Selasa, 03 November 2026 - 2.C - Matematika

Senin, 02 November 2026

 IDENTITAS

Nama Guru: Rizki Ariyanti, S.Pd. dan Diah Ayu Eka Rusmita, S.Pd.

MataPembelajaran: Matematika 

Hari/Tanggal: Selasa, 03 November 2026

Fase/Kelas: A/II.C

Materi: Makna simbol  matematika "="

Pertemuan ke: 3

 


Ø Capaian Pembelajaran

Murid mampu menunjukan pemahaman makna simbol  matematika "=" dalam suatu kalimat matematika yang terkait dengan penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai 20 menggunakan gambar.

Ø Tujuan Pembelajaran

Murid mampu menunjukan pemahaman makna simbol  matematika "=" dalam suatu kalimat matematika yang terkait dengan penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai 100 menggunakan gambar

  • Mindful (Berkesadaran): Murid menyimak penjelasan dan mengamati nilai pada kedua ruas kalimat matematika dengan teliti.

  • Meaningful (Bermakna): Murid menghubungkan makna tanda sama dengan dengan kegiatan sehari-hari, seperti membandingkan jumlah pensil, buku, atau benda lainnya.

  • Joyful (Menyenangkan): Murid belajar melalui permainan kartu angka, benda konkret, diskusi, dan tantangan melengkapi kalimat matematika.

Ø Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengenal simbol sama dengan (=).

  2. Memahami tanda sama dengan sebagai tanda bahwa kedua ruas memiliki nilai yang sama.

  3. Menunjukkan kesamaan nilai menggunakan benda konkret dan gambar.

  4. Membaca kalimat matematika yang menggunakan tanda sama dengan.

  5. Menentukan apakah dua kelompok benda memiliki jumlah yang sama.

  6. Melengkapi kalimat matematika sederhana dengan tanda sama dengan.

  7. Menentukan bilangan yang tepat untuk melengkapi kalimat matematika.

  8. Menyelesaikan masalah sederhana terkait kesamaan nilai dalam kehidupan sehari-hari.


Ø  Apersepsi

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.C! πŸ’–

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Sebelum memulai pembelajaran, mari kita berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. Aamiin. 🀲✨

Anak-anak sholeh dan sholehah, siapa yang menciptakan alam semesta beserta seluruh isinya? Benar, Allah Swt. adalah Al-Khaliq, Yang Maha Pencipta. Allah menciptakan berbagai macam tumbuhan, buah-buahan, dan hewan dengan bentuk dan jumlah yang beragam. Masyaallah, betapa besar kebesaran Allah! 🌿🍎

Sekarang, coba perhatikan contoh berikut. Allah menciptakan buah apel yang dapat kita amati saat belajar berhitung. Ibu memiliki 3 buah apel, sedangkan Ayah juga memiliki 3 buah apel.

🍎🍎🍎 = 🍎🍎🍎

Apakah jumlah apel Ibu dan Ayah sama? Ya, jumlahnya sama, yaitu 3 buah apel.

Dalam matematika, kita menuliskannya dengan kalimat 3 = 3. Simbol = dibaca sama dengan dan menunjukkan bahwa nilai di sebelah kiri sama dengan nilai di sebelah kanan.

Bagaimana jika Ibu memiliki 2 buah apel dan Ayah memiliki 4 buah apel? Apakah jumlahnya sama? Tidak, karena 2 tidak sama dengan 4.

Melalui contoh tersebut, hari ini kita akan belajar memahami makna simbol sama dengan (=), membandingkan nilai pada kedua ruas, serta menentukan apakah kalimat matematika memiliki nilai yang sama.

