Rabu , 23 September 2026 - 2.C - Outing Class

Selasa, 22 September 2026

 IDENTITAS

Nama Guru: Rizki Ariyanti, S.Pd. dan Diah Ayu Eka Rusmita, S.Pd.

MataPembelajaran: Outing Class

Hari/Tanggal: Rabu, 23 September 2026

Fase/Kelas: A/II.C

Materi: Membuat Batik Lampung

Pertemuan ke: 1

 

 

ร˜ Capaian Pembelajaran:
Murid mampu mengenal dan menghargai keberagaman budaya Indonesia melalui kegiatan mengamati, mengeksplorasi, dan membuat karya sederhana yang terinspirasi dari batik. Peserta didik mampu mengenali motif, warna, alat, bahan, serta proses sederhana pembuatan batik dan menunjukkan sikap bangga, peduli, serta menghargai budaya Indonesia.

ร˜ Tujuan Pembelajaran:
Mengenal, mengamati, dan menjelaskan motif, warna, alat, bahan, serta proses sederhana pembuatan batik, kemudian membuat motif batik sederhana dan menunjukkan sikap kreatif serta menghargai batik sebagai salah satu budaya Indonesia.

ร˜ Alur Tujuan Pembelajaran:

  1. Mengenal batik sebagai salah satu kekayaan budaya Indonesia.
  2. Mengidentifikasi berbagai motif, bentuk, garis, dan warna yang terdapat pada batik.
  3. Mengenal alat dan bahan sederhana yang digunakan dalam proses pembuatan batik.
  4. Mengamati dan menjelaskan secara sederhana tahapan pembuatan batik berdasarkan hasil kunjungan.
  5. Menunjukkan sikap menghargai karya pengrajin batik dan keberagaman budaya Indonesia.
  6. Mempraktikkan pembuatan motif batik sederhana melalui kegiatan menggambar atau mewarnai.

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat pagi, anak-anak sholeh dan sholehah Kelas 2C SD Al-Azhar 2. ๐ŸŒท

Apa kabarnya hari ini?

Alhamdulillah... Luar biasa... Allahu Akbar! ๐Ÿคฒ✨

Semoga hari ini kita diberikan kesehatan, kebahagiaan, semangat belajar, dan menjadi anak-anak yang baik, kreatif, serta mencintai budaya Indonesia.

๐Ÿ’› Sebelum kegiatan dimulai, jangan lupa adabnya ya:

๐Ÿ˜Š Senyum dan memberi salam.
๐Ÿ™ Berdoa sebelum kegiatan.
๐Ÿ‘‚ Mendengarkan penjelasan guru dan pengrajin batik.
✋ Mengangkat tangan sebelum bertanya.
๐Ÿค Saling menghormati dan menyayangi teman.
๐ŸŒฑ Menjaga kebersihan dan lingkungan sekitar.
๐Ÿงต Tidak menyentuh atau menggunakan peralatan batik tanpa izin.

๐ŸŒบ Rincian Kegiatan Kokurikuler Kunjungan Batik

Tema: “Mengenal dan Menghargai Budaya Indonesia melalui Batik”
Kelas: 2C SD Al-Azhar 2 Bandar Lampung
Tempat: Pengrajin Batik Gabovira

1. Penyambutan dan Pengarahan

Kegiatan diawali dengan berkumpul bersama guru dan teman-teman, berdoa sebelum kegiatan, mendengarkan sambutan dan arahan dari guru serta pengrajin batik, mengenal tujuan kegiatan kunjungan, serta memahami aturan dan tata tertib selama berada di tempat pengrajin batik.

Siswa diajak memahami bahwa kegiatan kunjungan bukan hanya untuk bermain, tetapi juga sebagai kesempatan untuk belajar secara langsung tentang budaya Indonesia.

2. Mengenal Batik sebagai Budaya Indonesia ๐ŸŽจ

Siswa diajak mengenal batik dengan cara mengamati dan mendengarkan penjelasan dari pengrajin.

Siswa dapat:

  • Mengenal pengertian sederhana tentang batik.
  • Mengenal batik sebagai salah satu budaya Indonesia.
  • Mengamati berbagai motif batik.
  • Mengenal bentuk dan pola yang terdapat pada kain batik.
  • Mengenal berbagai warna yang digunakan dalam batik.
  • Mengetahui bahwa setiap daerah di Indonesia dapat memiliki motif batik yang berbeda.
  • Menumbuhkan rasa bangga dan cinta terhadap budaya Indonesia.

3. Mengenal Alat dan Bahan Membatik ๐Ÿงต

Siswa diajak melihat secara langsung alat dan bahan yang digunakan untuk membuat batik, seperti kain, canting, malam/lilin batik, pewarna, serta berbagai alat pendukung lainnya.

