Hari, tanggal : Senin, 12 Januari 2026
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Selamat pagi ananda sholeh sholehah kelas 2.A.
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya dalam keadaan sehat, bahagia, dan siap belajar kembali. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan dan kemudahan dalam menuntut ilmu. Aamiin 🤲 Sebelum kita memulai kegiatan belajar hari ini, marilah kita membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah terlebih dahulu, ya ananda sholeh sholehah 😊
Baik, pada pembelajaran sebelumnya kita telah mengenal ciri-ciri dari cerita fabel serta mengenal alat dan bahan dalam seni rupa di lingkungan sekitar. Nah pembelajaran hari ini kita akan mengenal penggunaan tanda koma pada cerita fabel serta membuat karya seni rupa dengan menggunakan bahan dari lingkungan sekitar. Perhatikan penjelasan dengan baik, kerjakan tugas dengan teliti, dan tetap semangat belajar.
Semangat belajar ananda sholeh dan sholehah! 🌟
📌 Metode dan Media ajar
- Metode/ Model pembelajaran : Discovery Learning
- Media ajar : Video pembelajaran, LKPD
📌 Capaian Pembelajaran (CP):
- Murid mampu bersikap menjadi pendengar yang penuh perhatian. Peserta didik menunjukkan minat pada tuturan yang didengar serta mampu memahami informasi dari media audio, teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengar), instruksi lisan, dan percakapan yang berkaitan dengan diri, keluarga, dan/atau lingkungan.
- Murid menggunakan pengalaman visualnya sebagai sumber gagasan dalam berkarya. Peserta didik mengeksplorasi alat dan bahan dasar yang tersedia di lingkungan sekitar.
📌 Tujuan Pembelajaran (TP)
- Murid dapat mengikuti instruksi lisan sederhana yang berkaitan dengan kegiatan sehari-hari di rumah atau sekolah.
- Murid dapat mengeksplorasi alat dan bahan dasar yang tersedia di lingkungan sekitar (daun kering, kertas bekas, ranting, pasir, kain perca, dll) dengan aman.
📌 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):
- Murid dapat mengikuti instruksi lisan sederhana yang berkaitan dengan kegiatan sehari-hari di rumah atau sekolah.
- Murid dapat mengidentifikasi maksud, tujuan, atau pesan dari tuturan yang didengar.
- Murid dapat menyampaikan kembali isi percakapan atau cerita pendek yang didengar dengan kata-kata sendiri.
- Murid dapat membedakan perasaan atau sikap tokoh dalam cerita yang didengarkan.
- Murid mengeksplorasi berbagai alat dan bahan sederhana yang ada di lingkungan sekitar (daun, batang, biji, kertas bekas, dll).
- Murid membuat karya seni berdasarkan gagasan sendiri dengan memanfaatkan bahan-bahan yang dieksplorasi.
- Murid mempresentasikan karyanya secara lisan dengan menjelaskan gagasan dan bahan yang digunakan dalam bahasa sehari-hari.
Apa itu menyimak?
Menyimak artinya mendengarkan dan memperhatikan dengan baik. Saat guru
membacakan cerita atau menunjukkan poster, murid harus melihat gambar, membaca
tulisan, dan mendengarkan penjelasan guru.
Apa itu poster?
Poster adalah gambar yang berisi tulisan singkat. Poster biasanya berisi ajakan
atau pesan. Contohnya poster tentang hidup rukun atau saling menghargai teman.
Apa itu fabel?
Fabel adalah cerita tentang hewan yang bisa berbicara seperti manusia. Hewan
dalam fabel biasanya mengajarkan sikap baik, seperti tolong-menolong dan
menghargai perbedaan.
Apa itu tanda baca koma (,)?
Tanda koma digunakan untuk memisahkan kata atau bagian kalimat agar mudah
dipahami.
Contoh:
Di kelas ada Ani, Budi, dan Siti.
Tanpa koma, kalimat akan sulit dipahami.
Kosakata baru :
1. Iba : Kasihan
2. Minder : Rendah diri
3. Kawanan : Kumpulan hewan sejenis
📌 Materi Seni Rupa:
1. “Bahan mana yang kasar, halus, atau bertekstur?”
Pengenalan alat dan bahan seni rupa dari lingkungan
- Pengertian Eksplorasi Bahan Seni
Eksplorasi bahan seni adalah kegiatan mencoba, meraba, melihat, dan menggunakan berbagai bahan untuk membuat karya seni. - Macam-macam Bahan dari Lingkungan Sekitar
Eksplorasi bahan seni adalah kegiatan mencoba, meraba, melihat, dan menggunakan berbagai bahan untuk membuat karya seni.
- Daun kering - Kain Perca
- Pasir - Ranting kecil

- Kertas bekas - Kardus bekas
- Alat yang Digunakan
- Lem -Gunting (ujung tumpul) -Alas kertas/kardus
2. Perbedaan karakter kertas bekas dan kain perca.
Kertas bekas menghasilkan pola lipatan yang jauh lebih jelas dan permanen dibandingkan kain perca.
Berikut adalah alasan mengapa kertas bekas lebih unggul dalam hal ini:
- Struktur Serat: Kertas terbuat dari serat tanaman (kayu) yang diproses hingga menyisakan serat yang kaku. Ketika dilipat, serat-serat ini akan patah atau tertekuk secara permanen pada garis lipatan, sehingga meninggalkan bekas yang tajam dan sulit dihilangkan.
- Kemampuan Menahan Tekanan: Lipatan pada kertas dihasilkan dengan memberikan tekanan sepanjang garis tertentu, yang membuat kertas mempertahankan bentuk tersebut secara otomatis tanpa bantuan alat lain.
- Karakteristik Kain: Sebaliknya, kain perca (terutama yang mengandung serat sintetis atau elastis seperti spandex) cenderung kembali ke bentuk aslinya karena sifatnya yang lentur dan tidak mudah patah seratnya. Untuk membuat lipatan yang jelas pada kain, biasanya diperlukan bantuan panas (setrika) atau teknik jahitan khusus seperti patchwork dan quilting.
LKPD Teknik Rubbing
Siapkan alat dan bahan berikut ini !
Alat dan Bahan
- Daun dengan tekstur jelas (misalnya daun jati, mangga, pepaya, atau kering)
- Kertas gambar / kertas HVS
- Pensil, krayon, atau pastel minyak
- Alas datar (meja/buku)
- Selotip (opsional)
Langkah-Langkah
- Menyiapkan Daun
Pilih daun yang permukaannya berurat jelas dan tidak terlalu basah agar hasil gosokan terlihat kuat. - Meletakkan Daun
Letakkan daun di atas alas datar dengan posisi tulang daun menghadap ke atas. - Menutup dengan Kertas
Letakkan kertas di atas daun secara hati-hati. Jika perlu, rekatkan sedikit dengan selotip agar tidak bergeser. - Menggosok Permukaan Kertas
Gosokkan pensil/krayon/pastel secara perlahan dan merata di atas kertas. Gunakan sisi pensil atau krayon agar tekstur daun muncul jelas. - Mengatur Tekanan Gosokan
Atur tekanan tangan—tidak terlalu keras—agar detail urat daun tercetak dengan baik. - Mengulang dan Berkreasi
Ulangi langkah dengan daun lain atau susun beberapa daun untuk membuat pola atau komposisi menarik. - Finishing
Tambahkan warna, latar belakang, atau judul sesuai kreativitas. Rapikan bagian yang perlu.
Tips
- Coba berbagai jenis daun untuk hasil tekstur yang berbeda.
- Gunakan beberapa warna agar karya terlihat lebih hidup.
- Pastikan kertas tidak bergeser saat menggosok.







0 comments:
Posting Komentar