Hari, tanggal : Jum'at, 23 Januari 2026
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Selamat pagi ananda sholeh sholehah kelas 2.A.
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya dalam keadaan sehat, bahagia, dan siap belajar kembali. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan dan kemudahan dalam menuntut ilmu. Aamiin 🤲 Sebelum kita memulai kegiatan belajar hari ini, marilah kita membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah terlebih dahulu, ya ananda sholeh sholehah 😊
Baik, pada pembelajaran sebelumnya kita telah aturan ayang ada di rumah dan di sekolah. Nah pembelajaran hari ini kita akan mengenal identitas diri kita serta unsur-unsur dari identitas diri, selain itu kita juga akan belajar mengenal sikap kerja keras. Perhatikan penjelasan dengan baik, kerjakan tugas dengan teliti, dan tetap semangat belajar.
Semangat belajar ananda sholeh dan sholehah! 🌟
📌 Metode dan Media ajar
- Metode/ Model pembelajaran : Discovery Learning
- Media ajar : Video pembelajaran, LKPD
📌 Capaian Pembelajaran (CP):
- Murid mengidentifikasi dan menghargai identitas dirinya sesuai dengan jenis kelamin, hobi, bahasa, serta agama dan kepercayaan di lingkungan rumah dan sekolah.
- Murid menggunakan pengalaman visualnya sebagai sumber gagasan dalam berkarya. Peserta didik mengeksplorasi alat dan bahan dasar yang tersedia di lingkungan sekitar.
📌 Tujuan Pembelajaran (TP)
- Murid dapat mengidentifikasi identitas dirinya sesuai dengan jenis kelamin, hobi, bahasa, serta agama dan kepercayaan di lingkungan rumah.
- Murid dapat mengeksplorasi alat dan bahan dasar yang tersedia di lingkungan sekitar (daun kering, kertas bekas, ranting, pasir, kain perca, dll) dengan aman.
📌 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):
- Murid dapat mengenali berbagai nilai antikorupsi sikap kerja keras di lingkungan rumah dan sekolah
- Murid dapat mengenal apa itu identitas diri..
- Murid dapat mengidentifikasi unsur-unsur identitas diri
- Murid dapat menyebutkan identitas dirinya di lingkungan rumah.
- Murid dapat menunjukkan sikap bangga terhadap identitas dirinya.
📌 Materi Pendidikan Pancasila:
Pengertian Hobi
Hobi adalah kegiatan yang kita sukai dan sering dilakukan pada waktu senggang.
Setiap orang memiliki hobi yang berbeda-beda.
Contoh:
· Membaca buku
· Berkebun
· Memasak
· Berolahraga
· Menyanyi
· Menggambar
Manfaat Hobi
Hobi Adalah kegiatan yang kita sukai. Melakukan hobi membawa banyak manfaat, antara lain :
· Membuat kita gembira dan tidak mudah bosan
· Hobi dapat meningkatkan kecerdasan
· Dapat juga menambah keterampilan
· Hobi juga dapat menjadi prestasi. Seperti seni dan olahraga sampai Tingkat internasional. Contohnya : anak juara bernyanyi, juara renang dan lain lain
Keberagaman Hobi dalam Keluarga
Di dalam keluarga, setiap anggota memiliki hobi yang tidak selalu sama.
Contoh:
· Ayah suka berolahraga
· Ibu suka memasak
· Kakak suka membaca
· Adik suka menggambar
Perbedaan hobi ini disebut keberagaman.
Sikap Menghargai Keberagaman Hobi
Walaupun hobi kita berbeda, kita harus:
· Menghargai hobi anggota keluarga
· Tidak mengejek hobi orang lain
· Mendukung kegiatan yang disukai anggota keluarga
· Tetap hidup rukun dan saling menyayangi
Hubungan dengan Nilai Pancasila
Keberagaman hobi dalam keluarga mencerminkan nilai Pancasila, yaitu:
· Sila ke-2: Saling menghargai sesama anggota keluarga
· Sila ke-3: Menjaga kerukunan walaupun berbeda
· Sila ke-5: Berlaku adil dan menghormati hak setiap anggota keluarga
Contoh Cerita Pendek
Keluargaku Beragam Hobinya
Di rumah, setiap anggota keluargaku memiliki hobi yang berbeda.
