Materi Ajar, Rabu, 23 April 2025

Selasa, 22 April 2025

Hari, tanggal    : Rabu, 23 April 2025

Kelas                    : 1.A
Guru                     : Risa Melinda Syahrie, S.pd. dan Diah Ayu Eka Rusmita, S.Pd.
Mapel                   : Matematika & Pancasila


Sholeh Sholeha VE

 ðŸ“Œ Capaian Pembelajaran (CP):

  1. Peserta didik mampu menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100, mereka dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan. Peserta didik dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 10.
  2. Peserta didik mampu mengidentifikasi dan menceritakan bentuk kerja sama dalam keberagaman di lingkungan keluarga dan sekolah. Peserta didik mampu mengenal ciri-ciri fisik lingkungan keluarga dan sekolah, sebagai bagian tidak terpisahkan dari wilayah NKRI. Peserta didik mampu menyebutkan contoh sikap dan perilaku menjaga lingkungan sekitar serta mempraktikkannya di lingkungan keluarga dan sekolah. 

    📌 Tujuan Pembelajaran (TP):

  1. Peserta didik dapat menunjukkan lebih dari, kurang dari, dan beda atau selisih dari dua kelompok benda menggunakan benda konkret dengan cermat
  2. Peserta didik dapat Mengidentifikasi bentuk kerja sama dalam keberagaman di lingkungan keluarga dan sekolah.

📌 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

  1. Menunjukkan lebih dari, kurang dari, dan beda atau selisih dari dua kelompok benda menggunakan benda konkret

  2. Mengenal bentuk kerjasama di lingkungan rumah, sekolah dan masyarakat

 ðŸ“Œ Metode dan Media ajar

  •        Metode: metode konvensional (dikusi, tanya jawab)
  •        Media ajar: Video pembelajaran, stik es krim/balok kayu


📌 Kegiatan Awal (Sapaan)

Hallo, good morning ananda sholih sholihah 1.A.. How's your feel today? semoga selalu diberikan kesehatan dan kemudahan dalam belajar yaa Aamiin. Okay, Sebelum kita mulai pembelajaran hari ini, marilah kita membaca do'a, melaksanakan sholat dhuha dan murojaah terlebih dahulu yaa sholeh sholehah ^^

📌  Apersepsi : 

Selamat pagi ananda sholeh sholehah..  Pada pertemuan sebelumnya kita telah belajar tentang  apa itu kerjasama dan bentuk hidup rukun serta mengenal dan memahami jam. Nah, untuk hari ini kita akan belajar tentang konsep lebih dari, kurang dari dan selisih, serta mengenal bentuk kerjasama di lingkungan rumah, sekolah dan masyarakat. Oke mari simak dan perhatikan materi berikut ini yaa^^



📌 Materi Matematika



  • Lebih dari:
    • Menunjukkan bahwa suatu kelompok benda memiliki jumlah yang lebih banyak dibandingkan kelompok benda lainnya.
    • Contoh: Jika ada 5 apel dan 3 jeruk, maka apel "lebih dari" jeruk.
  • Kurang dari:
    • Menunjukkan bahwa suatu kelompok benda memiliki jumlah yang lebih sedikit dibandingkan kelompok benda lainnya.
    • Contoh: Jika ada 3 jeruk dan 5 apel, maka jeruk "kurang dari" apel.
  • Beda atau selisih:
    • Menunjukkan perbedaan jumlah antara dua kelompok benda.
    • Cara mencari selisih: Kurangkan jumlah benda yang lebih banyak dengan jumlah benda yang lebih sedikit.
    • Contoh: Jika ada 5 apel dan 3 jeruk, selisihnya adalah 5 - 3 = 2.

  • Ayo Berlatih!





    📌 Materi Pendidikan Pancasila

    Mari kita simak bersama video berikut ini!^^



    Gotong Royong

    • Perhatikan gambar di atas! (pertanyaan pemantik)

    1.       Siapa yang suka membantu orangtua di rumah? 
    2.       Apakah kalian suka membantu orang tua di rumah?
    3.       Pekerjaan apa yang kalian lakukan untuk membantu orangtua di rumah?”

