Materi Ajar, Rabu, 20 November 2024

Selasa, 19 November 2024

                   


Hari, tanggal   : Rabu, 20 November 2024
Kelas                  : 1.A
Guru                  : Risa Melinda Syahrie, S.pd. dan Diah Ayu Eka Rusmita, S.Pd.
Mapel                : Pendidikan Pancasila & Matematika


 

      ðŸ“Œ Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):
  1. Mengenal bangun datar

  2. Mengenali identitas dirinya dan teman di sekitarnya


    📌 Tujuan Pembelajaran (TP):

  1. Peserta didik dapat mengenal dan menyebutkan macam-macam bangun datar
  2. Peserta didik dapat menceritakan keadaan lingkungan di sekitarnya

    📌 Capaian Pembelajaran (CP):

  • Peserta didik mampu menunjukkan pemahaman   dan   memiliki   intuisi   bilangan   (number sense) pada bilangan cacah sampai 100, mereka dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan. Peserta didik dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 10.
  • Peserta didik mampu mengenal dirinya sendiri dan teman di sekitarnya. Peserta didik mampu menceritakan identitas dirinya dan menceritakan identitas teman di sekitarnya. 

 ðŸ“Œ Metode dan Media ajar

  •        Metode: metode konvensional (dikusi, tanya jawab)
  •        Media ajar: Video pembelajaran, stik es krim/balok kayu


📌 Kegiatan Awal (Sapaan)

Hallo, good morning ananda sholih sholihah 1.A.. How's your feel today? semoga selalu diberikan kesehatan dan kemudahan dalam belajar yaa Aamiin. Okay, Sebelum kita mulai pembelajaran hari ini, marilah kita membaca do'a, melaksanakan sholat dhuha dan murojaah terlebih dahulu yaa sholeh sholehah ^^

📌  Apersepsi : 

Selamat pagi ananda sholeh sholehah..  Pada pertemuan sebelumnya kita telah belajar tentang  operasi hitung pengurangan dan penjumlahan susun ke bawah  serta mempelajari tentang warna hangat dan warna dingin. Nah, untuk hari ini kita akan belajar tentang identitas diri dan teman di sekitar kita serta belajar untuk menyelesaikan permasalahan operasi hitung penjumlahan dan pengurangan dengan cara susun ke bawah. Oke mari simak dan perhatikan materi berikut ini yaa^^



📌 Materi Pendidikan Pancasila
Mari kita simak bersama video berikut ini!^^

        

       Mengenal identitas diri adalah fondasi penting dalam perkembangan anak. Dengan memahami siapa       dirinya, anak akan lebih siap menghadapi tantangan di masa depan. 

        Apa Saja yang Termasuk dalam Identitas Diri?
        Identitas diri bisa mencakup:
  1.         Nama: Nama panggilan, nama lengkap, dan arti nama.
  2.         Ciri fisik: Tinggi badan, warna kulit, bentuk wajah, warna rambut, dan ciri khas lainnya
  3.         Ciri non-fisik: Hobi, minat, bakat, sifat, dan perasaan.
  4.         Keluarga: Orang tua, saudara, dan anggota keluarga lainnya.
  5.         Lingkungan: Tempat tinggal, sekolah, dan teman-teman.
        
        Mengapa Penting Mengenal Identitas Diri Sejak Dini?
        Mengenal identitas diri sejak dini sangat penting untuk membantu anak:
  1.        Merasa lebih percaya diri: Dengan memahami siapa dirinya, anak akan lebih berani dalam berinteraksi dengan orang lain.
  2.       Membangun hubungan sosial: Memahami perbedaan dan persamaan dengan orang lain membantu anak membangun hubungan yang baik.
  3.       Mengembangkan rasa memiliki: Anak akan merasa lebih terhubung dengan keluarga, teman, dan lingkungannya.
  4.       Menumbuhkan rasa tanggung jawab: Memahami diri sendiri akan mendorong anak untuk bertanggung jawab atas tindakannya.

