Kamis, 01 Oktober 2026 - 2.C - Matematika

Rabu, 30 September 2026

IDENTITAS

Nama Guru: Rizki Ariyanti, S.Pd. dan Diah Ayu Eka Rusmita, S.Pd.

MataPembelajaran: Matematika 

Hari/Tanggal: Kamis, 01 Oktober 2026

Fase/Kelas: A/II.C

Materi: Sumatif Harian 2

Pertemuan ke: 

 

 

Ø Capaian Pembelajaran:

Murid mamp menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100; membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan; melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20; dan menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak (pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat).

 

Ø Tujuan Pembelajaran:

Murid mampu melakukan komposisi dan dekomposisi bilangan sampai 100 serta melakukan operasi penjumlahan bilangan sampai 100 dengan menggunakan nilai tempat puluhan dan satuan serta benda konkret secara tepat.

  • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat memperhatikan nilai tempat puluhan dan satuan serta menghitung penjumlahan dengan teliti.
  • Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan komposisi, dekomposisi, dan penjumlahan dengan kehidupan sehari-hari, seperti menghitung jumlah mainan, buah, buku, atau benda lainnya.
  • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat belajar melalui kegiatan menyusun dan mengurai bilangan, menggunakan kartu angka, benda konkret, berhitung bersama, dan menyelesaikan tantangan penjumlahan.

Ø Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengenal bilangan cacah sampai 100.
  2. Mengenal nilai tempat puluhan dan satuan.
  3. Melakukan komposisi bilangan dengan menyusun puluhan dan satuan.
  4. Melakukan dekomposisi bilangan dengan mengurai puluhan dan satuan.
  5. Menyatakan bilangan dalam bentuk puluhan dan satuan.
  6. Menyusun bilangan dari bentuk puluhan dan satuan.
  7. Mengenal penjumlahan sebagai kegiatan menggabungkan dua kelompok benda.
  8. Melakukan penjumlahan menggunakan benda konkret.
  9. Melakukan operasi penjumlahan bilangan sampai 100.
  10. Menyelesaikan soal penjumlahan dalam kehidupan sehari-hari.

 

πŸ“Œ MATERI: OPERASI PENJUMLAHAN SAMPAI 100

Ø Model/Metode Pembelajaran

Model: Discovery Learning
Metode:
latihan dan penugasan


Ø Media Pembelajaran/Alat Peraga: LKPD

 

Ø Apersepsi

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.C! πŸ’–

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. memberikan kesehatan, kemudahan, dan ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🀲

Sebelum belajar, mari kita berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah agar pembelajaran hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, Allah Swt. menciptakan segala sesuatu dengan teratur. Kita juga perlu belajar menghitung dengan teliti dan teratur.

Coba perhatikan bilangan 47. Bilangan 47 terdiri dari 4 puluhan dan 7 satuan. Bilangan tersebut juga dapat diuraikan menjadi 40 + 7.

Jika kita memiliki 23 pensil dan mendapatkan 15 pensil lagi, berapa jumlah pensil kita sekarang?

Nah, hari ini kita akan mengingat kembali komposisi dan dekomposisi bilangan sampai 100 serta operasi penjumlahan. Kita akan belajar dengan teliti, semangat, dan menyenangkan. 🌟



A. Komposisi Bilangan

Komposisi bilangan adalah menyusun bilangan dari beberapa bagian menjadi satu bilangan utuh.

Contoh:

34

Terdiri dari:

  • 3 puluhan = 30
  • 4 satuan = 4

Jadi:

30 + 4 = 34

Contoh lainnya:

56 = 50 + 6

72 = 70 + 2

85 = 80 + 5


B. Dekomposisi Bilangan

Dekomposisi bilangan adalah menguraikan suatu bilangan menjadi bagian-bagian berdasarkan nilai tempatnya.

Contoh:

48

Dapat diuraikan menjadi:

40 + 8

Artinya:

  • 4 puluhan = 40
  • 8 satuan = 8

Contoh lainnya:

63 = 60 + 3

79 = 70 + 9

92 = 90 + 2

🌟 Ingat!

Komposisi = menyusun

Dekomposisi = menguraikan


C. Komposisi dengan Puluhan dan Satuan

Perhatikan contoh berikut.

20 + 5 = 25

Artinya:

  • 2 puluhan = 20
  • 5 satuan = 5
  • Jadi, 25.

Contoh:

40 + 7 = 47

60 + 3 = 63

80 + 9 = 89


D. Dekomposisi dengan Puluhan dan Satuan

Perhatikan bilangan 75.

Bilangan 75 terdiri dari:

7 puluhan + 5 satuan

Jadi:

75 = 70 + 5

Contoh:

36 = 30 + 6

54 = 50 + 4

81 = 80 + 1


E. Mengenal Penjumlahan

Penjumlahan adalah kegiatan menggabungkan dua bilangan atau lebih menjadi satu jumlah.

Tanda penjumlahan adalah +.

Contoh:

🍎🍎🍎 + 🍎🍎 = 🍎🍎🍎🍎🍎

Jadi:

3 + 2 = 5

Contoh lainnya:

5 + 4 = 9

Artinya, 5 benda digabungkan dengan 4 benda menjadi 9 benda.


F. Penjumlahan Berdasarkan Puluhan dan Satuan

Contoh:

23 + 14 = ...

Bilangan 23:

  • 2 puluhan = 20
  • 3 satuan = 3

Bilangan 14:

  • 1 puluhan = 10
  • 4 satuan = 4

Jumlahkan puluhan:

20 + 10 = 30

Jumlahkan satuan:

3 + 4 = 7

Jadi:

23 + 14 = 37


G. Penjumlahan Bersusun

Penjumlahan dapat dilakukan dengan cara bersusun.

Contoh:

  34
+ 25
----
  59

Langkah:

  1. Jumlahkan satuan: 4 + 5 = 9.
  2. Jumlahkan puluhan: 3 + 2 = 5.
  3. Jadi, 34 + 25 = 59.

Contoh dengan menyimpan

  28
+ 17
----
  45

Langkah:

  1. 8 + 7 = 15.
  2. Tulis 5 satuan dan simpan 1 puluhan.
  3. 2 + 1 + 1 = 4 puluhan.
  4. Jadi, 28 + 17 = 45.

H. Penjumlahan dalam Kehidupan Sehari-hari

Penjumlahan dapat digunakan dalam berbagai kegiatan sehari-hari.

Contoh 1

Dina memiliki 24 pensil. Ibu memberikan 15 pensil lagi.

Berapa jumlah pensil Dina sekarang?

24 + 15 = 39

Jadi, jumlah pensil Dina adalah 39 pensil.

Contoh 2

Di rak terdapat 32 buku. Kemudian guru menambahkan 26 buku.

Berapa jumlah buku sekarang?

32 + 26 = 58

Jadi, jumlah buku sekarang adalah 58 buku.


🌟 INGAT!

⭐ Komposisi = menyusun bilangan

⭐ Dekomposisi = menguraikan bilangan

⭐ Puluhan = kelompok 10

⭐ Satuan = satu benda

⭐ Penjumlahan = menggabungkan jumlah

⭐ Saat menghitung, perhatikan puluhan dan satuan dengan teliti.

Ø Soal Asesmen / Post Test:


Ø Kunci Jawaban/uraian:


Ø Kesimpulan dan refleksi:


0 comments:

Posting Komentar