Materi Ajar, Rabu, 14 Januari 2026

Selasa, 13 Januari 2026

 Hari, tanggal    : Rabu, 14 Januari 2026

Kelas                    : 2.A
Guru                     : Rizki Ariyanti, S.pd. dan Diah Ayu Eka Rusmita, S.Pd.
Mapel                   : PAK & P.Pancasila


 

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Selamat pagi ananda sholeh sholehah kelas 2.A.
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya dalam keadaan sehat, bahagia, dan siap belajar kembali. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan dan kemudahan dalam menuntut ilmu. Aamiin 🤲 Sebelum kita memulai kegiatan belajar hari ini, marilah kita membaca doa bersamamelaksanakan salat dhuha, dan murojaah terlebih dahulu, ya ananda sholeh sholehah 😊

Baik, pada pembelajaran sebelumnya kita telah aturan ayang ada di rumah dan di sekolah. Nah pembelajaran hari ini kita akan mengenal identitas diri kita serta unsur-unsur dari identitas diri, selain itu kita juga akan belajar mengenal sikap kerja keras. Perhatikan penjelasan dengan baik, kerjakan tugas dengan teliti, dan tetap semangat belajar.
Semangat belajar ananda sholeh dan sholehah! 🌟


📌 Metode dan Media ajar

  1. Metode/ Model pembelajaran : Discovery Learning
  2. Media ajar : Video pembelajaran, LKPD

 

    📌 Capaian Pembelajaran (CP):

  1. Murid menunjukkan pemahaman terhadap berbagai nilai anti korupsi, seperti sikap jujur, tanggung jawab, mandiri, dan peduli dalam lingkungan keluarga. 
  2. Murid mengidentifikasi dan menghargai identitas dirinya sesuai dengan jenis kelamin, hobi, bahasa, serta agama dan kepercayaan di lingkungan rumah dan sekolah.

📌 Tujuan Pembelajaran (TP)

  1. Murid dapat mengenali berbagai nilai antikorupsi, seperti sikap jujur, tanggung jawab, mandiri, dan peduli dalam lingkungan keluarga. 
  2. Murid dapat mengidentifikasi identitas dirinya sesuai dengan jenis kelamin, hobi, bahasa, serta agama dan kepercayaan di lingkungan rumah


📌 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

  1. Murid dapat mengenali berbagai nilai antikorupsi sikap kerja keras di lingkungan rumah dan sekolah
  2. Murid dapat mengenal apa itu identitas diri..
  3. Murid dapat mengidentifikasi unsur-unsur identitas diri
  4. Murid dapat menyebutkan identitas dirinya di lingkungan rumah.
  5. Murid dapat menunjukkan sikap bangga terhadap identitas dirinya.



📌 Materi PAK
SIKAP KERJA KERAS






  1. Pengertian Kerja Keras
    Kerja keras adalah usaha sungguh-sungguh untuk mencapai tujuan. Kita tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan.

  2. Contoh Sikap Kerja Keras di Sekolah

    • Mengerjakan tugas sampai selesai.

    • Belajar terus sampai bisa, meskipun awalnya sulit.

    • Berlatih membaca, menulis, atau berhitung setiap hari.

    • Tidak menyontek saat ulangan.

  3. Contoh Sikap Kerja Keras di Rumah

    • Membantu orang tua dengan sungguh-sungguh.

    • Menyapu atau merapikan kamar sampai bersih.

    • Belajar mandiri tanpa disuruh.

  4. Mengapa Kita Harus Kerja Keras?

    • Agar bisa mencapai cita-cita.

    • Agar menjadi anak yang mandiri dan bertanggung jawab.

    • Agar orang lain percaya kepada kita.

    • Agar menjadi pribadi yang kuat dan tidak mudah menyerah.

  5. Ciri-ciri Anak yang Kerja Keras

    • Tidak mudah menyerah.

    • Mau mencoba lagi saat gagal.

    • Rajin berlatih dan belajar.

    • Selalu berusaha memberikan yang terbaik.

Jawablah pertanyaan berikut!