    Latihan 
Buatlah cerita tentang memperkenalkan anggota keluargamu atau teman di sekitarmu!





  






📌Materi Matematika




Bangun datar adalah bentuk-bentuk geometri yang memiliki permukaan datar. Bayangkan seperti menggambar di atas kertas, semua gambar yang kamu buat adalah bangun datar karena tidak memiliki ketebalan.

Ciri-ciri Bangun Datar:

  • Dua dimensi: Hanya memiliki panjang dan lebar, tidak memiliki tinggi.
  • Dibatasi oleh garis lurus atau lengkung: Bentuknya bisa bermacam-macam, dari yang memiliki sisi lurus (seperti segitiga, persegi) hingga yang memiliki sisi lengkung (seperti lingkaran).

Contoh Bangun Datar:

  • Segitiga: Memiliki 3 sisi dan 3 sudut.
  • Persegi: Memiliki 4 sisi yang sama panjang dan 4 sudut siku-siku.
  • Persegi panjang: Memiliki 4 sisi, sisi yang berhadapan sama panjang, dan 4 sudut siku-siku.
  • Lingkaran: Tidak memiliki sisi, tetapi memiliki garis lengkung yang mengelilingi titik pusat.
  • Trapesium: Memiliki 4 sisi, dengan sepasang sisi sejajar.
  • Jajar genjang: Memiliki 4 sisi, dengan sisi-sisi yang berhadapan sejajar dan sama panjang.
  • Belah ketupat: Memiliki 4 sisi yang sama panjang.
  • Layang-layang: Memiliki 4 sisi, dengan sepasang sisi yang berhadapan sama panjang.

Mengapa Kita Belajar Bangun Datar?

Memahami bangun datar sangat penting karena:

  • Kehidupan sehari-hari: Banyak benda di sekitar kita yang berbentuk bangun datar, seperti pintu (persegi panjang), roda (lingkaran), atap rumah (segitiga).
  • Dasar untuk mempelajari bentuk yang lebih kompleks: Bangun datar adalah dasar untuk mempelajari bangun ruang (kubus, balok, bola, dll).
  • Mengembangkan kemampuan berpikir logis dan spasial: Mempelajari bangun datar membantu kita mengembangkan kemampuan berpikir secara sistematis dan memahami hubungan antar bentuk.

LATIHAN SOAL








📌Refleksi dan Kesimpulan Pembelajaran 



Materi Ajar, Selasa, 19 November 2024

Senin, 18 November 2024

       

Hari, tanggal    : Selasa, 19 November 2024

Kelas                    : 1.A
Guru                     : Risa Melinda Syahrie, S.pd. dan Diah Ayu Eka Rusmita, S.Pd.
Mapel                   : Matematika & Seni Rupa (Peringatan Hari Pahlawan)


 

📌 Metode dan Media ajar

  •        Metode: metode konvensional (dikusi, tanya jawab)
  •        Media ajar: Video pembelajarana dan buku cetak

📌 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

  1. Mengenal bangun datar dan macam-macamnya

  2. Menggunakan elemen seni rupa berupa garis, bentuk dan warna.


    📌 Tujuan Pembelajaran (TP):

  1. Peserta didik dapat mengenal macam-macam bangun datar
  2. Peserta didik dapat menggunakan elemen seni rupa berupa garis, bentuk dan warna.

    📌 Capaian Pembelajaran (CP):

  • Peserta didik mampu menunjukkan pemahaman   dan   memiliki   intuisi   bilangan   (number sense) pada bilangan cacah sampai 100, mereka dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan. Peserta didik dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 10.
  • Peserta didik mampu menciptakan karya dengan mengeksplorasi dan menggunakan elemen seni rupa berupa garis, bentuk dan warna.

