Senin, 21 September 2026 - 2.C - Bahasa Indonesia

Minggu, 20 September 2026

 IDENTITAS

Nama Guru: Rizki Ariyanti, S.Pd. dan Diah Ayu Eka Rusmita, S.Pd.

MataPembelajaran: Bahasa Indonesia

Hari/Tanggal: Senin, 21 September 2026

Fase/Kelas: A/II.C

Mater: Cara mendapatkan informasi dari grafik / diagram batang

Pertemuan ke: 1

 

 

Ø Capaian Pembelajaran:

Murid mampu membaca kata-kata sederhana dengan fasih dari bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar; dan memahami isi bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar.


Ø Tujuan Pembelajaran:

Murid mampu membaca dan memahami informasi sederhana yang disajikan dalam grafik dengan menemukan informasi penting, membandingkan data, serta menyampaikan informasi berdasarkan grafik dengan tepat.

  • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat mengamati judul, batang, dan jumlah pada grafik dengan teliti agar memperoleh informasi yang tepat.
  • Meaningful (Bermakna): Murid dapat memahami bahwa grafik dapat digunakan untuk menyajikan data yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, seperti makanan kesukaan, warna kesukaan, jumlah buku, atau kegiatan yang disukai.
  • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat belajar membaca grafik melalui kegiatan mengamati gambar, membaca data, tanya jawab, permainan mencari informasi, diskusi, dan latihan sederhana.

Ø Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengenal grafik sebagai salah satu bentuk penyajian informasi.
  2. Mengamati judul dan isi grafik sederhana.
  3. Membaca informasi yang terdapat dalam grafik.
  4. Menemukan informasi penting berdasarkan grafik.
  5. Membandingkan jumlah data pada grafik.
  6. Menjawab pertanyaan berdasarkan informasi dalam grafik.
  7. Menyampaikan kembali informasi yang diperoleh dari grafik secara sederhana.


📌 MATERI: Cara Mendapatkan Informasi dari Grafik/Diagram Batang

Ø Model/Metode Pembelajaran

Model: Discovery Learning
Metode: Mengamati, membaca, tanya jawab, demonstrasi, diskusi, permainan mencari informasi, penugasan, dan latihan terbimbing.

Ø Media Pembelajaran/Alat Peraga

LKPD, grafik sederhana video pembelajaran


Ø Apersepsi

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.C! 💖

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Anak-anak, coba perhatikan benda-benda yang ada di sekitar kalian. Misalnya, ada buku, pensil, penghapus, dan krayon.

Kalau Ibu ingin mengetahui benda apa yang jumlahnya paling banyak, bagaimana cara kita mengetahuinya?

Nah, kalau jumlahnya banyak, kita bisa mencatatnya dalam bentuk data. Data tersebut dapat disajikan dalam bentuk grafik agar lebih mudah dilihat dan dipahami.

Coba bayangkan, jika ada banyak data seperti jumlah siswa yang suka membaca, menggambar, bermain bola, dan bernyanyi. Apakah kita bisa mengetahui mana yang paling banyak hanya dengan melihat daftar angka?

Ternyata ada cara yang lebih mudah, yaitu dengan menggunakan grafik. 📊

Hari ini kita akan belajar cara mendapatkan informasi dari grafik. Kita akan belajar membaca judul grafik, melihat jumlah data, membandingkan data, serta menemukan informasi yang paling banyak dan paling sedikit.

Anak-anak, mari kita belajar dengan teliti, semangat, dan gembira. Karena dengan membaca informasi dengan teliti, kita dapat memahami sesuatu dengan benar. ✨

 




A. Mengenal Grafik

Grafik adalah bentuk penyajian data atau informasi menggunakan gambar, simbol, atau batang sehingga data lebih mudah dilihat dan dipahami.

Diagram batang adalah grafik yang menggunakan bentuk batang untuk menunjukkan jumlah suatu data.

Dengan membaca grafik atau diagram batang, kita dapat mengetahui:

  • jumlah setiap data;
  • data yang paling banyak;
  • data yang paling sedikit;
  • perbandingan jumlah data;
  • selisih antara dua data;
  • kesimpulan sederhana dari data.

Contoh data yang dapat disajikan dalam grafik atau diagram batang:

  • makanan kesukaan siswa;
  • warna kesukaan siswa;
  • jumlah buku yang dibaca;
  • kegiatan yang disukai siswa;
  • jumlah buah;
  • jumlah siswa yang mengikuti suatu kegiatan.

B. Bagian-Bagian Diagram Batang Sederhana

Untuk membaca diagram batang, kita perlu memperhatikan beberapa bagian, yaitu:

  1. Judul grafik
    Menunjukkan informasi atau data yang disajikan.
  2. Nama data
    Menunjukkan hal yang sedang dibandingkan, misalnya mie ayam, pizza, bakso, dan makanan lainnya.
  3. Batang
    Menunjukkan banyaknya setiap data.
  4. Jumlah/angka
    Menunjukkan banyaknya data.

C. Cara Mendapatkan Informasi dari Grafik

Untuk mendapatkan informasi dari grafik atau diagram batang, lakukan langkah berikut:

1. Membaca judul grafik

Judul membantu kita mengetahui informasi yang disajikan.

Contoh:

Grafik Makanan Kesukaan Siswa Kelas 2.C

Artinya, grafik tersebut memberikan informasi tentang makanan yang disukai siswa kelas 2.C.

2. Mengamati nama data

Perhatikan nama-nama data yang terdapat pada grafik.

Contohnya:

  • Mie ayam
  • Nasi goreng
  • Ayam goreng
  • Pizza
  • Bakso

3. Membaca jumlah setiap data

Perhatikan tinggi batang atau angka yang menunjukkan jumlah.

Contoh:

  • Mie ayam = 8 siswa
  • Nasi goreng = 6 siswa
  • Ayam goreng = 5 siswa
  • Pizza = 3 siswa
  • Bakso = 7 siswa

4. Menentukan data paling banyak

Cari batang atau jumlah yang paling tinggi.

Pada contoh tersebut, mie ayam merupakan makanan yang paling banyak disukai, yaitu 8 siswa.

5. Menentukan data paling sedikit

Cari batang atau jumlah yang paling rendah.

Pada contoh tersebut, pizza merupakan makanan yang paling sedikit disukai, yaitu 3 siswa.

6. Membandingkan data

Kita dapat membandingkan dua data.

Contoh:

Mie ayam = 8 siswa
Nasi goreng = 6 siswa

Jadi, siswa yang menyukai mie ayam lebih banyak daripada siswa yang menyukai nasi goreng.

7. Menghitung selisih

Selisih dapat diketahui dengan cara mengurangkan jumlah yang lebih besar dengan jumlah yang lebih kecil.

Contoh:

8 − 3 = 5

Jadi, selisih siswa yang menyukai mie ayam dan pizza adalah 5 siswa.


D. Kosakata Baru

Grafik: gambar atau bentuk yang digunakan untuk menyajikan data.

Diagram batang: grafik yang menggunakan batang untuk menunjukkan jumlah data.

Data: kumpulan informasi yang diperoleh dari suatu kegiatan atau pengamatan.

Jumlah: banyaknya sesuatu.

Membandingkan: melihat apakah suatu jumlah lebih banyak, lebih sedikit, atau sama.

Selisih: perbedaan jumlah antara dua data.

Informasi: keterangan yang diperoleh dari suatu data.


Ø Soal Asesmen / Post Test:

Perhatikan grafik berikut!



Ø Jawaban atau uraian:


Ø Kesimpulan dan refleksi:

Ø Kesimpulan Materi

Hari ini peserta didik belajar tentang cara mendapatkan informasi dari grafik atau diagram batang. Peserta didik memahami bahwa grafik dan diagram batang digunakan untuk menyajikan data agar lebih mudah dilihat, dibaca, dan dipahami.

Peserta didik memahami bahwa:

  • 📊 Grafik atau diagram batang digunakan untuk menyajikan data dalam bentuk yang lebih mudah dipahami.
  • 🔤 Judul grafik membantu kita mengetahui informasi yang disajikan.
  • 📋 Nama data menunjukkan hal-hal yang sedang dibandingkan.
  • 📏 Tinggi batang atau angka menunjukkan jumlah setiap data.
  • 🔎 Kita dapat menemukan data yang paling banyak dan paling sedikit dengan mengamati jumlah atau tinggi batang.
  • ⚖️ Kita dapat membandingkan dua data untuk mengetahui data yang lebih banyak, lebih sedikit, atau sama.
  • ➖ Selisih dapat diketahui dengan mengurangi jumlah yang lebih besar dengan jumlah yang lebih kecil.
  • 💡 Informasi dari grafik dapat digunakan untuk membuat kesimpulan sederhana berdasarkan data.

Melalui kegiatan mengamati diagram batang, membaca data, tanya jawab, diskusi, permainan mencari informasi, dan latihan, peserta didik belajar membaca informasi dengan teliti serta menyampaikan informasi berdasarkan data secara tepat. Peserta didik juga belajar bahwa grafik dapat digunakan untuk memahami berbagai data yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Ø Refleksi Pembelajaran

Kehadiran Peserta Didik:

Jumlah peserta didik 22 orang. Sebanyak 22 peserta didik hadir.

Kendala:

Sebanyak 5 peserta didik masih memerlukan bimbingan dalam membaca jumlah pada diagram batang, menentukan data yang paling banyak dan paling sedikit, serta membandingkan dua data. Peserta didik juga masih perlu dibimbing dalam menentukan selisih dan membuat kesimpulan sederhana berdasarkan diagram.

Tindak Lanjut:

Guru memberikan pendampingan menggunakan diagram batang sederhana, kartu data, gambar konkret, dan latihan membaca jumlah secara bertahap. Peserta didik berlatih mulai dari membaca judul, mengenali nama data, membaca jumlah, menentukan data terbanyak dan tersedikit, membandingkan dua data, hingga menghitung selisih dan membuat kesimpulan sederhana.

Capaian Tujuan Pembelajaran:

Sebanyak 17 peserta didik telah memahami cara mendapatkan informasi dari grafik atau diagram batang dan mampu menemukan informasi sederhana berdasarkan data yang disajikan. Sebanyak 5 peserta didik masih memerlukan bimbingan dalam membaca jumlah, membandingkan data, dan menyampaikan kesimpulan berdasarkan diagram batang.

Senin, 21 September 2026 - 2.C - Seni Rupa

 IDENTITAS

Nama Guru: Rizki Ariyanti, S.Pd. dan Diah Ayu Eka Rusmita, S.Pd.

MataPembelajaran: Seni Rupa

Hari/Tanggal: Senin, 21 September 2026

Fase/Kelas: A/II.C

Materi: Warna Panas, warna dingin, dan warna netral

Pertemuan ke: 3

 

 

Ø Capaian Pembelajaran:

Murid mampu mengenali dan menyebutkan unsur-unsur rupa dalam benda-benda di sekitar / karya seni rupa.

 

Ø Tujuan Pembelajaran:
Menyebutkan unsur-unsur rupa dalam karya seni rupa. (Warna panas, warna dingin dan warna netral)

  • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat secara sadar mengamati dan mengenali perbedaan warna panas, warna dingin, dan warna netral pada benda serta karya seni di sekitarnya.
  • Meaningful (Bermakna): Murid dapat mengaitkan warna panas, warna dingin, dan warna netral dengan kehidupan sehari-hari serta keindahan ciptaan Allah Swt., seperti warna matahari, api, daun, langit, awan, dan berbagai benda di lingkungan sekitar.
  • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat belajar mengenal dan mengelompokkan warna panas, dingin, dan netral melalui kegiatan yang menyenangkan seperti permainan mencari warna, mencocokkan warna, mengelompokkan gambar, dan mewarnai.


Ø Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengamati berbagai warna pada benda dan gambar di sekitar.
  2. Mengenal pengertian warna panas, warna dingin, dan warna netral.
  3. Menyebutkan contoh warna panas.
  4. Menyebutkan contoh warna dingin.
  5. Menyebutkan contoh warna netral.
  6. Mengelompokkan warna ke dalam kelompok warna panas, dingin, dan netral.
  7. Mengidentifikasi penggunaan warna panas, dingin, dan netral pada benda atau karya seni.
  8. Membuat karya sederhana menggunakan warna panas, dingin, dan netral.

 

📌 MATERI: Warna Panas, warna dingin dan warna netral

Ø Model/Metode Pembelajaran

Model: Discovery Learning
Metode: Menyimak, tanya jawab, demonstrasi, mengamati gambar, mengelompokkan warna, dan latihan.

Ø Media Pembelajaran/Alat Peraga: LKPD, video pembelajaran, kartu warna, gambar, alat mewarnai, dan benda-benda di lingkungan sekitar.

 

Ø Apersepsi

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh 🌸

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.C! 💖

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, coba perhatikan benda-benda di sekitar kalian. Ada warna merah, kuning, biru, hijau, putih, hitam, dan masih banyak warna lainnya. Tahukah kalian bahwa warna-warna tersebut dapat memberikan kesan yang berbeda?

Allah Swt. adalah Al-Khaliq, Maha Pencipta. Allah menciptakan alam dengan berbagai warna yang indah. Kita dapat melihat warna merah pada bunga, kuning pada buah, biru pada langit, hijau pada daun, serta berbagai warna lainnya. 🌈

Hari ini kita akan belajar mengenal warna panas, warna dingin, dan warna netral.

  1. Al-Khaliq (Maha Pencipta)
    Allah menciptakan alam dengan berbagai warna yang indah dan beragam. Kita dapat mengamati warna pada bunga, buah, daun, langit, air, dan benda di sekitar kita.
  2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai)
    Allah adalah pemilik seluruh alam. Kita belajar menjaga lingkungan dan menghargai keindahan warna yang ada di sekitar kita.
  3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)
    Allah memberikan berbagai rezeki kepada manusia, termasuk tumbuhan dan buah-buahan yang memiliki warna beragam. Kita dapat mensyukuri nikmat tersebut dengan menjaga lingkungan dan berkarya dengan kreatif.

✨ Anak-anak hebat, mari kita belajar mengenal warna dengan semangat, ceria, dan penuh rasa syukur!

Semoga melalui pembelajaran hari ini kita semakin mengenal kebesaran Allah Swt., mampu membedakan warna, serta menghargai keindahan ciptaan-Nya. 💖🌈

 


1. Apa Itu Warna?

Warna adalah salah satu unsur seni rupa yang dapat membuat benda dan karya seni terlihat lebih indah.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat melihat berbagai macam warna pada bunga, buah, daun, langit, pakaian, mainan, dan benda lainnya.

2. Warna Panas

Warna panas adalah warna yang memberikan kesan hangat, cerah, semangat, dan berani.

Contoh warna panas:

  • 🔴 Merah
  • 🟠 Jingga/Oranye
  • 🟡 Kuning

Contoh dalam kehidupan sehari-hari:

  • 🔴 Merah seperti warna cabai dan bunga mawar.
  • 🟠 Jingga seperti warna jeruk.
  • 🟡 Kuning seperti warna matahari dan pisang.

3. Warna Dingin

Warna dingin adalah warna yang memberikan kesan sejuk, tenang, dan nyaman.

Contoh warna dingin:

  • 🔵 Biru
  • 🟢 Hijau
  • 🟣 Ungu

Contoh dalam kehidupan sehari-hari:

  • 🔵 Biru seperti warna langit dan air.
  • 🟢 Hijau seperti warna daun dan rumput.
  • 🟣 Ungu seperti warna bunga tertentu.

4. Warna Netral

Warna netral adalah warna yang memberikan kesan sederhana, tenang, dan tidak terlalu mencolok.

Contoh warna netral:

  • ⚫ Hitam
  • ⚪ Putih
  • 🩶 Abu-abu
  • 🤎 Cokelat

Contoh dalam kehidupan sehari-hari:

  • ⚪ Putih seperti warna kertas.
  • ⚫ Hitam seperti warna beberapa benda di sekitar.
  • 🩶 Abu-abu seperti warna batu.
  • 🤎 Cokelat seperti warna tanah dan kayu.

5. Mengelompokkan Warna

Kelompok WarnaContoh Warna
🔥 Warna PanasMerah, jingga, kuning
❄️ Warna DinginBiru, hijau, ungu
⚪ Warna NetralHitam, putih, abu-abu, cokelat

6. Contoh Penggunaan dalam Karya Seni

Warna panas dapat digunakan untuk memberikan kesan ceria dan bersemangat.

Warna dingin dapat digunakan untuk memberikan kesan tenang dan sejuk.

Warna netral dapat digunakan untuk memberikan kesan sederhana dan seimbang.

✨ Keanekaragaman warna merupakan salah satu bentuk keindahan ciptaan Allah Swt. yang dapat kita lihat di lingkungan sekitar.

Ø Asesmen/Post Test:




Ø Kunci Jawaban/uraian:

  1. Warna panas adalah warna yang memberikan kesan hangat, cerah, dan bersemangat.
    Contohnya adalah merah, jingga/oranye, dan kuning.
  2. Warna dingin adalah warna yang memberikan kesan sejuk, tenang, dan nyaman.
    Contohnya adalah biru, hijau, dan ungu.
  3. Warna netral adalah warna yang memberikan kesan sederhana dan tidak terlalu mencolok.
    Contohnya adalah hitam, putih, abu-abu, dan cokelat.
  4. Merah, jingga, dan kuning termasuk kelompok warna panas.
  5. Biru, hijau, dan ungu termasuk kelompok warna dingin.
  6. Hitam, putih, abu-abu, dan cokelat termasuk kelompok warna netral.
  7. Warna merah termasuk warna panas karena memberikan kesan hangat dan bersemangat.
  8. Warna biru termasuk warna dingin karena memberikan kesan sejuk dan tenang.
  9. Warna putih termasuk warna netral.
  10. Warna panas, dingin, dan netral dapat digunakan dalam karya seni untuk memberikan kesan dan keindahan yang berbeda.

Ø Kesimpulan dan refleksi:

Ø Kesimpulan Materi

Hari ini peserta didik belajar tentang warna panas, warna dingin, dan warna netral sebagai salah satu unsur dalam seni rupa. Peserta didik memahami bahwa setiap kelompok warna memiliki contoh dan kesan yang berbeda.

Peserta didik memahami bahwa:

  • 🔥 Warna panas terdiri atas merah, jingga/oranye, dan kuning. Warna panas memberikan kesan hangat, cerah, dan bersemangat.
  • ❄️ Warna dingin terdiri atas biru, hijau, dan ungu. Warna dingin memberikan kesan sejuk, tenang, dan nyaman.
  • Warna netral terdiri atas hitam, putih, abu-abu, dan cokelat. Warna netral memberikan kesan sederhana dan seimbang.
  • 🎨 Warna dapat digunakan untuk memberikan kesan tertentu pada sebuah karya seni.
  • 🌈 Keberagaman warna yang terdapat di alam dan lingkungan sekitar merupakan salah satu bentuk keindahan ciptaan Allah Swt.

Melalui kegiatan mengamati gambar, mencocokkan kartu warna, mengelompokkan warna, tanya jawab, dan latihan, peserta didik dapat mengenali serta membedakan warna panas, warna dingin, dan warna netral.

Ø Refleksi Pembelajaran

Kehadiran Peserta Didik:

Jumlah peserta didik 22 orang. Sebanyak 22 peserta didik hadir.

Kendala:

Sebanyak 3 peserta didik masih memerlukan bimbingan dalam membedakan kelompok warna panas, warna dingin, dan warna netral, terutama ketika mengidentifikasi warna berdasarkan contoh benda atau gambar.

Tindak Lanjut:

Guru memberikan pendampingan menggunakan kartu warna, gambar benda konkret, kegiatan mengelompokkan warna, dan permainan mencocokkan warna. Peserta didik diberikan latihan secara bertahap untuk menyebutkan, membedakan, dan mengelompokkan warna panas, dingin, dan netral.

Capaian Tujuan Pembelajaran:

Sebanyak 19 peserta didik telah memahami materi dan mampu menyebutkan serta mengelompokkan warna panas, warna dingin, dan warna netral dengan tepat. Sebanyak 3 peserta didik masih memerlukan bimbingan dalam membedakan dan mengelompokkan beberapa warna.

Jumat, 18 September 2026 - 2.C - Seni Rupa

IDENTITAS

Nama Guru: Rizki Ariyanti, S.Pd. dan Diah Ayu Eka Rusmita, S.Pd.

MataPembelajaran: Seni Rupa

Hari/Tanggal: Jumat, 18 September 2026

Fase/Kelas: A/II.C

Materi: Warna Panas, warna dingin, dan warna netral

Pertemuan ke: 2

 

 

Ø Capaian Pembelajaran:

Murid mampu mengenali dan menyebutkan unsur-unsur rupa dalam benda-benda di sekitar / karya seni rupa.

 

Ø Tujuan Pembelajaran:
Menyebutkan unsur-unsur rupa dalam karya seni rupa. (Warna panas, warna dingin dan warna netral)

  • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat secara sadar mengamati dan mengenali perbedaan warna panas, warna dingin, dan warna netral pada benda serta karya seni di sekitarnya.
  • Meaningful (Bermakna): Murid dapat mengaitkan warna panas, warna dingin, dan warna netral dengan kehidupan sehari-hari serta keindahan ciptaan Allah Swt., seperti warna matahari, api, daun, langit, awan, dan berbagai benda di lingkungan sekitar.
  • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat belajar mengenal dan mengelompokkan warna panas, dingin, dan netral melalui kegiatan yang menyenangkan seperti permainan mencari warna, mencocokkan warna, mengelompokkan gambar, dan mewarnai.


Ø Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengamati berbagai warna pada benda dan gambar di sekitar.
  2. Mengenal pengertian warna panas, warna dingin, dan warna netral.
  3. Menyebutkan contoh warna panas.
  4. Menyebutkan contoh warna dingin.
  5. Menyebutkan contoh warna netral.
  6. Mengelompokkan warna ke dalam kelompok warna panas, dingin, dan netral.
  7. Mengidentifikasi penggunaan warna panas, dingin, dan netral pada benda atau karya seni.
  8. Membuat karya sederhana menggunakan warna panas, dingin, dan netral.

 

📌 MATERI: Warna Panas, warna dingin dan warna netral

Ø Model/Metode Pembelajaran

Model: Discovery Learning
Metode: Menyimak, tanya jawab, demonstrasi, mengamati gambar, mengelompokkan warna, dan latihan.

Ø Media Pembelajaran/Alat Peraga: LKPD, video pembelajaran, kartu warna, gambar, alat mewarnai, dan benda-benda di lingkungan sekitar.

 

Ø Apersepsi

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh 🌸

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.C! 💖

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, coba perhatikan benda-benda di sekitar kalian. Ada warna merah, kuning, biru, hijau, putih, hitam, dan masih banyak warna lainnya. Tahukah kalian bahwa warna-warna tersebut dapat memberikan kesan yang berbeda?

Allah Swt. adalah Al-Khaliq, Maha Pencipta. Allah menciptakan alam dengan berbagai warna yang indah. Kita dapat melihat warna merah pada bunga, kuning pada buah, biru pada langit, hijau pada daun, serta berbagai warna lainnya. 🌈

Hari ini kita akan belajar mengenal warna panas, warna dingin, dan warna netral.

  1. Al-Khaliq (Maha Pencipta)
    Allah menciptakan alam dengan berbagai warna yang indah dan beragam. Kita dapat mengamati warna pada bunga, buah, daun, langit, air, dan benda di sekitar kita.
  2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai)
    Allah adalah pemilik seluruh alam. Kita belajar menjaga lingkungan dan menghargai keindahan warna yang ada di sekitar kita.
  3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)
    Allah memberikan berbagai rezeki kepada manusia, termasuk tumbuhan dan buah-buahan yang memiliki warna beragam. Kita dapat mensyukuri nikmat tersebut dengan menjaga lingkungan dan berkarya dengan kreatif.

✨ Anak-anak hebat, mari kita belajar mengenal warna dengan semangat, ceria, dan penuh rasa syukur!

Semoga melalui pembelajaran hari ini kita semakin mengenal kebesaran Allah Swt., mampu membedakan warna, serta menghargai keindahan ciptaan-Nya. 💖🌈

 


1. Apa Itu Warna?

Warna adalah salah satu unsur seni rupa yang dapat membuat benda dan karya seni terlihat lebih indah.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat melihat berbagai macam warna pada bunga, buah, daun, langit, pakaian, mainan, dan benda lainnya.

2. Warna Panas

Warna panas adalah warna yang memberikan kesan hangat, cerah, semangat, dan berani.

Contoh warna panas:

  • 🔴 Merah
  • 🟠 Jingga/Oranye
  • 🟡 Kuning

Contoh dalam kehidupan sehari-hari:

  • 🔴 Merah seperti warna cabai dan bunga mawar.
  • 🟠 Jingga seperti warna jeruk.
  • 🟡 Kuning seperti warna matahari dan pisang.

3. Warna Dingin

Warna dingin adalah warna yang memberikan kesan sejuk, tenang, dan nyaman.

Contoh warna dingin:

  • 🔵 Biru
  • 🟢 Hijau
  • 🟣 Ungu

Contoh dalam kehidupan sehari-hari:

  • 🔵 Biru seperti warna langit dan air.
  • 🟢 Hijau seperti warna daun dan rumput.
  • 🟣 Ungu seperti warna bunga tertentu.

4. Warna Netral

Warna netral adalah warna yang memberikan kesan sederhana, tenang, dan tidak terlalu mencolok.

Contoh warna netral:

  • ⚫ Hitam
  • ⚪ Putih
  • 🩶 Abu-abu
  • 🤎 Cokelat

Contoh dalam kehidupan sehari-hari:

  • ⚪ Putih seperti warna kertas.
  • ⚫ Hitam seperti warna beberapa benda di sekitar.
  • 🩶 Abu-abu seperti warna batu.
  • 🤎 Cokelat seperti warna tanah dan kayu.

5. Mengelompokkan Warna

Kelompok WarnaContoh Warna
🔥 Warna PanasMerah, jingga, kuning
❄️ Warna DinginBiru, hijau, ungu
⚪ Warna NetralHitam, putih, abu-abu, cokelat

6. Contoh Penggunaan dalam Karya Seni

Warna panas dapat digunakan untuk memberikan kesan ceria dan bersemangat.

Warna dingin dapat digunakan untuk memberikan kesan tenang dan sejuk.

Warna netral dapat digunakan untuk memberikan kesan sederhana dan seimbang.

✨ Keanekaragaman warna merupakan salah satu bentuk keindahan ciptaan Allah Swt. yang dapat kita lihat di lingkungan sekitar.

Ø Asesmen/Post Test

  1. Sebutkan tiga contoh warna panas!
  2. Sebutkan tiga contoh warna dingin!
  3. Sebutkan dua contoh warna netral!
  4. Merah termasuk warna panas, dingin, atau netral?
  5. Biru termasuk warna panas, dingin, atau netral?
  6. Hitam termasuk warna panas, dingin, atau netral?
  7. Kelompokkan warna berikut: merah, biru, kuning, hijau, hitam, dan putih sesuai kelompoknya!

Ø Kunci Jawaban/uraian:

  1. Tiga contoh warna panas adalah merah, jingga/oranye, dan kuning.
  2. Tiga contoh warna dingin adalah biru, hijau, dan ungu.
  3. Dua contoh warna netral adalah hitam dan putih.
  4. Merah termasuk warna panas.
  5. Biru termasuk warna dingin.
  6. Hitam termasuk warna netral.
  7. Pengelompokan warna:
    • 🔥 Warna panas: merah dan kuning.
    • ❄️ Warna dingin: biru dan hijau.
    • Warna netral: hitam dan putih.


Ø Kesimpulan dan refleksi:

Ø Kesimpulan Materi

Hari ini peserta didik belajar tentang warna panas, warna dingin, dan warna netral sebagai salah satu unsur dalam seni rupa. Peserta didik memahami bahwa warna dapat memberikan kesan yang berbeda pada benda maupun karya seni.

Peserta didik memahami bahwa:

  • 🔥 Warna panas memberikan kesan hangat, cerah, semangat, dan berani. Contohnya merah, jingga/oranye, dan kuning.
  • ❄️ Warna dingin memberikan kesan sejuk, tenang, dan nyaman. Contohnya biru, hijau, dan ungu.
  • Warna netral memberikan kesan sederhana, tenang, dan seimbang. Contohnya hitam, putih, abu-abu, dan cokelat.
  • 🌈 Warna dapat ditemukan pada berbagai benda dan lingkungan di sekitar kita, seperti bunga, buah, daun, langit, air, tanah, dan pakaian.
  • 🎨 Setiap kelompok warna dapat digunakan untuk memberikan kesan tertentu dalam sebuah karya seni.
  • 🌱 Keberagaman warna merupakan salah satu bentuk keindahan ciptaan Allah Swt. yang patut kita syukuri dan jaga.

Melalui kegiatan mengamati gambar, tanya jawab, mengelompokkan warna, mencocokkan kartu warna, dan latihan, peserta didik belajar mengenali, menyebutkan, dan membedakan warna panas, warna dingin, dan warna netral serta menggunakannya dalam karya seni sederhana.

Ø Refleksi Pembelajaran

Kehadiran Peserta Didik: Jumlah peserta didik 22 orang. Sebanyak 20 peserta didik hadir.

Kendala: Sebanyak 2 peserta didik masih memerlukan bimbingan dalam membedakan warna panas, warna dingin, dan warna netral serta mengelompokkan warna sesuai dengan jenisnya.

Tindak Lanjut: Guru memberikan pendampingan melalui kartu warna, gambar benda berwarna, permainan mengelompokkan warna, kegiatan mencocokkan warna, serta latihan mewarnai menggunakan kelompok warna panas, dingin, dan netral. Peserta didik diberikan latihan secara bertahap untuk mengenali, menyebutkan, dan mengelompokkan warna dengan tepat.

Capaian Tujuan Pembelajaran: Sebanyak 18 peserta didik telah memahami dan mampu menyebutkan serta mengelompokkan warna panas, warna dingin, dan warna netral dengan tepat. Sebanyak 4 peserta didik masih memerlukan bimbingan agar lebih mampu membedakan dan mengelompokkan warna sesuai dengan jenisnya serta menerapkannya dalam karya seni sederhana.