  1. Apa yang dimaksud dengan kerja keras?

  2. Tuliskan dua contoh kerja keras di sekolah!

  3. Tuliskan satu contoh kerja keras di rumah!

  4. Mengapa kita harus kerja keras?




📌 Materi Pendidikan Pancasila:

KEBERAGAMAN HOBI


“Apakah setiap orang punya hobi yang sama?”



·      A. Pengertian Hobi

     Hobi adalah kegiatan yang kita sukai dan sering dilakukan saat waktu luang.

      Contoh:

  1.       Bermain bola
  2.       Menggambar
  3.       Membaca
  4.       Menyanyi

Setiap anak boleh memiliki hobi yang berbeda.


B. Contoh Keberagaman Hobi

1. Hobi Olahraga

• Sepak bola

• Bersepeda

• Berenang

2. Hobi Seni

• Menggambar

• Mewarnai

• Menari

• Menyanyi

3. Hobi Membaca dan Belajar

• Membaca buku cerita

• Menulis

• Menghitung

4. Hobi Bermain dan Kreasi

• Bermain lego

• Bermain peran

• Merakit mainan


C. Manfaat Memiliki Hobi

• Merasa senang dan bahagia

• Menjadi sehat dan aktif

• Melatih bakat dan kemampuan

• Belajar disiplin dan percaya diri


D. Sikap terhadap Keberagaman Hobi

• Menghargai hobi teman

• Tidak mengejek hobi orang lain

• Mau berteman dengan siapa saja

• Saling mendukung hobi teman



📌 Refleksi Pembelajaran:


Materi Ajar, Selasa, 13 Januari 2026

Senin, 12 Januari 2026

                                     

Hari, tanggal    : Selasa, 13 Januari 2026

Kelas                    : 2.A
Guru                     : Rizki Ariyanti, S.pd. dan Diah Ayu Eka Rusmita, S.Pd.
Mapel                   : Bahasa Indonesia & Matematika


 

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Selamat pagi ananda sholeh sholehah kelas 2.A.
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya dalam keadaan sehat, bahagia, dan siap belajar kembali. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan dan kemudahan dalam menuntut ilmu. Aamiin 🤲 Sebelum kita memulai kegiatan belajar hari ini, marilah kita membaca doa bersamamelaksanakan salat dhuha, dan murojaah terlebih dahulu, ya ananda sholeh sholehah 😊

Baik, pada pembelajaran sebelumnya kita telah mengenal fabel secara sederhana serta mengenal pola dan posisi benda. Nah pembelajaran hari ini kita akan mengenal ciri-ciri fabel dan contohnya serta mengenal konsep pecahan. Perhatikan penjelasan dengan baik, kerjakan tugas dengan teliti, dan tetap semangat belajar.
Semangat belajar ananda sholeh dan sholehah! 🌟


📌 Metode dan Media ajar

  1. Metode/ Model pembelajaran : Discovery Learning
  2. Media ajar : Video pembelajaran, LKPD

 

    📌 Capaian Pembelajaran (CP):

  1. Murid mampu bersikap menjadi pendengar yang penuh perhatian. Peserta didik menunjukkan minat pada tuturan yang didengar serta mampu memahami informasi dari media audio, teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengar), instruksi lisan, dan percakapan yang berkaitan dengan diri, keluarga, dan/atau lingkungan. 
  2. Murid menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100. Murid dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan. Mereka dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20. Murid menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak (pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat).

📌 Tujuan Pembelajaran (TP)

  1. Murid dapat mengikuti instruksi lisan sederhana yang berkaitan dengan kegiatan sehari-hari di rumah atau sekolah.
  2. Murid menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak (pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat).


📌 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

  1. Murid dapat mengenal konsep “bagian dari keseluruhan” menggunakan benda konkret.
  2. Murid dapat membagi satu benda menjadi 2 bagian sama besar dan mengenal konsep ½ (setengah).
  3. Murid dapat membagi satu benda menjadi 4 bagian sama besar dan mengenal konsep ¼ (seperempat).
  4. Murid 1.   Murid dapat mengikuti instruksi lisan sederhana yang berkaitan dengan kegiatan sehari-hari di rumah atau sekolah.
  5. Murid dapat mengidentifikasi maksud, tujuan, atau pesan dari tuturan yang didengar.
  6. Murid dapat menyampaikan kembali isi percakapan atau cerita pendek yang didengar dengan kata-kata sendiri.
  7. Murid dapat membedakan perasaan atau sikap tokoh dalam cerita yang didengarkan.


📌 Materi Bahasa Indonesia:


Tanda Koma (,)

Apa itu tanda koma?

Tanda koma (,) adalah tanda baca yang digunakan untuk memberi jeda saat membaca dan memisahkan bagian kalimat.


Fungsi Tanda Koma 

1. Memisahkan kata dalam daftar

Digunakan saat menyebutkan lebih dari dua benda atau kegiatan.

Contoh:

  • Ibu membeli apel, jeruk, dan mangga.

  • Di tas ada buku, pensil, penghapus.


2. Memisahkan sapaan di awal kalimat

Jika kita menyapa seseorang, gunakan koma setelah sapaan.

Contoh:

  • Ani, tolong ambilkan buku itu.

  • Bu Guru, saya sudah selesai.


3. Memisahkan tempat atau waktu

Digunakan saat menyebutkan tempat atau waktu lebih dari satu.

Contoh:

  • Saya lahir di Bandung, Jawa Barat.

  • Kami belajar pada hari Senin, pagi hari.



Contoh:
Di kelas ada Ani, Budi, dan Siti.
Tanpa koma, kalimat akan sulit dipahami.

 LATIHAN:

A. Isilah tanda koma (,) pada kalimat berikut!

  1. Ayah membeli roti susu dan keju.
    ➜ .....

  2. Siti tolong ambilkan buku itu.
    ➜ .....

  3. Kami bermain di taman sekolah dan rumah nenek.
    ➜ .....


B. Berilah tanda koma pada kalimat berikut dengan benar!

  1. Budi Ali dan Rina bermain bersama.

  2. Bu Guru saya izin ke toilet.

  3. Di meja ada pensil penghapus dan penggaris.




📌 Materi Matematika


KONSEP PECAHAN SEPEREMPAT (1/4)


“Menurut kalian, jika kue ini dibagi untuk empat anak, bagaimana caranya supaya adil?”


·         Pecahan adalah bagian dari keseluruhan benda. Keseluruhan → benda yang masih utuh.

·         

Apa itu pecahan seperempat?

Pecahan seperempat ditulis ¼ dan artinya satu dari empat bagian yang sama besar.

👉 Seperempat = 1 bagian dari 4 bagian sama besar


Contoh Pecahan Seperempat

🍕 Pizza dipotong menjadi 4 bagian sama besar
Jika kita mengambil 1 potong, maka kita mengambil ¼ pizza.

🍰 Kue dibagi menjadi 4 bagian sama besar
1 bagian kue = ¼ kue


Bentuk Penulisan Pecahan Seperempat

  • Angka 1 → menunjukkan bagian yang diambil

  • Angka 4 → menunjukkan jumlah seluruh bagian

Ditulis: ¼
Dibaca: seperempat


Cara Menentukan Pecahan Seperempat

  1. Bagi benda menjadi 4 bagian sama besar

  2. Ambil 1 bagian

  3. Bagian itu disebut seperempat (¼)


 LATIHAN:

A. Isilah Titik-titik Berikut!

  1. Seperempat berarti … dari … bagian sama besar.
    ➜......

  2. Jika pizza dibagi menjadi 4 bagian sama besar,
    maka satu potong pizza adalah …
    ......

  3. Angka di atas pada pecahan ¼ adalah …
    ➜ ......


B. Beri Tanda ✓ atau ✗

  1. ¼ artinya satu dari empat bagian sama besar. (....)

  2. Seperempat lebih besar dari setengah. (.....)

  3. Kue dibagi 4 bagian sama besar, satu bagian adalah seperempat. (.....)


📌 Refleksi Pembelajaran:

Materi Ajar, Senin, 12 Januari 2026

Minggu, 11 Januari 2026

Hari, tanggal    : Senin, 12 Januari 2026

Kelas                    : 2.A
Guru                     : Rizki Ariyanti, S.pd. dan Diah Ayu Eka Rusmita, S.Pd.
Mapel                   : Bahasa Indonesia & Seni Rupa


 


Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Selamat pagi ananda sholeh sholehah kelas 2.A.
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya dalam keadaan sehat, bahagia, dan siap belajar kembali. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan dan kemudahan dalam menuntut ilmu. Aamiin 🤲 Sebelum kita memulai kegiatan belajar hari ini, marilah kita membaca doa bersamamelaksanakan salat dhuha, dan murojaah terlebih dahulu, ya ananda sholeh sholehah 😊

Baik, pada pembelajaran sebelumnya kita telah mengenal ciri-ciri dari cerita fabel serta mengenal alat dan bahan dalam seni rupa di lingkungan sekitar. Nah pembelajaran hari ini kita akan mengenal penggunaan tanda koma pada cerita fabel serta membuat karya seni rupa dengan menggunakan bahan dari lingkungan sekitar. Perhatikan penjelasan dengan baik, kerjakan tugas dengan teliti, dan tetap semangat belajar.
Semangat belajar ananda sholeh dan sholehah! 🌟


📌 Metode dan Media ajar

  1. Metode/ Model pembelajaran : Discovery Learning
  2. Media ajar : Video pembelajaran, LKPD

 

    📌 Capaian Pembelajaran (CP):

  1. Murid mampu bersikap menjadi pendengar yang penuh perhatian. Peserta didik menunjukkan minat pada tuturan yang didengar serta mampu memahami informasi dari media audio, teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengar), instruksi lisan, dan percakapan yang berkaitan dengan diri, keluarga, dan/atau lingkungan. 
  2. Murid menggunakan pengalaman visualnya sebagai sumber gagasan dalam berkarya. Peserta didik mengeksplorasi alat  dan bahan dasar yang tersedia di lingkungan sekitar.

📌 Tujuan Pembelajaran (TP)

  1. Murid dapat mengikuti instruksi lisan sederhana yang berkaitan dengan kegiatan sehari-hari di rumah atau sekolah.
  2. Murid dapat mengeksplorasi alat dan bahan dasar yang tersedia di lingkungan sekitar (daun kering, kertas bekas, ranting, pasir, kain perca, dll) dengan aman.


📌 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

  1. Murid dapat mengikuti instruksi lisan sederhana yang berkaitan dengan kegiatan sehari-hari di rumah atau sekolah.
  2. Murid dapat mengidentifikasi maksud, tujuan, atau pesan dari tuturan yang didengar.
  3. Murid dapat menyampaikan kembali isi percakapan atau cerita pendek yang didengar dengan kata-kata sendiri.
  4. Murid dapat membedakan perasaan atau sikap tokoh dalam cerita yang didengarkan.
  5. Murid mengeksplorasi berbagai alat dan bahan sederhana yang ada di lingkungan sekitar (daun, batang, biji, kertas bekas, dll).
  6. Murid membuat karya seni berdasarkan gagasan sendiri dengan memanfaatkan bahan-bahan yang dieksplorasi.
  7. Murid mempresentasikan karyanya secara lisan dengan menjelaskan gagasan dan bahan yang digunakan dalam bahasa sehari-hari.



📌 Materi Bahasa Indonesia:

Menyimak poster dan fabel tentang keragaman dengan baik

Apa itu menyimak?
Menyimak artinya mendengarkan dan memperhatikan dengan baik. Saat guru membacakan cerita atau menunjukkan poster, murid harus melihat gambar, membaca tulisan, dan mendengarkan penjelasan guru.

 

Apa itu poster?
Poster adalah gambar yang berisi tulisan singkat. Poster biasanya berisi ajakan atau pesan. Contohnya poster tentang hidup rukun atau saling menghargai teman.

 

Apa itu fabel?
Fabel adalah cerita tentang hewan yang bisa berbicara seperti manusia. Hewan dalam fabel biasanya mengajarkan sikap baik, seperti tolong-menolong dan menghargai perbedaan.

 

Apa itu tanda baca koma (,)?
Tanda koma digunakan untuk memisahkan kata atau bagian kalimat agar mudah dipahami.