Kegiatan Awal (Sapaan)

Hallo, good morning ananda sholih sholihah 1.A.. How's your feel today? semoga selalu diberikan kesehatan dan kemudahan dalam belajar yaa Aamiin. Okay, Sebelum kita mulai pembelajaran hari ini, marilah kita membaca do'a, melaksanakan sholat dhuha dan murojaah terlebih dahulu yaa sholeh sholehah ^^


📌  Apersepsi : 

Selamat pagi ananda sholeh sholehah..  Alhamdulillah pada pertemuannya sebelumnya kita telah memepelajari materi tentang  cara menyimak cerita serta kita juga akan mempelajari tentang identitas diri.

Adakah yang masih ingat identitas diri terdiri dari hal apa saja? Yaps Good job, salah satu yang ada di dalam identitas diri adalah nama lengkap, umur, dan hobi kitaa anak-anak. Nah, pada hari ini kita akan belajar matematika yaitu tentang operasi hitung penjumlahand an pengurangan dengan cara bersusun ke bawah, selain itu kita juga akan mempelajari macam-macam warna.

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita melakukan tepuk semangat terlebih dahulu agar semangat kita semakin bertambah untuk mengikuti kegiatan belajar hari ini.^^



📌 Materi Matemtika


Bangun datar adalah bentuk-bentuk geometri yang memiliki permukaan datar. Bayangkan seperti menggambar di atas kertas, semua gambar yang kamu buat adalah bangun datar karena tidak memiliki ketebalan.

Ciri-ciri Bangun Datar:

  • Dua dimensi: Hanya memiliki panjang dan lebar, tidak memiliki tinggi.
  • Dibatasi oleh garis lurus atau lengkung: Bentuknya bisa bermacam-macam, dari yang memiliki sisi lurus (seperti segitiga, persegi) hingga yang memiliki sisi lengkung (seperti lingkaran).

Contoh Bangun Datar:

  • Segitiga: Memiliki 3 sisi dan 3 sudut.
  • Persegi: Memiliki 4 sisi yang sama panjang dan 4 sudut siku-siku.
  • Persegi panjang: Memiliki 4 sisi, sisi yang berhadapan sama panjang, dan 4 sudut siku-siku.
  • Lingkaran: Tidak memiliki sisi, tetapi memiliki garis lengkung yang mengelilingi titik pusat.
  • Trapesium: Memiliki 4 sisi, dengan sepasang sisi sejajar.
  • Jajar genjang: Memiliki 4 sisi, dengan sisi-sisi yang berhadapan sejajar dan sama panjang.
  • Belah ketupat: Memiliki 4 sisi yang sama panjang.
  • Layang-layang: Memiliki 4 sisi, dengan sepasang sisi yang berhadapan sama panjang.

Mengapa Kita Belajar Bangun Datar?

Memahami bangun datar sangat penting karena:

  • Kehidupan sehari-hari: Banyak benda di sekitar kita yang berbentuk bangun datar, seperti pintu (persegi panjang), roda (lingkaran), atap rumah (segitiga).
  • Dasar untuk mempelajari bentuk yang lebih kompleks: Bangun datar adalah dasar untuk mempelajari bangun ruang (kubus, balok, bola, dll).
  • Mengembangkan kemampuan berpikir logis dan spasial: Mempelajari bangun datar membantu kita mengembangkan kemampuan berpikir secara sistematis dan memahami hubungan antar bentuk.

LATIHAN SOAL






📌Materi Seni Rupa


WARNA


Pengenalan Warna Dasar

  • Apa itu warna?
    • Warna adalah sesuatu yang membuat benda terlihat berbeda-beda.
    • Warna bisa membuat kita senang, sedih, atau tenang.

Warna-warna dasar:

  • Merah: Seperti warna apel, tomat, atau mobil pemadam kebakaran.
  • Biru: Seperti warna langit, laut, atau baju seragam sekolah.
  • Kuning: Seperti warna matahari, pisang, atau bunga matahari.
  • Hijau: Seperti warna rumput, daun, atau semangka.
  • Ungu: Seperti warna bunga lavender, anggur, atau balon ulang tahun.

Warna Panas

  • Ciri-ciri: Memberikan kesan hangat, semangat, dan energi.
  • Contoh warna: Merah, oranye, kuning.
  • Efek psikologis: Membangkitkan semangat, gairah, dan perhatian. Sering digunakan untuk menonjolkan sesuatu atau menciptakan suasana yang ceria.
  • Contoh dalam kehidupan sehari-hari: Matahari, api, makanan pedas.

Warna Dingin

  • Ciri-ciri: Memberikan kesan tenang, sejuk, dan damai.
  • Contoh warna: Biru, hijau, ungu.
  • Efek psikologis: Menenangkan pikiran, mengurangi stres, dan menciptakan suasana yang nyaman. Sering digunakan untuk menciptakan kesan luas dan kedalaman.
  • Contoh dalam kehidupan sehari-hari: Langit, laut, salju.

Warna Netral

  • Ciri-ciri: Tidak memiliki karakteristik warna panas atau dingin yang kuat.
  • Contoh warna: Putih, hitam, abu-abu, cokelat.
  • Efek psikologis: Menyeimbangkan warna-warna lain, menciptakan latar belakang yang netral, dan memberikan kesan elegan.
  • Contoh dalam kehidupan sehari-hari: Dinding, lantai, pakaian formal.

Perbandingan warna panas, dingin, dan netral







📌Refleksi dan Kesimpulan Pembelajaran 





Materi Ajar, Senin, 18 November 2024

Minggu, 17 November 2024

Hari, tanggal     : Senin, 18 November 2024

Kelas                   : 1.A
Guru                   : Risa Melinda Syahrie, S.pd. dan Diah Ayu Eka Rusmita, S.Pd.
Mapel                 : Pendidikan Pancasila dan Bahasa Indonesia


 

📌 Metode dan Media ajar

  •        Metode: metode konvensional (dikusi, tanya jawab)
  •        Media ajar: Video pembelajarana
📌 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):
   1. Menyimak suatu cerita
         2. Mengenal identitias dirinya sendiri dan teman disekitar

    📌 Tujuan Pembelajaran (TP):
    1. peserta didik dapat memahami kata dari suatu gambar
    2. Peserta didik dapat mengenal identitas dirinya dan teman di sekitarnya.

    📌 Capaian Pembelajaran (CP):

  • Peserta didik mampu bersikap menjadi pembaca dan pemirsa yang menunjukkan minat terhadap teks yang dibaca atau dipirsa. Peserta didik mampu membaca kata-kata yang dikenalinya sehari-hari dengan fasih. Peserta didik mampu memahami informasi dari bacaan dan tayangan yang dipirsa tentang diri dan lingkungan, narasi imajinatif, dan puisi anak. Peserta didik mampu memaknai kosakata baru dari teks yang dibaca atau tayangan yang dipirsa dengan bantuan ilustrasi

  • Peserta didik mampu mengenal dirinya sendiri dan teman di sekitarnya. Peserta didik mampu menceritakan identitas dirinya dan menceritakan identitas teman di sekitarnya. 

📌 Kegiatan Awal (Sapaan)

Hallo, good morning ananda sholih sholihah 1.A.. How's your feel today? semoga selalu diberikan kesehatan dan kemudahan dalam belajar yaa Aamiin. Okay, Sebelum kita mulai pembelajaran hari ini, marilah kita membaca do'a, melaksanakan sholat dhuha dan murojaah terlebih dahulu yaa sholeh sholehah ^^

📌  Apersepsi : 

Selamat pagi ananda sholeh sholehah..  Alhamdulillah pada pertemuannya sebelumnya kita telah memepelajari materi tentang hak dan kewajiban anak di sekolah serta belajar tentang bagaiamana cara menyimak cerita. 

Adakah yang masih ingat apas aja contoh hak dan kewajiban anak di sekolah? Yaps Good job, salah satu contoh hak anak di sekolah yaitu mendapatkan pembelajaran dari bapak dan ibu guru.. Nah, pada hari ini kita masih akan mempelajari tentang cara menyimak cerita serta kita juga akan mempelajari tentang identitas diri.

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita melakukan tepuk semangat terlebih dahulu agar semangat kita semakin bertambah untuk mengikuti kegiatan belajar hari ini.^^


📌Materi Pendidikan Pancasila

Mari kita simak bersama video berikut ini!^^

        

       Mengenal identitas diri adalah fondasi penting dalam perkembangan anak. Dengan memahami siapa       dirinya, anak akan lebih siap menghadapi tantangan di masa depan. 

        Apa Saja yang Termasuk dalam Identitas Diri?
        Identitas diri bisa mencakup:
  1.         Nama: Nama panggilan, nama lengkap, dan arti nama.
  2.         Ciri fisik: Tinggi badan, warna kulit, bentuk wajah, warna rambut, dan ciri khas lainnya
  3.         Ciri non-fisik: Hobi, minat, bakat, sifat, dan perasaan.
  4.         Keluarga: Orang tua, saudara, dan anggota keluarga lainnya.
  5.         Lingkungan: Tempat tinggal, sekolah, dan teman-teman.
        
        Mengapa Penting Mengenal Identitas Diri Sejak Dini?
        Mengenal identitas diri sejak dini sangat penting untuk membantu anak:
  1.        Merasa lebih percaya diri: Dengan memahami siapa dirinya, anak akan lebih berani dalam berinteraksi dengan orang lain.
  2.       Membangun hubungan sosial: Memahami perbedaan dan persamaan dengan orang lain membantu anak membangun hubungan yang baik.
  3.       Mengembangkan rasa memiliki: Anak akan merasa lebih terhubung dengan keluarga, teman, dan lingkungannya.
  4.       Menumbuhkan rasa tanggung jawab: Memahami diri sendiri akan mendorong anak untuk bertanggung jawab atas tindakannya.

    Latihan 
Buatlah cerita tentang memperkenalkan anggota keluargamu atau teman di sekitarmu!





  

📌 Materi Bahasa Indoenesia

Yuk, sebelum belajar perhatikan video berikut ya anak-anak. Let's check it out!!^^



Menyimak cerita adalah kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat bagi perkembangan anak. Dengan kegiatan menyimak cerita, kita dapat meningkatkan kemampuan bahasa, imajinasi, dan pengetahuan.

Apa Saja yang Perlu Disampaikan dalam Menyimak Cerita?

  • Judul cerita: Ajarkan anak untuk selalu mengingat judul cerita.
  • Tokoh cerita: Siapa saja tokoh dalam cerita? Apa karakteristik masing-masing tokoh?
  • Alur cerita: Apa yang terjadi di awal, tengah, dan akhir cerita?
  • Pesan moral: Apa yang dapat kita pelajari dari cerita tersebut?


Latihan:




📌Refleksi dan Kesimpulan Pembelajaran 

Dari pembelajaran hari ini dapat kita simpulkan bahwa peserta didik sudah mampu menceritakan tentang identitas dirinya sendiri,serta peserta didik juga sudah mampu untuk menyimak dan memahami isi dari teks cerita singkat, namun kendala yang dihadapi yaitu pada saat mengerjakan latihan membaca dan menyimak cerita, beberapa peserta didik masih memerlukan waktu yang lama untuk membaca dan menuliskan cerita dikarenaka belum lancar membaca. Tindak lanjut yang dilakukan yaitu guru memberikan wajtu tambahan dan membantu peserta didik yang bersangkutan untuk memahami isi dari cerita yang dibacanya.


Dokumentasi hari in: