Selasa, 28 Juli 2026 - 2.C - B.Indonesia dan Matematika

Senin, 27 Juli 2026

Hari/Tanggal: Selasa, 28 Juli 2026

Nama Guru: Rizki Ariyanti, S.Pd. dan Diah Ayu Eka Rusmita, S.Pd.

Kelas: II.C

Materi Pembelajaran: B.Indonesia & Matematika

Materi Pokok: Huruf Kapital dan tanda Baca (B.Indonesia), Menulis dan Membaca Bilangan Cacah sampai 100 (Matematika)

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.C! 💖

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah.

Baik, pada pertemuan sebelumnya kita telah belajar tentang intuisi bilangan cacah sampai 100 serta mengenal berbagai macam jenis perasaan. Nah pada hari ini kita akan belajar tentang penggunaan huruf kapital serta tanda baca titik dan koma, dan menulis lambang dan nama bilangan cacah sampai 100. Dengarkan penjelasan Bu Guru dengan baik, kerjakan tugas dengan teliti, dan tetap semangat ya! 🌈

Selamat belajar, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.C! Semangat Selalu! 🌟


📌 Metode dan Media ajar

  1. Metode/ Model pembelajaran : Discovery Learning
  2. Media ajar : Video pembelajaran, LKPD

📌 Capaian Pembelajaran (CP):

  1. Bahasa Indonesia: Murid mampu memahami informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengarkan) berupa percakapan yang berkaitan dengan diri, keluarga, dan/atau lingkungan sekitar; dan memahami pesan teks sastra berbentuk teks aural.
  2. Matematika: Menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100; membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan; melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20; dan menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak (pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat).

📌 Tujuan Pembelajaran (TP)

  1. Bahasa Indoensia: Memahami informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengarkan) berupa percakapan yang berkaitan dengan diri, keluarga, dan/atau lingkungan sekitar.
  2. Matematika: Membaca dan menulis lambang bilangan sampai 100

📌 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

Bahasa Indonesia: 

  1. Mendengarkan percakapan dengan penuh perhatian.
  2. Menyebutkan informasi pokok (siapa, apa, kapan, di mana) yang terdapat dalam percakapan.
  3. Menemukan kata atau kalimat yang menunjukkan perasaan tokoh dalam percakapan
  4. Mengenali dan menyebutkan jenis perasaan (senang, sedih, marah, takut, bangga, malu) yang disampaikan dalam percakapan.

Matematika

  1. Membaca lambang bilangan cacah sampai 100 dengan benar.
  2. Menghubungkan lambang bilangan dengan banyak benda sampai 100 dalam situasi sederhana.

  3. Menunjukkan pemahaman bahwa lambang bilangan memiliki makna jumlah benda yang nyata dalam kehidupan sehari-hari.

  4. Menuliskan lambang bilangan cacah sampai 100 dengan benar.


📌 Materi Bahasa Indonesia:

Penggunaan Huruf Kapital




Penggunaan Huruf Kapital

Huruf kapital (huruf besar) digunakan pada:

  1. Huruf pertama di awal kalimat.
    • Contoh: Aku pergi ke sekolah.
  2. Huruf pertama nama orang.
    • Contoh: Budi, Siti, Rina.
  3. Huruf pertama nama tempat.
    • Contoh: Lampung, Jakarta, Indonesia.
  4. Huruf pertama nama hari dan bulan.
    • Contoh: Senin, Juli, Agustus.

Penggunaan Tanda Baca


1. Tanda Titik (.)

Digunakan di akhir kalimat berita atau pernyataan.

  • Contoh:
    • Saya suka membaca.
    • Ibu memasak di dapur.

2. Tanda Koma (,)

Digunakan untuk memisahkan beberapa kata dalam satu kalimat.

  • Contoh:
    • Ani membawa buku, pensil, dan penghapus.
    • Ayah, Ibu, dan Kakak pergi ke pasar.

3. Tanda Seru (!)

Digunakan pada kalimat perintah atau ungkapan kagum.

  • Contoh:
    • Ayo belajar!
    • Wah, indah sekali!

4. Tanda Tanya (?)

Digunakan pada kalimat yang bertanya.

  • Contoh:
    • Siapa namamu?
    • Di mana rumahmu?

 Asesmen:


📌 Materi Matematika

Membaca dan Menulis Bilangan Sampai 100


Apa itu Bilangan Cacah?

Bilangan cacah adalah bilangan yang dimulai dari 0 dan digunakan untuk menghitung banyak benda.

Contoh:
0, 1, 2, 3, 4, 5, ..., 100


Membaca Bilangan

Perhatikan contoh berikut!

Lambang Bilangan

Cara Membaca

7

tujuh

12

dua belas

18

delapan belas

20

dua puluh

25

dua puluh lima

31

tiga puluh satu

46

empat puluh enam

58

lima puluh delapan

73

tujuh puluh tiga

89

delapan puluh sembilan

100

seratus


Menulis Bilangan

Perhatikan nama bilangan berikut!

Nama Bilangan

Lambang Bilangan

Lima

5

Sebelas

11

Dua puluh

20

Dua puluh empat

24

Tiga puluh tujuh

37

Empat puluh sembilan

49

Lima puluh enam

56

Enam puluh delapan

68

Tujuh puluh dua

72

Delapan puluh lima

85

Sembilan puluh sembilan

99

Seratus

100


Pola Bilangan

Bilangan bertambah satu demi satu.

10 → 11 → 12 → 13 → 14 → 15

25 → 26 → 27 → 28 → 29 → 30

48 → 49 → 50 → 51 → 52


Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari

🍎 Di dalam keranjang ada 34 buah apel.
Dibaca: tiga puluh empat.

📚 Rani memiliki 52 buku.
Dibaca: lima puluh dua.

Guru memberikan 100 bintang kepada seluruh siswa.
Dibaca: seratus.


Ayo Berlatih!

A. Bacalah bilangan berikut!

  1.        18 = ____________
  2.        26 = ____________
  3.        41 = ____________
  4.        67 = ____________
  5.        95 = ____________

B. Tulislah lambang bilangannya!

  1.       Tiga puluh dua = _____
  2.       Empat puluh lima = _____
  3.       Lima puluh delapan = _____
  4.       Delapan puluh satu = _____
  5.       Sembilan puluh sembilan = _____

 

Asesmen:

 



📌 Refleksi Pembelajaran:

 

0 comments:

Posting Komentar