Selasa, 08 September 2026 - 2.C - Matematika

Senin, 07 September 2026

 IDENTITAS

Nama Guru: Rizki Ariyanti, S.Pd. dan Diah Ayu Eka Rusmita, S.Pd.

MataPembelajaran: Matematika 

Hari/Tanggal: Selasa, 08 September 2026 

Fase/Kelas: A/II.C

Materi: Komposisi dan dekomposisi bilangan cacah sampai 100

Pertemuan ke: 3

 

 

Ø Capaian Pembelajaran:

Murid mamp menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100; membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan; melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20; dan menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak (pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat).

 

Ø Tujuan Pembelajaran:
Murid mampu
Melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan.

  • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat menyimak penjelasan guru dengan saksama serta memperhatikan nilai tempat puluhan dan satuan pada suatu bilangan.
  • Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan konsep komposisi dan dekomposisi bilangan dengan benda-benda yang ada di sekitar, seperti stik es krim, kelereng, pensil, atau benda lainnya.
  • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat belajar menyusun dan mengurai bilangan melalui permainan kartu angka, benda konkret, serta kegiatan memasangkan bilangan dengan bentuk puluhan dan satuannya.

Ø Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengidentifikasi nilai tempat puluhan dan satuan.
  2. Mengenal konsep komposisi bilangan.
  3. Menyusun bilangan berdasarkan puluhan dan satuan.
  4. Mengenal konsep dekomposisi bilangan.
  5. Mengurai bilangan menjadi puluhan dan satuan.
  6. Menyelesaikan latihan komposisi dan dekomposisi bilangan dalam kehidupan sehari-hari.

 

πŸ“Œ MATERI: Komposisi dan dekomposisi bilangan 50 – 100.

Ø Model/Metode Pembelajaran

Model: Discovery Learning
Metode:
Tanya jawab, demonstrasi, diskusi, permainan kartu angka, penggunaan benda konkret, dan latihan.


Ø Media Pembelajaran/Alat Peraga

LKPD, kartu angka, stik es krim/benda konkret, gambar benda, papan nilai tempat puluhan dan satuan, serta video pembelajaran.

 

Ø Apersepsi

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.C! πŸ’–

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🀲

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah.

Anak-anak hebat, Allah Swt. menciptakan berbagai benda di sekitar kita dengan jumlah yang berbeda-beda. Ketika kita menghitung benda, kita dapat menyusun jumlahnya menjadi sebuah bilangan dan menguraikannya menjadi puluhan dan satuan.

Coba perhatikan, jika Ibu memiliki 35 pensil, berapa puluhan dan berapa satuannya?

Nah, hari ini kita akan belajar menyusun dan mengurai bilangan sampai 100 melalui kegiatan komposisi dan dekomposisi bilangan. Kita akan belajar dengan benda konkret dan permainan angka agar lebih mudah dan menyenangkan. 🌟

 


A. Apa Itu Komposisi Bilangan?

Komposisi bilangan adalah kegiatan menyusun beberapa bagian menjadi satu bilangan.

Bilangan dapat disusun berdasarkan puluhan dan satuan.

Contoh:

30 + 5 = 35

  • 30 = 3 puluhan
  • 5 = 5 satuan

Jadi:

3 puluhan + 5 satuan = 35

Contoh lainnya:

  • 20 + 7 = 27
  • 40 + 3 = 43
  • 50 + 8 = 58
  • 70 + 6 = 76
  • 90 + 4 = 94

B. Apa Itu Dekomposisi Bilangan?

Dekomposisi bilangan adalah kegiatan menguraikan sebuah bilangan menjadi beberapa bagian.

Bilangan diuraikan berdasarkan puluhan dan satuan.

Contoh:

35 = 30 + 5

  • 3 puluhan = 30
  • 5 satuan = 5

Jadi:

35 = 30 + 5

Contoh lainnya:

  • 27 = 20 + 7
  • 43 = 40 + 3
  • 58 = 50 + 8
  • 76 = 70 + 6
  • 94 = 90 + 4

C. Hubungan Komposisi dan Dekomposisi

Komposisi dan dekomposisi adalah kebalikan.

Komposisi: menyusun
➡️ 40 + 6 = 46

Dekomposisi: menguraikan
➡️ 46 = 40 + 6

Jadi, kita dapat menyusun dan mengurai bilangan menggunakan puluhan dan satuan.


