Hari, tanggal : Kamis, 20 Januari 2026
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Selamat pagi ananda sholeh sholehah kelas 2.A.
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya dalam keadaan sehat, bahagia, dan siap belajar kembali. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan dan kemudahan dalam menuntut ilmu. Aamiin 🤲 Sebelum kita memulai kegiatan belajar hari ini, marilah kita membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah terlebih dahulu, ya ananda sholeh sholehah 😊
Baik, pada pembelajaran sebelumnya kita telah mengenal fabel secara sederhana serta mengenal pola dan posisi benda. Nah pembelajaran hari ini kita akan mengenal ciri-ciri fabel dan contohnya serta mengenal konsep pecahan. Perhatikan penjelasan dengan baik, kerjakan tugas dengan teliti, dan tetap semangat belajar.
Semangat belajar ananda sholeh dan sholehah! 🌟
📌 Metode dan Media ajar
- Metode/ Model pembelajaran : Discovery Learning
- Media ajar : Video pembelajaran, LKPD
📌 Capaian Pembelajaran (CP):
- Murid mampu bersikap menjadi pendengar yang penuh perhatian. Peserta didik menunjukkan minat pada tuturan yang didengar serta mampu memahami informasi dari media audio, teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengar), instruksi lisan, dan percakapan yang berkaitan dengan diri, keluarga, dan/atau lingkungan.
- Murid menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100. Murid dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan. Mereka dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20. Murid menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak (pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat).
📌 Tujuan Pembelajaran (TP)
- Murid dapat mengikuti instruksi lisan sederhana yang berkaitan dengan kegiatan sehari-hari di rumah atau sekolah.
- Murid menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak (pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat).
📌 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):
- Murid dapat mengenal konsep “bagian dari keseluruhan” menggunakan benda konkret.
- Murid dapat membagi satu benda menjadi 2 bagian sama besar dan mengenal konsep ½ (setengah).
- Murid dapat membagi satu benda menjadi 4 bagian sama besar dan mengenal konsep ¼ (seperempat).
- Murid 1. Murid dapat mengikuti instruksi lisan sederhana yang berkaitan dengan kegiatan sehari-hari di rumah atau sekolah.
- Murid dapat mengidentifikasi maksud, tujuan, atau pesan dari tuturan yang didengar.
- Murid dapat menyampaikan kembali isi percakapan atau cerita pendek yang didengar dengan kata-kata sendiri.
- Murid dapat membedakan perasaan atau sikap tokoh dalam cerita yang didengarkan.
Pengertian Tanda Koma
Tanda koma (,) adalah tanda baca yang digunakan untuk memberi jeda sebentar dalam kalimat agar kalimat mudah dibaca dan dipahami.
Fungsi Tanda Koma
a. Tanda koma pada perincian (daftar)
Tanda koma digunakan untuk memisahkan kata dalam daftar.
Contoh:
- Ani membeli buku, pensil, dan penghapus.
- Di kebun ada apel, mangga, jeruk.
b. Tanda Koma untuk Memisahkan Kata Sapaan
Tanda koma digunakan setelah kata sapaan seperti Adi, Ibu, Ayah, Anak-anak, Teman-teman.
Contoh:
- Ani, tolong ambilkan buku itu.
- Teman-teman, mari kita belajar bersama.
- Ibu, saya sudah mengerjakan PR.
c. Tanda Koma pada Awal Kalimat Keterangan
Tanda koma digunakan setelah keterangan waktu atau tempat di awal kalimat.
Contoh:
- Pagi hari, Siti berangkat ke sekolah.
- Di halaman sekolah, anak-anak bermain.
- Kemarin sore, Budi belajar bersama Ayah.
d. Tanda Koma pada Surat atau Penulisan Tanggal
Tanda koma digunakan pada penulisan tempat dan tanggal.
Contoh:
- Jakarta, 10 Januari 2025
- Bandung, 5 Mei 2024
Contoh Kalimat Salah dan Benar
❌ Salah:
Ani membeli buku pensil dan penghapus.
✅ Benar:
Ani membeli buku, pensil, dan penghapus.
Tanda koma digunakan untuk:
- Memisahkan daftar kata.
- Digunakan setelah kata sapaan.
- Membantu membaca kalimat dengan jelas.
Latihan Sederhana
Kerjakan soal-soal berikut dengan teliti!
1. Lengkapilah kalimat berikut dengan tanda koma yang benar!
Ibu membeli sayur buah dan ikan di pasar.
2. Berilah tanda koma pada kalimat yang menggunakan kata sapaan!
Ani tolong ambilkan buku itu.
3. Perbaiki kalimat berikut agar penggunaan tanda komanya benar!
Pagi hari anak-anak senam bersama di sekolah.
4. Beri tanda koma yang tepat pada kalimat berikut!
Teman-teman mari kita belajar dengan semangat.
5. Lengkapilah penulisan tempat dan tanggal berikut dengan tanda koma!
Surabaya 12 Agustus 2024
📌 Materi Matematika :
Pecahan adalah bilangan yang menyatakan sebagian dari satu benda utuh.
Suatu benda disebut utuh jika:
- Belum dipotong
- Belum dibagi
- Masih lengkap
Jika benda utuh dibagi menjadi beberapa bagian yang sama besar, maka setiap bagian tersebut disebut pecahan.
Bagian-bagian Pecahan
Pecahan terdiri dari:
- Angka atas → menunjukkan jumlah bagian yang diambil
- Angka bawah → menunjukkan jumlah bagian keseluruhan
Contoh :
¼ dibaca seperempat
Artinya: satu bagian dari empat bagian sama besar
(Penjelasan disampaikan secara lisan dan sederhana tanpa istilah “pembilang–penyebut”)
Jenis Pecahan Sederhana
1. Pecahan Setengah (½)
Artinya: satu bagian dari dua bagian sama besar.
Contoh sehari-hari:
- Kue dipotong menjadi 2 bagian
- Roti dibagi dua
- Semangka dibelah dua
Pecahan Sepertiga (⅓)
Artinya: satu bagian dari tiga bagian sama besar.
Contoh sehari-hari:
- Kue dibagi menjadi 3 potong
- Jeruk dibagi untuk 3 anak
Pecahan Seperempat (¼)
Artinya: satu bagian dari empat bagian sama besar.
Contoh sehari-hari:
- Pizza dipotong 4 bagian
- Cokelat dibagi menjadi 4 potong
Pecahan dalam Kehidupan Sehari-hari
Contoh Cerita 1
Ibu memotong sebuah kue menjadi 2 bagian sama besar.
Ani memakan 1 bagian.
👉 Bagian kue yang dimakan Ani adalah ½ (setengah).
Contoh Cerita 2
Sebuah pizza dibagi menjadi 4 bagian sama besar.
Budi memakan 1 bagian.
👉 Bagian pizza yang dimakan Budi adalah ¼ (seperempat).
Contoh Cerita 3
Sebuah semangka dibagi menjadi 3 bagian sama besar.
Kakak mengambil 1 bagian.
👉 Bagian semangka yang diambil kakak adalah ⅓ (sepertiga).
Latihan Soal :


0 comments:
Posting Komentar