Contoh:
Di kelas ada Ani, Budi, dan Siti.
Tanpa koma, kalimat akan sulit dipahami.

 

Kosakata baru :

1.  Iba : Kasihan

2.  Minder : Rendah diri

3. Kawanan : Kumpulan hewan sejenis




📌 Materi Seni Rupa:


 
  

1.      “Bahan mana yang kasar, halus, atau bertekstur?”

Pengenalan alat dan bahan seni rupa dari lingkungan

  1. Pengertian Eksplorasi Bahan Seni
    Eksplorasi bahan seni adalah kegiatan mencoba, meraba, melihat, dan menggunakan berbagai bahan untuk membuat karya seni.
  2. Macam-macam Bahan dari Lingkungan Sekitar

-      Daun kering                                  - Kain Perca

                             

- Pasir                                                  - Ranting kecil        

                     

-      Kertas bekas                                  - Kardus bekas

               

  1. Alat yang Digunakan

-      Lem           -Gunting (ujung tumpul)         -Alas kertas/kardus


2.      Perbedaan karakter kertas bekas dan kain perca.

Kertas bekas menghasilkan pola lipatan yang jauh lebih jelas dan permanen dibandingkan kain perca. 

Berikut adalah alasan mengapa kertas bekas lebih unggul dalam hal ini:

  • Struktur Serat: Kertas terbuat dari serat tanaman (kayu) yang diproses hingga menyisakan serat yang kaku. Ketika dilipat, serat-serat ini akan patah atau tertekuk secara permanen pada garis lipatan, sehingga meninggalkan bekas yang tajam dan sulit dihilangkan.
  • Kemampuan Menahan Tekanan: Lipatan pada kertas dihasilkan dengan memberikan tekanan sepanjang garis tertentu, yang membuat kertas mempertahankan bentuk tersebut secara otomatis tanpa bantuan alat lain.
  • Karakteristik Kain: Sebaliknya, kain perca (terutama yang mengandung serat sintetis atau elastis seperti spandex) cenderung kembali ke bentuk aslinya karena sifatnya yang lentur dan tidak mudah patah seratnya. Untuk membuat lipatan yang jelas pada kain, biasanya diperlukan bantuan panas (setrika) atau teknik jahitan khusus seperti patchwork dan quilting.

LKPD Teknik Rubbing



Siapkan alat dan bahan berikut ini !

Alat dan Bahan

  • Daun dengan tekstur jelas (misalnya daun jati, mangga, pepaya, atau kering)
  • Kertas gambar / kertas HVS
  • Pensil, krayon, atau pastel minyak
  • Alas datar (meja/buku)
  • Selotip (opsional)

Langkah-Langkah

  1. Menyiapkan Daun
    Pilih daun yang permukaannya berurat jelas dan tidak terlalu basah agar hasil gosokan terlihat kuat.
  2. Meletakkan Daun
    Letakkan daun di atas alas datar dengan posisi tulang daun menghadap ke atas.
  3. Menutup dengan Kertas
    Letakkan kertas di atas daun secara hati-hati. Jika perlu, rekatkan sedikit dengan selotip agar tidak bergeser.
  4. Menggosok Permukaan Kertas
    Gosokkan pensil/krayon/pastel secara perlahan dan merata di atas kertas. Gunakan sisi pensil atau krayon agar tekstur daun muncul jelas.
  5. Mengatur Tekanan Gosokan
    Atur tekanan tangan—tidak terlalu keras—agar detail urat daun tercetak dengan baik.
  6. Mengulang dan Berkreasi
    Ulangi langkah dengan daun lain atau susun beberapa daun untuk membuat pola atau komposisi menarik.
  7. Finishing
    Tambahkan warna, latar belakang, atau judul sesuai kreativitas. Rapikan bagian yang perlu.

Tips

  • Coba berbagai jenis daun untuk hasil tekstur yang berbeda.
  • Gunakan beberapa warna agar karya terlihat lebih hidup.
  • Pastikan kertas tidak bergeser saat menggosok.

📌 Refleksi Pembelajaran: