tegak.


Berbicara.


B. Uraian

Bendera negara Indonesia adalah Bendera Merah Putih.


Warna Bendera Merah Putih adalah merah dan putih.


Warna merah melambangkan keberanian.


Warna putih melambangkan kesucian dan hati yang bersih.


Lagu kebangsaan Indonesia berjudul Indonesia Raya.


Lagu Indonesia Raya diciptakan oleh Wage Rudolf Supratman.


Kita harus berdiri tegak, tenang, tertib, dan bernyanyi dengan semangat serta tidak berbicara atau bercanda.


Kita harus mencintai tanah air sebagai bentuk rasa syukur, kebanggaan, dan tanggung jawab sebagai warga negara Indonesia.


🌈 KESIMPULAN

Alhamdulillah, hari ini peserta didik telah belajar mengenal simbol dan makna sila-sila Pancasila. Peserta didik memahami bahwa setiap simbol memiliki makna dan mengajarkan sikap yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti beriman, saling menghargai, menjaga persatuan, bermusyawarah, dan bersikap adil.

💭 REFLEKSI

Setelah belajar hari ini, mari kita tanyakan kepada diri sendiri:

⭐ Apakah aku mengenal simbol-simbol sila Pancasila?

⭐ Apakah aku mengetahui makna setiap simbol sila Pancasila?

⭐ Apakah aku dapat menyebutkan simbol dari setiap sila?

⭐ Apakah aku sudah menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari?

⭐ Apakah aku sudah menghargai dan menyayangi teman?


Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.