Anak-anak, dengan belajar matematika, kita dapat melatih ketelitian sekaligus mensyukuri nikmat akal dan ilmu yang Allah Swt. berikan. Yuk, belajar dengan semangat, teliti, dan gembira! πŸŒΈπŸ“š


πŸ“Œ MATERI: MAKNA SIMBOL MATEMATIKA “=”



Ø Model/Metode Pembelajaran

Model: Discovery Learning

Metode: Tanya jawab, demonstrasi, diskusi, permainan kartu angka, penggunaan benda konkret, dan latihan terbimbing.

Ø Media Pembelajaran/Alat Peraga

LKPD, kartu angka, stik es krim, pensil, penghapus, gambar benda, papan tulis, dan video pembelajaran.

Ø Apersepsi

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.C! πŸ’–

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. memberikan kesehatan, kemudahan, dan ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🀲

Sebelum belajar, mari kita berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah agar pembelajaran hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, coba perhatikan pensil yang Ibu bawa. Di tangan kanan Ibu ada 3 pensil, sedangkan di tangan kiri ada 3 pensil. Apakah jumlah pensil di kedua tangan sama?

Jika jumlahnya sama, kita dapat menuliskannya sebagai 3 = 3.

Nah, hari ini kita akan belajar memahami makna simbol sama dengan (=) dan menggunakannya dalam kalimat matematika. Kita akan belajar dengan benda konkret dan permainan angka agar kegiatan belajar menjadi menyenangkan. 🌟


A. Mengenal Simbol Sama Dengan (=)

Simbol = dibaca sama dengan.

Tanda sama dengan digunakan untuk menunjukkan bahwa nilai di sebelah kiri dan nilai di sebelah kanan memiliki jumlah atau nilai yang sama.

Contoh:

3 = 3

Artinya, nilai 3 di sebelah kiri sama dengan nilai 3 di sebelah kanan.

Contoh lainnya:

5 = 5

8 = 8

10 = 10

Ingat, tanda sama dengan bukan sekadar tanda untuk menuliskan jawaban. Tanda ini menunjukkan bahwa kedua ruas memiliki nilai yang sama.


B. Memahami Tanda Sama Dengan Menggunakan Benda Konkret

Perhatikan contoh berikut.

🍎🍎🍎 = 🍎🍎🍎

Di sebelah kiri terdapat 3 apel dan di sebelah kanan terdapat 3 apel.

Karena jumlahnya sama, kalimat matematikanya adalah:

3 = 3

Contoh lainnya:

✏️✏️✏️✏️ = ✏️✏️✏️✏️

Jumlah pensil di kedua kelompok sama-sama 4.

Jadi:

4 = 4

Anak-anak dapat menggunakan stik es krim, pensil, atau benda lain untuk membuktikan bahwa kedua kelompok memiliki jumlah yang sama.


C. Tanda Sama Dengan pada Kalimat Matematika

Tanda sama dengan juga dapat digunakan pada kalimat matematika yang memuat operasi hitung.

Perhatikan contoh berikut.

1. Penjumlahan

2 + 3 = 5

Artinya, hasil dari 2 ditambah 3 adalah 5. Nilai di sebelah kiri sama dengan nilai di sebelah kanan.

2. Pengurangan

7 − 2 = 5

Artinya, hasil dari 7 dikurangi 2 adalah 5. Kedua ruas memiliki nilai yang sama.

3. Kesamaan nilai pada kedua ruas

4 + 2 = 3 + 3

Ruas kiri: 4 + 2 = 6

Ruas kanan: 3 + 3 = 6

Karena kedua ruas bernilai 6, maka:

4 + 2 = 3 + 3

Jadi, tanda sama dengan dapat digunakan ketika kedua ruas memiliki nilai yang sama, meskipun bentuk perhitungannya berbeda.


D. Melengkapi Kalimat Matematika

Anak-anak, perhatikan contoh berikut.

Contoh 1

3 + 2 = ...

3 + 2 = 5

Jadi, bilangan yang tepat adalah 5.

Contoh 2

4 + 1 = 2 + ...

Ruas kiri: 4 + 1 = 5.

Agar ruas kanan bernilai 5, maka 2 + 3 = 5.

Jadi:

4 + 1 = 2 + 3

Contoh 3

6 = 4 + ...

Agar kedua ruas memiliki nilai yang sama, kita mencari bilangan yang jika ditambahkan dengan 4 hasilnya 6.

4 + 2 = 6.

Jadi:

6 = 4 + 2


E. Menentukan Kalimat Matematika yang Benar atau Salah

Perhatikan beberapa contoh berikut.

1. 3 + 2 = 5

Benar, karena kedua ruas bernilai 5.

2. 4 + 1 = 6

Salah, karena ruas kiri bernilai 5, sedangkan ruas kanan bernilai 6.

3. 2 + 4 = 3 + 3

Benar, karena kedua ruas bernilai 6.

4. 7 − 2 = 4

Salah, karena ruas kiri bernilai 5, sedangkan ruas kanan bernilai 4.

Untuk mengetahui benar atau salah, kita harus menghitung nilai pada kedua ruas terlebih dahulu.


F. Tanda Sama Dengan dalam Kehidupan Sehari-hari

Tanda sama dengan dapat membantu kita memahami kesamaan jumlah benda.

Contoh 1

Aisyah memiliki 4 pensil. Bilal juga memiliki 4 pensil.

Kalimat matematikanya:

4 = 4

Jadi, jumlah pensil Aisyah sama dengan jumlah pensil Bilal.

Contoh 2

Di meja terdapat 3 buku dan 2 buku tambahan. Di meja lain terdapat 5 buku.

Kalimat matematikanya:

3 + 2 = 5

Jadi, jumlah buku pada kedua kelompok sama, yaitu 5 buku.


🌟 INGAT!

  • Simbol = dibaca sama dengan.

  • Tanda sama dengan menunjukkan bahwa kedua ruas memiliki nilai yang sama.

  • Kedua ruas dapat berupa bilangan, penjumlahan, atau pengurangan.

  • Bentuk perhitungan boleh berbeda, asalkan nilainya sama.

  • Hitung kedua ruas dengan teliti sebelum menentukan benar atau salah.

Ø Soal Asesmen / Post-Test

Petunjuk: Bacalah setiap soal dengan teliti. Hitunglah nilai kedua ruas jika diperlukan, kemudian jawablah dengan benar.

  1. Perhatikan kalimat matematika berikut: 5 = 5. Apa makna tanda sama dengan pada kalimat tersebut?

  2. Rani memiliki 4 pensil. Dita juga memiliki 4 pensil. Tuliskan kalimat matematika yang menunjukkan bahwa jumlah pensil mereka sama.

  3. Lengkapilah kalimat matematika berikut: 3 + 2 = ....

  4. Perhatikan kalimat matematika berikut: 4 + 2 = 3 + 3. Apakah kalimat matematika tersebut benar? Jelaskan alasanmu.

  5. Di sebelah kiri terdapat 7 kelereng. Di sebelah kanan terdapat 5 kelereng dan 2 kelereng tambahan. Tuliskan kalimat matematika yang menunjukkan kesamaan jumlah kelereng tersebut.

Ø Kunci Jawaban/Uraian



Ø Kesimpulan Materi

Selasa, 03 November 2026 - 2.C - Bahasa Indonesia

IDENTITAS

Nama Guru: Rizki Ariyanti, S.Pd. dan Diah Ayu Eka Rusmita, S.Pd.

Mata Pembelajaran: Bahasa Indonesia

Hari/Tanggal: Selasa, 03 November 2026

Fase/Kelas: A/II.C

Materi: Ruangan dan Benda-Benda Berbahaya di Dalam Rumah

Pertemuan ke: 4


 


Ø Capaian Pembelajaran

Murid mampu merespons dengan bertanya tentang sesuatu, menjawab, dan menanggapi komentar orang lain (teman, pendidik, dan/atau orang dewasa) dengan baik dan santun dalam suatu percakapan tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar; mengungkapkan perasaan dan gagasan secara lisan dengan atau tanpa bantuan gambar; dan menceritakan kembali isi berbagai tipe teks yang dibaca, dipirsa, atau didengar tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar.

Ø Tujuan Pembelajaran

Murid mampu mengenali berbagai ruangan dan benda-benda yang terdapat di dalam rumah, membaca nama benda dengan benar, serta menjelaskan fungsi dan bahaya dari benda-benda tertentu. Murid juga mampu menyebutkan tindakan yang tepat untuk menjaga keselamatan diri di rumah dan merespons informasi secara lisan dengan bahasa yang baik dan santun.

  • Mindful (Berkesadaran): Murid mengamati gambar ruangan dan benda-benda di dalam rumah dengan teliti serta mengenali benda yang dapat membahayakan keselamatan.

  • Meaningful (Bermakna): Murid memahami fungsi setiap ruangan dan pentingnya berhati-hati ketika menggunakan benda-benda di rumah.

  • Joyful (Menyenangkan): Murid belajar melalui permainan kartu gambar, tebak nama benda, tanya jawab, dan latihan menentukan tindakan yang tepat untuk menjaga keselamatan di rumah.

Ø Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengenali berbagai ruangan yang terdapat di dalam rumah.

  2. Menyebutkan nama-nama benda yang terdapat di setiap ruangan.

  3. Membaca nama benda dengan benar.

  4. Menjelaskan fungsi benda-benda yang terdapat di dalam rumah.

  5. Mengidentifikasi benda-benda yang dapat membahayakan keselamatan.

  6. Menyebutkan tindakan yang tepat untuk menghindari bahaya di rumah.

  7. Menanggapi pertanyaan tentang ruangan dan benda-benda di rumah dengan bahasa yang baik dan santun.

Ø Apersepsi

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.C! πŸ’–

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap mengikuti pembelajaran. Mari kita awali kegiatan hari ini dengan berdoa agar Allah Swt. memberikan kemudahan dalam belajar dan menjadikan ilmu kita bermanfaat. Aamiin. 🀲

Anak-anak, siapa yang tadi pagi membantu orang tua merapikan rumah? Ruangan apa saja yang ada di rumah kalian? Benda apa yang biasanya kalian temukan di dapur, kamar tidur, atau kamar mandi?

Coba bayangkan, di rumah terdapat berbagai benda, seperti meja, kursi, televisi, pisau, gunting, dan setrika. Apakah semua benda tersebut aman jika digunakan untuk bermain?

Nah, anak-anak, setiap ruangan di rumah memiliki fungsi yang berbeda-beda. Begitu juga dengan benda-benda yang ada di dalamnya. Ada benda yang aman digunakan untuk kegiatan sehari-hari, tetapi ada juga benda yang dapat membahayakan jika digunakan sembarangan.

Allah Swt. mengajarkan kita untuk menjaga keselamatan diri sendiri dan tidak membahayakan orang lain. Oleh karena itu, kita harus membiasakan diri untuk berhati-hati, menggunakan benda sesuai fungsinya, serta meminta bantuan orang tua ketika menggunakan benda yang berbahaya. 🌷

Hari ini kita akan belajar mengenal berbagai ruangan dan benda-benda di dalam rumah, memahami fungsi benda tersebut, serta mengetahui cara menjaga keselamatan diri dari benda-benda berbahaya. Mari kita belajar dengan penuh perhatian, semangat, dan gembira! ✨


πŸ“Œ MATERI: Ruangan dan Benda-Benda Berbahaya di Dalam Rumah



A. Mengenal Ruangan di Dalam Rumah

Rumah adalah tempat kita tinggal dan berkumpul bersama keluarga. Di dalam rumah terdapat berbagai ruangan yang memiliki fungsi berbeda-beda.

  1. Ruang tamu

    • Fungsi: Tempat menerima tamu.

    • Benda: Sofa, meja, kursi, dan televisi.

  2. Ruang keluarga

    • Fungsi: Tempat berkumpul dan bersantai bersama keluarga.

    • Benda: Televisi, sofa, dan meja.

  3. Kamar tidur

    • Fungsi: Tempat beristirahat dan tidur.

    • Benda: Tempat tidur, bantal, selimut, dan lemari.

  4. Dapur

    • Fungsi: Tempat memasak dan menyiapkan makanan.

    • Benda: Kompor, pisau, panci, dan wajan.

  5. Kamar mandi

    • Fungsi: Tempat membersihkan tubuh.

    • Benda: Bak mandi, gayung, sabun, dan sikat gigi.

B. Mengenal Benda-Benda di Dalam Rumah

Benda-benda di dalam rumah memiliki fungsi yang berbeda-beda.

Nama BendaFungsi
MejaTempat meletakkan barang
KursiTempat duduk
Tempat tidurTempat beristirahat
KomporUntuk memasak makanan
PisauUntuk memotong bahan makanan
SetrikaUntuk merapikan pakaian
GuntingUntuk memotong kertas atau benda tertentu
SapuUntuk membersihkan lantai

C. Benda-Benda Berbahaya di Dalam Rumah

Benda berbahaya adalah benda yang dapat menyebabkan luka atau kecelakaan jika digunakan sembarangan.

1. Pisau

  • Bahaya: Dapat melukai tangan.

  • Tindakan: Tidak bermain pisau dan meminta bantuan orang tua saat diperlukan.

2. Gunting

  • Bahaya: Bagian tajamnya dapat melukai jari.

  • Tindakan: Menggunakan gunting dengan hati-hati dan sesuai petunjuk guru atau orang tua.

3. Kompor

  • Bahaya: Api dan panasnya dapat menyebabkan luka bakar.

  • Tindakan: Tidak bermain di dekat kompor dan tidak menyalakannya sendiri.

4. Setrika

  • Bahaya: Permukaannya panas dan dapat menyebabkan luka bakar.

  • Tindakan: Tidak menyentuh setrika yang sedang digunakan dan meminta bantuan orang tua.

5. Stopkontak

  • Bahaya: Dapat menyebabkan sengatan listrik.

  • Tindakan: Tidak memasukkan jari atau benda apa pun ke dalam stopkontak.

6. Obat-obatan

  • Bahaya: Dapat menyebabkan sakit jika diminum sembarangan.

  • Tindakan: Tidak meminum obat tanpa izin dan bantuan orang tua.

7. Cairan Pembersih

  • Bahaya: Dapat membahayakan tubuh jika tertelan atau terkena mata.

  • Tindakan: Tidak bermain dengan cairan pembersih dan tidak menggunakannya tanpa bantuan orang dewasa.

D. Cara Menjaga Keselamatan di Rumah

Agar tetap aman ketika berada di rumah, kita harus:

  • Tidak bermain dengan benda tajam.

  • Menjauhi kompor yang sedang menyala.

  • Tidak menyentuh setrika yang panas.

  • Tidak memasukkan benda ke dalam stopkontak.

  • Tidak meminum obat sembarangan.

  • Tidak bermain dengan cairan pembersih.

  • Meminta bantuan orang tua jika menemukan benda berbahaya.

  • Berbicara dengan sopan ketika meminta bantuan.

Contoh kalimat yang baik dan santun:

"Bu, bolehkah aku meminta bantuan untuk mengambil gunting?"

"Ayah, setrika ini masih panas. Aku tidak akan menyentuhnya."

"Ibu, aku menemukan obat di meja. Apakah obat ini boleh diminum?"

E. Sikap yang Tepat terhadap Benda Berbahaya

Jika menemukan benda berbahaya di rumah, kita harus:

  1. Tidak menyentuh atau memainkannya.

  2. Menjauhi benda tersebut.

  3. Memberi tahu orang tua atau orang dewasa.

  4. Menggunakan bahasa yang baik dan santun saat meminta bantuan.

  5. Mengikuti petunjuk orang tua untuk menjaga keselamatan.


πŸ“ SOAL ASESMEN / POST TEST

A. Pilihan Ganda

Pilihlah jawaban yang paling tepat!

  1. Ruangan untuk memasak makanan adalah ....
    a. kamar tidur
    b. dapur
    c. ruang tamu

  2. Benda yang digunakan untuk tidur adalah ....
    a. tempat tidur
    b. kompor
    c. sapu

  3. Benda yang dapat menyebabkan luka jika digunakan sembarangan adalah ....
    a. bantal
    b. boneka
    c. pisau

  4. Jika melihat kompor menyala, kita harus ....
    a. bermain di dekatnya
    b. menjauhinya
    c. menyentuhnya

  5. Benda yang dapat menyebabkan sengatan listrik adalah ....
    a. stopkontak
    b. meja
    c. lemari

B. Isian Singkat

Isilah titik-titik berikut dengan jawaban yang benar!

  1. Ruangan untuk menerima tamu disebut ....

  2. Benda yang digunakan untuk merapikan pakaian adalah ....

  3. Gunting memiliki bagian yang ....

  4. Kita tidak boleh meminum obat tanpa bantuan ....

  5. Jika menemukan benda berbahaya, kita harus memberi tahu ....


Ø Jawaban atau Uraian (Kunci Jawaban)


Ø Kesimpulan Materi



Senin, 02 November 2026 - 2.C - Bahasa Indonesia

Minggu, 01 November 2026

 IDENTITAS

Nama Guru: Rizki Ariyanti, S.Pd. dan Diah Ayu Eka Rusmita, S.Pd.

Mata Pembelajaran: Bahasa Indonesia

Hari/Tanggal: Senin, 02 November 2026

Fase/Kelas: A/II.C

Materi: Tanda-tanda peringatan di tempat umum

Pertemuan ke: 3

 

 

Ø Capaian Pembelajaran:

Murid mampu merespons dengan bertanya tentang sesuatu, menjawab, dan menanggapi komentar orang lain (teman, pendidik, dan/atau orang dewasa) dengan baik dan santun dalam suatu percakapan tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar; mengungkapkan perasaan dan gagasan secara lisan dengan atau tanpa bantuan gambar; dan menceritakan kembali isi berbagai tipe teks yang dibaca, dipirsa, atau didengar tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar.


Ø Tujuan Pembelajaran

Murid mampu mengenali, membaca, dan menjelaskan makna tanda-tanda peringatan di tempat umum serta merespons informasi secara lisan dengan baik dan santun. Murid juga mampu menyebutkan tindakan yang tepat sesuai dengan tanda peringatan yang ditemukan di lingkungan sekitar.

  • Mindful (Berkesadaran): Murid mengamati tanda-tanda peringatan di tempat umum dengan teliti dan memahami pesan yang disampaikan.

  • Meaningful (Bermakna): Murid memahami fungsi tanda peringatan sebagai petunjuk untuk menjaga keselamatan, ketertiban, dan kenyamanan bersama.

  • Joyful (Menyenangkan): Murid belajar melalui permainan kartu gambar, tebak makna tanda, tanya jawab, dan latihan menentukan tindakan yang tepat sesuai tanda peringatan.

Ø Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengenali berbagai tanda peringatan yang terdapat di tempat umum.

  2. Membaca tulisan atau simbol pada tanda peringatan sederhana.

  3. Menjelaskan makna tanda-tanda peringatan di tempat umum.

  4. Mengidentifikasi tempat ditemukannya tanda peringatan.

  5. Menyebutkan tindakan yang tepat sesuai dengan tanda peringatan.

  6. Menanggapi pertanyaan tentang tanda peringatan dengan bahasa yang baik dan santun.

Ø Apersepsi

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.C! πŸ’–

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap mengikuti pembelajaran. Mari kita awali kegiatan hari ini dengan berdoa agar Allah Swt. memberikan kemudahan dalam belajar dan menjadikan ilmu kita bermanfaat. Aamiin. 🀲

Anak-anak, pernahkah kalian melihat tanda bergambar orang terpeleset di lantai, tanda dilarang merokok, atau tanda bergambar petir di tempat umum? ⚠️

Menurut kalian, apa arti tanda-tanda tersebut? Mengapa kita harus memperhatikan dan mematuhinya?

Nah, anak-anak, gambar dan tulisan tersebut disebut tanda-tanda peringatan. Tanda peringatan membantu kita mengetahui adanya bahaya, larangan, atau hal yang perlu diperhatikan agar kita tetap aman dan tertib saat berada di tempat umum.

Allah Swt. mengajarkan kita untuk menjaga keselamatan diri sendiri dan tidak membahayakan orang lain. Oleh karena itu, kita harus membiasakan diri untuk berhati-hati, mematuhi aturan, dan memperhatikan tanda-tanda peringatan yang ada di sekitar kita. 🌷

Hari ini kita akan belajar mengenal berbagai tanda-tanda peringatan di tempat umum, memahami maknanya, serta mengetahui tindakan yang tepat ketika melihat tanda tersebut. Mari kita belajar dengan penuh perhatian, semangat, dan gembira! ✨


πŸ“Œ MATERI: Tanda-Tanda Peringatan di Tempat Umum



A. Pengertian Tanda Peringatan

Tanda peringatan adalah tanda berupa gambar, simbol, atau tulisan yang memberikan informasi tentang bahaya, larangan, atau hal-hal yang perlu diperhatikan. Tanda ini membantu masyarakat agar lebih berhati-hati dan menjaga keselamatan saat berada di tempat umum.

B. Macam-Macam Tanda Peringatan

1. Awas Lantai Licin

  • Makna: Lantai dapat menyebabkan seseorang terpeleset.

  • Tindakan: Berjalan dengan hati-hati.

2. Dilarang Merokok

  • Makna: Pengunjung tidak boleh merokok di area tersebut.

  • Tindakan: Mematuhi larangan merokok.

3. Awas Tegangan Tinggi

  • Makna: Terdapat bahaya listrik yang dapat membahayakan tubuh.

  • Tindakan: Tidak menyentuh peralatan listrik dan menjauhi area tersebut.

4. Awas Bahaya

  • Makna: Ada kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan.

  • Tindakan: Berhati-hati dan mengikuti petunjuk petugas.

5. Dilarang Masuk

  • Makna: Pengunjung tidak diperbolehkan memasuki area tertentu.

  • Tindakan: Tidak memasuki area tersebut.

6. Awas Jalan Licin atau Berbahaya

  • Makna: Jalan perlu dilalui dengan hati-hati.

  • Tindakan: Mengurangi kecepatan dan memperhatikan keadaan sekitar.

C. Tempat Ditemukannya Tanda Peringatan

Tanda peringatan dapat ditemukan di berbagai tempat umum, seperti sekolah, rumah sakit, pusat perbelanjaan, jalan raya, stasiun, dan taman.

D. Sikap yang Tepat terhadap Tanda Peringatan

  • Membaca dan memperhatikan tanda dengan teliti.

  • Mematuhi larangan dan petunjuk yang diberikan.

  • Berhati-hati ketika melihat tanda bahaya.

  • Tidak merusak tanda peringatan.

  • Mengingatkan teman dengan bahasa yang baik dan santun apabila melakukan tindakan yang membahayakan.

πŸ“ SOAL ASESMEN / POST TEST



Ø Kesimpulan dan refleksi:

Kesimpulan Materi

Hari ini peserta didik belajar tentang tanda-tanda peringatan di tempat umum. Peserta didik memahami bahwa tanda peringatan merupakan tanda berupa gambar, simbol, atau tulisan yang memberikan informasi tentang bahaya, larangan, atau hal-hal yang perlu diperhatikan. Tanda peringatan membantu masyarakat menjaga keselamatan, ketertiban, dan kenyamanan saat berada di tempat umum.

Peserta didik memahami bahwa:

  • ⚠️ Tanda peringatan adalah tanda berupa gambar, simbol, atau tulisan yang memberikan informasi tentang bahaya, larangan, atau hal yang perlu diperhatikan.

  • πŸ‘€ Tanda peringatan harus diamati dan dibaca dengan teliti agar kita memahami pesan yang disampaikan.

  • 🚧 Tanda awas lantai licin berarti lantai dapat menyebabkan seseorang terpeleset sehingga kita harus berjalan dengan hati-hati.

  • 🚭 Tanda dilarang merokok berarti seseorang tidak diperbolehkan merokok di area tersebut.

  • ⚡ Tanda awas tegangan tinggi menunjukkan adanya bahaya listrik sehingga kita harus menjauhi area tersebut dan tidak menyentuh peralatan listrik.

  • 🚷 Tanda dilarang masuk berarti kita tidak diperbolehkan memasuki area tertentu.

  • 🏫 Tanda peringatan dapat ditemukan di berbagai tempat umum, seperti sekolah, rumah sakit, pusat perbelanjaan, jalan raya, stasiun, dan taman.

  • πŸ“Œ Setiap tanda peringatan memiliki makna dan tindakan yang berbeda sesuai dengan informasi yang disampaikan.

  • πŸ—£️ Ketika menjelaskan makna tanda peringatan atau mengingatkan teman, kita harus menggunakan bahasa yang baik dan santun.

  • 🌱 Mematuhi tanda peringatan dapat membantu menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain serta melatih sikap disiplin dan tanggung jawab.

Melalui kegiatan mengamati gambar tanda peringatan, membaca tulisan atau simbol, tanya jawab, permainan tebak makna tanda, serta latihan menentukan tindakan yang tepat, peserta didik belajar mengenali dan memahami berbagai tanda peringatan di tempat umum. Peserta didik juga belajar merespons informasi secara lisan dengan baik dan santun serta menerapkan sikap berhati-hati dan mematuhi tanda peringatan dalam kehidupan sehari-hari.

Ø Refleksi Pembelajaran

Kehadiran Peserta Didik: Jumlah peserta didik 22 orang. Sebanyak 21 peserta didik hadir dan 1 peserta didik tidak hadir karena sakit.

Kendala: Sebanyak 4 peserta didik masih memerlukan bimbingan dalam mengenali dan memahami makna tanda-tanda peringatan di tempat umum, terutama dalam membaca tulisan atau simbol pada tanda peringatan serta menentukan tindakan yang tepat sesuai dengan informasi yang disampaikan.

Tindak Lanjut: Guru memberikan pendampingan melalui gambar tanda peringatan, kartu simbol, permainan mencocokkan tanda dengan maknanya, serta latihan membaca dan menjelaskan tanda peringatan secara bertahap. Peserta didik dibimbing untuk mengamati gambar, membaca tulisan atau simbol, memahami makna tanda, kemudian menyebutkan tindakan yang tepat dengan bahasa yang baik dan santun.

Capaian Tujuan Pembelajaran: Sebanyak 17 peserta didik telah memahami tanda-tanda peringatan di tempat umum, mampu mengenali dan menjelaskan makna tanda peringatan, serta menyebutkan tindakan yang tepat sesuai dengan tanda yang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Sebanyak 4 peserta didik masih memerlukan bimbingan agar lebih mampu membaca dan memahami simbol atau tulisan pada tanda peringatan serta menentukan tindakan yang tepat sesuai dengan maknanya.