Ayah suka bersepeda setiap pagi. Ibu senang memasak makanan lezat.
Aku suka menggambar, sedangkan adikku suka bernyanyi.
Walaupun hobi kami berbeda, kami saling menghargai dan hidup rukun.
Kami bangga dengan keluarga kami.
LKPD :
📌 Materi Seni Rupa:
1. “Bahan mana yang kasar, halus, atau bertekstur?”
Pengenalan alat dan bahan seni rupa dari lingkungan
- Pengertian Eksplorasi Bahan Seni
Eksplorasi bahan seni adalah kegiatan mencoba, meraba, melihat, dan menggunakan berbagai bahan untuk membuat karya seni. - Macam-macam Bahan dari Lingkungan Sekitar
Eksplorasi bahan seni adalah kegiatan mencoba, meraba, melihat, dan menggunakan berbagai bahan untuk membuat karya seni.
- Daun kering - Kain Perca
- Pasir - Ranting kecil

- Kertas bekas - Kardus bekas
- Alat yang Digunakan
- Lem -Gunting (ujung tumpul) -Alas kertas/kardus
2. Perbedaan karakter kertas bekas dan kain perca.
Kertas bekas menghasilkan pola lipatan yang jauh lebih jelas dan permanen dibandingkan kain perca.
Berikut adalah alasan mengapa kertas bekas lebih unggul dalam hal ini:
- Struktur Serat: Kertas terbuat dari serat tanaman (kayu) yang diproses hingga menyisakan serat yang kaku. Ketika dilipat, serat-serat ini akan patah atau tertekuk secara permanen pada garis lipatan, sehingga meninggalkan bekas yang tajam dan sulit dihilangkan.
- Kemampuan Menahan Tekanan: Lipatan pada kertas dihasilkan dengan memberikan tekanan sepanjang garis tertentu, yang membuat kertas mempertahankan bentuk tersebut secara otomatis tanpa bantuan alat lain.
- Karakteristik Kain: Sebaliknya, kain perca (terutama yang mengandung serat sintetis atau elastis seperti spandex) cenderung kembali ke bentuk aslinya karena sifatnya yang lentur dan tidak mudah patah seratnya. Untuk membuat lipatan yang jelas pada kain, biasanya diperlukan bantuan panas (setrika) atau teknik jahitan khusus seperti patchwork dan quilting.
LKPD Teknik Rubbing
Siapkan alat dan bahan berikut ini !
Alat dan Bahan
- Daun dengan tekstur jelas (misalnya daun jati, mangga, pepaya, atau kering)
- Kertas gambar / kertas HVS
- Pensil, krayon, atau pastel minyak
- Alas datar (meja/buku)
- Selotip (opsional)
Langkah-Langkah
- Menyiapkan Daun
Pilih daun yang permukaannya berurat jelas dan tidak terlalu basah agar hasil gosokan terlihat kuat. - Meletakkan Daun
Letakkan daun di atas alas datar dengan posisi tulang daun menghadap ke atas. - Menutup dengan Kertas
Letakkan kertas di atas daun secara hati-hati. Jika perlu, rekatkan sedikit dengan selotip agar tidak bergeser. - Menggosok Permukaan Kertas
Gosokkan pensil/krayon/pastel secara perlahan dan merata di atas kertas. Gunakan sisi pensil atau krayon agar tekstur daun muncul jelas. - Mengatur Tekanan Gosokan
Atur tekanan tangan—tidak terlalu keras—agar detail urat daun tercetak dengan baik. - Mengulang dan Berkreasi
Ulangi langkah dengan daun lain atau susun beberapa daun untuk membuat pola atau komposisi menarik. - Finishing
Tambahkan warna, latar belakang, atau judul sesuai kreativitas. Rapikan bagian yang perlu.
Tips
- Coba berbagai jenis daun untuk hasil tekstur yang berbeda.
- Gunakan beberapa warna agar karya terlihat lebih hidup.
- Pastikan kertas tidak bergeser saat menggosok.







0 comments:
Posting Komentar