Pengrajin memberikan penjelasan sederhana mengenai fungsi alat dan bahan tersebut serta penggunaannya dalam proses pembuatan batik.

Siswa diingatkan untuk tidak menyentuh alat atau bahan tanpa izin demi menjaga keselamatan.

4. Mengamati Proses Pembuatan Batik ๐Ÿ–Œ️

Siswa mengamati secara langsung proses pembuatan batik yang dilakukan oleh pengrajin, mulai dari membuat pola, penggunaan canting, pemberian malam, proses pewarnaan, hingga tahapan penyelesaian kain batik.

Siswa diberikan pemahaman bahwa membuat batik membutuhkan ketelitian, kesabaran, kreativitas, dan ketekunan.

5. Praktik Membuat Motif Batik Sederhana ๐ŸŒธ

Dengan bimbingan guru dan pengrajin, siswa melakukan kegiatan praktik sederhana dengan memilih motif, menggambar pola atau motif batik, mengembangkan kreativitas melalui bentuk dan garis, serta memberikan warna pada motif batik.

Kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman langsung dalam membuat karya seni yang terinspirasi dari budaya Indonesia.

6. Mengenal Nilai dan Makna di Balik Batik ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ

Siswa diajak memahami bahwa batik bukan sekadar kain bermotif indah, tetapi merupakan bagian dari budaya Indonesia yang perlu dikenal, dihargai, dijaga, dan dilestarikan.

Melalui kegiatan ini, siswa belajar untuk:

  • Bangga terhadap budaya Indonesia.
  • Menghargai karya para pengrajin.
  • Menghargai keberagaman motif dan budaya Indonesia.
  • Menjaga warisan budaya agar tetap dikenal oleh generasi berikutnya.
  • Mengembangkan rasa cinta terhadap budaya bangsa.

7. Refleksi dan Berbagi Pengalaman ๐ŸŒฑ

Setelah kegiatan selesai, siswa diajak melakukan refleksi sederhana melalui pertanyaan:

  • Apa yang kamu ketahui tentang batik hari ini?
  • Alat apa saja yang kamu lihat?
  • Bagaimana proses membuat batik?
  • Motif batik apa yang paling kamu sukai?
  • Apa yang kamu rasakan setelah mengunjungi pengrajin batik?
  • Mengapa kita harus menghargai dan melestarikan batik Indonesia?

Siswa dapat menceritakan pengalaman mereka kepada guru dan teman-teman.

๐ŸŒŸ Refleksi/Kesimpulan

Kesimpulan Materi

Batik merupakan salah satu kekayaan budaya Indonesia yang memiliki beragam motif, bentuk, garis, dan warna. Dalam proses pembuatannya, batik membutuhkan alat dan bahan seperti kain, canting, malam, dan pewarna. Membuat batik membutuhkan ketelitian, kesabaran, kreativitas, dan ketekunan. Melalui kegiatan outing class, peserta didik dapat mengenal proses pembuatan batik secara langsung serta belajar menghargai karya pengrajin dan keberagaman budaya Indonesia. Batik perlu dikenal, dihargai, dijaga, dan dilestarikan sebagai bagian dari budaya bangsa.

Refleksi Pembelajaran

Pembelajaran Seni Rupa melalui kegiatan outing class mengenal dan membuat batik diikuti oleh 21 peserta didik Kelas 2C, sedangkan 1 peserta didik tidak dapat mengikuti kegiatan karena sakit. Kegiatan dilaksanakan di luar sekolah dengan mengunjungi pengrajin batik untuk mengenal batik sebagai salah satu budaya Indonesia. Peserta didik yang mengikuti kegiatan terlihat senang, gembira, dan antusias selama kegiatan berlangsung. Peserta didik aktif mengamati berbagai motif batik, mengenal alat dan bahan yang digunakan, menyimak proses pembuatan batik, serta mengikuti kegiatan praktik dengan baik. Kegiatan ini memberikan pengalaman belajar secara langsung, menyenangkan, dan bermakna bagi peserta didik.

Kesimpulan Keseluruhan

Kegiatan outing class diikuti oleh 21 dari 22 peserta didik Kelas 2C, sementara 1 peserta didik tidak mengikuti kegiatan karena sakit. Kegiatan berlangsung dengan baik, tertib, dan menyenangkan. Peserta didik mendapatkan pengalaman belajar secara langsung dengan mengenal batik, motif batik, alat dan bahan, proses pembuatan batik, serta mempraktikkan pembuatan motif sederhana. Melalui kegiatan ini, peserta didik diharapkan semakin kreatif, percaya diri, serta memiliki rasa bangga dan cinta terhadap budaya Indonesia.


0 comments:

Posting Komentar