    Apa itu Gotong Royong?

    Gotong royong adalah bekerja bersama-sama untuk mencapai tujuan yang sama. Seperti bekerja bersama teman-teman di kelas untuk membersihkan kelas. Atau membantu ibu membersihkan rumah. Gotong royong membuat pekerjaan menjadi lebih ringan dan cepat selesai. Gotong royong membuat kita menjadi lebih akrab dengan teman-teman dan keluarga. Gotong royong mengajarkan kita untuk saling membantu dan peduli terhadap orang lain.

      Contoh Gotong Royong di Rumah

      • Membantu ibu membersihkan rumah.
      • Membantu ayah membersihkan halaman.
      • Merapikan mainan bersama-sama.
      • Mencuci piring bersama-sama setelah makan.

      Manfaat Gotong Royong

      • Pekerjaan menjadi lebih ringan.
      • Pekerjaan menjadi lebih cepat selesai.
      • Mempererat persahabatan dan kekeluargaan.
      • Menumbuhkan sikap saling membantu.
      • Menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman.
      AYO BERLATIH!
         



      📌Refleksi dan Kesimpulan Pembelajaran 

      Berdasarkan pembelajaran hari ini, Alhamdulillah peserta didik sudah mampu memahami konsep lebih dari, kurang dari, dan selisih dengan baik, serta telah mampu mengenal bentuk kerjasama di lingkungan rumah, sekolah, dan masyarakat.

      Dokumentasi hari ini:




      Materi Ajar, Selasa, 22 April 2025

      Senin, 21 April 2025

                    

      Hari, tanggal    : Selasa, 22 April 2025

      Kelas                    : 1.A
      Guru                     : Risa Melinda Syahrie, S.pd. dan Diah Ayu Eka Rusmita, S.Pd.
      Mapel                   : Matematika & Seni Rupa


       

      📌 Metode dan Media ajar

      •        Metode: metode konvensional (dikusi, tanya jawab)
      •        Media ajar: Video pembelajarana dan buku cetak

          📌 Capaian Pembelajaran (CP):

      1. Peserta didik mampu menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100, mereka dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan. Peserta didik dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 10.
      2. peserta didik mampu mengenali dan menceritakan fokus dari karya yang diciptakan atau dilihatnya (dari teman sekelas karya seni dari orang lain) serta pengalaman dan perasaannya mengenai karya tersebut.

          📌 Tujuan Pembelajaran (TP):

      1. Peserta didik dapat menunjukkan lebih dari, kurang dari, dan beda atau selisih dari dua kelompok benda menggunakan benda konkret dengan cermat
      2. Peserta didik mengidentifikasi bentuk alami/natural dan bentuk buatan manusia.

      📌 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

      1. Menunjukkan lebih dari, kurang dari, dan beda atau selisih dari dua kelompok benda menggunakan benda konkret

      2. Mengenal bentuk buatan manusia

      📌 Kegiatan Awal (Sapaan)

      Hallo, good morning ananda sholih sholihah 1.A . How's your feel today? semoga selalu diberikan kesehatan dan kemudahan dalam belajar yaa Aamiin. Okay, Sebelum kita mulai pembelajaran hari ini, marilah kita membaca do'a, melaksanakan sholat dhuha dan murojaah terlebih dahulu yaa sholeh sholehah ^^

      📌 Apersepsi : 

      Selamat pagi ananda sholeh sholehah.. Alhamdulillah pada pertemuannya sebelumnya kita telah mempelajari tentang tentang waktu dan bentuk dari kota bangunan. Nah, pada hari ini kita akan mempelajari tentang nilai tempat dan bentuk natural.