D. Contoh Bilangan sampai 100

Bilangan

Puluhan

Satuan

Dekomposisi

12

10

2

10 + 2

25

20

5

20 + 5

34

30

4

30 + 4

47

40

7

40 + 7

53

50

3

50 + 3

68

60

8

60 + 8

75

70

5

70 + 5

82

80

2

80 + 2

96

90

6

90 + 6

100

100

0

100 + 0

 

🌟 Ingat!

Komposisi = menyusun
➡️ 60 + 7 = 67

Dekomposisi = mengurai
➡️ 67 = 60 + 7

Puluhan berada di depan, satuan berada di belakang.

 

Ø Soal Asesmen / Post Test:



Ø Kunci Jawaban/uraian:


Ø Kesimpulan dan refleksi:

Ø Kesimpulan Materi

Hari ini peserta didik belajar tentang komposisi dan dekomposisi bilangan cacah sampai 100, khususnya pada bilangan 50–100. Peserta didik memahami nilai tempat puluhan dan satuan serta hubungan keduanya dalam membentuk dan menguraikan suatu bilangan.

Peserta didik memahami bahwa:

  • πŸ”’ Komposisi bilangan adalah kegiatan menyusun puluhan dan satuan menjadi sebuah bilangan. Contohnya, 70 + 5 = 75.
  • πŸ” Dekomposisi bilangan adalah kegiatan menguraikan suatu bilangan menjadi puluhan dan satuan. Contohnya, 75 = 70 + 5.
  • πŸ“ Pada bilangan dua angka, angka pertama menunjukkan puluhan, sedangkan angka kedua menunjukkan satuan.
  • πŸ”„ Komposisi dan dekomposisi merupakan kegiatan yang saling berkebalikan. Jika 60 + 8 = 68, maka 68 = 60 + 8.

Melalui kegiatan menggunakan benda konkret, kartu angka, papan nilai tempat, permainan Detektif Bilangan, diskusi, dan latihan soal, peserta didik berlatih menyusun dan menguraikan bilangan berdasarkan nilai tempatnya.

Peserta didik juga mulai mampu menerapkan konsep komposisi dan dekomposisi dalam situasi sederhana, seperti menentukan bilangan berdasarkan jumlah puluhan dan satuan serta menentukan bilangan terbesar atau terkecil dari beberapa kartu angka.

Pembelajaran ini membantu peserta didik mengembangkan kemampuan berhitung, berpikir logis, teliti, percaya diri, dan menyelesaikan masalah sederhana yang berkaitan dengan bilangan dalam kehidupan sehari-hari.

Ø Refleksi Pembelajaran

Kehadiran Peserta Didik:
Jumlah peserta didik 22 orang, dengan 20 peserta didik hadir dan 2 peserta didik tidak hadir, terdiri dari 1 peserta didik sakit dan 1 peserta didik izin.

Kendala:
Terdapat 2 peserta didik yang masih memerlukan bimbingan dalam menentukan nilai tempat serta melakukan komposisi dan dekomposisi bilangan secara mandiri.

Tindak Lanjut:
Guru akan memberikan penguatan melalui benda konkret, kartu angka, papan nilai tempat, permainan menyusun bilangan, serta latihan bertahap dari yang sederhana menuju lebih kompleks.

Capaian Tujuan Pembelajaran:
Sebanyak 18 peserta didik telah memahami materi dan mampu melakukan komposisi serta dekomposisi bilangan sampai 100. Sebanyak 2 peserta didik masih memerlukan bimbingan agar lebih memahami konsep nilai tempat, komposisi, dan dekomposisi serta mampu menyelesaikan latihan secara mandiri.

7 comments:

Anonim mengatakan...

Alikha Naila Rovita Putri
2C
Hadir dan siap melaksanakan tugas

Anonim mengatakan...

Aiza Inara Putri Aska Miss,, terimakasih atas ilmu yg diberikan πŸ™

Yeni Fitria mengatakan...

Adzkia Natasha Zhafira Hadir miss & siap mengerjakan tugasπŸ™

Anonim mengatakan...

Muhammad Erza Juandika Hadiir missπŸ™

Anonim mengatakan...

Hana Alshabri hdir

Anonim mengatakan...

Marsha Hanifa Andrilia hadir Miss

Anonim mengatakan...

Syahindiba siap mengerjakan tugas

Posting Komentar