      Sebelum memulai pembelajaran, mari kita melakukan tepuk semangat terlebih dahulu agar semangat kita semakin bertambah untuk mengikuti kegiatan belajar hari ini.^^

      📌 Materi Matematika



    • Lebih dari:
      • Menunjukkan bahwa suatu kelompok benda memiliki jumlah yang lebih banyak dibandingkan kelompok benda lainnya.
      • Contoh: Jika ada 5 apel dan 3 jeruk, maka apel "lebih dari" jeruk.
    • Kurang dari:
      • Menunjukkan bahwa suatu kelompok benda memiliki jumlah yang lebih sedikit dibandingkan kelompok benda lainnya.
      • Contoh: Jika ada 3 jeruk dan 5 apel, maka jeruk "kurang dari" apel.
    • Beda atau selisih:
      • Menunjukkan perbedaan jumlah antara dua kelompok benda.
      • Cara mencari selisih: Kurangkan jumlah benda yang lebih banyak dengan jumlah benda yang lebih sedikit.
      • Contoh: Jika ada 5 apel dan 3 jeruk, selisihnya adalah 5 - 3 = 2.

    • Ayo Berlatih!


      📌Materi Seni Rupa




      Model bentuk Bangunan


    • Bentuk Bangunan:
      • Bangunan memiliki berbagai bentuk dan ukuran, seperti rumah, sekolah, gedung, atau tempat ibadah.
      • Setiap bangunan memiliki ciri khas dan fungsi yang berbeda.
    • Bentuk Dasar Geometri:
      • Bangunan seringkali tersusun dari bentuk-bentuk geometri dasar seperti persegi, persegi panjang, segitiga, lingkaran, kubus, balok, limas, kerucut dan tabung.
      • Memahami bentuk-bentuk dasar ini membantu siswa mengenali struktur bangunan.
    • Model Bangunan:
      • Model bangunan adalah representasi tiga dimensi dari sebuah bangunan.
      • Model dapat dibuat dari berbagai bahan sederhana seperti kardus, kertas, plastisin, atau bahan daur ulang.
    • Seseorang yang merancang bangunan disebut dengan Arsitektur.

      Ayo Berlatih!




      📌REFLEKSI / KESIMPULAN PEMBELAJARAN
      Berdasarkan pembelajaran hari ini, Alhamdulillah peserta didik sudah mengenal konsep lebih dari, kurang dari, dan selisih,  serta untuk pelajaran tentang bentuk dan model bangunan, Alhamdulillah peserta didik sudah mampu mengenal dan menyebutkan berbagai macam bentuk bangun dan fungsinya dengan baik.

      Materi Ajar, Senin, 21 April 2025

      Minggu, 20 April 2025

       Hari, tanggal    : Senin, 21 April 2025

      Kelas                    : 1.A
      Guru                     : Risa Melinda Syahrie, S.pd. dan Diah Ayu Eka Rusmita, S.Pd.
      Mapel                   : P. Pancasila & B. Indonesia


       


          📌 Capaian Pembelajaran (CP)
      • Peserta didik mampu mengidentifikasi dan menceritakan bentuk kerja sama dalam keberagaman di lingkungan keluarga dan sekolah. Peserta didik mampu mengenal ciri-ciri fisik lingkungan keluarga dan sekolah, sebagai bagian tidak terpisahkan dari wilayah NKRI. Peserta didik mampu menyebutkan contoh sikap dan perilaku menjaga lingkungan sekitar serta mempraktikkannya di lingkungan keluarga dan sekolah. 

      • Peserta didik mampu bersikap menjadi pembaca dan pemirsa yang menunjukkan minat terhadap teks yang dibaca atau dipirsa. Peserta didik mampu membaca kata-kata yang dikenalinya sehari-hari dengan fasih. Peserta didik mampu memahami informasi dari bacaan dan tayangan yang dipirsa tentang diri dan lingkungan, narasi imajinatif, dan puisi anak. Peserta didik mampu memaknai kosakata baru dari teks yang dibaca atau tayangan yang dipirsa dengan bantuan ilustrasi.

        📌 Tujuan Pembelajaran (TP)
      1. Peserta didik dapat Mengidentifikasi bentuk kerja sama dalam keberagaman di lingkungan keluarga dan sekolah.
      2. Peserta didik dapat menuliskan kata – kata sederhana tentang arah dan letak

      📌 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):
      1. Memahami  kata – kata sederhana tentang arah dan letak
      2. Mengidentifikasi bentuk kerja sama dalam keberagaman di lingkungan keluarga dan sekolah.

      📌 Metode dan Media ajar

      •        Metode: Konstekstual, Diskusi kelompok
      •        Media ajar: Video pembelajarana, gambar, LKPD
       

      📌 Kegiatan Awal (Sapaan)

      Hallo, good morning ananda sholih sholihah 1.A.. How's your feel today? semoga selalu diberikan kesehatan dan kemudahan dalam belajar yaa Aamiin. Okay, Sebelum kita mulai pembelajaran hari ini, marilah kita membaca do'a, melaksanakan sholat dhuha dan murojaah terlebih dahulu yaa sholeh sholehah ^^

      📌  Apersepsi : 

      Selamat pagi ananda sholeh sholehah..  Pada pertemuan sebelumnya kita telah belajar tentang arah mata angin, cara membaca denah dan juga tentang cara menyimak suatu cerita dan menumukan informasi dari suatu cerita. Nah, hari ini kita akan kembali mempelajari tentang arah dan letak serta cara merawat dan menjaga lingkungan sekitar kita. Oke mari kita simak dan perhatikan video pembalajaran serta materi di bawah ini yaa ^^



      📌 Materi Pendidikan Pancasila

      Mari kita simak bersama video berikut ini!^^



      Gotong Royong

      • Perhatikan gambar di atas! (pertanyaan pemantik)

      1.       Siapa yang suka membantu orangtua di rumah? 
      2.       Apakah kalian suka membantu orang tua di rumah?
      3.       Pekerjaan apa yang kalian lakukan untuk membantu orangtua di rumah?”

      Apa itu Gotong Royong?

      Gotong royong adalah bekerja bersama-sama untuk mencapai tujuan yang sama. Seperti bekerja bersama teman-teman di kelas untuk membersihkan kelas. Atau membantu ibu membersihkan rumah. Gotong royong membuat pekerjaan menjadi lebih ringan dan cepat selesai. Gotong royong membuat kita menjadi lebih akrab dengan teman-teman dan keluarga. Gotong royong mengajarkan kita untuk saling membantu dan peduli terhadap orang lain.

        Contoh Gotong Royong di Rumah

        • Membantu ibu membersihkan rumah.
        • Membantu ayah membersihkan halaman.
        • Merapikan mainan bersama-sama.
        • Mencuci piring bersama-sama setelah makan.

        Manfaat Gotong Royong

        • Pekerjaan menjadi lebih ringan.
        • Pekerjaan menjadi lebih cepat selesai.
        • Mempererat persahabatan dan kekeluargaan.
        • Menumbuhkan sikap saling membantu.
        • Menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman.




        📌 Materi Bahasa Indonesia


        Yuk, sebelum belajar perhatikan video berikut ya anak-anak. Let's check it out!!^^

            

            Setelah memperhatikan video diatas, anak sholih sholihah perhatikan tangan bu guru ya. Mana yang tangan kanan dan mana yang tangan kiri?
           Tangan kanan dan kiri memiliki fungsi yang penting dalam kehidupan sehari-hari. Tangan kanan umumnya digunakan untuk hal-hal sopan seperti makan, minum, bersalaman, menulis dan sebagainya, sedangkan tangan kiri digunakan untuk hal-hal yang tidak bersih seperti mengangkat sampah dan membersihkan kotoran tubuhNamun, kedua tangan ini dapat digunakan dengan baik untuk membantu aktivitas sehari-hari. 
              Perhatikan denah berikut!
        Contoh soal 
               1. Di samping kanan rumah Rafa adalah rumah Paundra
        2     2. Di samping kiri rumah Asenka adalah rumah Gabriel
               3. Di depan rumah Seyna adalah rumah Yuri. 
                
                Latihan Soal
           


        📌REFLEKSI / KESIMPULAN PEMBELAJARAN
        Berdasarkan penbelajaran ini, dapat diketahui bahwa peserta didik sudah mampu mengidentifikasi bentuk kerjasama di lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat, serta peserta didik jiga sidah mampu mengenal arah dan letak kanan kiri.